e-Journal Institut Agama Islam Negeri Ambon
Not a member yet
    1708 research outputs found

    PENGEMBANGAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI SISWA

    Get PDF
    Kurikulum Merdeka Belajar merupakan inisiatif pendidikan yang bertujuan untuk memberikan kebebasan dan fleksibilitas kepada siswa dalam mengatur proses pembelajaran mereka. Salah satu aspek penting dalam pendidikan adalah keterampilan berkomunikasi, yang merupakan kunci keberhasilan dalam kehidupan pribadi dan profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan kurikulum Merdeka Belajar dengan fokus pada peningkatan keterampilan berkomunikasi siswa. Dengan memberikan kebebasan kepada siswa untuk memilih materi yang relevan dengan minat dan kebutuhan mereka, serta mempromosikan pembelajaran aktif dan kolaboratif, kurikulum Merdeka Belajar dapat memfasilitasi perkembangan keterampilan berbicara, mendengarkan, menulis, dan membaca. Pendekatan ini juga menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan beragam, di mana siswa memiliki kesempatan untuk berkomunikasi dengan teman-teman sebaya dari latar belakang yang berbeda. Hasil akhirnya adalah peningkatan keterampilan berkomunikasi siswa yang akan membekali mereka dengan kemampuan yang diperlukan dalam menghadapi tantangan dalam kehidupan sehari-hari dan masa depan

    MAJELIS TA’LIM DAN PEMBELAJARANNYA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS KEAGAMAAN UMAT ISLAM DI INDONESIA

    Get PDF
    Non-formal Islamic educational institutions that have a considerable contribution in efforts to improve the quality of Indonesian religion are the ta'lim assembly. To facilitate this research process, the author uses qualitative research methods with techniques for obtaining information on informants, namely interviews. From the research process carried out, the results of the study show that the ta'lim assembly has a big role for the community in following learning in it. There are two activities carried out from the results of this research. Among them in the field of education, the community participates in learning activities to read the Qur'an, learning how to practice prayer, leading tahlil, and memorizing prayers after prayer. In addition, in social activities, the community participates and carries out food sharing activities, blessing Fridays, social services, mass circumcision to sharing takjil and opening together in the month of Ramadan

    TRANSFORMATION OF THE WESTERN EDUCATION SYSTEM THROUGH ISLAMIC CONTRIBUTIONS: A HISTORICAL ANALYSIS

    Get PDF
    Islam is a religion that has moral values, especially rahmatan lil'alamin. As a universal religion, Islamic teachings are intended for everyone, regardless of place and time. This convinces the public that Islam and its teachings are the fundamental key in building social life. Historically, Islam has played an important role/contribution to global progress, including in the West. The Islamic world experienced a high level of civilizational hegemony. So there is indeed a contribution of Islam to the West. When the West was still dominated by Church doctrine which tended to reject scientific research and scientists were considered infidels, Christians and allowed Christians to be tortured and punished, the West experienced the Dark Ages. At that time, the Islamic world was busy with scientific research and development, resulting in the formation of a valuable civilization. This is what motivates Western scientists to study Islam in depth, especially science, and apply it to the West.Islam adalah agama yang mempunyai nilai-nilai moral, khususnya rahmatan lil'alamin. Sebagai agama universal, ajaran Islam diperuntukkan bagi semua orang, tanpa memandang tempat dan waktu. Hal ini meyakinkan masyarakat bahwa Islam dan ajarannya merupakan kunci fundamental dalam membangun kehidupan bermasyarakat. Secara historis, Islam telah memainkan peran/kontribusi penting terhadap kemajuan global, termasuk di Barat. Dunia Islam mengalami hegemoni peradaban tingkat tinggi. Jadi memang ada kontribusi Islam terhadap Barat. Ketika Barat masih didominasi oleh doktrin Gereja yang cenderung menolak penelitian ilmiah dan ilmuwan dianggap kafir, Kristen dan membiarkan umat Kristiani disiksa dan dihukum, Barat mengalami Abad Kegelapan. Saat itu, dunia Islam sedang disibukkan dengan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, sehingga terbentuklah sebuah peradaban yang berharga. Hal inilah yang menjadi pendorong para ilmuwan Barat untuk mengkaji Islam secara mendalam, khususnya ilmu pengetahuan, dan menerapkannya di Barat

