e-Journal Institut Agama Islam Negeri Ambon
Not a member yet
1708 research outputs found
Sort by
Manajemen Pendidikan Untuk Daerah Terpencil: Perbandingan Strategi Pemerataan Akses di Indonesia dan Malaysia
Education is a fundamental right for every individual, including those living in remote areas. However, limitations in access and infrastructure often pose a major barrier to achieving educational equity. This study aims to evaluate methods for mapping educational access in remote areas in Indonesia and Malaysia. The methodology used is a descriptive qualitative study with a comparative approach, analyzing government policies, strategic programs, and implementation outcomes in both countries. The research findings indicate that Indonesia and Malaysia implement different approaches to mapping and reaching remote areas. Indonesia prioritizes strengthening spatial databases and intersectoral collaboration, while Malaysia prioritizes the application of digital technology and community-based infrastructure development. Both approaches have their own advantages and challenges. The results of this study are expected to serve as considerations and references for policymakers in formulating more inclusive and equitable education policies across all regions, especially for less developed and difficult-to-reach areas.
Keywords: Education for remote areas, comparison of strategies, equitable access in Indonesia and Malaysi
Utilization The Utilization of Information and Communication Technology in 21st Century Islamic Religious Education Learning: Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Abad 21
Abstrak: Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah mengubah pendidikan abad ke-21 secara signifikan, khususnya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Al Azhar 1 Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran TIK dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI dan dampaknya terhadap pengembangan kompetensi siswa dalam menghadapi tantangan global. Dengan menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan dari guru dan siswa melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis tematik, yang melibatkan identifikasi, pengkodean, dan interpretasi tema-tema utama yang terkait dengan pemanfaatan TIK dan dampaknya terhadap hasil pembelajaran, diikuti dengan referensi silang dengan literatur yang ada untuk memvalidasi dan menyoroti kontribusi baru. Temuan menunjukkan bahwa integrasi TIK, seperti e-learning, video interaktif, dan Learning Management Systems (LMS), telah meningkatkan keterlibatan siswa, keterampilan berpikir kritis, dan pembelajaran mandiri. TIK juga memfasilitasi metode pengajaran yang lebih efektif, memungkinkan siswa untuk lebih memahami konsep agama abstrak melalui media visual dan interaktif. Studi ini menyoroti peran penting TIK dalam meningkatkan literasi digital siswa dan pembelajaran mandiri dalam pendidikan agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi TIK dalam PAI tidak hanya mendukung penguasaan konten tetapi juga mempersiapkan siswa dengan keterampilan digital yang dibutuhkan di era global.Abstrak: Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah secara signifikan mengubah pendidikan abad ke-21, khususnya dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Al Azhar 1 Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran TIK dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI dan dampaknya terhadap pengembangan kompetensi siswa dalam menghadapi tantangan global. Melalui metode kualitatif, data dikumpulkan dari guru dan siswa melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis tematik, yang melibatkan identifikasi, pengkodean, dan interpretasi tema utama terkait pemanfaatan TIK dan dampaknya terhadap hasil pembelajaran, kemudian dilakukan cross-referencing dengan literatur yang ada untuk memvalidasi serta menyoroti kontribusi baru. Temuan menunjukkan bahwa integrasi TIK, seperti e-learning, video interaktif, dan Sistem Manajemen Pembelajaran (LMS), telah meningkatkan keterlibatan siswa, keterampilan berpikir kritis, dan kemandirian belajar. TIK juga memfasilitasi metode pengajaran yang lebih efektif, memungkinkan siswa untuk memahami konsep agama yang abstrak melalui media visual dan interaktif. Penelitian ini menyoroti peran penting TIK dalam meningkatkan literasi digital dan pembelajaran mandiri siswa dalam pendidikan agama. Hasilnya menunjukkan bahwa integrasi TIK dalam PAI tidak hanya mendukung penguasaan konten, tetapi juga mempersiapkan siswa dengan keterampilan digital yang diperlukan di era global.
