Publikasi Jurnal Elektronik Universitas PGRI Palangkaraya
Not a member yet
    98 research outputs found

    PENERAPAN METODE PERMAINAN TRADISIONAL BAGASING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN PENJASKES DI SDN 3 PETUK KATIMPUN

    Full text link
    Penelitian ini dilakukan di SDN 3 Petuk Katimpun. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengetahui hasil penerapan metode permainan tradisional bagasing dalam meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Penjaskes siswa di kelas V adalah dengan tes, observasi siswa, serta kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji-t untuk menguji hipotesis. Perhitungan data diperoleh t hitung 10,741 dan t tabel 1,66757 pada taraf signifikansi à = 0,05. Karena t hitung 10,741 > t tabel 1,66757, maka dapat ditetapkan terdapat perbedaan rata-rata nilai hasil belajar pretest danpostest setelah menerapkan metode permainan tradisional bagasing di kelas V Sehingga dapat disimpulkan metode permainan tradisional bagasing dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Penjaskes siswa di kelas V

    PERAN KETUA PENYELENGGARA PLS (PROGRAM LUAR SEKOLAH) DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PAKET C AL-JAZIRA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran ketua penyelenggara PLS (Program Luar Sekolah) dalam pelaksanaan program Paket C Al-jazira dan untuk mengungkap fokus penelitian tersebut, digunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Selanjutnya analisis data dilakukan dilakukan selama pengumpulan data dan sesudah semua data terkumpul dengan menggunakan model analisis data interaktif. Model ini terdiri dari tiga hal, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Sedangkan uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber maupun metode. Temuan penelitian yang berhasil diperoleh adalah: 1). Peran ketua penyelenggara PLS sebagai motivator: menyediakan fasilitas ruangan yang cukup, mengidentifikasi kendala yang mungkin akan timbul, melakukan pembagian tugas kerja, memberikan dorongan, bimbingan, serta arahan kepada para tutor, memberikan penghargaan kepada tutor yan berprestasi. 2). Peran ketua penyelenggara PLS sebagai fasilitator: menyediakan fasilitas sarana dan prasarana belajar yang dibutuhkan tutor, membagi tugas mengajar sesuai kemampuan personil, membuat kewenangan dan mekanisme koordinasi kerja, memberikan perhatian metode kerja tutor, dan memberikan kesempatan tutor mengikuti pelatihan dan diklat. 3) Peran ketua penyelenggara PLS sebagai supervisor: melakukan antisipasi yang dtemkan, mengontrol kegiatan yang dilaksanakan dalam program, membagi jadwal kerja sesuai kemampuan tutor, melakukan kegiatan remedial terhadap hasil mengajar tutor dan hasil belajar warga belajar

    HUBUNGAN ANTARA WILAYAH PEMEKARAN DENGAN WILAYAH INDUK ( STUDI DI KABUPATEN GUNUNG MAS, KALIMANTAN TENGAH )

    Full text link
    Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana kedudukan wilayah induk terhadap wilayah pemekaran di dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan untuk mengetahui apa tanggung jawab wilayah induk terhadap wilayah pemekaran di dalam sistem Pemerintahan Daerah. Dari penelitian ini ditemukan kenyataan bahwasanya hubungan antara wilayah induk dengan wilayah pemekaran dipandang sebagai sebuah kebijakan publik, hubungan antara wilayah induk dengan wilayah pemekaran dipandang sebagai sebuah kebijakan dengan asumsi bahwa kebijakan tersebut bersumber dari peraturan perundang-undangan yang juga dapat dipandang sebagai sebuah kebijakan nasional. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif, yang mengelaborasi permasalahan tentang kedudukan wilayah induk terhadap wilayah pemekaran, dan tanggung jawab wilayah induk terhadap wilayah pemekaran

