E-Journal STKIP-MB - Jurnal Muara Pendidikan STKIP Muhammadiyah Muara Bungo
Not a member yet
    384 research outputs found

    DAMPAK PENDIDIKAN TERHADAP POLA PIKIR PEDAGANG

    Get PDF
    Latar belakang pendidikan akan mempengaruhi pola pikir serta sikap seseorang dalam menghadapi kegiatan, seperti kesadaran berdagang dan lingkungan pedagang itu sendiri.Candi Muaro Jambi merupakan salah satu objek wisata yang memiliki kekhasan tersendiri dan warisan sejarah yang masih eksis di Provinsi Jambi, walaupun sebelumnya tidak terlepas dari proses pemugaran. Dengan berjalannya waktu semakin banyak pedagang dikawasan wisata Candi Muaro Jambi dimana ada perubahan, memberikan pengaruh yang luas terhadap pola pikir masyarakat desa sebapo.Dampakpendidikandapat merubah pola pikir masyarakat dalam hal, kondisi ekonomi, sosial dan budaya masyarakat sekitar di kawasan wisata tersebut, khususnya penduduk desa Sebapo. Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui pengaruh Pendidikan terhadap pola perilakuPedagangmasyarakat desa Sebapo dengan keberadaan Candi Muaro Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian adalah warga masyarakat desa Sebo, karena sebagian besar masyarakatnya menggantungkan penghasilan di Candi Muaro Jambi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif model interaktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Dampakpendidikan terhadap pola pikir masyarakat di candi Muaro Jambi yaitu: a) adanyapola pikir yang megakitbatkan terjalinnya interaksi sosial yang baik antara pedagang dengan pedagang, pedagang dengan pendidikan dapat pengelolapola pikir mereka terhadap wisatawan melalui dua proses kontak sosial dan komunikasi sosial yang efektif b) Adanya Objek WisataCandi dimanfaatkan masyarakat untuk membuka usaha seluas-luasnya untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang menyerap banyak tenaga kerja sehingga dapat mengurangi pengangguran, d) keteraturan dan kebersihan yang baik dalam berdagang , e) merubah pola pikir prilaku masyarakat untuk membuka lapangan pekerjaan

    PENGGUNAAN PETA KONSEP DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI BAGI MAHASISWA PGSD STKIP MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

    Get PDF
    The background of this study is the low writing skill of students at PGSD STKIP Muhammadiyah Muara Bungo in Indonesia. This study aims to describe the implementation of learning writing of description text by using mind map at PGSD STKIP Muhammadiyah Muara Bungo. This research is a Classroom Action Research (CAR) with four stages of activities namely planning, action, recognition and reflection. The results of the data analysis can be concluded that the use of mind map can improve the writing skills of students PGSD STKIP Muhammadiyah Muara Bungo.Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan menulis deskripsi mahasiswa PGSD STKIP Muhammadiyah Muara Bungo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil pembelajaran menulis karangan deskripsi dengan menggunakan peta konsep pada mahasiswa PGSD STKIP Muhammadiyah Muara Bungo. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan empat tahapan kegiatan yaitu perencanaan, tindakan, pengamaatan dan refleksi. Hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penggunaan peta konsep dapat meningkatkan keterampilan menulis deskripsi  mahasiswa PGSD STKIP Muhammadiyah Muara Bungo

    PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN OPEN ENDED PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DIKELAS IV SD

