Publikasi Jurnal Elektronik Universitas PGRI Palangkaraya
Not a member yet
98 research outputs found
Sort by
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP TANAH ADAT KALIMANTAN TENGAH DALAM KERANGKA NEGARA HUKUM
Hukum adat adalah salah satu bagian dari hukum adat di Indonesia yang berlaku dikalangan suku-suku adat yang tinggal di seluruh kepulauan Indonesia. Hukum adat tersebut adalah Hukum yang hidup (the living law) atau sebagaimana yang diungkapkan oleh Lon Fuller (1902-1978) hukum itu tidak ditemukan sebagai sesuatu yang tersurat dalam aturan yang tersurat tetapi sesuatu yang inheren (melekat, berhubungan erat) dengan perilaku manusia. Karena itu hukum harus dilihat sebagai suatu dimensi dalam kehidupan manusia (Fuller, 1969;9)
TINJAUAN YURIDIS BADAN PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN KOTA PALANGKA RAYA DALAM RANGKA MENYELESAIKAN SENGKETA KONSUMEN MELALUI JALUR MEDIASI (STUDI KASUS DIAN PURNAMAWATI MELAWAN PT. SINAR MAS MULTIFINANCE CABANG PALANGKA RAYA)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan hukum antara para pihak jika ada salah satu pihak tidak memenuhi prestasinya sebagaimana yang telah di perjanjikan dan untuk mengetahui bagaimana penyelesaiaan sengketa konsumen di BPSK kota Palangka Raya melalui jalur mediasi dalam hal eksekusi yang telah dilakukan oleh PT. Sinar Mas Multifinance terhadap barang jaminan fidusia atas perjanjian antara kedua belah pihak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kasus ( case approach ) yaitu dilakukan dengan cara melakukan telaah terhadap kasus-kasus yang berkaitan dengan isu yang dihadapi yang telah menjadi putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap
PENGARUH KULIAH KERJA LAPANGAN (KKL) TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS PGRI PALANGKA RAYA
Kuliah Kerja Lapangan merupakan bagian dari akademik dalam memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang pengkajian fenomena geosfer yang mencakup aspek fisik, sosial, ekonomi dan budaya melalui pendekatan keruangan, kelingkungan, dan kewilayahan sehingga secara tidak langsung adalah penerapan teori yang didapat ketika perkuliahan dan memudahkan pemahaman mahasiswa. Kuliah Kerja Lapangan sebagai salah satu metode pembelajaran sangat membantu di dalam mengembangkan kemampuan analisis interpretasi, menilai hubungan kausal, pelajaran lapangan juga akan sangat berguna dalam hal menyamakan persepsi dan yang lebih penting adalah meningkatkan kualitas mahasiswa yang berupa prestasi belajar mahasiswa Pendidikan Geografi. Penelitian ini merupakan penelitian populasi karena jumlah populasinya hanya 29 mahasiswa Pendidikan Geografi angkatan 2013. Variabel yang diteliti yaitu: variabel bebas hasil belajar KKL (X), sedangkan untuk variabel terikatnya adalah prestasi belajar (IP) mahasiswa (Y). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi. Alat pengumpul data yang digunakan adalah angket dan nilai. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif dan teknik analisis statistik regresi ganda. Hasil penelitian diperoleh Fhitung 50.241 dengan probabilitas 0.00 < 0.05, yang berarti Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan secara simultan antara hasil belajar Kuliah Kerja Lapangan terhadap prestasi belajar (IP) mahasiswa
TINGKAT KEIKUTSERTAAN MASYARAKAT DALAM PROSES PEMBENTUKAN UNDANG-UNDANG
Abstract : Community participation in a process of formulating laws, local regulations and other legislation has an important meaning for the birth of a quality legal product. It can be observed in the Law arising from non-participatory processes, at least 4 (four) categories of Laws arising from non-participatory processes: 1) Such laws or regulations are ineffective, in the sense that they can not achieve the objectives expected, 2) The law or regulation is not implementation, in the sense that it can not be executed since it is enacted or fails early; 3) Unresponsive laws or regulations, which have since been drafted to the point of getting strong rejection from the public; and 4) Laws or regulations that instead of solving social problems cause new difficulties in society, they are ineffective, in the sense of not being able to achieve the intended objectives.
