Rumah Jurnal Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA)
Not a member yet
209 research outputs found
Sort by
Mengakrabkan Anak dengan Tuhan (Upaya Membangun Kesadaran Beragama Anak-Anak)
Persoalan kesadaran beragama secara baik merupakan hal penting yang perlu ditenamkan sejak anak-anak masih berusia sangan dini. Sebagai makluk yang hadir dengan dunianya yang unik, anak-anak membutuhkan bantuan orang dewasa untuk berkembang ke arah yang lebih baik.
Tulisan ini berusaha mengungkap metode apa yang seharusnya digunakan oleh orangtua (termasuk guru) dalam rangka membimbing anak-anaknya agar bisa mengenal dan akrab dengan Tuhan, tentunya dalam bimbingan aturan agama yang baik. Di antara sekian strategi dan metode, metode keteladanan dan pembiasaan merupakan metode penting yang perlu dipraktikkan oleh para orangtua, termasuk guru-guru yang mengajar di PAUD atau TK
Metode Istinbath Hukum dan Pengaruhnya terhadap Fiqih di Indonesia
Tulisan ini bertujuan untuk mendalami masalah metode istinbath hukum NU dan Muhammadiyah. Dilihat dari segi produk hukumnya, selama ini fatwa yang dikeluarkan dari kedua ormas tersebut kerap kali menunjukkan perbedaannya. Adanya perbedaan fatwa dari kedua ormas tersebut sangat dimaklumi, karena keduanya sama-sama memiliki metode dan mekanisme yang berbeda dalam menetapkan suatu hukum (beristinbath hukum). Nahdlatul Ulama di dalam memutuskan suatu hukum tentang suatu masalah, maka mendahulukan sikap bermadzhabnya secara qauli di dalam kitab mu’tabarah. Adapun metode istinbath hukumnya, meliputi metode Qauli, Ilhaqi dan Manhaji. Sedangkan Muhammadiyah langsung pada sumber utama ajaran Islam, yaitu al-Qur’an dan al-Hadits. Akan tetapi, jika tidak terdapat dalam al-Quran dan al-Hadits, Muhammadiyah juga menempuh jalan Ijtihad. Dengan menggunakan metode ijtihad Qiyasi, Ilahqi dan Istishlahi. Selain itu pula, melalui metode Istinbath Hukum yang berbeda antara Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, ternyata memiliki pengaruh kuat terhadap pemikiran hukum Islam di Indonesia. Terlebih dalam Fiqih Munakahatnya, sebagaimana bunyi pasal 39 ayat (1), UU. No. 1 tahun 1974, dan pasal 14 dalam Kompilasi Hukum Islam. Yang kedua bunyi pasal tersebut memiliki keselarasan dengan hasil putusan istinbath hukum NU dan Muhammadiyah. Hal itu menunjukkan bahwa hasil istinbath hukum NU dan Muhammadiyah memiliki pengaruh terhadap fiqih di Indonesia. Kesimpulannya, bahwa metode istinbath hukum NU dan Muhammadiyah memiliki perbedaan. Dan dari perbedaan itulah keduanya dapat mengahasilkan produk hukum berbeda. Lain dari pada itu, hasil istinbath hukum NU dan Muhammadiyah memiliki pengaruh terhadap fiqih di Indonesia
Manajemen dan Kepemimpinan Madrasah di Indonesia
Kepemimpinan merupakan hal yang sangat penting dalam dunia Pendidikan, khususnya madrasah. Pemimpin yang baik, yang menguasai manajemen dengan baik pada akhirnya akan menjadikan madrasah yang dipimpinnya menjadi baik dan maju di masa depan. Sekurangnya ada 6 fungsi kepempinan di madrasah, yaitu fungsi leader, fungsi komunikator, motivator, fungsi uswah hasanah, fungsi innovator dan penebar cinta
Analisis Persaingan Usaha dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Pada Toko Baju di Kota Sampang)
Keberhasilan bisnis dapat dicapai dikarenakan penerapan strategi usaha telah dilaksanakan dengan upaya yang maksimal. Dengan demikian, strategi bisnis dilakukan agar usaha yang dijalankan dapat memenangkan persaingan di pasar sehingga keuntungan dapat diperoleh dalam waktu jangka Panjang. Jadi, implementasi strategi bisnis tujuannya ialah menguasai pangsa pasar, yang kemudian akan menaikkan penjualan dan keuntungan demi mencapai keberhasilan bisnis dalam jangka Panjang. Tujuan penelitian ini ialah menganalisis implementasi strategi bisnis pada toko baju di Kota Sampang demi mencapai keunggulan bersaing dan menganalisis kesesuaiannya dengan nilai-nilai etika dalam ekonomi dan bisnis Islam
Analisis Fenomena Pernikahan Santri di Pondok Pesantren
Penelitian ini berusaha memahami konsep pernikahan yang dilakukan oleh seorang santri yang masih menetap di pesantren. Penelitian ini berusaha menjawab persoalan tentang bagaimana motif hubungan pasangan suami istri (pasutri) berstatus santri tinggal di pesantren. Penelitian ini juga dilakukan untuk memahami bagaimana strategi pemenuhan kewajiban pasangan suami istri yang masih menetap di pesantren
Penerapan Akad Qardhul Hasan Berdasarkan Fatwa DSN-MUI Nomor 19/Dsn-Mui/Iv/2001 di BMT NU Jatim Cabang Pasongsongan Sumenep
Penelitian ini bertujuan untuk menganalsis penerapan akad Qardhul hasan di BMT NU JATIM Cabang Pasongsongan Sumenep berdasarkan fatwa DSN-MUI Nomor 19/DSN-MUI/IV/2001. Jenis penelitian ini, penelitian lapangan dengan pendekatan desktiptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi, wawancra, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akad qardhul hasan yang ada di BMT NU JATIM Cabang Pasongsongan Sumenep sudah diterapkan sesuai dengan fatwa DSN-MUI nomor 19/DSN-MUI/IV/2001 dan tidak ada satu point pun yang dilanggar dalam setiap pelaksananny
Konsep Ulul Al-bab dalam Tafsir Al-Mishbah Dan Pengembangannya dalam Pendidikan Islam
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan konsep ulul al-bab dalam tafsir Al-Mishbah dan pengembangannya dalam pendidikan islam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan ini dagunakan karena objek dan fokus penelitiannya dalam kajian ini menggunakan jenis Library Research. Hasil Penelitian, Pendidikan Ulul Albab dianggap tercapai ketika pribadi yang terbentuk dalam proses pendidikan memiliki kwalitas sebagai berikut: Mempunyai Ilmu pengetahuan yang luas, Mampu melihat atau membaca fenomena alam dan sosial secara tepat, Memiliki otak yang cerdas, Berhati lembut, Bersemangat juang tinggi karena Allah sebagai pengejawantahan amal shaleh.