Tujuan Eksistensi Tradisi Lomban Kabupaten Jepara di Era Modern: Awal Mula dan Prosesi Upacara Lomban Jepara, Tatacara Pembuatan Perahu Khusus Upacara Lomban, dan Nilai-Nilai Praktik Keberagamaan dalam Upacara Lomban
The purpose of this paper is to reveal the origin and procession of larung saji on the beaches around Jepara. Research data were obtained through literature review, observation, and interviews and analyzed with a qualitative descriptive approach. The results of the research are (1) The existence of the first (only) larung saji on the coast of the Java Sea was carried out in the 18th century, and (2) Gathek (a small boat specialized in lomban) is made with special provisions. Suggestions for further research include exploring the meaning of fasting for 3 consecutive days in the process of making gathek, analyzing the composition of materials for making gathek, experimental tests related to the size of the gathek boat (90 cm x 4 m) to evaluate the effect of size on the performance or usefulness of gathek, and the symbolic meaning of “Joyo Samudro” attached to gathek.Tujuan ditulisnya naskah ini mengungkapkan awal mula serta prosesi pelaksanaan larung saji di pantai sekitaran Jepara. Data riset diperoleh melalui kajian literatur, observasi, dan wawancara serta dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil riset berupa (1) Adanya larung saji pertama kali (satu-satunya) di pesisir laut jawa dilakukan pada abad ke-18, dan (2) Gathek (perahu kecil khusus lomban) dibuat dengan ketentuan khusus. Saran penelitian selanjutnya yakni mendalami makna puasa 3 hari berturut-turut dalam proses pembuatan gathek, analisis komposisi bahan pembuatan gathek, uji eksperimental terkait ukuran perahu gathek (90 cm x 4 m) untuk mengevaluasi efek ukuran tersebut terhadap performa atau kegunaan gathek, dan makna simbol dari "Joyo Samudro" yang melekat pada gathek
Pendekatan STEM Melalui Model PjBL Pada Materi Sel Volta Untuk Mengembangkan Kemampuan Psikomotor Siswa
STEM Approach through PjBL Model on Voltaic Cell Material to Develop Students' Psychomotor Skills. Learning not only focuses on aspects of knowledge and attitudes but also skills or psychomotor abilities. Especially in chemistry learning, psychomotor skills are an important aspect because they involve a lot of activities in the ability to use tools, materials and technology. One of the relevant approaches is the STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematic) approach applied through the PjBL (Project Based Learning) learning model. This study aims to describe the psychomotor skills after the application of the STEM approach through the PjBL model on “Sel Volta” material. Based on the results of the study, it is known that the learning can build students' psychomotor abilities well with the results obtained in the excellent category of 73.17%, good by 21.95%, and sufficient by 4.88%.Pembelajaran kini tidak hanya focus pada aspek pengetahuan, dan sikap melainkan juga keterampilan atau kemampuan psikomotor. Khususnya dalam pembelajaran kimia, kemempuan psikomotor menjadi aspek penting karena banyak melibatkan aktivitas kemampuan dalam menggunakan alat, bahan dan teknologi. Salah satu pendekatan yang relevan adalah pendekatan STEM (Sains, Technology, Engineering and Mathematic) yang diterapkan melalui model pembelajaran PjBL (Project Based Learning). Pada penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemempuan psikomotor setelah dilakukan penerapan pendekatan STEM melalui model PjBL pada materi sel volta. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pembelajaran tersebut dapat membangun kemampuan psikomotor peserta didik dengan baik dengan diperoleh hasil dengan kategori sangat baik sebesar 73,17%, baik sebesar 21,95%, dan cukup sebesar 4,88%
TEST INSTRUMENT DEVELOPMENT WITH LOCAL WISDOM CONTEXT ASSISTED BY THE ISPRING APPLICATION IN MATHEMATICS COURSE
While online learning continues to expand, there remains a lack of reliable evaluation tools to accurately assess students' mathematical abilities. This study aims to address this gap by developing a test instrument, supported by the iSpring application, to effectively measure these abilities. This study falls under the category of 'Research and Development' (R&D), a systematic process aimed at creating and testing innovative solutions to address specific challenges within the field of education. The research instruments consist of validity sheets, lecturers, student response questionnaires, and tests. An analysis of the expert assessment sheets was then carried out, including an analysis of the responses of students and lecturers, the validity of the questions, the reliability test, the level of difficulty test, and the different tests of the questions. The development process followed four stages: preliminary analysis, self-evaluation, prototyping, and field testing. The resulting instrument demonstrated high validity and reliability, was categorized as practical, and consisted of items with an easy difficulty level and moderate discrimination power. Meanwhile, the average mathematics ability of students is in the moderate category
