e-Journal Institut Agama Islam Negeri Ambon
Not a member yet
1708 research outputs found
Sort by
Bridging Beliefs: Komunikasi Interagama Islam, Hindu, dan Kepercayaan Kapribaden di Desa Kutorojo
Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan menganalisis harmoni antaragama di Desa Kutorojo, Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah. Fokus utama penelitian adalah memahami bagaimana Islam, Hindu, dan Kepercayaan Kapribaden dapat hidup bersama secara harmonis di desa tersebut. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Desa Kutorojo memiliki identitas agama dan kepercayaan yang beragam, dengan keberadaan Islam, Hindu, dan Kepercayaan Kapribaden yang harmonis. Warga desa hidup rukun tanpa pertentangan antaragama. Metode gotong royong dalam kehidupan sehari-hari, seperti kegiatan bersih-bersih, menjadi salah satu contoh praktik harmoni antaragama. Penelitian ini diarahkan untuk memberikan kontribusi pada pemahaman akademis dan praktis, terutama dalam bidang studi komunikasi interagama, sosiologi agama, dan manajemen keberagaman. Hipotesis penelitian mengasumsikan bahwa keberagaman agama dan kepercayaan menjadi pendorong utama harmoni, dengan dialog antaragama dan peran pemimpin agama serta masyarakat memainkan peran kunci dalam pemeliharaan kerukunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Kutorojo berhasil memelihara harmoni antaragama melalui tradisi lokal, norma sosial, dan nilai-nilai bersama. Pemahaman mendalam terhadap aspek-aspek sosial dan budaya memperkuat landasan konseptual penelitian. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki beberapa kelemahan, termasuk keterbatasan sumber daya dan fokus pada satu lokasi tertentu. Kesimpulan penelitian menggarisbawahi pentingnya tradisi, norma sosial, dan nilai-nilai dalam menjaga harmoni antaragama. Meskipun memiliki kelemahan, penelitian ini memberikan kontribusi yang berharga untuk memahami dinamika harmoni antaragama dan menawarkan arah bagi penelitian lanjutan dalam memperkuat harmoni antaragama di berbagai masyarakat.This research aims to document and analyze interreligious harmony in Kutorojo Village, Kajen, Pekalongan, Central Java. The main focus of the research is to understand how Islam, Hinduism and Kapribaden beliefs can live together in harmony in the village. Qualitative descriptive research methods were used with data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. Kutorojo Village has a diverse religious identity and belief, with the harmonious existence of Islam, Hinduism and Kapribaden beliefs. Villagers live in harmony without inter-religious conflict. Mutual cooperation methods in daily life, such as cleaning activities, are an example of the practice of interfaith harmony. This research is directed at contributing to academic and practical understanding, especially in the fields of interreligious communication studies, sociology of religion, and diversity management. The research hypothesis assumes that diversity of religions and beliefs is the main driver of harmony, through interreligious dialogue and the role of religious leaders and society playing a key role in maintaining harmony. The research results show that Kutorojo Village has succeeded in maintaining interfaith harmony through local traditions, social norms and shared values. An in-depth understanding of social and cultural aspects strengthens the conceptual basis of research. However, this study has several weaknesses, including limited resources and focus on one particular location. The research conclusions underscore the importance of traditions, social norms, and values in maintaining interfaith harmony. Despite its weaknesses, this research makes a valuable contribution to understanding the dynamics of interreligious harmony and offers directions for further research in strengthening interreligious harmony in various societies
EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SECARA DARING MASA PANDEMI COVID-19 DI SMK NEGERI 2 AMBON