    PENGUASAAN TANAH PERTANIAN MELAMPAUI HAK MILIK YANG MELAMPAUI BATAS MAKSIMUM PENGUASAAN DI DESA LUNUK RAMBA KECAMATAN BASARANG KABUPATEN KAPUAS DIKAJI DARI UNDANG-UNDANG NO. 56 (PRP) TAHUN 1960

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui dan memahami bagaimana upaya-upaya hukum yang dilakukan sehingga pemilikan tanah pertanian yang melampaui batas maksimum penguasaan dimungkinkan terjadi. (2) untuk mengetahui dan memahami akibat hukum yang ditimbulkan kerana adanya penguasaan tanah melalui hak milik yang melampaui batas maksimum penguasaan. Jenis penelitian adalah yuridis sosiologis yaitu dengan pendekatan dengan mempelajari suatu aturan hukum sebagai kaidah-kaidah dan keberadaan pemberlakuannya terhadap peristiwa hukum tertentu yang terjadi dalam kenyataan kehidupan masyarakat. Dalam penelitian ini response 20 orang yang mana teknik pengambilan data mengunakan quisinoner dan wawancara. Hasil dari penelitian Desa Lunuk Ramba tidak pernah terjadi kepemilikan tanah pertanian yang melampaui batas maksimum penguasaan

    PERANAN ORANG TUA SEBAGAI ANGGOTA KOMITE DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) KRISTEN PALANGKA RAYA

    Full text link
    Society is an important component in the success of educational activities, the active and caring community for educational activities is indispensable in the development of education in a better direction. Communities involved in the committee's organization can provide input and aspirations to support educational activities. Communities consisting of parents / guardians who are members of the committee are expected to be active in every decision making in the school either as mediator, motivator, supporter, or initiator of ideas for school programs. Thus a good relationship between school and community is essentially a very instrumental means in fostering and developing personal growth of students in schools and realize various school programs to achieve educational goals at school. This study aims to find out how the role of parents as members of the committee in Christian High School Palangka Raya which includes the role as a provider of consideration, supporters, controllers, and mediators. The population in this study is the board and members of the committee of Senior High School (SMA) Kristen which amounted to 34 people, in the sample study used is the total sample where the entire population used as sample research. The method used is descriptive method, data collection techniques using observation techniques, questionnaires and interviews and documentation while data analysis using the formula percentage. Based on the results of data analysis can be concluded: The role of parents as a member of the committee In Palangka Raya Christian High School (SMA), it can be concluded that the answer "Very Good" is (13.7%,) and the answer "Good" is equal to (58.7%), and those who answered "Good Enough" were (21.4%), and those who answered "Less Good" were (6.5%). From the above percentage percentage, the highest percentage of "Good" answers (58.7%) indicates that this "Good" criterion proves that the role of parents as a member of the committee In Palangka Raya Christian High School can be categorized as "Good "

    PERAN KELUARGA TERHADAP TERJADINYA KENAKALAN REMAJA PADA SMPN-1 PENDAHARA KECAMATAN TEWANG SANGALANG GARING DI KABUPATEN KATINGAN

    Full text link
    Abstract : This research to describe the role of families against juvenile delinquency in students SMPN-1 Pendahara Tewang Sangalang crisp In Katingan District. To reveal about the efforts parents and teachers can make to reduce juvenile delinquency. The type of research used is Descriptive Qualitative, the research location is located at SMPN 1 Tewang Sangalang Garing Katingan Regency. Sampling method is purposive sampling. Source of data comes from Informants, Documents, or archives. Data collection techniques are Obsevation, Interview and Documentation. Data analysis using Interactive analysis while Data validity using technique triangulation or source triangulation. The results showed that there was a positive relationship between peer group association with juvenile delinquency. A teenager should be careful in choosing a group to get along with, because social groups can create mutual relationships for their members. All good or bad behavior will be easily imitated by members of his group. If imitated is a bad deed, it can lead to juvenile delinquency collectively from group members. But if imitated is a good behavior it will be useful and not cause problems. Parents should also maintain a harmonious relationship between family members. This can minimize the emergence of juvenile delinquency measures. The existence of a negative relationship between the attention of parents with juvenile delinquency. Therefore the attention of parents need to be increased again so that juvenile delinquency can be reduced. Implementation of this is the parents pay more attention to the child especially in the fulfillment of physical needs (clothing, food, board) and psychic (affection, moiety and sense of security). respect the child personally, accept the child as usual, listen to the child's opinion or complaint, forgive the child's mistake and apologize if the parent is guilty of the child, straighten the child's mistake with the right reasons or considerations, so the child can go through its development period well. Keywords : The Role Of The Family Of Young Delinquent Adaptio

