Universitas Islam Lamongan, Fakultas Agama Islam: OJS
Not a member yet
    744 research outputs found

    STRATEGI PEMBELAJARAN PAI BERDIMENSI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL (STUDI KASUS PEMBELAJARAN PAI DI SMPN 1 PILANGKENCENG)

    No full text
    To maintain national unity, education is essential for both national and international life. Indonesia is a multicultural country with diverse ethnicities, tribes, races, cultures, and religions. This research focuses on understanding how Islamic Religious Education (PAI) is developed based on multicultural education at SMPN 1 Pilangkenceng. This qualitative study involves a PAI teacher at SMPN 1 Pilangkenceng. The results indicate that PAI education should be developed with multicultural considerations at SMPN 1 Pilangkenceng. The school employs both expository and inquiry strategies, emphasizing the material presented by the teacher and including activities that encourage questioning during learning and teaching processes. In the implementation of PAI teaching based on multicultural education, the PAI teacher at SMPN 1 Pilangkenceng also involves non-Muslim students in certain topics, while excluding them from other topics related specifically to Buddhism and other religions

    FUNDAMENTAL FILSAFAT ILMU DALAM KONTRUKSI KURIKULUM MERDEKA BAGI MAHASISWA PAI PERSPEKTIF ABAD 21

    No full text
    The Covid-19 era has necessitated changes in Indonesia's education system to make it more contemporary and relevant. Education, being dynamic, must evolve with the times and adapt to societal conditions. In this context, the curriculum plays a pivotal role in constructing a more appropriate education system. This involves incorporating critical thinking, logical reasoning, and diverse perspectives. The Program for International Student Assessment (PISA) serves as a benchmark, while the philosophy of science acts as a critical analytical tool. The aim of this discussion is to integrate various elements, specifically the philosophy of science, an independent curriculum, and Islamic education (PAI) students. This research employs a descriptive qualitative approach, utilizing library research or literature review methods for data collection. The discussions and findings culminate in the development of an independent curriculum, conceptualized as the "educational change trilogy." This curriculum is then integrated with Islamic education in Indonesia. By combining problem identification, solution development, and result analysis, this study proposes a comprehensive framework for educational reform in Indonesi

    INTEGRASI PROGRAM DINIYAH DALAM KURIKULUM MERDEKA DI SMP ISLAM AS-SAKINAH SIDOARJO

    No full text
    This study aims to explore and analyze the implementation and impact of the Integrated Diniyah Program at As-Sakinah Islamic Junior High School in Sidoarjo using a mixed method approach that integrates qualitative and quantitative aspects. A total of 110 Grade 7, 8 dan 9 students were the main subjects of this study. Qualitative data from interviews and observations were analyzed using the Miles & Huberman approach, while quantitative data from questionnaires were analyzed using statistical methods such as validity, reliability, correlation, simple regression, and T test. The results of the analysis show that the Integrated Diniyah Program not only affects religious understanding, but also significantly contributes to student learning achievement. The T test shows a significant effect of 5% obtained t table value of 1.66 between Diniyah Madrasah Education and Learning Achievement, indicating that both have a real influence

    MANAJEMEN KURIKULUM MERDEKA PADA PENDIDIKAN INKLUSIF

    No full text
    :  The implementation of inclusive education in Islamic educational institutions in Indonesia is far from perfect, necessitating a more in-depth analysis from various aspects as an integrated system, particularly the curriculum. This study aims to explain how the management of the independent curriculum is carried out, from planning, organizing, implementing, and evaluating, in inclusive Islamic educational institutions. The research method used is library research, which involves reviewing previously published literature related to the research theme. This study focuses on the management of the independent learning curriculum in Islamic educational institutions that are providing or planning to provide inclusive services. The study finds that in planning, implementing, organizing, and evaluating students with special needs, the approach must be adjusted to their abilities, developed by educators through creative and innovative differentiated learning, with the support of the students' parents.Pelaksanaan pendidikan Inklusif pada lembaga pendidikan Islam di Indonesia masih jauh dari kata sempurna. Sehingga membutuhkan telaah lebih mendalam dari berbagai aspek sebagai satu sistem yang terpadu, khususnya kurikulum. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana pengelolaan kurikulum merdeka mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengevaluasian di lembaga pendidikan inklusif Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu library research yaitu mengkaji ulang literatur yang telah dipublikasikan terkait tema yang akan diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat penelitian-penelitian sebelumnya mengenai manajemen kurikulum merdeka belajar pada lembaga pendidikan islam yang akan atau sedang menyediakan layanan inklusif. Oleh karena itu, adanya penelitian ini dapat menjadi referensi dan acuan kepada pembaca yang membutuhkan pandangan mengenai tema tersebut. Tersusunnya penelitian ini membawa hasil bahwa dalam perencanaan, pengimplementasian, pengorganisasian dan penilaian pada peserta didik berkebutuhan khusus disesuaikan dengan kemampuannya yang dikembangkan oleh pendidik berdasarkan pembelajaran berdiferensiasi secara kreatif dan inovatif serta dukungan dari orang tua peserta didik

