E-Journal STKIP-MB - Jurnal Muara Pendidikan STKIP Muhammadiyah Muara Bungo
Not a member yet
384 research outputs found
Sort by
UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS SISWA DALAM KEDUDUKAN DAN FUNGSI PANCASILA MENGGUNAKAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DI SMP NEGERI 3 MUARA BUNGO
This research is motivated by the activities of students in Civics learning that are still less active and participating because there is only giving information from teachers to students so that students are less enthusiastic and look bored during the learning process. This study aims to increase student citizenship education activities through a contextual teaching and learning approach to class IX.1 students in the even semester of the 2019/2020 school year at SMP Negeri 3 Muara Bungo. This type of research is classroom action research (CAR) with a qualitative descriptive approach carried out in two cycles of four stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. The indicators used are the ability to answer questions, the courage to ask questions, express opinions, the skills to give suggestions, and come up with conclusions. The results showed an increase in each indicator in the first cycle compared to the initial observations, namely 5.3%, 7%, 2.6%, 2.6%, 7.9%. while the increase in the second cycle compared to the first cycle, namely 5.2%, 2.6%, 2.6%, 5.2%, 2.6%. it can be concluded that student activity in Civics learning can be increased by using the Contextual Teaching and Learning approach at SMP Negeri 3 Muara Bungo.Peneletian ini dilatar belakangi oleh aktivitas siswa dalam pembelajaran PKn masih kurang aktif dan berpartisipasi dikarenakan hanya terjadi pemberian informasi dari guru ke siswa sehingga siswa kurang bersemangat dan terlihat membisankan saat proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas pendidikan kewarganegaraan siswa melalui pendekatan contextual teaching and learning pada siswa kelas IX.1 Semester genap tahun pelajaran 2019/2020 SMP Negeri 3 Muara Bungo. Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan deskriptif kualitatif dilaksanakan dalam dua siklus empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Indikator yang digunakan yaitu kemampuan menjawab pertanyaan, keberanian menyampaikan pertanyaan, mengemukakan pendapat, keterampilan memberikan saran, dan mengemukakan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan peningkatan setiap indikator pada siklus I dibandingkan dengan hasil observasi awal yaitu 5.3%, 7%, 2.6%, 2.6%, 7.9%. sedangkan peningkatan siklus II di bandingkan pada siklus I yaitu 5.2%, 2.6%, 2.6%, 5.2%, 2.6%. dapat disimpulkan bahwa aktivitas siswa dalam pembelajaran Pkn dapat meningkat dengan menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning di SMP Negeri 3 Muara Bungo
PENERAPAN ZOOM UNTUK PROSES PEMBELAJARAN DIMASA PANDEMI COVID-19
Proses pembelajaran merupakan kegiatan melaksanakan inti dari pendidikan dan kurikulum pada suatu lembaga pendidikan. Kegiatan belajar mengajar berisi berbagai konsep yang menyangkut misi pendidikan, landasan pendidikan, dan tujuan pendidikan. Selain itu, belajar tertuju pada apa yang harus dilakukan oleh dosen sebagai yang memberikan pembelajaran. Proses pembelajaran pada masa ini terkendala pandemic Covid 19 yang dihadapi oleh Indonesia, sehingga mempengaruhi segala aktivitas salah satunya warga Kabupaten Bungo terutama di bidang Akademik. Oleh sebab itu semua kegiatan pembelajaran yang dilakukan dikampus tidak diperbolehkan dan harus dilakukan dirumah atau secara online. Salah satunya proses pembelajaran Mata kuliah Pancasila di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Semester II Tahun 2020/2021. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif berupa foto dan angket melalui google form yang dibagikan kepada mahasiswa melalui group whatsapp dengan menggunakan 26 mahaiswa PBI semester II. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kendala signal internet yaitu sebesar 81%. Sehingga pentingnya jaringan internet untuk memudahkan mahasiswa melaksanakan proses pembelajaran secara efektif, dikarenakan minimnya jaringan. Proses pembelajaran menggunakan zoom tidak dapat terlaksanakan dengan baik, hal ini terlihat dari presentase 19% meyatakan bahwa terkendala jaringan internet, suara bising, cuaca buruk didaerah dusun.The teaching and learning process (learning) is an activity to carry out the core of education and curriculum at an educational institution. Teaching and learning activities contain various concepts related to the educational mission, educational foundation, and educational goals. In addition, learning is focused on what the lecturer must do as the one who provides learning. The learning process at this time is constrained by the Covid 19 pandemic faced by Indonesia, thus affecting all activities, one of which is Bungo Regency residents, especially in the academic field. Therefore, all learning activities carried out on campus are not allowed and must be done at home or online. One of them is the learning process for the Pancasila Course in the English Education Study Program (PBI), Semester II Year 2020/2021. This study uses descriptive qualitative methods in the form of photos and questionnaires via google forms which are distributed to students through whatsapp groups using 26 PBI second semester students. The results of this study indicate that students have internet signal problems, which are 81%. So the importance of the internet network is to make it easier for students to carry out the learning process effectively, due to the lack of a network. So the importance of the internet network is to make it easier for students to carry out the learning process effectively, due to the lack of a network
PENGARUH MEDIA STICKY NOTES TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PANTUN SISWA KELAS VII C SMP NEGERI 3 MUARA BUNGO TAHUN PEMBELAJARAN 2019/2020
Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya pengetahuan siswa dalam menulis pantun karena tidak adanya media pantun dalam pembelajaran yang ditandai dengan rendahnya hasil tes menulis yang tidak mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sticky notes terhadap kemampuan menulis pantun siswa kelas VII C SMP Negeri 3 Muara Bungo tahun pembelajaran 2019/2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 3 Muara Bungo yang berjumlah 229 siswa dan tersebar dalam 10 kelas. Dalam penentuan sampel, peneliti menggunakan teknik random kelas dan terpilih kelas VII-C yang berjumlah 30 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-F berjumlah 30 siswa sebagai kelas kontrol. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Dan instrumen penelitian yang digunakan berupa tes esai yaitu menulis pantun. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa kemampuan menulis pantun setelah perlakuan menggunakan media sticky notes memperoleh nilai rata-rata 81,66 termasuk dalam kategori baik sekali, sementara kelompok siswa yang tidak menggunakan media sticky notes memperoleh nilai rata-rata 45,33 termasuk dalam kategori kurang. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa hipotesis terbukti, melalui uji hipotesis uji t diperoleh thitung> ttabel yaitu 12,27 > 2,00. Hal ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media sticky notes terhadap kemampuan menulis pantun siswa kelas VII C SMP Negeri 3 Muara Bungo tahun pembelajaran 2019/202
PENGGUNAAN RAD MODEL DALAM PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENERIMAAN MAHASISWA BARU STKIP MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO
The purpose of this research is to produce a new admissions information system that is eligible for registration of prospective students. This research uses RAD model (Rapid Application Development) method. The research stages include requirements planning, design, and implementation. The new student admission information system that has been designed to provide convenience to prospective new students to register at STKIP Muhammadiyah Muara Bungo.Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan suatu sistem informasi penerimaan mahasiswa baru yang layak digunakan untuk pendaftaran calon mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metodel RAD Model (Rapid Application Development). Tahap-tahap penelitian meliputi requirements planning (perencanaan), design (perancangan), dan implementation (implementasi). Sistem informasi penerimaan mahasiswa baru yang telah dirancang memberikan kemudahan kepada calon mahasiswa baru untuk melakukan pendaftaran di STKIP Muhammadiyah Muara Bungo
TINJAUAN KEMAMPUAN BERMAIN BOLA VOLI PADA PEMAIN CLUB AREMBANG SUNGAI ABANG
ABSTRACT