    PENANAMAN NILAI WAWASAN KEBANGSAAN DAN PATRIOTISME MELALUI PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA PGRI 2 PALANGKA RAYA

    Full text link
    Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: (1). Sikap Patriotisme dan wawasan kebangsaan semakin terdegradasi. (2). Kurang menyadari pentingnya pendidikan moral. (3).Kurangnya waktu dalam penyampaian materi. (4). Kesadaran tentang pembelajaran sejarah rendah. (5). Guru sejarah yang masih menggunakan teknik ceramah.(6). Siswa kurangberminat dalam mengikuti pembelajaran sejarah. Penelitian ini merupakan Penelitian Kualitatif, teknik pengambilan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakanobservasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan metode. Teknik analisis yang digunakan adalah analisiskualitatif. Hasil penelitian menunjukan: (1) Proses pembelajaran sejarah di SMA PGRI 2 Palangka Raya dilakukan oleh guru sejarah dengan menyiapkan perangkat pendukungpembelajaran. Proses pembelajaran di SMA PGRI 2 Palangka Raya sudah berjalan dengan baik; (2) Usaha guru dalam menanamkan nilai wawasan kebangsaan dan patriotism di SMAPGRI 2 Palangka Raya juga mengunakan strategi-strategi dalam penanamannya. (3) Kendala yang dihadapi dalam penanaman nilai wawasan kebangsaan dan patriotisme antara lainkurangnya alokasi waktu pelajaran dan adanya siswa yang kurang memperhatikan materi

    ANALISIS GERAKAN FEMINIS DI BIDANG EKONOMI PADA TOKOH UTAMA PEREMPUAN DALAM NOVEL MIDAH SIMANIS BERGIGI EMAS KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gerakan feminis di bidang ekonomi tokoh utama perempuan dalam novel Midah Simanis Bergigi Emas karya Pramoedya Ananta Toer. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu dokumen. Penelitian ini menggunakan transkrip novel Midah Simanis Bergigi Emas karya Pramoedya Ananta Toer. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi, yaitu dengan mengidentifikasi data, mengklasifikasi data, analisis data dan kotribusi hasil penelitian. Hasil analisis data menunjukkan bahwa adanya gambaran gerakan feminis di bidang ekonomi dalam hal pembagian pekerjaan, gerakan feminis di bidang ekonomi dalam hal pembagian hasil kerja, gerakan feminis di bidang ekonomi dalam hal pemenuhan kebutuhan jasmani, gerakan feminis di bidang ekonomi dalam hal pemenuhan kebutuhan rohani

