Rumah Jurnal Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA)
Not a member yet
    209 research outputs found

    Disharmonisasi Keluarga dalam Al-Qur’an (Studi Psikologi Terhadap Kisah Keluarga Nabi Nuh dan Nabi Luth)

    No full text
    Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa disharmonisasi kisah keluarga Nabi Nuh tergolong dalam alur progresif. Karena jalinan peristiwanya dimulai dari situation, generating circumstances, rising action, climax, sampai pada tahap denoument. Sedangkan alur disharmonisasi kisah keluarga Nabi Luth tergolong dalam alur progresif-regresif (campuran). Karena menggabungkan antara plot lurus dan sorot balik. Kedua, adapun faktor yang mempengaruhi disharmonisasi kisah keluarga Nabi Nuh diantaranya adalah: adanya pergulatan psikologi manusia, reservasi budaya dan rasa takut hilangnya dominasi ekonomi. Adapun faktor yang mempengaruhi disharmonisasi kisah keluarga Nabi Luth diantaranya adalah: adanya pergulatan psikologi manusia dan dorongan fisiologis. Sedangkan apabila dilihat dari kacamata psiko harmoni sebuah keluarga, maka peran Nabi Nuh adalah tergolong kepada type mover dan peran Wa’ilah (istrinya) dan Kan’an (putranya) adalah tergolong kepada type opposer. Demikian halnya dengan Nabi Luth. Type peran Nabi Luth adalah adalah tergolong kepada mover, dan Wahilah (istrinya) adalah tergolong kepada type opposer

    Analisis Produksi dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus UD H. Nur Desa Potoan Daja)

    No full text
    Production is an activity carried out by humans in order to meet basic needs in their lives. UD H. Nur is one of the businesses in Potoan Daja Village, Palengaan Pamekasan. The business activities carried out are processing raw materials such as wood in the process into products that have a higher value and a different benefit value after being produced. The purpose of this paper is to determine the implementation of UD H. Nur's production factors in Potoan Daja Village, Palengaan, Pamekasan and to determine the implementation of UD H. Nur's production factors in Potoan Daja Village, Palengaan, Pamekasan in an Islamic economic perspective. This research is included in the qualitative research. The approach used in this research is a descriptive approach. Data and data sources in this study are divided into two, namely primary data and secondary data. Techniques in collecting data authors use three ways, namely by observing, interviewing and documentation. After conducting research, it can be understood that the implementation of UD H.Nur's industrial production factors in Potoan Daja Village, Palengaan, Pamekasan, namely natural factors, labor factors, capital factors, technological factors and entrepreneurial or management factors. While the implementation of UD H. Nur's industrial production factors in Potoan Daja Village, Palengaan, Pamekasan in an Islamic economic perspective, namely land factors (natural resources), natural resources, capital and organizational or management factor

    Penerapan Teknik Hitung Jarimatika Bilangan Tambahan Terhadap Anak Usia 4-5 Tahun di TK Al-Zahra Desa Kunci Kecamatan Sidareja

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui PenerapanTeknik Hitung  Jarimatika Bilangan Tambahan Terhadap Anak Usia 4-5 Tahun di TK Al-Zahra Desa Kunci Kecamatan Sidareja. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Acion Research (CAR). Subjek penelitian ini adalah peserta didik Anak Usia 4-5 Tahun di TK Al-Zahra Desa Kunci Kecamatan Sidareja sebanyak 10 siswa. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan Teknik Hitung  Jarimatika Bilangan tambahan terhadap Anak Usia 4-5 Tahun di TK Al-Zahra Desa Kunci Kecamatan Sidareja menghasilkan perkembangan dari siklus I hingga siklus II. Sehingga dapat dikatakan pengaruh  teknik hitungan jarimatika bilangan tambahan mampu dicerna  oleh siswa TK sehingga kemampuan peserta didik berjalan dengan baik dan sudah memenuhi kriteria ketuntasan minimal

    Penerapan Permainan Papper Clay dalam Mengembangkan Kemampuan Fisik Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun di TK Islam An-Nahl Cemani Tahun Pelajaran 2022/2023