Keywords : Community participation, process, Undang-undan
ASAS KESEIMBANGAN DALAM PERJANJIAN PEMBERIAN BANTUAN PINJAMAN ANTARA PERUSAHAAN MODAL VENTURA DENGAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hak dan kewajiban para pihak dalam pola kemitraan kerja sama pemberian bantuan pinjaman, serta untuk mengetahui penerapan asas keseimbangan bagi perusahaan modal ventura dalam pola kemitraan kerjasama pemberian bantuan pinjaman. Penelitian ini menggunakan penelitian Hukum Normatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan menggunakan bahan hukum yang berasal studi kepustakaan yangterdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Yang menitikberatkan pada penerapan Asas Keseimbangan dalam pola kemitraan kerjasama antara PMV dengan UMKM. Dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dengan menelaah perundangan dan regulasi yang bersangkutan dengan isu hukum yang akan dibahas. 
PENGATURAN TERHADAP PEMBANGUNAN GEDUNG SARANG BURUNG WALET DI KOTA PALANGKA RAYA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Maraknya Pembangunan gedung sarang walet untuk budidaya sarang burung walet di kota Palangkaya berdampak positif bagi keberlangsungan hidup burung walet dan jika terdapat pengaturan yang jelas, pajak sarang burung walet menjadi sumber pendapatan menjanjikan bagi daerah. Bangunan gedung sarang walet tidak boleh dibangun didaerah permukiman karena limbah kotoran burung walet dapat mencemari sumber air dan mengotori permukiman masyarakat. Fakta dilapangan bahwa gedung sarang walet banyak dijumpai dikawasan permukiman. Gedung sarang burung walet akan berjalan optimal jika dibangun sesuai dengan lokasi pembagian zonasi kawasan peruntukan peternakan. Faktor penghambat pengaturan pembangunan gedung sarang walet didaerah permukiman di kota Palangkaraya adalah pemilik gedung sarang walet tidak berdomisili di Kota Palangkaraya, sosialisasi peraturan daerah oleh pemerintah daerah belum maksimal, dan kurang partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan
PENGGUNAAN METODE OUTDOOR STUDY DAN METODE KONVENSIONAL DENGAN MEDIA SLIDE POWER POINT PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI
Based on the observation, the environment around SMA PGRI 2 Palangka Raya is very suitable to be used as a learning resource. However, teachers still use the conventional methodthat is lecture method with power point slide, and the students look less interested in following the learning activities. The potential of nature contained surroundings the schoolthat can be used as a source of learning, among others, parks, rice fields, small rivers and landfills. This study aims to determine differences in student learning outcomes betweenusing outdoor study learning methods and conventional methods using power point slides. This study uses quantitative approach of experimental type with pre-test-post-test controlgroup design. Population in this research is all class XI and XII SMA PGRI 2 Palangka Raya academic year 2016/2017. The sampling technique using random sampling produces class XIas the experimental class and class XII as the control class. Data collection methods in this study are documentation, tests and questionnaires. Method of data analysis using t-test toknow the difference of result between experiment class student and control. Based on t-test with significance level 5% and dk (64) obtained (5,952)> (2,033) which showed there issignificant difference of learning result between learning using outdoor study method and conventional method using power point slides. This is because in the study of outdoor study,students observed the object that learned directly so that the concept of understanding more easily. In contrast learning using conventional methods use a slide of power point, where theobservation activities performed using images that are displayed through a slide of power point, they are only required to understand, so gradually the understanding obtained will belost. The conclusion in this study is the result of student learning in the experimental class using outdoor study method is better than the learning result in the control class using conventional method
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN MENULIS ARGUMENTASI DI MA SYABILALARSYAD DESA BATAMPANG
