Rumah Jurnal Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA)
Not a member yet
    209 research outputs found

    Dampak Globalisasi terhadap Pendidikan Islam di Indonesia

    No full text
    Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif pustaka (libary research). Maka penelitian yang digunakan oleh penulis ialah metode deskripstif dan analis data. Setelah data terkumpul dengan baik, langkah yang dilakukan oleh penulis ialah mengkaji data-data tersebut dengan cermat. Dari data tersebut, penulis melakukan analisa yakni dengan cara menelaah data kemudian mengombinasikannya dengan dari berbagai sumber. Setelah itu, penulis mendiskripsikan hasil dari data tersebut dengan memberikan penjelasan beserta uraian untuk memudahkan pemahaman. Dari keseluruhan data tersebut dapat di tarik kesimpulan. Berdasarkan hasil research dari berbagai literatur, dapat disimpulkan bahwa Faktor penunjang percepatan globalisasi adalah kemajuan dalam bidang pengetahun, teknologi, transportasi, Sistem perekonomian negara-negara terbuka yang menyebabkan hadirnya perdagangan bebas, kerjasama antar Negara, dan sistem keuangan internasional yang liberal, Kemudahan Dalam Migrasi. Sedangkan Dampak Globalisasi Terhadap Pendidikan Islam Di Indonesia ialah penerapan prinsip non  dikotomi  dalam  ilmu  di  lembaga  pendidikan Islam, meliputi: Islamisasi ilmu-ilmu sekuler (umum), perubahan radikal sistem kelembagaan: dari institut ke universitas, kurikulum yang fleksibel; Modernisasi administrasi lembaga pendidikan Islam, berkurangnya  jumlah  santri  atau  murid  pada  lembaga-lembaga pendidikan Islam, bangkitnya sekolah elit muslim, naiknya biaya sekolah di lembaga pendidikan Islam

    Implementasi Nilai-Nilai Profetik pada Kisah Nabi Musa dalam Al-Qur’an

    Get PDF
    The research describes implementations of prophetic values of Prophet Musa's (Moses) story in the Qur'an verse. Musa's life story, ranging from the beginning, childhood, to the end of his endeavor, abounds with meaning and values that can be adopted as human life principles. The article used a qualitative method with a phenomenological approach to reveal the prophetic values of Prophet Musa. In disclosing the prophetic values of Prophet Musa, the researcher adopted Kuntowijoyo's and Muhammad Ali Ash-Shobuni's theories. The research showed that the prophetic values of Prophet Musa carry profound messages. The values that can be learned range from, to name a few, being reliable, intelligent, people's savior, altruistic, fearless, consistent, spiritually brilliant, unwavering, healthy mentally and physically, open to criticism and suggestion, sympathetic, professional, transcendent, to persistent

    Asbabu An-Nuzul: Kajian Integratif-Interkonektif dalam Menghubungkan Al-Qur’an dengan Realitas

    Get PDF
    Tulisan ini adalah membahas tentang Asbabu An-Nuzul dan bagaimana turunnya ayat al-Qur’an sehingga menjadi utuh dan tersrtuktur seperti saat ini. Kajian ini ingin menelaah kembali ilmu yang tercecer terkait al-Qur’an dilihat dari kecamata Asbabu An-Nuzul. Salah satu tujuan lain dalam penelitian ini adalah untuk menelaah sebab-sebab terjadinya sebuah peristiwa dalam Al-Qur’an yang mana tidak sedikit umat Islam cenderung melupakan kejadian-kejadian istimewa yang termuat dari aneka macam peristiwa didalamnya. Oleh sebab itu, tulisan ini akan mengkaji peristiwa Asbabu An-Nuzul secara bertahap, macam-macam, metode dasar untuk mengetahui aspek-aspek turunnya al-Qur’an termasuk manfaat mempelajari Asbabu An-Nuzul itu sendiri