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan permainan papper clay dalam mengembangkan kemampuan fisik motorik halus anak usia 4-5 tahun di TK Islam An-Nahl Cemani Tahun pelajaran 2022/2023 Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Acion Research (CAR). Subjek penelitian ini adalah peserta didik Kelompok A2  TK Islam An Nahl Cemani Grogol Sukoharjo sebanyak 15 peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa prosentase kemampuan motorik halus anak melalui permainan papper clay (bubur kertas) siklus I 69,9 % dan pada siklus II sebesar 86,6 %. Sehingga dapat dikatakan kegiatan berjalan dengan baik dan sudah memenuhi kriteria ketuntasan minimal sebesar 75 %. yang berarti ada pengaruh permainan papper clay (bubur kertas) terhadap perkembangan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun di TK Islam An-Nahl Cemani

    Sufism Completes Science: a Contribution of Osman Nuri Topba? Thought Of Turkey

    No full text
    Sufism, Secularism, Contemplatio

    Kajian Kitab Ta’lim al-Muta’allim terhadap Metode Pembelajaran di Pesantren

    No full text
    Pesantren adalah suatu lembaga pendidikan Islam Indonesia yang bertujuan untuk mendalami agama Islam dan mengaplikasikannya dalam keseharian dengan menekankan pentingnya moral dalam hidup bermasyarakat dan nilai dalam beribadah kepada Allah. Tujuan didirikannya pesantren adalah memberikan pendidikan dan pengajaran keagamaan. Diharapkan seorang santri yang keluar dari pesantren telah memahami beraneka ragam mata pelajaran agama dengan kemampuan merujuk kepada kitab-kitab klasik. Metode awal pesantren adalah bandongan dan wetonan. Dalam praktinya sesuai dengan cara atau metode yang diajarkan dalam kitab klasik dan bagaimana pembelajaran pada masa nabi. Tradisi pesantren juga mengandung nilai-niali Islam.Hal ini disebut juga akhlak dalam mencari ilmu

    Identifikasi Dinamika Spiritual Santri yang Mengalami Trans Disosiatif di Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep

    No full text
    This research is motivated by the researcher's observations on the daily behavior of students who experienced Dissociative Trance Disorder (DTD) in Annuqayah Lubangsa Putri Islamic Boarding School by focusing on their psychic and spiritual aspects. This study aims to reveal two things: first, what are the symptoms and factors that cause dissociative trance experienced by students of Annuqayah Lubangsa Putri Islamic Boarding School, and second, how is the spiritual dynamics of students of Annuqayah Lubangsa Putri who experienced dissociative trance. This study used a qualitative method with a case study approach. To see the spiritual dynamics of the students, Robert Frager's theory was used, namely the development of the nafs, and Sigmund Freud's theory of personality structure to determine the psychological state of the subject. The results of this study indicated several conclusions that dissociative trance does not occur suddenly and not only have a mystical case but is also motivated by internal and external factors. The internal factors of the three subjects are relatively the same. namely stress (conflict or trauma), uncontrollable emotions and physical exhaustion. While the external factors in subjects II and III have in common, namely the presence of interference from immaterial beings, family problems and inappropriate parenting. While the subject I is caused by the conditions of the social environment. Symptoms that appear in the three subjects were initiated by the screams of the one who is in trance, starts to throw tantrums, tends to hurt herself and identifies herself with other people, animals or objects. And after experiencing it, the subject experienced physical exhaustion, the body felt sick, weak and powerless. The spiritual dynamics of the subject can be seen from the development of the nafs. It starts from pre-disorder living adjustments to the disorder seemingly to be a congenital disease. The subject's spirituality starts from the lowest nafs until the subject is able to feel spiritual pleasure and can even feel satisfaction and gratitude for what God has outline

    Studi Komparasi Hukum Pencatatan Perkawinan dalam Islam dan di Negara Kontemporer

