e-Journal Institut Agama Islam Negeri Ambon
Not a member yet
    1708 research outputs found

    HARTA BERSAMA SERTA KEDUDUKANNYA MENURUT KOMPILASI HUKUM ISLAM (KHI) DAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA (KUHPerdata)

    Get PDF
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam dasar hukum dan kedudukan harta bersama menurut Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata. Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka metode penelitian ini mengunakan penelitian pustaka (library research), yaitu pengumpulan data dari buku-buku, atau kitab-kitab dan internet. Kemudian di analisis secara induktif dan deduktif untuk mendapat pemahaman dan kejelasan masalah yang dibahas. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan syar’i yuridis dalam mendukung permasalahan ini. Selanjutnya analisis data dilakukan dengan cara induktif, deduktif dan komparatif setelah itu ditarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelusuran referensi maka diketahui bahwa yang dimaksud dengan harta bersama menurut KHI dan KUHPerdata adalah harta  yang diperoleh selama dalam perkawinan dari hasil usaha suami istri atau salah satu dari keduanya selain harta warisan, hibah maupun hadiah, baik pemberian dari orang tua masing-masing atau dari pihak lain, sedangkan menurut KUHPerdata harta bersama adalah harta yang didapatkan sejak saat dilangsungkan perkawinan, atau yang menurut hukum terjadi harta bersama menyeluruh antara suami istri,  sejauh tentang hal tidak diadakan ketentuan-ketentuan dalam perjanjian perkawinan. Adapun kedudukan harta bersama dalam KHI tidak mengenal adanya percampuran harta bersama harta walaupun harta itu didapat dalam perkawinan seperti warisan, hibah dan hadiah baik dari pemberian dari orang tua masing-masing atau dari pihak lain. Sedangkan dalam KUHPerdata menjelaskan bahwa adanya harta bersama dalam perkawinan jika sejak dilangsungkan perkawinan, maka menurut hukum terjadi harta bersama menyeluruh anatara suami istri, sejauh tidak ada ketentuan-ketentuan dalam perjanjian perkawinan. Dalam KHI selain harta bersama, harta yang di peroleh seperti warisan, hadiah dan hibah sudah dipisahkan walaupun tidak ada perjanjian. Sedangkan dalam KUH Perdata jika tidak ada perjanjian perkawinan maka seluruh harta yang diperoleh selama perkawinan baik itu warisan, hadiah ataupun hibah adalah harta bersama, terkecuali ada perjanjian perkawinan yang menyatakan adanya pemisahan harta seperti harta pribadi

    PERUBAHAN PERAN MASJID DI KOTA AMBON MASA SEBELUM DAN SAAT PANDEMI COVID-19

    No full text
    Penelitian ini membahas tentang peran masjid dalam pembinaan pendidikan Islam di kota Ambon yang terjadi sebelum pandemi Covid-19 dan saat terjadinya pandemi Covid-19 serta untuk mengetahui faktor penunjang dari perubahan tersebut. Tipe yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan studi komparasi. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran masjid dalam pembinaan pendidikan Islam di kota Ambon sebelum terjadinya pandemi Covid-19 telah dilaksanakan dengan baik dalam bentuk aktivitas keagamaan dan program pembinaan sesuai dengan lokasi masjid itu berada, akan tetapi saat pandemi Covid-19 pada tahun 2020 hingga awal tahun 2021 peran masjid hanya dimaksimalkan sebisa mungkin untuk tetap menjalankan shalat lima waktu berjamaah dengan prokotol kesehatan yang ketat pada masa itu. Perubahan peran masjid dalam pembinaan pendidikan Islam terdapat pada teknis pelaksanaan dan penyelenggaraan pembinaan pendidikan Islam tersebut. Hal ini dapat dilihat dari perbedaan dan persamaan peran masjid dalam pembinaan pendidikan Islam di kota Ambon sebelum dan saat pandemi Covid-19. Faktor penunjang terjadinya perubahan peran masjid dalam pembinaan pendidikan Islam di kota Ambon sebelum dan saat pandemi Covid-19 diantaranya: adanya kebijakan, peraturan maupun fatwa dari pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat Islam, kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap penularan virus Covid-19 serta resiko dan ancamannya bagi kesehatan dan keselamatan jiwa, pengawasan dan kunjungan oleh pihak gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, dan adanya himbauan pengurus masjid serta kerja sama dengan masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.Kata Kunci: Peran Masjid, Pembinaan Pendidikan Islam, Pandemi Covid-1

