E-Journal STKIP-MB - Jurnal Muara Pendidikan STKIP Muhammadiyah Muara Bungo
Not a member yet
384 research outputs found
Sort by
EDUKASI DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN GADGET DAN MEDIA INTERNET YANG BERLEBIHAN BAGI ANAK-ANAK
One of the impacts of the COVID-19 pandemic is the implementation of the online teaching and learning process. This is one of the factors that causes dependence on the internet to be higher. The implementation of online learning makes the use of gadgets connected to the internet for children more often. So that children can use the internet properly and safely, it is necessary to have supervision and assistance from parents. This community service given to mothers in the Baros Pakanewon hamlet of Kretek Bantul aims to provide knowledge about safe and healthy internet use for children. The implementation method is carried out by giving questionnaires regarding the use of gadgets in children and lectures on the negative and positive impacts of internet use for children. The results of the implementation of community service carried out include educating mothers on strategies so that children do not depend on gadgets and how the role of parents specifically for mothers is in providing assistance to children in using gadgets that are connected to the internet. Evaluation of activities was carried out by giving a questionnaire and the results of the questionnaire on the question of the bad impact of using gadgets to damage the future of children showed that 85% answered strongly agree and 15% answered agree. The results of the questionnaire on the question of the negative impact on children's health, 90% answered strongly agree and 10% answered agree.Salah satu dampak pandemi Covid 19 adalah pelaksanaan proses belajar mengajar yang dilakukan online. Hal ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan ketergantungan pada internet semakin tinggi. Pelaksanaan pembelajaran secara online ini membuat penggunaan gadget yang terhubung ke internet pada anak-anak semakin sering. Agar anak-anak dapat menggunakan internet secara baik dan aman perlu adanya pengawasan dan pendampingan dari para orang tua. Pengabdian pada masyarakat yang diberikan pada ibu-ibu di dusun Baros pakanewon Kretek Bantul ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai penggunaan internet yang aman dan sehat pada anak-anak. Metode pelaksanaan dilakukan dengan memberikan kuesioner mengenai penggunaan gadget pada anak-anak dan ceramah mengenai dampak negatif dan positif penggunaan internet bagi anak-anak. Hasil pelaksanaan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan diantaranya edukasi pada ibu-ibu bagaimana strategi agar anak-anak tidak tergantung pada gadget dan bagaimana peran orang tua khusus para ibu dalam memberikan pendampingan pada anak-anak dalam menggunakan gadget yang terhubung ke internet. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan memberikan kuesioner dan hasil kuesioner pada pertanyaan dampak buruk penggunaan gadget dapat merusak masa depan anak menunjukkan 85% menjawab sangat setuju dan 15% menjawab setuju. Hasil kuesioner pada pertanyaan dampak negatif dapat mempengaruhi kesehatan anak, 90% menjawab sangat setuju dan 10% menjawab setuj
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR
The purpose of this study is to improve the learning outcomes of fourth grade students of SDI Siumolo, Kupang Regency by applying the PBL learning model. The type of research used in this research is Classroom Action Research (CAR). The subjects of this study were fourth grade students, with a total of 20 students consisting of 13 male students and 7 female students. The research was carried out in a cycle starting from cycle one to completion with the planning stage, implementation stage, observation stage, and reflection stage. Data collection techniques used in this study were observation and learning outcomes tests. From the results of the first cycle the average score was 67.75, with a completeness percentage of 55%, the results of observing student activities were 73.33 (enough) and the results of observing teacher activities were 76.78 (enough). After the second cycle obtained an average value of 81.75 with a percentage of completeness that is 90%, the results of observing student activities are 85.10 (Good) and the results of observing teacher activities are 96.42 (Good). Thus, student learning outcomes and the results of the analysis of observational observation sheets increase towards a better direction with the application of PBL learning models compared to using the lecture method.Adapun tujuan dalam penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDI Siumolo Kabupaten Kupang dengan menerapkan model pembelajaran PBL. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV, dengan jumlah sebanyak 20 orang yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Penelitian dilakukan secara bersiklus mulai dari siklus satu sampai selesai dengan tahapan perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi, dan tahap refleksi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah observasi dan tes hasil belajar. Dari hasil siklus I rata-rata nilai memperoleh 67,75, dengan persentase ketuntasan 55%, hasil observasi aktifitas siswa adalah 73,33 (cukup) dan hasil observasi aktifitas guru 76,78 (cukup). Setelah siklus II diperoleh rata-rata nilai 81,75 dengan persentase ketuntasan yakni 90%, hasil observasi aktifitas siswa adalah 85,10 (Baik) dan hasil observasi aktifitas guru 96,42 (Baik). Dengan demikian, hasil belajar siswa dan hasil analisis lembar observasi pengamatan meningkat kearah yang lebih baik dengan penerapan model pembelajaran PBL dibandingkan dengan menggunakan metode ceramah
THE USED OF LEXICAL COHESION IN JAKARTA POST NEWSPAPER
To make the reader understand what the writer means, the writer should compose a well form of the text. Cohesion plays the important role in creating the text. The purpose of this study are to find out what are the types of lexical cohesion in politic column as found in Jakarta Post newspaper and to find out what is the dominant of lexical cohesion in politic column as found in Jakarta post newspaper. This research is qualitative research with library research design the main data of this research is politic column as found in Jakarta Post. The result of this research showed that there are 5 types of lexical cohesion that found in politic column such as; 107 of repetition, 48 of synonym, 13 of antonym, 50 of hyponym and 30 of hypernym and the dominant of lexical cohesion that used in national column as found in the Jakarta Post newspaper is repetition.Untukmembuatpembacamemahamimaksudpenulis, Penulisharusmenyusnteksdenganbaik.Kohesimemilikiperan yang sangatpentinguntukmenciptakansebuatteks.Tujuandaripenelitianiniadalahuntukmengetahuitipe-tipeleksikalkohesi yang adadalamkolompolitik yang ditemukandalamKoran Jakarta post danuntukmengetahuitipeleksikalkohesi yang paliing dominant dalam Koran jarta post.Penelitianiniadalahpenelitiankualitatifdenganmenggunakanpenelitianpustaka.Data utamapenelititianiniadalahkolompolitik yang terapatdalam Koran Jakarta post.Hasilpenelitianmenemukanada 5 tipeleksikalkohesi, diantaranya; 107 repitisi, 48 sinonim, 13 antonim, 50 hiponimdan 30 hipernimdantipeleksikalkohesi yang seringdipakaidalam Jakarta post adalahrepitisiataupengulangan kata.
Kata kunci:LeksikalKohesi, KolumPolitik, Koran Jakarta Post.
 
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG KEMAMPUAN MENGAJAR MAHASISWA PRAKTEK LAPANGAN KEPENDIDIKAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MATA PELAJARAN PRODUKTIF
This study aims to determine the description of students 'perceptions about the ability to teach students educational practice and student motivation, as well as to determine whether students' perceptions about the ability to teach students the educational practice toward learning motivation of productive training class XI at SMKN 9 Padang the third semester in academic year 2020/2021 has a positive and significant relationship. This research is quantitative with associative research type. Instrument used to collect data was a questionnaire. To measure students' perceptions about the ability to teach students PLK and learning motivation to use a questionnaire compiled by the Likert Scale models. Based on the research that has been conducted on the research population are Catering students’ class XI at SMKN 9 Padang Academic Year 2020/2021 with a population of 119 people and sample of 93 people. The result in this research that positive and significant relationship between students' perceptions about the teaching students’ PKL ability toward learning motivation of productive training subject class XI at SMKN 9 Padang the third semester Academic Year 2020/2021, This is indicated by the overall students perception on the teaching students PLK ability in the Very Good category (85.07%), while the overall learning motivation in the Very Good category (83.31%). Students’ perceptions about the ability to teach students PLK affect students’ motivation by 4.5% and the rest of other factors.