    Karakteristik Fisikokimia Tepung Tulang Ikan Kakap Merah (Lutjanus sp

    Get PDF
    One of Maluku's marine biological resources is red snapper (Lutjanus sp). Red snapper is a type of demersal fish that has white flesh and has economic value. The flesh of this fish is very popular, while the bones of the snapper are thrown away. To increase the economic value of fish bones, the fish bone product was diversified into fish bone meal. This research aims to obtain values of the physicochemical and organoleptic characteristics of red snapper bone meal. The research method used was quantitative descriptive with a laboratory experimental approach with a single treatment repeated three times. The research test parameters are proximate analysis, calcium, kamba density, whiteness, absorbency and organoleptic parameters (color and texture). The results showed that fish bone meal contains water content (6.64%), calcium (44.824%), ash (59.93%), protein (6.27%), kamba density (0.098g/ml), white degree (72.33%), water absorption (129.90%), texture (3.60) and color (4.27). Keywords: Calcium, Ash, Kamba Density, Texture, ColorIkan kakap merah  ( Lutjanus sp) merupakan jenis ikan demersal yang berdaging putih serta memiliki nilai ekonomis. daging ikan ini sangat diminati sedangkan tulang ikan kakap tersebut di buang. untuk menambah nilai ekonomis dari  tulang ikan, maka dilakukan diversivikasi produk tulang ikan tersebut menjadi tepung tulang ikan. Penelitian ini bertujuan mendapatkan nilai karakteristik fisikokimia dan organoleptik dari tepung tulang ikan kakap merah.  Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen.analisa data menggunakan  RAL one way anove  dengan 3 kali ulangan. Perlakuan yang dilakukan yaitu perlakuan  tunggal, perendaman tulang ikan dalam air jeruk 250 ml selama 15 menit. Parameter uji adalah  analisa proksimat, Kalsium, densitas kamba, derajat putih, daya serap dan parameter organoleptik yaitu warna dan tekstur. Hasil Penelitian menunjukkan tepung tulang ikan mengandung kalsium (44,824%), kadar air (6,64%), Protein (6,27%), abu (59,93), densitas kamba ( 0,098g/ml), derajat putih (72,33%), Daya serap air (129,90%). Organoleptik warna (4,27) dan tekstur (3,60) &nbsp

    Development of Problem-Based Learning Dart board Media for Herbal Botany Course

    Get PDF
    Improvement in student learning outcomes depends on the lecturer's ability to use media in the learning process. The availability of adequate media can certainly make learning not only interesting but also effective. The Dart board learning media is one of the media that needs to be developed because it can be used in Herbal Botany learning. This research uses a Research and Development (R&D) approach. The purpose of this research approach is to analyze the ability and effectiveness of the learning media using the dart board. This type of research aims to produce a dart board learning media that is valid, effective, and practical. This research follows the 4-D model of development. The results show that the average pre-test score of students before using the dart board learning media was <56, but after using the dart board learning media, the average post-test score of students increased to >79. Thus, learning using the Dart board media in the Herbal Botany course can increase enthusiasm and improve student learning outcomes. Keywords: Learning Media, PBL, Dart boardImprovement in student learning outcomes depends on the lecturer's ability to use media in the learning process. The availability of adequate media can certainly make learning not only interesting but also effective. The Dart board learning media is one of the media that needs to be developed because it can be used in Herbal Botany learning. This research uses a Research and Development (R&D) approach. The purpose of this research approach is to analyze the ability and effectiveness of the learning media using the dart board. This type of research aims to produce a dart board learning media that is valid, effective, and practical. This research follows the 4-D model of development. The results show that the average pre-test score of students before using the dart board learning media was <56, but after using the dart board learning media, the average post-test score of students increased to >79. Thus, learning using the Dart board media in the Herbal Botany course can increase enthusiasm and improve student learning outcomes. Keywords: Learning Media, PBL, Dart boar