 
Smart School Education; Menuju Lembaga Pendidikan Unggulan dalam Melahirkan Generasi Smart
Pendidikan merupakan manifestasi kehidupan yang sesungguhnya, ia adalah sebuah proses memanusiakan manusia seutuhnya yang bertujuan melahirkan generasi bangsa berkualitas; mampu menunjukkan kemandirian, kecakapan dalam menelaah dan menyelesaikan persoalan kehidupan, memiliki kreativitas, berbudi luhur serta memiliki skil unggul yang bisa ia sumbangkan untuk memajukan dan memberdayakan komunitas masyarakatnya. Maka dari itu, perlu dikelola dengan sempurna mengikuti tren pekembangan global yang kian seiring dengan perkembangan zaman. Adanya perkembangan global tersebut, menuntut manusia pada kondisi persaingan ketat yang menuntut manusia untuk lebih keras berjuang guna “mengejar” ragamnya tuntutan atas berbagai persoalan yang muncul akibat perkembangan tersebut. Maka dari itu, melalui terealisasinya Smart School Education yang dalam proses pembelajarannya yang berbasis IT, diharapkan bisa melaksanakan proses pembelajaran yang kian sempurna dan bisa dijadikan percontohan dalam merumuskan sebuah lembaga pendidikan ideal masa depan sehingga mutu pendidikan di Indonesia makin membaik
FILSAFAT ANALITIK BAHASA (Membaca Gagasan Wittgenstein tentang Hakikat Berbahasa dalam Contemporary Analitic Philosophy nya Munitz)
Aktivitas manusia tak dapat dipisahkan dari berbahasa. Melalui bahasa manusia dapat berkomunikasi, berbagi gagasan, pengalaman dan isi pikirannya. Bahkan lewat bahasa kesadaran dan identitas manusia dapat dimaknai. Atas dasar itulah, tulisan ini akan mendeskripsikan gagasan analitik bahasa dalam pemikirannya Wittgensttein seorang filsuf dari Inggris abad ke-20 melalui dua karya monumentalnya; Tractatus dan Philosophical investigation, yang meniscayakan suatu pemahaman bahasa yang lebih fungsional ketimbang eksistensial. Dengan menggunakan pendekatan analisis isi (content analysis), tulisan ini mendapatkan temuan bahwa pertama, hakikat bahasa sebenarnya adalah bentuk kehidupan (form of life) itu sendiri. Segala bentuk ujaran dan kode bahasa adalah apa yang dialami, diinterpretasikan, dimaknai, dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, kedua, ber-bahasa tak ubahnya adalah language game (permainan bahasa) di antara para pihak dalam suatu kehidupan masyarakat. Mereka menyodorkan makna-makna dan pemahaman bahasa sejauh hal itu mereka gunakan dan praktekkan sendiri dalam kehidupannya
Implementasi Pendidikan Islam dalam Membangun Ukhuwah Wathaniyah Persepektif NU
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep pendidikan Islam dalam membangun Ukhuwah Wathaniyah perspektif NU. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, yaitu menjadikan bahan pustaka sebagai sumber data untuk menggali dan memperoleh teori-teori atau konsep dalam buku dengan pendekatan pustaka (library research). Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan dengan metode dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis sehingga terbentuk analisis ilmiah tentang isi pesan yang ada. Penelitian ini menunjukkan konsep Pendidikan Islam dalam membangun ukhuwah wathaniyah menurut perspektif NU adalah berpedoman pada sikap toleran, tasamuh, tawazun. Pendidikan NU lebih berwawasan pluralistik. Dan pendidikan NU mengatur hubungan antar manusia dalam tiga macam yang dikenal dengan tri ukhuwah. Hal ini menunjukkan bahwa NU memahami persaudaraan/kerukunan yang diajarkan oleh Islam. Dalam konteks kenegaraan, NU dengan konsep pendidikan ukhuwah wathaniyah mampu membekali masyarakat Indonesia lebih khusus lagi warga Nahdiyin sendiri lebih menyayangi Negara Indonesia