    IMPLEMENTASI PROGRAM TAHASSUS DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA DI SMK WALISONGO PECANGAAN JEPARA

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi program tahassus dalam pembentukan karakter religius di SMK Walisongo Pecangaan, yaitu terkait perencanaan, pelasanaan, dan juga evaluasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, dengan subyek penelitian peserta didik dan informan kepala madrasah serta guru pengampu. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa program tahassus merupakan salah satu program unggulan di SMK Walisongo pecangaan yang dirancang khusus oleh segenap guru dan yayasan untuk membentuk kultur budaya yang menjadi ciri khas di lingkungan SMK Walisongo Pecangaan. Pelaksanaan program tahassus memiliki beberapa problematika yang berkaitan dengan perbedaan karakter siswa dan kompetensi yang dimiliki siswa. Evaluasi dari program tahassus terletak pada teknik dan juga metode yang dilaksanakan.Pada saat ini program unggulan menjadi media dari suatu lembaga formal yang dijadikan sebagai ciri khas atau pembeda dengan lembaga lainnya. Salah satu program unggulan tersebut adalah program tahassus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui program tahassus yang ada di SMK Walisongo Pecangaan, untuk mengetahui perencanaan, pelasanaan, dan juga evaluasi dari program tahassus yang dilaksanakan di SMK Walisongo Pecangaan. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang bertujuan memahami suatu peristiwa atau kejadian yang dialami oleh subjek penelitian. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisisnya yang digunakan adalah reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa program tahassus merupakan salah satu program unggulan di SMK Walisongo pecangaan yang dirancang khusus dan direncanakan oleh segenap dewan guru juga dari pihak Yayasan untuk membentuk kultur budaya yang menjadi ciri khas di lingkungan SMK Walisongo Pecangaan. Pelaksanaan program tahassus memiliki beberapa problematika yang terjadi dikarenakan perbedaan dari karakter juga tinngi rendah nya kompetensi yang dimiliki siswa sehingga harus ada penyesuaian antara karakter siswa dan juga metode yang diterapkan. Evaluasi dari program tahassus terletak pada teknik dan juga metode yang dilaksanakan yaitu siswa kesulitan dalam melakukan adaptasi terutama pada siswa yang rendah kompetensi kegamaa

    Pengaruh Model Pembelajaran Game Based Learning Terhadap Keaktifan Berpikir Kritis Siswa Pada Pembelajaran Agama Islam

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak model pembelajaran berbasis permainan (Game Based Learning) terhadap keaktifan berpikir kritis siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada kelas IX dalam pembelajaran Agama Islam di SMP Swasa Istiqlal Delitua. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuanitatif eksperimen yang dilakukan dengan melibatkan dua kelompok siswa yang masing-masing terdiri dari 25 orang: satu kelompok eksperimen yang menerapkan model GBL dan satu kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics 23 untuk Windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada nilai rata-rata post-test kelompok eksperimen (79,36) dibandingkan dengan kelompok kontrol (69,28). Temuan ini mengkonfirmasi bahwa penerapan model GBL secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya dalam konteks pembelajaran keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini mendukung penggunaan metode pembelajaran berbasis permainan sebagai strategi efektif untuk meningkatkan keaktifan berpikir ktiris siswa.Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak model pembelajaran berbasis permainan (Game Based Learning) terhadap keaktifan berpikir kritis siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada kelas IX dalam pembelajaran Agama Islam di SMP Swasa Istiqlal Delitua. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuanitatif eksperimen yang dilakukan dengan melibatkan dua kelompok siswa yang masing-masing terdiri dari 25 orang: satu kelompok eksperimen yang menerapkan model GBL dan satu kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics 23 untuk Windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada nilai rata-rata post-test kelompok eksperimen (79,36) dibandingkan dengan kelompok kontrol (69,28). Temuan ini mengkonfirmasi bahwa penerapan model GBL secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya dalam konteks pembelajaran keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini mendukung penggunaan metode pembelajaran berbasis permainan sebagai strategi efektif untuk meningkatkan keaktifan berpikir ktiris siswa