bstract : This study used a descriptive qualitative research design aimed at describing (1) implementation of the integration of character education in lesson planning to write arguments at MA Sabilarrasyad Village Batampang; (2) the implementation of character education in learning to write arguments at MA Sabilarrasyad Village Batampang; and (3) the implementation of character education in the assessment of learning to write arguments at MA Sabilarrasyad Village Batampang. The subjects were the teacher of Indonesian language who taught at Class X at MA Sabilarrasyad Village Batampang and the object was the implementation of character education in teaching how to write arguments at MA Sabilarrasyad Village Batampang. The study used observation, interview and documentation methods for collecting the data. The data were processed by following the steps: (1) data reduction, (2) data display, and (3) conclusion drawing/verification. The results showed that (1) the planning of character education in learning to write arguments at MA Sabilarrasyad Village Batampang the teacher has implemented character education values in the lesson plans; (2) the implementation of of the teaching of writing arguments at MA Sabilarrasyad Village Batampang as a whole have implemented education values in learning steps; and (3) in assessing the learning achievement in the learning to write arguments at MA Sabilarrasyad Village Batampang, the teacher already been implemented character education values. It can be concluded that the implementation of character education in learning to write arguments at MA Sabilarrasyad Village Batampang has arready been fully implemented by the teacher.
Keywords : Learning to write arguments, character educatio
PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS VIII SMPN 12 PALANGKA RAYA
Faktor lingkungan keluarga merupakan pendukung untuk berlatih belajar mandiri. Perlu diciptakan lingkungan keluarga yang nyaman agar siswa betah belajar di rumah. Jika lingkungan tercipta dengan baik, siswa akan dapat meraih prestasi belajar yang memuaskan. Penelitian ini di laksanakan dengan pendekatan kuantitatif yang menguji hubungan serta pengaruh variabel bebas lingkungan keluarga dan kemandirian belajar terhadap prestasi belajar IPS siswa kelas VIII SMPN 12 Palangka Raya. Pengaruh dianalisis dengan mengadakan uji T dan uji F, sert melihat hubungan dengan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa, 1. Analisis regresi pengaruh lingkungan keluarga dan kemandirian belajar terhadap prestasi belajar IPS siswa Y = 42,145 + 0,892.XI + 0,855.X; 2. Lingkungan keluarga berpengaruh positif terhadap prestasi belajar IPS siswa kelas VIII SMPN 12 Palangka Raya; 3. Kemandirian belajar berpengaruh positif terhadap prestasi belajar IPS siswa kelas VIII SMPN 12 Palangka Raya; 4. Lingkungan keluarga dan Kemandirian belajar berpengaruh positif terhadap prestasi belajar IPS siswa kelas VIII SMPN 12 Palangka Raya
UPAYA PENGEMBANGAN OBJEK WISATA KALIMANTAN HUTAN ITAH (KAHUI) DI PALANGKA RAYA
Abstract : Assets and resource potentials are diverse that include tourism potential, potential agriculture, trade potential, natural resource potential, human resource potential and so on.Potential areas that are considered the most capable of repetition is the potential of tourism Based on the background behind it is already tourist attraction to be preserved and developedin order support local revenue and increase foreign exchange. The development of the wisata object has the main objective is to increase the income of the surrounding community, who will eventually develop awareness and involving the community in the participation of the embungs. Kalimantan Forest Itah (KAHUI) an tourism objects that conceptualize Ecotourism required serious and directed arrangement by the government, private or society itself against the tourist attraction will be expected enthusiasts will this tourist attraction can develop and favorite tourist attraction among the people. the tourist attraction offered Kalimantan middle has prospects for support tourism, where local governments have created and developed plans development for tourist.
Keywords : Development of Tourism object, Kalimantan Forest Itah (KAHUI