    METI KEI CHARM FESTIVAL IN BUILDING NATURAL AND CULTURAL HERITAGE PRESERVATION IN THE KEI ISLANDS, SOUTHEAST MALUKU

    Get PDF
    Kelestarian alam dan warisan budaya adalah dua elemen penting yang saling terkait dalam menjaga keberlanjutan dan keberagaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Festival Pesona Meti Kei dalam membangun kelestarian alam dan warisan budaya serta mengidentifikasi kontribusinya terhadap pelestarian alam dan warisan budaya di Pulau Kei. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan melibatkan wawancara, observasi, dan analisis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Festival Pesona Meti Kei memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian alam dan warisan budaya. Melalui festival ini, masyarakat lokal dan pengunjung dapat menghargai keindahan alam Pulau Kei serta mengenal lebih jauh tentang budaya dan tradisi yang melekat pada masyarakat setempat. Festival ini juga memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal. Oleh karena itu, peran pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya sangat penting dalam mendukung Festival Pesona Meti Kei dan upaya pelestarian alam serta warisan budaya. Berdasarkan hasil penelitian, rekomendasi kebijakan diajukan untuk membangun kelestarian alam dan warisan budaya meliputi pengembangan program pelestarian alam, pengenalan budaya lokal melalui pendidikan dan promosi pariwisata, serta peran aktif pemerintah dalam pembangunan infrastruktur dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjuta

    EKSISTENSI PEREMPUAN DALAM TRADISI HARI FATIMAH DI PELAUW MALUKU: KAJIAN FEMINISME SIMONE DE BEAUVOIR DAN FATIMA MERNISSI

    Get PDF
    Abstract This study aims to describe the existence of women in the tradition of Fatima Day in the country of Pelauw Maluku Tengah. This type of research is qualitative description with the feminism theory approach of Simone de Beauvoir and Fatima Mernissi with data sources such as documents, videos and interviews. Based on the results of the research, it was concluded that the existence of women in the tradition of Fatima Day as in the procession of Ma’a koku sanama manu and ma’a hu’u uru there was a correspondence with the thinking of Simone de Beauvoir about women and history as well as women of the present. Unlike the Beauvoir feminism, the correspondence of the Fatima day tradition with the thought of the feminist Fatima Mernissi, that is, women participate in the role of reading the Zikir in the Procession of the Sahut and Zikir up Fatima. In addition, women in their daily lives are free to participate and actively participate in the social life, some professing as teachers, lecturers, government officials, private, merchants, students and students. Keywords: Fatimah Day, traditions, women, feminist theoryAbstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan eksistensi perempuan dalam tradisi Hari Fatimah di negeri Pelauw Maluku Tengah. Jenis penelitian ini adalah deskripsi kualitatif dengan pendekatan teori feminisme Simone de Beauvoir dan Fatima Mernissi dengan sumber data berupa dokumen, video dan hasil wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa eksistensi perempuan dalam tradisi Hari Fatimah seperti pada prosesi ma’a koku sanama manu dan ma’a hu’u uru terdapat kesesuaian dengan pemikiran Simone de Beauvoir tentang perempuan dan sejarah serta perempuan masa kini. Berbeda dengan feminism Beauvoir, kesesuaian tradisi Hari Fatimah dengan pemikiran feminism Fatima Mernissi, yakni kaum perempuan ikut berperan membaca zikir dalam prosesi sahut dan zikir upu Fatimah. Selain itu para perempuan dalam kesehariannya bebas ikut dan aktif dalam kehidupan bermasyaraakat, ada yang berprofesi sebagai guru, dosen, pegawai pemerintah, swasta, pedagang, pelajar dan mahasiswa. Kata Kunci: Hari Fatimah, tradisi, perempuan, teori feminisme &nbsp

    PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA

    Get PDF
    This study aims to determine whether the Problem Based Learning (PBL) learning model can improve the cognitive learning outcomes of class VIII students in the material on the human digestive system at MTs. Nurul Ikhlas Ambon, the type of this research was Classroom Action Research conducted in 2 cycles, the subjects of this research were class VIII students of MTs Nurul Ikhlas Ambon, totaling 20 students. The instrument used in this study was a test instrument, with 20 test questions. This research was carried out from November 16, 2022 to December 16, 2022. The results showed that student learning outcomes in the pre-cycle of students who completed 2 students with a completeness percentage of 10 % whereas 18 students did not complete with a completeness percentage of 90%, while in the first cycle stage there were 8 students who completed with a completeness percentage of 40% and did not complete as many as 12 students with a completeness percentage of 60%, while in cycle II students who did not complete as many as 3 students with a completeness percentage of 15% and students who completed as many as 17 students with a completeness percentage of 85%. Thus it can be concluded that the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model can improve student learning outcomes.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajar Problem Based Learning (PBL)  dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa kelas VIII pada materi sistem pencernaan pada manusia di MTs. Nurul Ikhlas Ambon, tipe penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas  dilakukan sebanyak 2 siklus, subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Nurul Ikhlas Ambon yang berjumlah 20 orang siswa. instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument tes, soal tes sebanyak 20 soal, penelitin ini dilaksanakan dari tanggal 16 november 2022 samapi dengan 16 desember 2022. Hasil penelitian menunjukan  bahwa hasil belajar siswa pada pra siklus siswa yang tuntas 2 orang siswa dengan presentase ketuntasan 10% sedangkan yang tidak tuntas sebanyak 18 siswa dengan presentase ketuntasan 90%, sedangkan  pada tahap siklus I siswa yang tuntas sebanyak 8 orang siswa dengan presentase ketuntasan 40% dan tidak tuntas sebanyak 12 orang siswa dengan presentase ketuntasan 60%, sedangkan pada siklus II siswa yang tidak tuntas sebanyak 3 orang siswa dengan presentase ketuntasan 15% dan siswa yang tuntas sebanyak 17 orang siswa dengan presentase ketuntasan 85%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa

    MATHEMATICS PROBLEM SOLVING PROFILE OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS ON EXPONENT NUMBER MATERIAL IN TERMS OF LEARNING STYLE

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan profil pemecahan masalah matematika siswa SMP pada materi bilangan berpangkat ditinjau dari gaya belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX B SMPN 23 Ambon dengan menggunakan instrumen berupa angket gaya belajar, soal tes dan pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu pemberian angket gaya belajar, tes dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil dari penelitian ini adalah profil pemecahan masalah meliputi: Subjek visual, pada tahap membaca subjek membaca soal dengan diulang beberapa kali dengan suara sedikit keras, cepat dan lancar. Pada tahap mengeksplorasi subjek menyajikan masalah ke dalam cara yang mudah dipahami. Pada tahap memilih suatu strategi subjek membuat hipotesis mengenai bagaimana cara menyelesaikan masalah. Pada tahap menyelesaikan masalah subjek seringkali berkosentrasi dengan melihat soal. Pada tahap meninau kembali subjek melakukan pengecekan kembali dan menjelaskan kembali jawabannya dengan begitu yakin. Subjek auditori, pada tahap membaca soal sambil menggerakkan bibirnya dengan suara pelan dan mencatat kata kunci. Pada tahap mengeksplorasi subjek mencatat apa saja yang diketahui pada soal. Pada tahap memilih suatu strategi subjek membuat hipotesis dengan sesekali membaca soal yang dirasa penting dalam hati sambil menggerak-gerakkan bibirnya. Pada tahap menyelesaikan masalah subjek mengerjakan soal tes sesuai dengan yang direncanakan dengan melihat-lihat kembali jawabannya sambil membaca dalam hati dengan menggerakkan bibirnya. Pada tahap meninjau kembali subjek melakukan pengecekan kembali dan menjelaskan kembali hasil pekerjaannya. Subjek kinestetik, pada tahap membaca soal dengan suara jelas sambil memainkan pulpen yang dipegang dan kemudian mencatat kata kuncinya. Pada tahap mengeksplorasi subjek mengidentifikasi masalah yang diberikan ke dalam cara yang mudah dipahami dengan mencatat apa saja yang diketahui dan ditanya pada soal. Pada tahap memilih suatu strategi subjek membuat hipotesis serta membaca kembali apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal dengan menggunakan jari sebagai petunjuk. Pada tahap menyelesaikan masalah subjek menyelesaikan masalah sesuai dengan rencana yang telah dibuat sebelumnya dengan menggerakkan barang yang ada disekitarnya atau tidak bisa tenang, banyak bergerak seperti ingin cepat selesai. Pada tahap meninjau kembali subjek melakukan pengecekan kembali dan menjelaskan kembali hasil jawabannya dengan baik sambil menggerakkan kedua tangannya.Kata kunci : Pemecahan Masalah, Gaya Belajar, Bilangan Berpangka