    META-ANALISIS LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING BERNUANSA EMOTIONAL SPIRITUAL QUOTIENT

    No full text
    Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) pada pembelajaran biologi perlu dioptimalkan untuk proses pembelajaran biologi. LKPD bisa dilengkapi dengan model pembelajaran abad 21 salah satunya Problem Based Learning. Kurikulum Merdeka tidak hanya mengutamakan intelektual saja tetapi melainkan juga sikap spiritual maka dari itu, LKPD bisa dikaitkan dengan dikaitkan Emotional Spiritual Quotient (ESQ). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengembangan LKPD berbasis PBL maupun LKPD bernuansa ESQ. Metode penelitian yang digunakan adalah metode meta-analisis yaitu mengumpulkan artikel sejenis dari berbagai jurnal nasional dari tahun 2019-2023. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 10 artikel terkait pengembangan LKPD berbasis PBL maupun LKPD bernuansa ESQ. Hasil penelitian ini rata-rata nilai validitas diperoleh 90,8 % dikategorikan sangat valid sedangkan rata-rata nilai praktikalitas diperoleh 90,1% dikategorikan sangat praktis. Berdasarkan hasil analisis, pengembangan LKPD berbasis PBL maupun LKPD bernuansa ESQ memenuhi kriteria sangat valid sangat praktis sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran.The development of Learner Worksheets (LKPD) in biology learning needs to be optimised for the biology learning process. LKPD can be equipped with a 21st century learning model, one of which is Problem Based Learning. The Merdeka Curriculum does not only prioritise intellectual but also spiritual attitudes, therefore, LKPD can be associated with Emotional Spiritual Quotient (ESQ). The purpose of this study was to analyse the development of PBL-based LKPD and LKPD with ESQ nuances. The research method used is the meta-analysis method, which collects similar articles from various national journals from 2019-2023. The sample used in this study was 10 articles related to the development of PBL-based LKPD and LKPD with ESQ nuances. The results of this study obtained an average validity value of 90.8% categorised as very valid while the average practicality value obtained was 90.1% categorised as very practical. Based on the results of the analysis, the development of PBL-based LKPD and LKPD with ESQ nuances meets the criteria of very valid very practical so it is feasible to use in the learning process

    Pencapaian Hasil Belajar Fisika dan Perilaku Berkarakter Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Instruction

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencapaian hasil belajar fisika dan perilaku berkarakter siswa yang diajarkan dengan menggunakan model problem based instruction. Penelitian ini dilaksanakan bertempat di SMPN Satu Atap Oki Baru. Data dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar, lembaran penilaian afektif, lembaran penilaian psikomotor, dan lembaran angket. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif untuk mengetahui pencapaian hasil belajar fisika dan perilaku berkarakter siswa. Hasil penelitian pada kelas IX1 SMPN Satu Atap Oki Baru menunjukkan bahwa ada perbedaan setelah diajarkan dengan menggunakan model problem based Instruction materi tata surya dari 25 siswa yaitu (16%) sangat baik 4 siswa, (80%) baik 20 siswa dan (4%) cukup 1 siswa memiliki nilai tuntas yaitu memenuhi nilai KKM berbeda dengan sebelum diajarkan dengan menggunakan model problem based instruction dari 25 siswa yang tuntas hanya 6 siswa yaitu (8%) baik 2 siswa, (16%) cukup 4 siswa dan (76%) gagal 19 siswa tidak memenuhi nilai KKM sedangkan pada hasil respon siswa tehadap perilaku berkarakter menunjukan bahwa hasilnya sangat baik (88%) dan baik (12%) pada lembar angket terdapat (54%) sangat setuju dan (45%) setuju. Kesimpulan dari penelitian ini yakni melalui penerapan model problem based instruction dapat meningkatkan hasil belajar dan mewujudkan perilaku yang sangat baik dan baik.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencapaian hasil belajar fisika dan perilaku berkarakter siswa yang diajarkan dengan menggunakan model problem based instruction. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 10 Maret sampai 10 April 2016. Bertempat di SMP N. Satu Atap Oki Baru. Data dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar siswa berupa tes awal, lembaran penilaian kognitif, lembaran penilaian afektif, lembaran penilaian psikomotor, tes akhir dan lembaran angket. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif untuk mengetahui pencapain hasil belajar fisika dan perilaku berkarakter siswa mengguakan model problem based instrution pada materi yang diajarkan. Hasil penelitian pada kelas IX1 SMP N. Satu Atap Oki Baru menunjukkan bahwa perbedaan setelah diajarkan dengan menggunakan model problem Based Instruction materi tata surya dari 25 siswa yaitu (16%) sangat baik 4 siswa, (80%) baik 20 siswa dan (4%) cukup 1 siswa memiliki nilai tuntas yaitu memenuhi nilai KKM berbeda dengan sebelum diajarkan dengan menggunakan model problem based instruction materi tata surya dari 25 siswa yang tuntas hanya 6 siswa yaitu (8%) baik 2 siswa, (16%) cukup 4 siswa dan (76%) gagal 19 siswa tidak memenuhi nilai KKM sedangkan pada hasil respon siswa tehadap perilku berkarakter terkait materi tata surya menggunakan model problem based instruction menunjukan bahwa hasilnya sangat baik (88%) dan baik (12%) pada lembar angket terdapat (54%) sangat setuju dan (45%) setuju. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan pencapaian hasil belajar fisika dan perilaku berkarakter siswa menggunakan model problem based instruction dapat meningkatkan hasil belajar dan mewujudkan perilaku yang sangat baik dan baik