The aim of this research is to describe the results of evaluating online learning for Islamic Religious Education subjects using the CIPP evaluation model during the Covid 19 pandemic at State Vocational School 2 Ambon. The data sources in the research were 2 Islamic Religious Education teachers and 2 students in classes X and XI. This research uses a type of evaluation research with the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model, developed by Stufflebeam, where the research process is carried out by analyzing data to answer the problem formulation without testing hypotheses. namely the descriptive analysis model, which describes the problem being discussed. There is. The data collection techniques used were passive participant observation, structured interviews, and documentation. The results of the research, namely an evaluation of the context of the online learning program at SMK Negeri 2 Ambon, show that it has clear goals and plans that are in line with student needs. The results of the input evaluation show that the teachers who teach PAI subjects are in accordance with their expertise, and this program is followed by all students, with different levels of understanding. The results of the process evaluation are that the implementation of learning has run smoothly and in accordance with the specified time. The results of product evaluations are still not effective in the long term, because there are still several obstaclesin the onlin elearning process
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil evaluasi pembelajaran daring mata pelajaran Pendidikan Agama Islam menggunakan model evaluasi CIPP pada masa pandemi covid 19 di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Ambon. Sumber data dalam penelitian adalah 2 orang guru Pendidikan Agama Isalam dan 2 orang peserta didik kelas X dan XI. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian evaluasi dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product), yang dikembangkan oleh Stufflebeam, dimana proses penelitian dilakukan dengan cara menganalisis data untuk menjawab rumusan masalah tanpa menguji hipotesis.yaitu model analisis deskriptif yaitu menggambarkan dari permasalahan yang ada. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi partisispasi pasif, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu evaluasi dari context program pembelajaran daring di SMK Negeri 2 Ambon menunjukkan sudah memiliki tujuan dan perencanaan yang jelas serta sesuai dengan kebutuhan siswa. Hasil evaluasi input diketahui bahwa guru yang mengajar mata pelajaran PAI sudah sesuai dengan keahliannya, dan program ini diikuti oleh selurus siswa, dengan tingkat pemahaman yang berbeda-beda. Hasil evaluasi process yaitu pelaksanaan pembelajaran sudah berjalan dengan lancar dan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Hasil evaluasi product kurang efektif untuk dilakukan dalam masa panjang, karena masih ada beberapa hambatan dalam proses pembelajaran daring.
Nilai-Nilai Pendidikan Islam, Tradisi Kandea, Banda Neira NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRADISI KANDEA SUKU BUTON DI BANDA NEIRA
This research aims to describe and analyze the values of Islamic education contained in the Kandea tradition and their impact on the Buton tribe in Banda Neira. This research is field research (field research) with a qualitative descriptive approach. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. Primary data sources, namely the key informants for this research, were 6 people, namely 1 head of the village government, 1 religious leader, and 4 community leaders. The results of the research are the Islamic Education Values that exist in the Kandea tradition, namely aqidah values, sharia values, and moral values. The value of aqidah is faith in Allah, prayer, and gratitude; Moral values in the form of courtesy and respect for parents; Sharia values are togetherness and shilaturrahmi. Moral values, namely morals towards God and morals towards humans, respect for parents and good manners, the Kandea Tradition has a good impact on the lives of the Buton tribe people in Banda Neira, namely that they can always stay in touch, maintain good relations between each other and respect each other so that create harmony in society.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis nilai-nilai Pendidikan Islam yang terkandung dalam tradisi Kandea serta dampaknya pada suku Buton di Banda Neira. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data primer, yakni informan kunci penelitian ini sebanyak 6 orang yaitu 1 orang kepala pemerintah Desa,1 orang tokoh agama, dan 4 orang tokoh masyarakat. Hasil penelitian adalah Nilai-nilai Pendidikan Islam yang ada dalam tradisi Kandea, yaitu nilai aqidah, nilai syariah, dan nilai akhlak. Nilai aqidah berupa iman kepada Allah, doa, dan syukur; Nilai akhlak berupa sopan santun dan menghormati orang tua; Nilai syariah berupa kebersamaan dan shilaturrahmi. Nilai akhlak, yakni akhlak terhadap Allah dan akhlak kepada manusia, menghormati orang tua, dan sopan santun, Tradisi Kandea memiliki dampak yang baik pada kehidupan masyakarat suku Buton di Banda Neira, yakni mereka bisa selalu bersilaturahmi, menjaga hubungan baik antar sesama dan saling menghargai sehingga menimbulkan kehidupan yang harmonis dalam masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis nilai-nilai Pendidikan Islam yang terkandung dalam tradisi Kandea serta dampaknya pada suku Buton di Banda Neira. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data primer, yakni informan kunci penelitian ini sebanyak 6 orang yaitu 1 orang kepala pemerintah Desa,1 orang tokoh agama, dan 4 orang tokoh masyarakat. Hasil penelitian adalah Nilai-nilai Pendidikan Islam yang ada dalam tradisi Kandea, yaitu nilai aqidah, nilai syariah, dan nilai akhlak. Nilai aqidah berupa iman kepada Allah, doa, dan syukur; Nilai akhlak berupa sopan santun dan menghormati orang tua; Nilai syariah berupa kebersamaan dan shilaturrahmi. Nilai akhlak, yakni akhlak terhadap Allah dan akhlak kepada manusia, menghormati orang tua, dan sopan santun, Tradisi Kandea memiliki dampak yang baik pada kehidupan masyakarat suku Buton di Banda Neira, yakni mereka bisa selalu bersilaturahmi, menjaga hubungan baik antar sesama dan saling menghargai sehingga menimbulkan kehidupan yang harmonis dalam masyarakat
WACANA SIMBOLIK: BERITA PEMAKAIAN KAUS BERGAMBAR PRABOWO OLEH KAESANG DALAM PEMBERITAAN PORTAL ONLINE Liputan6 DAN KOMPAS.com
Penelitian analisis wacana kritis ini menggunakan objek berita pada KOMPAS.com dan Liputan6 yang membahas Kaesang menggunakan kaus bergambar Prabowo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kedua media berita online di Indonesia menggunakan teks sebagai sarana penyebaran informasi, dan bagaimana hal-hal ini dapat memengaruhi persepsi pembaca tentang topik berita.. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan Fairclcough yang membahas tiga hal yaitu praktik teks, praktik wacana, dan praktik sosial budaya. Analisis teks menunjukkan bahwa kedua media berita memiliki konten yang sama.. Di mana pada Teks berita KOMPAS.com menekankan pada sinyal dukungan yang mungkin diberikan oleh Kaesang kepada Prabowo Subianto. Framing di sini lebih menyoroti pertanyaan tentang dukungan politik dan menggambarkan bahwa Kaesang bisa saja memiliki pertalian dengan Prabowo melalui penggunaan kaus ini. Sedangkan teks berita Liputan6, lebih menekankan pada fakta bahwa Kaesang adalah penggemar Prabowo. Framing di sini lebih menekankan pengaguman pribadi Kaesang terhadap Prabowo, dan berita ini tidak menggali informasi sebanyak berita KOMPAS.com mengenai pertanyaan dukungan politik. Pada kedua teks berita memberikan gambaran bahwa dengan kaesang menggunakan kaus bergambar Prabowo memunculkan perspektif publik bahwa Kaesang sebagai ketua umum Partai Politik PSI akan mendukung Prabowo dalam hubungan politik menuju Pilpres 2024. Kata-kata kunci: Analisis Wacana Kritis, Fairclcough, Politik, Medi
KOMUNIKASI POLITIK KAMPANYE PEMILU DI INDONESIA 2024 PRESPEKTIF FILSAFAT BAHASA ANTONIO GRAMSCI
Abstract
This article discusses the political communication strategy of the election campaign in Indonesia 2024 using the perspective of Antonio Gramsci's philosophy of language. The focus of this paper is on the role of language in building political hegemony through the communication process. Antonio Gramsci, developed the concept of hegemony to explain how certain groups can hold political and cultural control through ideological domination. In the context of general elections, it can be seen how populist language and populist characterizations through the media become political communication strategies in the 2024 elections. Media as the main instrument in creating and strengthening hegemony. The choice of words, rhetoric and narratives become key elements in the formation of images and views in influencing public perception and building consensus on the ideas and values they espouse. This article also finds that the role of political party machines that use symbols and narratives of party programs has a significant impact. By integrating Gramsci's views on language and hegemony into the analysis of political communication strategies for the 2024 elections, this research seeks to provide insight into the complexity of political dynamics from the perspective of the philosophy of language, which can provide a deeper understanding of the dynamics of the 2024 elections.