    FALCON’S INNER CONFLICT AS REFLECTED IN JAMES GRIPPANDO’S WHEN THE DARKNESS FALLS: PSYCHOLOGICAL STUDY

    Full text link
    Abstract : The title of this article is Falcon‟s Inner Conflict as Reflected in James Grippando‟s When Darkness Falls: a Psychological Study. This research is aimed at finding out the inner conflict experienced by the main character Falcon in James Grippando‟s When Darkness Falls, many factors influencing Falcon‟s inner conflict in James Grippando‟s When Darkness Falls, and the way how Falcon solves his inner conflict in James Grippando‟s When Darkness Falls. In addition, the subject of this research is a novel When Darkness Falls by James Grippando, and the object of this research is the inner conflict of the main character Falcon in James Grippando‟s When Darkness Falls. In a line, the main data are the data taken from the novel When Darkness Falls, and supporting date are many data taken from any other sources to support the analysis. The method used by the writer to collect the data is library research. The researcher uses library to collect data. The research data are gathered through critical reading, documentation and research instrument. In addition, this research employs data cards for writing many important data. After the data are gathered, they are analyzed and interpreted by using qualitative method. Further, the researcher employs many statements, quotations, and the narrations for supporting the analysis in the novel based on the need and match the analysis with the theory of conflict. The findings of the research show that 1). The inner conflict experienced by Falcon is his burden in keeping a big secret of Alicia Mendoza birth and biological family because Alicia is adopted by Mayor Mendoza and he manipulates her birth date in order to be difficult for her biological family to find her. In this case, Falcon is the only one who knows that secret. In a line, Mayor Mendoza pays him to keep this big secret. 2). There are two factors influenced Falcon‟s inner conflict, namely internal factors and external factors. Internal factors are factors steam from Falcon himself as the main character such as his personality, his emotion, his less conflict management, his communication to his surrounding, and so on. In addition, external factors are many factors came from his surrounding and his past life such as his brutal and arrogant manner to the prisoner in La Cacha‟s prisoners, his behavior to the pregnant woman in La Cacha‟s prisoner, and his guilty feeling. 3). The last is how Falcon solves his inner conflict. In this case, Falcon chooses the negative way to solve his conflict by escaping from his inner conflict by doing many crazy things such as trying to jump off the William Powel Bridge, Getting manyinnocent people become his hostage, and ending his life by committing suicide. Keywords : inner conflict, When the Darkness Falls, and psychology

    GANTI RUGI DALAM PENGADAAN TANAH UNTUK KEPENTINGAN UMUM

    Full text link
    Paradigma ganti rugi cenderung bermakna bahwa pemegang hak atas tanah itu sudah mengalami kerugian sebelum pelepasan tanahnya untuk kepentingan umum. Keppres Nomor 55 Tahun 1993, Perpres Nomor 36 Tahun 2005 dan Perpres Nomor 65 Tahun 2006 mengandung banyak kelemahan dan bersifat represif yang merugikan pemilik hak atas tanah. Beberapa kasus pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum menunjukkan bahwa telah timbul berbagai persoalan dalam pelaksanaannya. Mengingat kelemahan-kelemahan dalam peraturan perundang-undangan terdahulu yang berkaitan dengan pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum, maka dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012, pemerintah mencoba untuk memperbaiki kekurangan tersebut. Ganti Rugi Pengadaan Tanah Untuk kepentingan umum sejak lahirnya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012, penilaian besarnya nilai ganti kerugian  oleh pemerintah dilakukan bidang per bidang tanah meliputi Tanah, ruang atas tanah dan bawah tanah, bangunan, tanaman, benda yang berkaitan dengan tanah; dan/atau kerugian lain yang dapat dinilai. Nilai ganti kerugian berdasarkan hasil Penilai, menjadi dasar musyawarah penetap kerugian. Pemberian ganti kerugian dapat diberikan dalam bentuk uang, Tanah pengganti, permukiman kembali, kepemilikan saham; atau bentuk lain yang disetujui oleh kedua belah pihak. Dalam hal tidak terjadi kesepakatan mengenai bentuk dan/ atau besarnya ganti kerugian, pihak yang berhak dapat mengajukan keberatan kepada pengadilan paling lama 14 (empat belas) hari kerja setelah musyawarah penetapan ganti kerugian. Pengadilan Negeri memutus bentuk dan/ atau besarnya ganti kerugian dalam waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari kerja sejak diterimanya pengajuan keberatan. Sebagai pertimbangan dalam memutus putusan atas besaran ganti kerugian, pihak yang berkepentingan dapat menghadirkan saksi ahli di bidang penilaian untuk didengar pendapatnya sebagai pembanding atas penilaian ganti kerugian

    76

    full texts

    98

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Publikasi Jurnal Elektronik Universitas PGRI Palangkaraya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