This research is motivated by problems related to the achievements of the Arembang Sungai Abang club volleyball players who are not yet optimal. This is because the basic techniques of playing volleyball have not been fully mastered. This type of research is descriptive quantitative. The purpose of this study is to describe how to analyze basic technical errors in playing volleyball. The sample in this study was the 22 active Arembang Sungai Abang club volleyball players. The instruments used are passing, top serve and smash tests. The data analysis technique used in this research is descriptive and quantitative in the form of percentages.Based on the results of the study, it can be concluded that. The dominant level of passing skills possessed by Arembang Volleyball Club players, Sungai Abang Sarolangun, is 1.7-80.5, which is quite good. (36.36%) The level of passing ability that is dominantly owned by the Arembang Sungai Abang Sarolangun Volleyball Club players is 48.7-56.5 belonging to the good category (40.90%). The dominant level of service ability possessed by the Arembang Sungai Abang Sarolangun Volleyball Club players is 13.3-1452 belonging to the less category (31.80%). The dominant level of smash ability of Arembang Volleyball Club players, Sungai Abang Sarolangun, is 13.9-15.7 belonging to the less category (36.36%).Keywords: Analysis, passing, smash, serve, volleyballAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan yang berkaitan dengan prestasi pemain bola voli club Arembang Sungai Abang yang belum optimal. Hal ini disebabkan teknik dasar bermain bola voli belum dikuasai sepenuhnya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Maksud penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana analisis kesalahan teknik dasar bermain bola voli. Sampel dalam penelitian ini adalah pemain bola voli club Arembang Sungai Abang yang masih aktif berjumlah 22 orang. Instrumen yang digunakan yaitu tes passing, servis atas dan smash. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan kuantitatif dengan bentuk persentase.
Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa. Tingkat kemampuan passing bawah yang dominan dimiliki pemain Club Bola Voli Arembang Sungai Abang Sarolangun adalah 1,7-80,5 tergolong baik. (36,36%). Tingkat kemampuan passing atas yang dominan dimiliki pemain Club Bola Voli Arembang Sungai Abang Sarolangun adalah 48,7-56,5 tergolong kategori baik (40,90%). Tingkat kemampuan servis yang dominan dimiliki pemain Club Bola Voli Arembang Sungai Abang Sarolangun adalah 13,3-1452 tergolong kategori kurang (31,80%). Tingkat kemampuan smash yang dominan dimiliki pemain Club Bola Voli Arembang Sungai Abang Sarolangun adalah 13,9-15,7 tergolong kategori kurang (36,36%).
Kata Kunci : Analisis, passing, smash, servis, bola vol
PELATIHAN LESSON STUDY UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONALISME GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
The purpose of this community service activity is to improve the professionalism of teachers or educators at SMP Negeri 7 Muara Bungo through lesson study training. The methods used are lectures and discussions. This training was attended by 29 teachers from various other fields of study at the school.Lesson study training consists of three stages, namely Plan, Do, and See. The informant plan the lessons to be implemented, such as preparing learning tools and media that will be used for lesson study activities. Then, the teacher carries out the plan stage, while other teachers act as observers. The implementation stage is called (the Do stage). The see stage, the teacher with the observer or observer, reflects on the implementation of the activities in the class. This activity adds to teachers' knowledge about lesson study and gets new experiences for teachers so that they can increase teacher professional competence.Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan professional guru atau pendidik di sekolah Menengah Pertama Negeri 7 Muara Bungo melalui pelatihan lesson study. Metode yang digunakan ialah ceramah dan diskusi. Pelatihan ini dihadiri oleh 29 orang guru dari berbagai bidang studi lain yang ada di sekolah. Pelatihan lesson study terdiri atas tiga tahap yaitu Plan, Do, dan See. Narasumber melakukan perencanaan tentang pembelajaran yang akan dilaksanakan, Seperti mempersiapkan perangkat pembelajaran dan media yang akan digunakan untuk kegiatan lesson study. Kemudian, guru melaksanakan tahap plan, sementara itu guru lain sebagai pengamat (observer). Tahap pelaksanaan disebut (tahap Do). Tahap see guru bersama observer atau pengamat melakukan refleksi pelaksanaan kegiatan di kelas tadi. Kegiatan ini menambah pengetahuan guru mengenai lesson study dan mendapatkan pengalaman baru bagi guru sehingga dapat meningkatkan kompetensi profesionalisme guru
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH SMA NEGERI 1 MUARA BUNGO