HUKUMAN HADD PELAKU ZINA: ANALISIS TAFSIR KLASIK DAN KONTEMPORER SURAT AN-NUR AYAT 1-3
This study examines the hadd punishment for adultery through an interpretive analysis of the Qur'an Q.S An-Nur verses 1-3 and the hadith, and makes a comparison with Article 284 of the Criminal Code (KUHP) from the perspective of Indonesian law. This study uses a qualitative approach, with a library research method. This study uses primary sources: classical tafsir books by Ali Al-Shabuni, Wahbah Zuhaily, Al-Qurthubi, and other commentators. Supporting data were obtained from a review of relevant academic books and journals. The results of the study indicate that Islamic law views adultery as a serious violation that is categorized based on the perpetrator's marital status, namely ghairu muhshan (unmarried) and muhshan (married), with different legal implications. In this regard, there is an overlap between Islamic criminal law and Indonesian positive law in viewing adultery, although Islamic law offers a more comprehensive scope. This study confirms that hadd punishment in Islam is a form of holistic protection of Human Rights, including the rights of other parties. Unequal punishment for human rights violators on the grounds of respecting human rights is a disregard for the principle of human rights itself.
Keywords: interpretation, zina, had
ISLAMISASI DI MALAYSIA DAN BRUNEI DARUSSALAM: SEJARAH, INSTITUSIONALISASI, DAN DINAMIKA KONTEMPORER
Studi ini mengeksplorasi proses Islamisasi yang beraneka ragam di dunia Melayu, dengan menyoroti peran jalur perdagangan, pernikahan politik, perpindahan agama kerajaan, kontribusi cendekiawan asing dan lokal, dan dukungan kelembagaan dari istana dan kesultanan. Studi ini juga meneliti dinamika pendidikan Islam dan penerapan hukum Syariah di Malaysia dan Brunei dalam konteks hukum dan sosial politik yang lebih luas. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dan metodologi tinjauan pustaka, studi ini mensintesis bukti historis dan kontemporer untuk memetakan interaksi antara Islam, otoritas politik, dan identitas nasional. Temuan-temuan utama menggarisbawahi pentingnya tata kelola Islam yang dikontekstualisasikan, khususnya dalam mengelola pluralisme hukum, reformasi pendidikan, dan pembentukan identitas yang inklusif. Studi ini berkontribusi pada studi Islam, sejarah hukum, dan wacana kebijakan publik, dengan menawarkan pemahaman yang bernuansa tentang Islamisasi kelembagaan. Penelitian di masa mendatang dapat difokuskan pada studi perbandingan di negara-negara mayoritas Muslim tentang pengintegrasian hukum Islam ke dalam kerangka hukum nasional dan peran adaptif pendidikan Islam di era digital dan globalisasi.Penelitian ini mengkaji proses Islamisasi di kawasan Melayu yang bersifat multidimensi, mencakup wilayah perdagangan, perkawinan politik, konversi sultan, kontribusi ulama asing dan lokal, serta dukungan kelembagaan dari istana dan kesultanan. Studi ini juga menelaah dinamika pendidikan Islam serta implementasi hukum syariah di Malaysia dan Brunei dalam konteks hukum dan sosial-politik yang lebih luas. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan metode studi pustaka, penelitian ini menyajikan sintesis data historis dan kontemporer untuk memetakan hubungan antara Islam, kekuasaan politik, dan identitas nasional. Temuan utama menunjukkan pentingnya tata kelola Islam yang kontekstual, terutama dalam menghadapi pluralisme hukum, reformasi pendidikan, dan pembentukan identitas inklusif. Studi ini memberikan kontribusi pada kajian Islam, sejarah hukum, dan kebijakan publik, dengan menawarkan pemahaman baru mengenai institusionalisasi Islam. Riset lanjutan disarankan untuk mengkaji perbandingan lintas negara Muslim tentang integrasi hukum Islam ke dalam sistem hukum nasional dan adaptasi pendidikan Islam dalam era digital dan globalisasi nila
CINTA ILAHI DALAM SUFISME AL-HALLAJ: STUDI PEMIKIRAN LOUIS MASSIGNON DAN RELEVANSINYA DI ERA DIGITAL