    Educational Construction in Ibn Khaldun's Philosophy: Literary Analysis and Contribution to Contemporary Islamic Education

    Get PDF
    This article aims to analyze the construction of education in Ibn Khaldun's philosophy and explore its contribution to contemporary Islamic education through a literature-based approach. Using library research methods, this study examines Ibn Khaldun's major work, Muqaddimah, along with various secondary literatures that discuss his philosophical views on education. The findings reveal that Ibn Khaldun views education as a gradual social process, emphasizing practical and moral learning, and the importance of critical, non-dogmatic education. This concept is relevant to the challenges of modern Islamic education, particularly in efforts to integrate intellectual and ethical education to build a generation that contributes to the advancement of civilization

    ANALISIS HALAL SUPPLY CHAIN MANAGEMENT AYAM BROILER DI KOTA AMBON

    Get PDF
    This study aims to find out how the halal supply chain management process for broiler chickens in Ambon City and the role of BPJPH in supervising selected distributors of broiler chickens with a halal label in Ambon City. This research type is field research with a descriptive qualitative method. The research subjects were BPJPH or the Maluku Province Halal Certification Service Task Force and Broiler Chicken Distributors. The research focuses on the Supervision of halal products from BPJPH or the Provincial Halal Certification Service Task Force. While the techniques used were observation, interviews, and documentation. The results showed that the implementation of halal supply chain management in the mardika market did not work as it should, due to the transfer of duties and functions of the Indonesian Ulema Council (MUI) to the Organizing Body for Halal Product Guarantee (BPJPH). so almost all broiler chicken sellers do not know the function of BPJPH and do not know and have met with supervision from BPJPH or the Maluku Province Halal Certification Service Task Force. Lack of supervision from the Provincial Halal Product Assurance Service Task Force both at distributors and at retailers or small business actors in the mardika market in Ambon city. In addition to the Provincial Halal Certification Service Task Force, statements from several consumers that the products consumed must be halal because what is evident from their eyes is the appearance of the seller and the cleanliness of the sales process and do not pay much attention to the existence of a form of halal guarantee in the form of a halal logo on the product. sales process and do not pay much attention to the existence of a form of halal guarantee in the form of a halal logo on the product.. Keyword: halal supply chain management, BPJP &nbsp