    Pengembangan Big Book Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Permulaan

    No full text
    This research aims to develop Big Book to improve elementary school students' initial reading skills. This research is a type of Research and development (R&D) with a 4D model (Define, Design, Development, & Dissemination). Data collection techniques are carried out through structured interviews, non-participant observations, questionnaires, pre-tests, post-tests, and documentation. The Big Book design developed has been declared valid by experts with a Material Expert Assessment Percentage of 90% (Very Valid) and a Media Expert Assessment Percentage of 90% (Very Valid). The students' responses showed practicality with a percentage of 75.1% (Practical), and the results of the practitioners' assessment showed a percentage of 92.2% (Very Practical). The results of the pre-test and post-test of grade I students of SDN 094102 Sambosar showed an increase in N-Gain of 82%, which is in the high category. Thus, Big Book was declared effective in improving beginner reading skills. This study concludes that the development of Big Book effectively improves elementary school students' initial reading skills. The limitation of this study is that it is only conducted in one school (SDN 094102 Sambosar) and one class (grade I), so it is difficult to generalise these results to other schools and classes. Further research is recommended to involve more than one school to test the generalisation of results for different schools.Penelitian ini didasari atas minimnya keterampilan membaca permulaan siswa serta pemakaian media yang belum sejalan akan karakteristik siswanya. Penelitian ini memiliki tujuan dalam rangka melakukan pengembangan media big book sebagai media membaca permulaan. Jenis penelitiannya memakai Research & Development (RnD). Model pengembangan dimana dipakai peneliti ialah model 4D (Define, Design, Development, & Dissemination) serta dirancang memakai aplikasi canva. Teknik pengumpulan data dilkasanakan melalalui wawancara, observasi, angket, pretes, posttes serta dokumentasi. Sesuai penilaian atas ahli materi, ahli media, praktisi serta respon siswa, big book dinyatakan valid serta praktis dipakai. Bisa ditarik simpulan bahwasanya media big book efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas 1 SD

    Science Creativity Assessment Instruments in the Merdeka Curriculum in Elementary Schools

    No full text
    This research is motivated by the alignment between the learning objectives of Natural Sciences (IPA) and the Merdeka curriculum, one of which is to develop student creativity. Therefore, it is necessary to prepare an assessment instrument that can measure student creativity, including creative thinking skills. This research aims to determine whether the assessment instrument to measure creative thinking skills is feasible to use or not. In this research, the approach employed is Research and Development (R&D). The development research method follows the Borg and Gall model. The data collection method uses a questionnaire that is given to validators. The validation sheet is the instrument used. Content validity is the method used for data analysis. The test instrument's validity was high, with Aiken's V score of 0.82, surpassing the 0.800 threshold for high validity. This makes the instrument reliable for assessing students' creative thinking skills. It is suitable for use in elementary schools to evaluate higher-order thinking and creativity. The implications are that the instrument can be applied in elementary schools to assess student learning outcomes at the level of higher-order thinking skills, particularly related to creativity. Guildford's indicators—Fluency, Flexibility, Originality, Elaboration, and Redefinition—offer a comprehensive creativity assessment. Fluency (3 questions) measures idea quantity. Flexibility (2 questions) assesses adaptability to different perspectives. Originality (5 questions) evaluates the uniqueness of ideas. Elaboration (3 questions) examines idea detail. Redefinition (2 questions) measures perspective shifts. All questions are valid, ensuring accurate and thorough creativity evaluation

    Kontribusi Perilaku Prososial dengan Kemampuan Hots Anak Usia 5-6 Tahun: Kontribusi Perilaku Prososial dengan Kemampuan Hots Anak Usia 5-6 Tahun