The concept of divine love in the Sufism of al-Hallaj, as examined by Louis Massignon, holds particular significance in the context of comprehending the profundity of Islamic spirituality. A plethora of studies have hitherto concentrated on historical aspects or general Sufi practices, without critically linking al-Hallaj's thought to the contemporary digital context. The objective of this study is to address the shortcomings of previous studies by establishing a connection between al-Hallaj's thought and the dynamics of the digital age. The present research employs a qualitative approach through library research, utilising reference sources such as La Passion de Hallaj, Essai sur les Origines du Lexique Technique de la Mystique Musulmane, Kitab al-Tawasin, and Diwan al-Hallaj. The results of the study demonstrate that, in the context of al-Hallaj, the concept of divine love necessitates the complete dissolution of the self through the stages of fana (the elimination of the ego), baqa (soul purification), and hulul (union with God). Massignon interpreted al-Hallaj's experience of divine love as a form of mystical sacrifice equivalent to prophetic suffering. A comparison of the two reveals a divergence in their methodological approach: while al-Hallaj placed significant emphasis on direct experience, Massignon, as a Western Orientalist, employed a historical-phenomenological lens and drew parallels between this and Christian theology. The pertinence of divine love in the digital era is predicated on its capacity to elicit intrinsic awareness through the pursuit of existential significance. It is through this pursuit that digital ethics are cultivated, utilising a methodological framework that accentuates riyadah, tazkiyah an-nafs, and ontological deepening, thereby ensuring that its spiritual values are not diminished. Accordingly, al-Hallaj's divine love, as delineated by Massignon, constitutes the basis for authentic spiritual transformation.
Key words: Louis Massignon, al-Hallaj’s Sufism, Divine Love, Digital Era.Artikel ini mengkaji konsep cinta Ilahi (mahabbah) dalam sufisme al‑Hallaj menurut pemikiran Louis Massignon serta menelaah relevansinya di era digital saat ini. Tujuan penelitian adalah mengisi kekurangan kajian terdahulu dengan melakukan analisis kritis terhadap pengalaman mistik al‑Hallaj, khususnya konsep pengorbanan diri, fana (musnahnya ego), hulul (penyatuan dengan Tuhan), dan kesatuan transendental, serta mengeksplorasi bagaimana ajaran ini merespon tantangan spiritual akibat digitalisasi dan distraksi teknologi. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan kualitatif dengan pendekatan deskriptif‑analitik; data primer bersumber dari karya Massignon The Passion of al‑Hallaj (1982), sedangkan data sekunder diperoleh dari teks-teks klasik tasawuf dan literatur kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Massignon menafsirkan pernyataan “Ana al‑Haqq” al‑Hallaj sebagai puncak ekspresi cinta Ilahi melalui penyerahan total dan kesyahidan, serta bahwa fana dan hulul merupakan proses transformasi spiritual esensial. Dalam konteks era digital, prinsip-prinsip sufistik ini menawarkan jalan untuk menjaga integritas spiritual di tengah kegamangan sosial, kelebihan informasi, dan isolasi virtual. Kesimpulannya, penerapan konsep-konsep sufisme al‑Hallaj menurut Massignon dapat memperkuat ketahanan spiritual dan otentisitas bagi komunitas Muslim dalam menghadapi dinamika kehidupan digital
Pengaruh Konten Affiliate Marketing dan Customer Review Terhadap Keputusan Pembelian Tiktok Shop Dalam Perspektif Ekonomi Islam
Abstract:
This study aims to examine the influence of affiliate marketing content and customer reviews on purchasing decisions through TikTok Shop among students of the Faculty of Islamic Economics and Business (FEBI) at IAIN Bone, from an Islamic economic perspective. The primary focus is to assess the alignment of these marketing practices with Sharia principles, particularly honesty, transparency, and fairness in economic transactions. A quantitative research approach was employed, with data collected via questionnaires distributed to 100 respondents and analysed using SPSS version 27. The findings indicate that both affiliate marketing content and customer reviews have a positive and significant impact on purchasing decisions, both individually and collectively. From the standpoint of Islamic economics, the presence of truthful and transparent information in both variables plays a crucial role in building consumer trust, promoting fair transactions, and fostering ethical and blessed economic activity.