Keywords: Komunikasi Politik, kampanye Pemilu, Antonio GramsciArtikel ini membahas strategi komunikasi politik kampanye pemilu di Indonesia 2024 dengan menggunakan perspektif filsafat bahasa Antonio Gramsci. Fokus pada tulisan ini adalah pada peran bahasa dalam membangun hegemoni politik melalui proses komunikasi. Antonio Gramsci, mengembangkan konsep hegemoni untuk menjelaskan bagaimana kelompok tertentu dapat memegang kendali politik dan budaya melalui dominasi ideologi. Dalam konteks pemilihan umum, dapat dilihat bagaimanabahasa populis dan penokohan populis melalui media menjadi strategi komunikasi politik pada pemilu 2024. Media sebagai instrumen utama dalam menciptakan dan memperkuat hegemoni. Pemilihan kata, retorika, dan narasi menjadi elemen kunci dalam pembentukan citra dan pandangan dalam memengaruhi persepsi publik dan membangun konsensus atas ide dan nilai yang mereka anut. Artikel ini juga menemukan peran mesin partai politik yang mengunakan simbol dan narasi program partai memiliki damapak yang signifikan. Dengan mengintegrasikan pandangan Gramsci tentang bahasa dan hegemoni ke dalam analisis strategi komunikasi politik pemilu 2024, penelitian ini berupaya memberikan wawasan tentang kompleksitas dinamika politik dalam perspektif filsafat bahasa, yang dapat memberikan pemahaman lebih dalam terkait dengan dinamika pemilu tahun 2024.
Kata-kata kunci: Political Communication, Election campaign, Antonio Gramsci
 
ANALISIS SWOT TERHADAP URGENSI SERTIFIKASI HALAL FASHION SEBAGAI PREFERENSI KONSUMEN MUSLIM
Penelitian ini membahas pentingnya sertifikasi halal dalam industri fashion untuk meningkatkan kepercayaan dan preferensi konsumen muslim. Dengan menggunakan analisis SWOT, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi keputusan konsumen muslim dalam membeli produk fashion yang telah diberikan label halal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi halal memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen muslim, serta mempengaruhi preferensi mereka dalam memilih produk fashion yang sesuai dengan syariat Islam. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan bahwa industri fashion harus memprioritaskan sertifikasi halal sebagai strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan dan loyalitas konsumen muslim.
Kata Kunci: SWOT; Industri Halal; Sertifikasi Halal; Fashion Halal; Konsumen Musli
LITERATURE REVIEW: Pengaruh Etika Guru Biologi Dalam Meningkatkan Karakter Peserta Didik
21st century learning requires students to think critically, find solutions to problems, and also aims to improve students' science literacy skills. The learning model applied by teachers is less varied due to several factors that make teachers less innovative in choosing learning models. The choice of learning model affects the implementation of the learning process in students. This research is an experimental research that aims to analyze the Inquiry Learning Model and its Relationship with the Science Literacy of Learners in High School in Biology Subjects. The inquiry learning model is one of the learning models that involves students' critical thinking skills in asking questions, seeking information, conducting systematic and procedural investigations so that students can formulate their own findings with confidence. This inquiry learning model will be collaborated with science literacy, which is whether it has an influence in improving students' science literacy skills. The research method used is a literature study of related articles. The results showed that there was an increase in science literacy 21st century learning requires students to think critically, find solutions to problems, and also aims to improve students' science literacy skills. The learning model applied by teachers is less varied due to several factors that make teachers less innovative in choosing learning models. The choice of learning model affects the implementation of the learning process in students. This research is an experimental research that aims to analyze the Inquiry Learning Model and its Relationship with the Science Literacy of Learners in High School in Biology Subjects. The inquiry learning model is one of the learning models that involves students' critical thinking skills in asking questions, seeking information, conducting systematic and procedural investigations so that students can formulate their own findings with confidence. This inquiry learning model will be collaborated with science literacy, which is whether it has an influence in improving students' science literacy skills. The research method used is a literature study of related articles. The results showed that there was an increase in science literacy
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK-HAK PEKERJA DALAM SISTEM PENGUPAHAN PADA PT. SMAGLOBAL FOOD
ABSTRAK