    Memahami Maqashid Syariah Perspektif Jaser Auda

    No full text
    Jaser Auda berusaha menjembatani kekakuan hukum Islam selama ini dengan menawarkan teori maqashid. Dengan teori maqashid, maka hukum Islam bisa lebih progressif dalam menghadapi perkembangan dan tantangan zaman yang kian kompleks. Dalam hal ini, Jaser Auda menjadikan teori maqashid sebagai prinsip mendasar dan metodologi fundamental dalam reformasi hukum Islam kontemporer. Jaser Auda berupaya untuk melakukan sinkronisasi pemikiran manusia yang berbasis pada realitas sosiologis dengan kehendak Tuhan yang bernuansa tekstual-teologis-formalistis

    Liberalisme dalam Pendidikan Islam

    Get PDF
    Tulisan ini ingin menjelaskan aspek-aspek liberalisme dalam dunia pendidikan Islam. Pertanyaan yang ingin dijawab dalam penelitian ini adalah sampai sejauh manakah liberalisme tersebut merasuk dalam dunia pendidikan Islam serta apa saja dampak positif dan negatif dari liberalisme itu sendiri dalam dunia pendidikian. Penelitian ini menunjukkan bahwa liberalisasi dalam pendidikan Islam adalah penyebaran pemikiran keagamaan liberal dalam konteks lembaga-lembaga pendidikan Islam. Modus yang terjadi adalah intervensi dalam bidang kurikulum, pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan, massifnya gerakan intelektual, menyebarkan paham, dan ajaran-ajaran yang bersifat liberal dalam dunia pendidikan Islam. Bahkan, beberapa perguruan tinggi Islam diyakini telah menjadi tempat yang subur dalam penyebaran pemikiran liberal, sehingga dikhawatirkan dapat menghacurkan akidah umat Islam sendiri

    Kajian Tasawuf di Pesantren (Kajian terhadap Pemikiran Tasawuf Al-Ghazali)

    No full text
    Pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga yang paling penting adalah membentuk karakter atau akhlak santri. Pembentukan karakter atau akhlak santri dilakukan dengan dua cara,  yakni pengajaran kitab akhlak dan tasawuf dan teladan dari kiai. Kitab tasawuf yang diajarkan di pesantren adalah berbasis kepada tasawuf al-Ghazali. Penekanan dalam tasawuf al-Ghazali terletak kepada tazkiyah al-nafs, yakni membersihkan jiwa demi terus mendekatkan diri dengan ilahi. Karenanya dalam tasawuf al-Ghazali ini justru berbasis kepada praktek ibadah sehari-hari

    Pembentukan Perilaku Keagamaan Anak

    Get PDF
    Masalah moral dan perilaku menjadi problematika bagi masa anak-anak, karena pada masa ini mereka mengalami  perubahan fase dan mulai ragu terhadap kaidah-kaidah dan ketentuan agama. Keraguan dan kebimbangan itu mungkin berakhir apabila mereka dapat tunduk atau menentang ketentuan-ketentuan tersebut. Kebimbangan pikiran anak itu, merefleksi terhadap tingkah laku, sehingga mereka tampak berbeda. Ketegangan emosi, peristiwa yang menyedihkan dan keadaan yang tak menyenangkan berpengaruh besar pada sikap anak dalam masalah keagamaan.Perilaku kagamaan anak dapat dibentuk melalui pendidikan dan pengajaran. Masalah pendidikan adalah masalah kehidupan manusia, proses pendidikan berada dan berkembang bersama proses perkembangan hidup dan kehidupan manusia, bahkan keduanya pada hakekatnya adalah proses yang satu. Dalam Psikologi Agama perilaku keagamaan seorang anak adalah mencakup: proses beragama, perasaan dan kesadaran ketika beragama, pengaruh dan akibat-akibat yang dirasakan sebagai hasil dari keyakinan agama yang dianut.Perilaku adalah segala tindakan atau reaksi yang terjadi akibat adanya rangsangan baik yang berasal dari dirinya sendiri atau dari lingkungannya. Sedangkan kata keagamaan berasal dari kata dasar agama yang berarti sistem, prinsip kepercayaan kepada Tuhan dengan ajaran kebaktian dan kewajiban yang bertalian dengan kepercayaan itu. Kata keagamaan itu sudah mendapat awalan “ke†dan akhiran “an†yang mempunyai arti sesuatu (segala tindakan) yang berhubungan dengan agama. Perkembangan perilaku keagamaan pada anak, terjadi melalui pengalaman hidupnya sejak kecil, dalam keluarga, di sekolah dan dalam masyarakat. Semakin banyak pengalaman yang bersifat agama (sesuai ajaran agama) akan semakin banyak unsur agama, maka sikap, tindakan, kelakuan dan caranya menghadapi hidup akan sesuai dengan ajaran agama