    PENANAMAN NILAI SOSIAL RELIGIUS MELALUI KULTURE SHOLAT DHUHA BERJAMAAH DI SD MUHAMMADIYAH BANTUL KOTA

    No full text
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai sosial Religius yang ditimbulkan dari adanya kultur sholat dhuha di SD Muhammadiyah Bantul Kota, dampak sholat dhuha bagi siswa yang menjalaninya, hambatan yang ditimbulkan dari pelaksanaan sholat dhuha di sekolah. Jenis penelitian penelitian deskriptif kualitatif melalui pendekatan penelitian lapangan. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas V sejumlah 28 siswa, 1 wali kelas, dan 5 orang guru di SD Muhammadiyah Bantul Kota. Pengumpulan data dengan menggunakan wawancara terstruktur, observasi secara langsung dan dokumentasi. Teknik analisa data dalam penelitian ini mengacu pada teori Miles dan Huberman yakni Reduksi data, Penyajian Data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kultur sholat dhuha dapat menanamkan nilai-nilai sosial religius terhadap siswa. Nilai sosial religius yang muncul dalam khultur sholat dhuha yakni nilai sosial kebersamaan dan saling menghargai, Nilai sosial Kedisiplinan dan tanggung jawab. Nilai Religius yang terbentuk yakni siswa menjadi semakin taat beribadah, berperilaku sesuai dengan syariat islam, semakin kuat kadar keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Hambatan dalam pelaksanaan kegiatan yakni masih terdapat beberapa siswa kurang disiplin dalam pelaksanaan sholat dhuha namun guru memberikan nasehat dan bimbingan kepada siswa agar senantiasa konsisten dan disiplin. Guru berperan sangat maksimal dalam pelaksanaan kultur sholat dhuha di sekolah dangat penting sebagai teladan bagi siswa dan memberikan dorongan kepada siswa untuk taat beribadah. Kultur sholat dhuha ini harus terus dipertahankan, dikembangkan dan ditanamkan secara konsisten di sekolah dalam rangka meningkatkan kualitas diri siswa dan menumbuhkan nilai-nilai sosial religius.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanaman nilai-nilai sosial religius melalui kulture sholat dhuha berjamaah di SD Muhammadiyah Bantul Kota. Jenis penelitian penelitian deskriptif kualitatif melalui pendekatan penelitian lapangan. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas V dan guru di SD Muhammadiyah Bantul Kota. Pengumpulan data dengan menggunakan wawancara terstruktur, observasi secara langsung dan dokumentasi. Teknik analisa data dalam penelitian ini mengacu pada teori Miles dan Huberman yakni kodensasi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kultur sholat dhuha dapat menanamkan nilai-nilai sosial religius terhadap siswa. Nilai sosial religius yang muncul dalam khultur sholat dhuha yakni nilai sosial kebersamaan dan saling menghargai, Nilai sosial Kedisiplinan dan tanggung jawab dan Nilai Religius, ibadah dan penanaman akhlak. Kultur sholat dhuha ini harus terus dipertahankan, dikembangkan dan ditanamkan secara konsisten di sekolah dalam rangka meningkatkan kualitas diri siswa dan menumbuhkan nilai-nilai sosial religius

    HOTS-BASED STUDENT WORKSHEET DEVELOPMENT TO IMPROVE STUDENTS’ VISUAL THINKING SKILLS IN SOLVING CALCULUS PROBLEMS

    Get PDF
    One alternative teaching subject that can support optimizing learning is student worksheets (SW). This development research with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) stages aims to describe the process of developing HOTS-based calculus subject SW to improve students’ visual thinking skills in solving valid, practical, and effective calculus problems. The subjects of this research were 2 classes of students from the Mathematics Education Study Program at UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung fifth semester. Data was collected using questionnaires and problem-solving ability tests, and data analysis using MANOVA tests. The research results show that: 1) the HOTS-based SW developed is in the “valid” category so it can be used in calculus courses; 2) The practicality of HOTS-based SW can be seen from the results of student responses which are positive and in the “very good” category; and 3) The usability or effectiveness of HOTS-based SW is seen from the posttest results which show that there are differences in students’ visual thinking abilities in solving calculus problems between the experimental class and the control class. Keywords: HOTS; Problem Solving; SW; Visual Thinkin

    1,463

    full texts

    1,708

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Journal Institut Agama Islam Negeri Ambon
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