The development of information technology which is so fast and fast has brought the world into progress that is faster than previously imagined. The development of technology in the field of information by accessing the internet from anywhere and anytime. Internet technology is no longer a foreign sentence. The word website has become commonplace, because most of its function is to convey information from various parts of the world. One of the uses of IT as a form of information system is school management. The system designed is a school-based management information system at SMA N 1 Muara Bungo. The system designed is a school-based management information system at SMA N 1 Muara Bungo. This system design uses system analysis method, data analysis, system design using Data Flow Diagram (DFD) modeling language. Program coding using the Hypertext Processor (PHP) programming language. And the right data storage using MySQL. The design phase ended with program testing so as to create a School-based Management Information System for SMA N 1 Muara Bungo Using the Web. The system created can produce information in the form (schedules, modules, and class management) which can be accessed on the website.Perkembangan teknologi informasi yang sedemikian pesat dan cepatnya telah membawa dunia memasuki kemajuan yang lebih cepat dari yang pernah dibayangkan sebelumnya. Berkembangnya teknologi dalam bidang informasi dengan mengakses internet dari manapun serta kapanpun. Teknologi internet bukan lagi menjadi kalimat asing. Kata website yang sudah menjadi hal biasa, karena sebagian besar fungsinya untuk penyampaian informasi dari berbagai belahan dunia. Salah satu pemanfaatan TI sebagai bentuk sistem informasi adalah manajemen sekolah. Sistem yang dirancang adalah sistem informasi manajemen berbasis sekolah SMA N 1 Muara Bungo. Perancangan Sistem ini menggunakan metode analisa sistem, analisa data, desain sistem yang menggunakan bahasa pemodelan Data Flow Diagram (DFD), coding program menggunakan bahasa Pemograman Hypertext Processor (PHP), tempat penyimpanan data menggunakan MySQL. Tahap perancangan diakhiri dengan testing program sehingga menciptakan sebuah Sistem Informasi Manajemen Berbasis Sekolah SMA N 1 Muara Bungo menggunakan Web. Dari sistem yang diciptakan dapat menghasilkan Informasi berupa (jadwal, modul,dan manajemen kelas) yang dapat di akses dengan website
MEDIA KARDUS BEKAS SEBAGAI ALTERNATIF PENINGKATAN KEMAMPUAN LOMPAT JAUH PESERTA DIDIK
ABSTRACT:
This research is motivated by students who feel burdened with physical education lessons because physical abilities are needed in learning it. To present a concrete experience in a real form, especially in PJOK lessons, concepts or practices (physical management), a teacher should use media / teaching aids so that the learning experience that students have is truly real and well stored in the students' understanding.This research is classified as classroom action research, with four main steps, namely: action planning, action, observation, and reflection, involving students as samples at SMP Negeri 01 Muara Bungo.The results of the study concluded that by using used cardboard props (KB), the ability of students quantitatively in the form of long jump abilities and qualitatively in the form of interest, attention, participation and presentation of students increased. The average score of the long jump ability of students from cycle I to cycle 2 increased. In addition to the average score of students' learning completeness from cycle I to cycle II, there was also an increase. This is due to the use of used cardboard props (KB) with improved classroom management which is better carried out in groups.
Keywords: media, used cardboard, long jump
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi peserta didik yang merasa terbebani dengan pelajaran penjaskes karena dibutuhkan kemampuan jasmani dalam mempelajari hal tersebut. Untuk menghadirkan pengalaman konkrit dalam bentuk nyata khususnya dalam pelajaran PJOK konsep ataupun praktek (pengelolaan jasmani), maka seorang guru hendaknya menggunakan media/ alat peraga sehingga pengalaman belajar yang dimiliki oleh peserta didik benar-benar nyata dan tersimpan dengan baik dalam pemahaman peserta didik.
Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas, dengan empat langkah pokok yaitu : perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan (observasi), dan refleksi, dengan melibatkan siswa sebagai sampel di SMP Negeri 01 Muara Bungo.
Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan alat peraga Kardus Bekas (KB) kemampuan peserta didik secara kuantitatif dalam bentuk kemampuan lompat jauh dan secara kualitatif dalam bentuk minat, perhatian, partisipasi dan presentasi peserta didik lebih meningkat. Rata-rata skor perolehan kemampuan lompat jauhpeserta didik dari siklus I ke siklus 2 terjadi peningkatan. Selain skor rata-rata ketuntasan belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II juga terjadi peningkatan. Hal ini disebabkan karena penggunaan alat peraga Kardus Bekas (KB) dengan perbaikan manajemen kelas yang lebih baik yang dilakukan secara berkelompok.
Kata Kunci : media, kardus bekas, lompat jau
PENINGKATAN HASIL BELAJAR EKONOMI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK
The background of this research is the low student learning outcomes caused by an inappropriate learning approach. The process carried out in class is also less enjoyable, causing the learning outcomes and learning process of students in class IX SPM Negeri 04 Bungo. So with this problem, the researchers conducted research using the Talking Stick model. This type of research is classroom action research which consists of four stages, namely planning, action, observation and reflection, which is carried out collaboratively between practitioners and observers. The research was conducted at SMPN 04 Bungo. The subjects of this study were 36 students of class IX.5. The research was carried out for 2 cycles. Each cycle consists of 2 meetings. The results of the research are: 74.07 in the first cycle to 78.32 in the second cycle 1 so the Talking Stick model can improve student learning outcomes.Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh pendekatan pembelajaran yang tidak tepat. Proses yang dilakukan di kelas juga kurang menyenagkan, sehingga menyebabkan hasil belajar dan proses belajar siswa di kelas IX SPM Negeri 04 Bungo Sehingga dengan adanya masalah tersebut, peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan model Talking Stick. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi, yang dilaksanakan secara kolaboratif antara praktisi dan observer. Penelitian dilaksanakan di SMPN 04 Bungo. Subjek penelitian ini adalah 36 siswa kelas IX.5. Penelitian dilaksanakan selama 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Hasil penelitian tersebut adalah: 74,07 pada siklus I menjadi 78,32 pada siklus II 1jadi model Talking Stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
 
ANALISIS KEPEMIMPINAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN SEKOLAH UNGGUL DI MASA PANDEMI
This research is a qualitative research that aims to describe a superior school in a pandemic (an analysis study of the principal's leadership in the development of learning quality). The type of research is phenomenological research. This research was conducted at SD Negeri 47/IV Jambi City, Jambi Province. The time of the study was carried out in the odd semester of 2021/2022. The data taken from this research are primary data and secondary data. Primary data is data obtained from the main source, namely research informants (principals and classroom teachers. Based on the results of observations, interviews, and documentation that have been collected by researchers, it can be explained that the principal of SD Negeri 47/IV Jambi City through his managerial leadership in planning, organizing, implementing, and supervising schools to develop the quality of managerial learning, making strategic plans for school development, where overall planning is related to directing teachers to complete learning administration, activating school Teacher Working Group (TWG) activities, habituation of activities literacy before learning begins.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan sekolah unggul di masapandemi (studi analisis kepemimpinan kepala sekolah pengembangan kualitas pembelajaran). Jenis penelitian adalah penelitian fenomenologi. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 47/IV kota jambi Provinsi Jambi. Waktu penelitian dilaksanakan pada semester ganjil 2021/2022. Data yang diambil dari penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh dari sumber utama yaitu informan penelitian (kepala sekolah dan guru kelas. Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi yang telah dikumpulkan oleh peneliti, maka dapat dijelaskan bahwa kepala sekolah SD Negeri 47/IV Kota Jambi melalui kepemimpinan manajerialnya dalam merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengawasi sekolah untuk mengembangkan kualitas pembelajaran manajerial, membuat perencanaan yang strategis yaitu untuk pengembangan sekolah, dimana secara keseluruhan perencanaan yang berkaitan dengan mengarahkan guru untuk melengkapi administrasi pembelajaran, penggiatan kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) sekolah, pembiasaan kegiatan literasi sebelum pembelajaran dimulai