Keywords: teaching, ability, motivatio
UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PPKn MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING DI SMAN 1 BUNGO
This research is a class action research / CAR (Classroom Action Research) which aims to improve Civics learning outcomes through discovery learning models for students of class X IPS 3 SMAN 1 Bungo. This research was conducted at SMAN 1 Bungo, with the subjects being students of class X IPS 3 in the even semester of the 2019/2020 school year. The data in this study are observational data about student activities and student learning outcomes data. From the results of observations, student activity has increased every cycle. Cycle I obtained a value of 58 with good criteria, cycle II obtained an activity value of 66.07 with good criteria. Cycle III obtained a value of 76.19 with very good criteria, so that there was an increase in student learning activities from cycle II to cycle III, which was 10.12. Based on the learning outcomes data, the average value in the first cycle was 71.79. Cycle II was 73.13 and in cycle III was 79.11, thus there was an increase from cycle I to cycle II of 1.34 and from cycle II to cycle III of 5.98. Based on the completeness data, in the first cycle, only 28.6% have been completed. In the second cycle as much as 25% were declared to have been completed. In the third cycle, 82.14% were declared to have been completed. So it can be concluded that learning with discovery learning models can increase student activity and learning outcomes.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas/PTK (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PPKn melalui model discovery learning siswa kelas X IPS 3 SMAN 1 Bungo. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Bungo, dengan subjek adalah peserta didik kelas X IPS 3 pada semester genap tahun ajaran 2019/2020. Data dalam penelitian ini adalah data observasi tentang aktivitas siswa dan data hasil belajar siswa. Dari hasil observasi, aktivitas siswa mengalami peningkatan setiap siklusnya. Siklus I diperoleh nilai sebesar 58 dengan kriteria baik, siklus II diperoleh nilai aktivitas sebesar 66,07 dengan kriteria baik. Siklus III diperoleh nilai sebesar 76,19 dengan kriteria sangat baik, sehingga terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa dari siklus II ke siklus III yaitu sebesar 10,12. Berdasarkan data hasil belajar, diperoleh nilai rata-rata pada siklus I sebesar 71,79. Siklus II sebesar 73,13 dan pada siklus III sebesar 79,11 dengan demikian terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 1,34 dan dari siklus II ke siklus III sebesar 5,98. Berdasarkan data ketuntasan, pada siklus I hanya 28.6,% yang telah tuntas. Pada siklus II sebanyak 25% dinyatakan telah tuntas. Pada siklus III sebanyak 82,14% dinyatakan telah tuntas. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model discovery learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa
PENDAMPINGAN PROGRAM BELAJAR BERBASIS SMART HOME DI DESA RASAU
Online learning that is applied in schools turns out to leave some problems for students. There are students who do not use their time to study at home, but are used to play outside the home. As a result, there are students who do not understand and are not unprepared for parents in guiding their children to study. This community service program is carried out in the village of Rasau. This service is carried out with the Smart Home concept. The methods used in this service include preparation, implementation and evaluation. The results of the assistance service for smart home-based learning programs are carried out by providing assistance in learning to read, write, count and learn foreign languages. Furthermore, providing vocational training to train psychomotor abilities and physical fitness assistance to maintain the physical health of students. So learning assistance provides benefits for improving cognitive and psychomotor students in the village of Rasau.Pembelajaran daring yang diterapkan di sekolah ternyata menyisakan sebagian permsalahan bagi siswa/siswa. Terdapat siswa/siswi yang tidak menggunakan waktunya untuk belajar di rumah, tetapi digunakan untuk bermain di luar rumah. Akibatnya terdapat siswa yang tidak paham serta tidak ketidaksiapan orang tua dalam membimbing anaknya belajar. Program pengabdian masyatakat ini dilaksanakan di desa Rasau. Pengaabdian ini dilaksanakan dengan konsep Smart Home. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi persiapan, pelakasanaan dan evaluasi. Hasil pengabdian pendampingan program belajar berbasis smart home dilaksanakan dengan memberikan pendampingan belajar membaca, menulis, menghitung dan belajar bahasa asing. Selanjutnya memberikan pelatihan prakarya untuk melatih kemampuan psikomotor dan pendampingan kebugaran jasmani untuk menjaga kesehatan jasmani siswa/siswi. Jadi pendampingan belajar memberikan manfaat untuk meningkatkan kognitif dan psikomotor siswa/siswi di desa Rasau. 