    TRADISI DISTRIBUSI ZAKAT FITRAH DI NEGERIA WAKASIHU PERSFEKTIF HUKUM ISLAM

    Get PDF
    ABSTRAK Distribusi zakat fitrah merupakan kewajiban bagi umat Islam setelah membayar zakat. Zakat fitrah yang terkumpul kemudian disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya sebelum 1 syawal. Namun masyarakat muslim negeri Wakasihu memiliki pandangan atau pemahaman tertentu dalam mengeluarkan zakat serta pendisitribusian kepada orang yang berhak. Kebiasaan tersebut telah lama dilaksanakan secara turun temurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pendistribusian zakat fitrah di Negeri Wakasihu dan menganalisis pandangan hukum Islam terkait tradisi tersebut.             Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, cara memaparkan informasi-informasi yang diperoleh dari narasumber dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan (observasi), wawancara (interview) bersumber dari penghulu masjid, tokoh adat, mustahiq, muzakki, dan tokoh masyarakat. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendistribusian zakat fitrah di Negeri Wakasihu dilakukan melalui perantara ‘amil yaitu penghulu masjid dan dibantu oleh beberapa tokoh adat. Pendistribusian zakat fitrah dilakukan 2-3 hari setelah lebaran dan disalurkan kepada 5 (lima) golongan yakni janda, yatim/piatu, muallaf, tokoh adat dan penghulu masjid. Penentuan penerima zakat fitrah di negeri Wakasihu berdasarkan kondisi sosial ekonomi. Sedangkan waktu pendistribusian zakat fitrah bertentangan dengan hukum Islam sebab distribusi dilakukan setelah hari setelah 1 Syawal. Islam memerintahkan agar zakat dibagikan dan diterima oleh mustahiq sebelum idul fitri. Oleh karena itu, menyikapi tradisi yang bertentangan dengan Islam, maka diperlukan proses pemurnian tradisi sesuai syariat yang dilakukan secara perlahan dan terus-menerus, namun tetap menghormati nilai-nilai budaya setempat