Sistem pengupahan merupakan bagian terpenting dari perlindungan terhadap hak-hak pekerja yang mewajibkan setiap perusahaan untuk memberikan upah. PT. Smaglobal Food sebagai wadah yang memberikan lapangan pekerjaan harus memberikan upah sesuai dengan ketentuan Undang-undang No 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjan, namun faktanya hak hak pekerja belum terpenuhi. Berdasarkan hal tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan sebuah penelitian dengan tujuan untuk mengetahui sistem pengupahan dan upaya dalam menjamin perlindungan hukum hak pekerja pada PT. Smaglobal Food.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, cara memaparkan informasi-informasi yang diperoleh dari narasumber dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan (observasi), wawancara (interview) dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pembagian upah dilakukan setiap dua minggu sekali sesuai berdasarkan kesepakatan awal yang berbentuk lisan dengan pihak Perusahaan. Para pekerja seringkali melakukan pekerjaan tambahan yang tidak sesuai dengan tugas pokoknya bahkan diluar jam kerja. Namun pihak perusahaan tidak membayarkan upah lembur sehingga hak pekerja belum terpenuhi. Hal ini disebabkan karena tidak ada perjanjian kerja antar pekerja dengan pihak perusahaan. Oleh karena itu, diharapkan pihak Perusahaan beriktikad baik dalam memenuhi hak pekerja serta dapat membuat perjanjian kerja dengan pekerja dalam bentuk tertulis sebagai upaya dalam menjamin perlindungan hukum hak pekerja
Implications of Constructivism Theory for the Development of Islamic Religious Education Curriculum
This study explores the implications of constructivist theory on the development of the Islamic Religious Education (PAI) curriculum. The research highlights how the application of constructivist approaches in PAI can enhance student engagement, understanding of religious concepts, and critical thinking skills. Data collected through surveys and interviews indicate that 85% of students feel more interested and active in learning when constructivist methods are applied. Furthermore, the findings reveal a significant increase in students' academic performance, with mastery rates rising from 66% to 91% after implementing constructivist strategies. The role of teachers as facilitators is emphasized, as they guide students in constructing their knowledge. However, challenges such as limited teacher understanding of constructivism and inadequate educational facilities persist. To address these issues, it is recommended that schools provide professional development for teachers and foster a collaborative school culture that supports active learning. The study concludes that integrating constructivist principles into the PAI curriculum can lead to a more relevant and effective educational experience for students, ultimately shaping a generation with strong character and deep religious understanding.Penelitian ini mengeksplorasi implikasi teori konstruktivis terhadap pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menyoroti bagaimana penerapan pendekatan konstruktivis dalam PAI dapat meningkatkan keterlibatan siswa, pemahaman konsep-konsep agama, dan keterampilan berpikir kritis. Data yang dikumpulkan melalui survei dan wawancara menunjukkan bahwa 85% siswa merasa lebih tertarik dan aktif dalam belajar ketika metode konstruktivis diterapkan. Selain itu, temuan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kinerja akademik siswa, dengan tingkat penguasaan meningkat dari 66% menjadi 91% setelah menerapkan strategi konstruktivis. Peran guru sebagai fasilitator ditekankan, karena mereka membimbing siswa dalam membangun pengetahuan mereka. Namun, tantangan seperti pemahaman guru yang terbatas tentang konstruktivisme dan fasilitas pendidikan yang tidak memadai masih ada. Untuk mengatasi masalah ini, disarankan agar sekolah menyediakan pengembangan profesional bagi guru dan mendorong budaya sekolah yang kolaboratif yang mendukung pembelajaran aktif. Studi ini menyimpulkan bahwa mengintegrasikan prinsip-prinsip konstruktivis ke dalam kurikulum PAI dapat menghasilkan pengalaman pendidikan yang lebih relevan dan efektif bagi siswa, yang pada akhirnya membentuk generasi dengan karakter yang kuat dan pemahaman agama yang mendalam
ANALISIS BULLYING PERSPEKTIF HUKUM PERDATA: STUDI KASUS PEMBULLYAN HINGGA HILANG NYAWA SANTRI DI KOTA KEDIRI
Bullying cases in Indonesia indicate that victims often do not receive adequate protection and assistance. Weak legal protection and slow implementation are major challenges. In civil law itself, personal law is recognized, wherein individuals have rights and obligations that make them legal subjects. One of the rights that bullying victims obtain under civil law is the right to sue and receive compensation. In this journal, the author highlights the case of a student in Kediri city, namely Bintang Balqis Maulana (14), a student at the Al Hanifiyah Islamic Boarding School from Banyuwangi. The author will analyze how Indonesian civil law regulates the case of student abuse that resulted in death and the civil rights to material compensation, thereby demonstrating the importance of restitution mechanisms for the victim's family and the mechanisms used in resolving the case. The method used by the author in writing this journal is descriptive qualitative, focusing on library research to examine the formulation of problems and in-depth analysis based on various reference sources. The importance of highlighting this case is due to the reality that, according to research by the Indonesian Child Protection Commission (KPAI), around 3,800 bullying cases were reported in Indonesia throughout 2023. Nearly half occurred in educational institutions, including Islamic boarding schools.
Keywords: Bullying, civil law, restitution, compensatio