    No full text
    Pencatatan perkawinan di Indonesia senantiasa menjadi topik menarik karena senantiasa muncul ragam pendapat, baik sebelum terbentuk UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan maupun setelahnya. Salah satu permasalahan yang timbul dikalangan pengkaji hukum Islam dalam masa modern ini adalah mengenai pencatatan perkawinan terutama mengenai dimana posisi pencatatan nikah dalam sebuah akad perkawinan. Sebagian pemikir Islam mendukung kewajiban untuk mencatatkan perkawinan, yaitu ulama kontemporer, dan sebagian lainnya terutama para ulama klasik sebaliknya tidak menjadikan pencatatan nikah sebagai aturan yang harus dijalankan. Pokok bahasan yang dikaji dalam Tulisan ini adalah Bagaimana hukum pencatatan perkawinan dalam Islam dan Negara Kontemporer dan Bagaimana Komparasi Hukum Pencatatan Perkawinan dalam Islam dan di Negara Kontemporer.Tulisan ini merupakan penelitian pustaka (library research), dengan mempelajari peraturan perundangan, kitab fiqih, buku, jurnal dan tulisan ilmiah yang berkaitan dengan permasalahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa wajib mencatatkan perkawinan. jika perjanjian yang berhubungan dengan harta saja dianjurkan untuk dicatatkan bagaimana dengan perkawinan, sebagai ikatan lahir bathin antara laki-laki dan perempuan yang disebut dalam al-Qur’an sebagai mitsaqon ghalidza dengan tujuan membina keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah. Dan dengan diabsahkannya pencatatan perkawinan di mayoritas negari muslim, ini bukan persoalan campur tangan urusan agama dengan masyarakat, tapi pencatatan kejadian  penting yang dilakukan penduduknya menjadi tugas pemerintah untuk mencatatkan sebagai bukti otentik seperti kelahiran anak (akta lahir), pernikahan, pembuatan KTP, SIM, dan lain sebagainya

    Pendidikan Islam Inklusif dalam Pemikiran Sayyed Hossein Nasr

    No full text
    Tulisan ini berusaha menjawab keresahan tentang maraknya fenonema menurunnya sikap toleransi dalam masyarakat. Dimana salah satu penyebabnya adalah muncul dari pola Pendidikan agama yang justru mengajarkan sikap intoleran baik melalui materi dan cara mensikapi persoalan dimasyarakat. Pemikiran Sayyed Hossein Nasr akan di hadirkan sebagai solusi konseptual dalam menjawab persoalan diatas. Nasr sebagai seorang intelektual muslim pemikirannya banyak memberi pengaruh dalam dunia islam dan Barat. Pandangan Nasr tentang manusia, hakekat Pendidikan dan rumusan keilmuan dalam kurikulum Pendidikan dapat menjadi reformulasi merumuskan Pendidikan yang inclusive. Pertama, pemaknaan manusia secara metafisis. Keterikatan dengan Tuhan, menjadikan posisi manusia sebagai mahluk yang lemah. Keberagaman sebagai manusia merupakan keniscayaan yang justru menunjukkan kesempurnaan manusia melalui intelegensi dan kehendak sebagai potensi manusia yang senantiasa terhubung dengan sang ilahi. Kedua, atas dasar tersebut maka Pendidikan dijelaskan cara untuk melakukan dekonstruksi kebenaran tunggal. Dimana tradisi yang suci tidak hanya ada pada Islam, tetapi juga ada pada agama lain. Ketiga, reformulasi tersebut tampak dalam keilmuan yang seharusnya diajarkan di Pendidikan Islam yang menghadirkan sumber ilmu tidak hanya dari Islam akan tetapi Barat dan agama Lainnya. Sehingga konteks Pendidikan Islam Sayyed Hossain Nasr menghadirkan wajah yang inclusive, pluralis dan demokratis. Maka dari perjalanan intelektual Nasr kita menemukan sikap inklusif dalam menggali dan mendapatkan ilmu dari semua penjuru baik islam ataupun diluar islam. Secara metodologis ia menggunakan filsafat perennial atau tradisionalisme dalam pemikirannya yang mampu menerima kebenaran yang suci yang datang dari islam dan diluar islam. Dan unity science, kesatuan akan ilmu yang menghilangkan dikotomi ilmu tapi kesatuan ilmu yang terhubung dari “Yang Esa†yang datangnya dari islam maupun diluar islam

    Analisis Hukum Peralihan Risiko dalam Transaksi Jual Beli Perspektif Hukum Islam dan Hukum Perdata

    No full text
    Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (library research) yang secara khusus membahas tentang hukum peralihan risiko dalam transaksi jual beli menurut Pasal 1460-1462 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan, berdasarkan kajian terhadap literatur keislaman, ketentuan yang diatur dalam Pasal 1460-1462 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tidak sesuai dengan Hukum Islam. Dalam Pasal 1460-1462 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, risiko dibebankan kepada pembeli sejak adanya kata sepakat, meskipun penyerahnnya belum dilakukan. Sedangkan dalam Islam, penerimaan barang termasuk dalam syarat sahnya akad, oleh karena itu penanggungan risiko masih harus ditanggung oleh penjual sampai pembeli menerimanya

    51

    full texts

    209

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah Jurnal Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