    Politisasi Agama dalam UU Sistem Pendidikan Nasional

    Get PDF
    Artikel ini menjelaskan politisasi agama dalam UU Sistem Pendidikan Nasional, yang menjadi perdebatan di kalangan masyarakat, apakah pasal itu mencerminkan pasal pendidikan atau agama? Ada banyak kalangan yang menilai bahwa UU Sisdiknas cenderung dijadikan instrumen untuk memecah belah bangsa dan anak didik pasti menjadi korban dari kebijakan yang menuai pro-kontra ini. Penelitian ini menunjukkan bahwa Pasal 13 aya 1 terkesan memang memuat unsur-unsur untuk memotivasi agar setiap anak terdidik dalam agama. Namun, muncul kekhawatiran dalam kontesk praktiknya bahwa pendidikan selama ini tidak menitikberatkan pada aspek religiusitas anak didik, melainkan kepada aspek ritualisme. Penekanan pada aspek ritualisme inilah yang membuat pemaknaan terhadap agama begitu sangat sempit dan rigid. Pemahaman agama yang sempit ini seolah-olah hanya ingin memenuhi kebutuhan-kebutuhan kekuasaan, yang dibalut dengan masuknya pendidikan agama dalam regulasi formalistik-kapitalistik

    Peningkatan Pengawasan Sekolah/Madrasah dalam Bidang Pembelajaran: Studi Analisis Terhadap Kinerja Pengawas Sekolah/Madrasah di Kabupaten Pamekasan

    No full text
    Pengawasan pendidikan menduduki peran penting dalam upaya penjaminan mutu pendidikan khususnya dalam rangka pencapaian standar nasional pendidikan. Sayangnya fungsi kepengawasan kurang dimanfaatkan dengan baik dalam meningkatkan mutu pendidikan. Halsi penelitian meunjukkan bahwa peran dan kinerja pengawas sekolah/madrasah masih kurang maksimal seiring dengan terbatasnya tenaga pengawas yang ada. Di samping itu, kurang fahamnya secara detail tugas, kewajiban, dan tanggung jawab pengawasan merupakan persoalan tersendiri, selain persoalan lemahnya kompetensi yang seharusnya dimiliki oleh pengawas. Upaya peningkatan kinerja kepengawasan di bidang pembelajaran perlu dikembangkan solusi alternatif sebagai pemecahan terhadap persoalan kepengawasan. Untuk meingkatkan kinerja pengawas, maka ke depan perlu dilakukan pengawasan berbasis guru, peningkatan pelaksanaan supervisi klinis dan perlu ada pengembangan model pengawasan SAIKEM (Pengawasan Sendiri, Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan), agar kinerja pengawas lebih maksimal

    Manajemen Hubungan Masyarakat Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Darmista, Lenteng, Sumenep

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji hubungan masyarakat (humas) Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin di Darmista, Lenteng, Sumenep. Sejak berdiri pada tahun 1970-an, sampai saat ini, bukan semakin menyusut; justru makin meningkat dan berkembang. Hal ini dapat dilihat dari semakin banyaknya lembaga pendidikan yang dikelola dan jumlah santri yang makin bertambah. Ini tentu saja berkaitan dengan pengelolaan yang baik, salah satunya adalah manajemen hubungan masyarakat atau Humas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kepercayaan masyarakat kepada Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin, Lenteng Sumenep semakin meningkat yang bertransformasi secara evolutif tapi fundamental, pelan namun meliputi aspek-aspek mendasar dari penyelenggaraan pendidikan Islam. Derasnya dukungan masyarakat dan kepemimpinan kiai merupakan tonggak keberhasilan transformasi. (2) Manajemen hubungan masyarakat Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin, Lenteng Sumenep dilakukan dengan dua jalur: formal dan informal, kuantitatif dan kualitatif

    51

    full texts

    209

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah Jurnal Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