PERAN GURU PPKN DALAM MENGEMBANGKAN SIKAP DISIPLIN PADA PROSES PEMBELAJARAN SISWA KELAS XI SMAN 1 SUNGAI GERINGGING
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah peran guru PPKn dalam mengembangkan sikap disiplin pada proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui langkah-langkah guru dalam membina sikap disiplin siswa dan kendala yang dihadapi guru dalam membina sikap disiplin siswa pada proses pembelajaran serta upaya apa yang dilakukan pihak sekolah dalam membina sikap disiplin siswa pada proses pembelajaran di SMAN 1 Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan model penelitian deskriptif. Sedangkan teknik yang digunakan penulis untuk menentukan informan yaitu teknik purposive sampling. Teknik menguji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi dengan sumber data. Teknik analisis data dengan cara mereduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan peran guru dalam mengembangkan sikap disiplin siswa dalam proses pembelajaran pada SMAN 1 Sungai Geringging meliputi menasehati siswa, keteladanan dalam berperilaku, memberikan hukuman jika bersalah, memberikan penghargaan (hadiah) jika berprestasi, serta melakukan kerjasama guru dengan orang tua sudah baik.This research is motivated by the problem of the role of Civics teachers in developing disciplined attitudes in the learning process. The purpose of this study was to determine the teacher's steps in fostering student discipline and the obstacles faced by teachers in fostering student discipline in the learning process and what efforts were made by the school in fostering student discipline in the learning process at SMAN 1 Sungai Geringging, Padang Regency. Pariaman. This type of research is a qualitative research with a descriptive research model. While the technique used by the author to determine the informants is purposive sampling technique. The technique of testing the validity of the data uses triangulation techniques with data sources. Data analysis techniques by reducing data, presenting data, and drawing conclusions or verification. Based on the results of the study, the teacher's role in developing student discipline in the learning process at SMAN 1 Sungai Geringging includes advising students, exemplary behavior, giving punishment if guilty, giving awards (gifts) if they excel, and doing good cooperation between teachers and parents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MENGGUNAKAN MEDIA RODA BERPUTAR DI KELAS IV SDN 60/II MUARA BUNGO
This research is motivated by student learning outcomes that do not meet the criteria for mastery learning, the application of varied, creative, innovative, and fun learning media in social studies learning, students in the class are still passive in the learning process, lack of mastery of social studies subject matter and average grades. for social studies subjects in class is still low. The solution to overcome these problems is to use a rotating wheel media. The location is in class IVBSDN 60/II Muara Bungo, Rimbo Tengah District, Bungo Regency, the method used in this research is CAR (Classroom Action Research).The results of the study showed that the learning process in the first cycle of implementation learning outcomes in the first cycle had a percentage of completeness at the first meeting 55.55% increased at the second meeting 61.11% increased, in the second cycle implementation at the first meeting 83.33% increased at the second meetingII 88.89%.The conclusion is that using the rotating wheel media for social studies learning can improve learning outcomes in IVB SDN 60/II.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar siswa belum memenuhi kriteria ketuntasan belajar, belum diterapkannya media pembelajaran yang bervariatif, kreatif, inovatif, dan menyenangkan dalam pembelajaran IPS, siswa di kelas masih pasif dalam proses pembelajaran, minimnya penguasaan terhadap materi pelajaran IPS dan nilai rata-rata untuk mata pelajaran IPS di kelas masih rendah. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan menggunakan media roda berputar.Lokasi di kelas IVBSDN 60/II Muara Bungo.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas).Hasil penelitian tersebut menujukan proses pembelajaran pada siklus Ihasil belajar pelaksanaan pada siklus I memiliki persentase ketuntasanpada pertemuan I 55,55% meningkat pada pertemuan II 61,11% mengalami peningkatan,pada pelaksanaan siklus II pada pertemuan I 83,33%meningkat pada pertemuan II 88,89%. Kesimpulan dengan menggunakan media roda berputar pembelajaran IPS dapat meningkat hasil belajar IVB SDN 60/II Muara Bungo