    JUAL BELI KOPRA PASCA NON AKTIF SERTIFIKASI PADA PT.GOLDEN UNION OIL PERSPEKTIF MASHLAHAH MURSALAH

    Get PDF
    ABSRAK Jual beli adalah salah satu jenis muamalah yang sering di lakukan dalam kehidupan sehari-hari seperti jual beli kopra pasca non aktif sertifikasi pada pada PT.Golden Union Oil. Menurut hukum Islam, sah atau tidaknya suatu transaksi jual beli tergantung pada rukun dan syarat jual beli itu sendiri. Jual beli harus berdasarkan suka sama suka antar para pihak yang bertransaksi dan juga jual beli harus dapat mendatangkan kemslahatan bukan mudharat. Dalam skripsi yang berjudul jual beli kopra pasca non aktif sertifikasi pada PT. Golden Union Oil perspektif maslahah-mursalah (studi kasus Desa Administratif Malaku) Yang bertujuan untuk mengetaui praktik jual beli kopra di Desa Administratif Malaku dan untuk mengetahui praktek jual beli kopra pasca non aktif sertikifikasi perspektif Maslahah Mursalah di Desa Administratif Malaku.  Penulis mengajukan dua pertanyaan penelitian dalam rumusan masalah, yaitu bagaimana praktek jual beli kopra pada PT.Golden Union Oil di Desa Administratif Malaku? dan bagaimana tinjaun maslahah-mursalah jual beli kopra  Pada PT. Golden Union Oil di Desa Administratif Malaku? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Penulis melakukan penelitian  dengan menggunakan metode empiris atau metode penelitian hukum lapangan merupakan metode atau cara mewawancarai para informan. Dari hasil penelitian tersebut dapat di ketahui bahwa jual beli kopra pasca non aktif sertifkasi pada PT. Golden Union Oil lebih banyak kemashlahtannya dari pada sebelumnya yang tidak memberlakukan sistem sertifkasi pihak perusahan kini menerima hasil kopra hanya lewat satu pintu yaitu lewat para pengepul lokal yang dimana tidak lagi berhadapan dengan para petani secara langsung. Menurut Hukum Islam jual beli kopra pasca non aktif sertifikasi berdasarkan perspektif Maslahah-Mursalah hukumnya boleh. Hal ini di karenakan jual beli tersebut sudah memenuhi rukun-rukun dan syarat-syaratnya berdasarkan Maslahah-Mursalah. Dengan demikian, aspek Maslahah terhadap penjual kopra tersebut sesuai dengan tujuan Maslahah dan tidak bertentangan dengan hukum Islam

    NILAI FILOSOFIS KACAR KUCUR DALAM PERKAWINAN ADAT JAWA PERSPEKTIF AL-‘ADAH AL-MUHAKKAMAH DI DESA KERAS KABUPATEN JOMBANG

    No full text
    Pelaksanaan adat kacar kucur dalam konteks pernikahan Jawa, yang merupakan tradisi turun-temurun dengan makna mendalam. Adat ini melibatkan pengantin pria yang menuangkan biji-bijian, rempah-rempah, dan uang logam ke pangkuan pengantin wanita, melambangkan tanggung jawab suami dan simbolisasi kasih sayang. Nilai filosofis yang terkandung dalam prosesi ini mencakup pengayoman, ketenangan, dan penghormatan antara suami dan istri, serta peran penting orang tua dalam membimbing pasangan pengantin. Dalam perspektif al-‘adah al-muhakkamah, kacar kucur dianggap tidak bertentangan dengan hukum Islam, sehingga eksistensinya tetap terjaga dalam masyarakat modern. Penelitian ini menekankan bahwa adat kacar kucur bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai spiritual yaitu yang terdapat dalam al-qur’an surat an-nisa’ ayat 34, bahwa “Pria (suami) adalah pemangku pada tiap-tiap Wanita (istri) dikarenakan Allah sudah memperbesar mayoritas mereka (pria) pada mayoritas yang lain (wanita) dan sebab itu mereka (pria) sudah menafkahkan bebrapa dari kekayaannya. Kata Kunci: filosofi, kacar kucur, adat jawa, al-‘adah al-muhakkamah   ABSTRACT Implementing the Kacar Kucur custom in the context of Javanese weddings, which is a tradition passed down from generation to generation with deep meaning. This custom involves the groom pouring grains, spices, and coins into the bride's lap, symbolizing the husband's responsibilities and symbolizing affection. The philosophical values ​​contained in the process include protection, calm and respect between husband and wife, as well as the important role of parents in guiding the bridal couple. In the perspective of al-'adah al-muhakkamah, kacar kucur is considered not to conflict with Islamic law, so its existence is maintained in modern society. This research emphasizes that the Kacar Kucur custom is not just a tradition, but also reflects spiritual values, namely those contained in the Al-Qur'an, Surah An-Nisa' verse 34, that "Men (husbands) are the guardians of every woman ( wives) because Allah has enlarged their majority (men) over the majority of others (women) and because of that they (men) have spent some of their wealth.   Keywords : philosophy, kacar kucur, Javanese customs, al-'adah al-muhakkama

    1,463

    full texts

    1,708

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Journal Institut Agama Islam Negeri Ambon
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