Keywords: Affiliate Marketing Konten, Customer Review, Purchase Decision, SPSS Version 27
Pembelajaran IPA Berbasis Praktikum di Pendidikan Menengah: Tinjauan Pustaka
Tujuan dari penelitian ini ada empat: pertama, untuk mengetahui keefektifan pembelajaran IPA berbasis praktikum; kedua, untuk mengetahui manfaat dari praktikum IPA; ketiga, untuk mengkaji relevansi antara pembelajaran IPA berbasis praktikum dengan teori kognitif Piaget; dan keempat, untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan dalam pelaksanaan pembelajaran IPA berbasis praktikum di pendidikan menengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode kajian pustaka sistematis. Sebuah tinjauan literatur sistematis yang komprehensif telah dilakukan untuk memastikan keefektifan pembelajaran sains berbasis praktikum di pendidikan menengah. Temuan telah menunjukkan bahwa pendekatan pedagogis ini efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep-konsep ilmiah, mengasah keterampilan proses mereka, dan memupuk sikap ilmiah yang positif. Kajian ini juga mengungkapkan bahwa metode ini tidak hanya berperan dalam mengasah kemampuan praktis, tetapi juga dalam menumbuhkan pemahaman konseptual yang mendalam. Temuan ini sangat relevan dengan teori perkembangan kognitif Jean Piaget, yang menggarisbawahi pentingnya pengalaman langsung, interaksi konkret, dan keterlibatan dengan lingkungan dalam memfasilitasi perkembangan kognitif.Pembelajaran IPA berbasis praktikum merupakan strategi instruksional yang bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran yang interaktif dan aplikatif. Tujuan dari penelitian ini ada empat: pertama, untuk mengetahui keefektifan pembelajaran IPA berbasis praktikum; kedua, untuk mengetahui manfaat dari praktikum IPA; ketiga, untuk mengkaji relevansi antara pembelajaran IPA berbasis praktikum dengan teori kognitif Piaget; dan keempat, untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan dalam pelaksanaan pembelajaran IPA berbasis praktikum di pendidikan menengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode kajian pustaka sistematis. Sebuah tinjauan literatur sistematis yang komprehensif telah dilakukan untuk memastikan keefektifan pembelajaran sains berbasis praktikum di pendidikan menengah. Temuan telah menunjukkan bahwa pendekatan pedagogis ini efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep-konsep ilmiah, mengasah keterampilan proses mereka, dan memupuk sikap ilmiah yang positif. Kajian ini juga mengungkapkan bahwa metode ini tidak hanya berperan dalam mengasah kemampuan praktis, tetapi juga dalam menumbuhkan pemahaman konseptual yang mendalam. Temuan ini sangat relevan dengan teori perkembangan kognitif Jean Piaget, yang menggarisbawahi pentingnya pengalaman langsung, interaksi konkret, dan keterlibatan dengan lingkungan dalam memfasilitasi perkembangan kognitif. Namun, penting untuk dicatat bahwa penerapan pendekatan ini menghadapi kendala yang dapat menghambat dampak optimalnya. Sehubungan dengan temuan penelitian ini, beberapa rekomendasi telah diusulkan untuk penelitian mendatang guna mengoptimalkan pembelajaran IPA berbasis praktikum di pendidikan menengah sebagai fokus utama. Beberapa rekomendasi ini termasuk meningkatkan kompetensi pendidik dan mengatasi kendala yang ditemukan