ANALISIS KEBIJAKAN KURIKULUM 2013 TERKAIT IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID-19
This study aims to determine the 2013 curriculum policy during the COVID-19 pandemic, and the impact of the online learning system applied. The research method used in this research is descriptive qualitative method with analysis techniques. This type of research is carried out in the form of library research. Library research is carried out by observing various literature related to the problem. The result of this study is that the 2013 curriculum policy during the Covid 19 pandemic requires learning to be carried out online with a provision for independent learning. This policy was established to prevent the spread of Covid 19. The implementation of online learning has several obstacles, including the lack of electronic facilities owned by parents of students at the elementary level, and the existence of an internet network that is not smooth. So that the implementation of the 2013 curriculum with online learning is not fully effective to use.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan kurikulum 2013 pada masa pandemi covid 19, dan dampak sistem pembelajaran daring yang diterapkan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis. Jenis pelitian dilakukan dalam bentuk penelitian perpustakaan. Penelitian perpustakaan dilakukan dengan kegiatan mengamati berbagai literatur yang berhubungan dengan permasalahan. Hasil dari penelitian ini adalah adanya kebijakan kurikulum 2013 di masa pandemi covid 19 mengharuskan pembelajaran dilaksanakan secara daring dengan adanya ketetapan merdeka belajar. Kebijakan ini ditetapkan untuk mencegah adanya penyebaran Covid 19. Pelaksanaan pembelajaran daring memiliki beberapa hambatan, diantaranya kurangnya fasilitas elektronik yang dimiliki orang tua siswa pada tingkat SD, dan adanya jaringan internet yang tidak lancar. Sehingga pelaksanaan kurikulum 2013 dengan pembelajaran daring tidak sepenuhnya efektif untuk digunakan
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA CEPAT DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI QUANTUM READING PADA SISWA KELAS V SDIT AL AKHYAR KABUPATEN BUNGO
Reading is one of the most important skills to be taught in elementary school. Quantum Reading Strategy is an alternative that can be used to improve students' reading comprehension. The purpose of this research is to describe the implementation of Quantum Reading strategy in improving reading comprehension skills during pre-reading, reading-reading and post-reading in grade V SDIT Al-Akhyar Muara Bungo. This research is classroom action research with four stages of planning, implementation, observation and reflection. The results of data analysis show that the use of Quantum Reading strategy can improve students' reading comprehension skills at the pre-reading, while-reading and post-reading stages in class V SDIT Al-Akhyar Muara Bungo.Membaca adalah salah satu keterampilan yang sangat penting untuk diajarkan di Sekolah Dasar. Strategi Quantum Reading adalah salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman membaca peserta didik, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi strategi Quantum Reading dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman pada saat prabaca, saatbaca dan pascabaca di kelas V SDIT Al-Akhyar Muara Bungo. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan empat rangkayan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penggunaan strategi Quantum Reading dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa pada tahap prabaca, saatbaca dan pascabaca di kelas V SDIT Al-Akhyar Muara Bungo