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh pembelajaran yang dilakukan disekolah yang bersifat monoton dan konvensional sehingga kemampuan HOTS tidak berkembang secara optimal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana hubungan perilaku prososial dan HOTS pada anak usia dini. Metode analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas dan linieritas serta uji hipotesis menggunakan persamaan korelasi Pearson Product Moment. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui penyebaran angket dengan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perilaku Prososial & Kemampuan Hots  anak usia 5-6 tahun di TK Jihad berkembang sesuai dengan harapan   (2) terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku prososial dengan kemampuan HOTS anak usia 5-6 tahun (3) Perilaku Prososial dan kemampuan berpikir kritis (HOTS) saling terkait dan saling menguntungkan. Tingkatan keeratan hubungan antara perilaku prososial dengan kemampuan berpikir kritis (HOTS) anak yaitu sebesar 0,78 dan termasuk hubungan yang kuat. Hal tersebut menggambarkan perilaku prososial pada masa awal kehidupan anak dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, oleh karena itu program pembelajaran PAUD harus menekankan pada perilaku prososial untuk memfasilitasi perkembangan anak secara optimal.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami bagaimana perilaku prososial dapat mempengaruhi kemampuan berpikir kritis (HOTS) pada anak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah menemukan hubungan antara perilaku prososial dengan kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun di TK Jihad Kota Padang Panjang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji validitas dan reliabilitas dan uji analisis spearman (rho). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perilaku prososial anak usia 5-6 tahun di TK Jihad sudah berkembang dengan baik masuk kategori tinggi (2) Keterampilan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun di TK Jihad sudah berkembang dengan baik dan masuk kategori tinggi dan (3) terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku prososial dengan kemampuan berpikir kritis (hots) anak usia 5-6 tahun. Tingkatan keeratan hubungan antara perilaku prososial dengan kemampuan berpikir kritis (hots) anak yaitu sebesar 81% dan ini menunjukkan bahwa hubungan antara kedua variabel tersebut masuk kedalam kategori hubungan sangat kuat. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengembangan perilaku prososial pada anak usia dini dapat menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, sehingga perlu diintegrasikan lebih intensif dalam program pembelajaran di PAUD untuk mendukung perkembangan kognitif anak secara optimal

    IMPLEMENTASI MEDIA RODA PUTAR DALAM MENGEMBANGKAN KONSEP ANGKA ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK

    No full text
    Mengimplementasikan media untuk anak usia dini harus menarik. Media yang digunakan berupa roda berputar agar anak bisa mengenal konsep angka. Bertujuan untuk mengetahui pengaruh media roda putar terhadap kemampuan konsep bilangan anak di TKN Pembina 01 Ranah Pesisir. Artikel ini berdasarkan penelitian yang membahas tentang kemampuan konsep bilangan anak. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan menggunakan teknik kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 10 siswa dari masing-masing kelas B1 dan B2 yang merupakan siswa TKN Pembina 01 Ranah Pesisir. Pengumpulan data dilakukan dengan enam item pernyataan, sedangkan analisis data dilakukan dengan uji normalitas, homogenitas, dan hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data, rata-rata nilai pre-test kelas eksperimen sebesar 11,90, sedangkan rata-rata nilai pre-test kelas kontrol sebesar 13,70. Sementara itu, rata-rata nilai post-test kelas eksperimen sebesar 22,90, sedangkan rata-rata nilai post-test kelas kontrol sebesar 21,50. Data akhir yang diperoleh tersebar merata. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 2-tailed sebesar 0,03 < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep bilangan anak di TKN Pembina 01 Ranah Pesisir dipengaruhi oleh media roda putar.Bertujuan untuk mengetahui pengaruh media roda putar terhadap kemampuan konsep bilangan anak di TKN Pembina 01 Ranah Pesisir. Artikel ini berdasarkan penelitian yang membahas tentang kemampuan konsep bilangan anak. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan menggunakan teknik kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 10 siswa dari masing-masing kelas B1 dan B2 yang merupakan siswa TKN Pembina 01 Ranah Pesisir. Pengumpulan data dilakukan dengan enam item pernyataan, sedangkan analisis data dilakukan dengan uji normalitas, homogenitas, dan hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data, rata-rata nilai pre-test kelas eksperimen sebesar 11,90, sedangkan rata-rata nilai pre-test kelas kontrol sebesar 13,70. Sementara itu, rata-rata nilai post-test kelas eksperimen sebesar 22,90, sedangkan rata-rata nilai post-test kelas kontrol sebesar 21,50. Data akhir yang diperoleh tersebar merata. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 2-tailed sebesar 0,03 < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep bilangan anak di TKN Pembina 01 Ranah Pesisir dipengaruhi oleh media roda putar

    39

    full texts

    744

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Islam Lamongan, Fakultas Agama Islam: OJS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