    Get PDF
    The problem in this study is the learning process and the critical thinking skills of students in mathematics learning in Class IV SD Negeri 176/II Renah Sungai Ipuh is still low, this is evidenced by the results of preliminary observations made by researchers from 33 students only 9.09% those who score in criteria are quite critical. The reason is that the teacher only uses a conventional approach in the classroom, which causes the learning process and students' critical thinking skills to be low. The purpose of this study was to describe the application of an open ended approach to the learning process of students and students' critical thinking abilities. The method used in this study is classroom action research (CAR). This study consisted of 2 cycles, each cycle carried out through 4 stages, namely planning, action, observation and reflection and consisted of 2 meetings. The results of the study can be explained as follows: (1) the application of the open ended approach in the learning process is seen from the obervation sheet that the first cycle is only from the aspect of the teacher 66,25% and the aspect of the students 64,7% while in the second cycle there is an increase from the teacher aspect 83,75% and the aspect of the students 85,97% who have achieved an indicator of success. (2) the application of the open ended approach in learning in the first cycle is still not maximal. This can be seen from the results of the tests in the first cycle, only 27,27% of the students who received the criteria were quite critical and 72,72% of the students had not yet achieved the indicators of success. students' critical thinking skills improve very well in cycle II. From 9.09% (initial observation), it becomes 27,27% (cycle I) and 57,57% (cycle II).Masalah dalam penelitian ini ialah proses belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran matematika di Kelas IV SD Negeri 176/II Renah Sungai Ipuh masih rendah, hal ini dibuktikan  dengan  hasil observasi awal yang dilakukan oleh peneliti dari 33 peserta didik hanya 9,09% yang memperoleh nilai dalam kriteria cukup kritis. Penyebabnya adalah guru hanya menggunakan pendekatan yang konvensional  di kelas, yang menyebabkan proses pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis peserta didik rendah. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan open ended pada proses belajar peserta didik dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. metode yang digunakan dalam penelitian ini  adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, setiap siklus dilkasanakan melalui 4 tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi dan terdiri dari 2 kali pertemuan. Hasil penelitian dapat dijelaskan sebagai berikut: (1) penerapan pendekatan open ended dalam proses pembelajaran dilihat dari lembar observasi yaitu siklus I hanya dari aspek guru 66,25% dan aspek peserta didik 64,7% sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan dari aspek guru 83,75% dan aspek peserta didik 85,97%  yang telah mencapai indikator keberhasilan. (2) penerapan pendekatan open ended dalam pembelajaran pada siklus I masih belum maksimal. Hal ini dapat dilihat dari hasil tes pada siklus I, hanya 27,27% peserta didik yang memperoleh nilai dalam kriteria kritis dan 72,72% peserta didik yang belum mencapai indikator keberhasilan. kemampuan berpikir kritis peserta didik meningkat sangat baik pada siklus II. Dari 9,09% (observasi awal), menjadi 27,27% (siklus I) dan 57,57% (siklus II)

    MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BOLA BASKET SISWA KELAS VIII SMP N 7 SINGARAJA

    Get PDF
    This research aims to improve activity and learning outcomes basketball passing (chest pass and bounce pass) trough the implementation cooperative learning model type numbered head together (NHT) on student class VIII SMP N 7 Singaraja school year 2017/2018. This study is an class action researchers wich is conducted in two cycles, consist of action planning stage, implementation of the action, observation/evaluation and reflection. Research subject is student of class VIII SMP N 7 Singaraja which amounts 38 persons consist of 26 men and 12 women. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. Learnig activity data in cycle 1 classically is 7,98 and learning research of cycle 1 achieve 52% in the category of fairly good. Learning activity data in cycle classically is 9,3 and learning research of cycle achieve 100% in the category of very good. Bused on analysisdata result and discussion, concluded that activity of learning outcomes basketball passing techniques increased through the application of cooperative learning model type (NHT) for student in class VIII SMP N 7 Singaraja school year 2017/2018. Adviced on penjasorkes (spot) teachers can apply cooperative learning outcomes basketball passing techniques.Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing (chest pass dan bounce pass) bola basket melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together (NHT) pada siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Singaraja tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yaitu jenis guru sebagai peneliti,yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Singaraja yang berjumlah 38 orang terdiri dari 26 orang putra dan 12 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Data aktivitas belajar pada siklus I secara klasikal adalah 7,98 dan hasil belajar pada siklus I mencapai 52% pada kategori sangat kurang baik. Pada siklus II, aktivitas belajar secara klasikal adalah 9,3 dan hasil belajar mencapai 100% pada kategori sangat baik. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola basket meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Singaraja tahun pelajaran 2017/2018. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola basket

    PERSUASIF PADA SPANDUK PILKADADI KABUPATEN MERANGIN TAHUN 2017-2018

    Get PDF
    Political communication cannot be separated from the use of language that leads to the delivery of messages, appeals, hopes, requests, and desires for influence. The forms of speech that exist in political communication, especially the regional head election banners (Pilkada) have different characteristics from the speech in ordinary communication or other political communication. Therefore, every human being should not only understand what the Election banner has said, but also the context used in the utterance must be understood. This study aims to describe the form of sentences and persuasive techniques used in the 2017 local election banner in Merangin District. The approach used in this study is a qualitative approach. The data source in this study was the 2017 Local Election banner in Merangin Regency, which amounted to 14 banners. In this study, the data examined were sentences contained in the 2017 local elections banner in Merangin Regency. To collect research data, researchers used documentation techniques, namely the 2017 regional election banners in Merangin District, which were collected in the form of photographs. Based on the process of data collection and data analysis that researchers have done, researchers obtain data that there are 7 types of news sentences, 4 types of exciting sentences, and 3 types of command sentences. Meanwhile, there were 5 banner sentences that used identification techniques, 1 rationalization technique, 1 suggestion technique, and 7 compensation techniques. The use of persuasive techniques or sentence forms on these banners aims to get the attention of the readers and influence the emotions, thoughts, and feelings of the wider community who also read the banners. Based on these findings the researcher suggests that political parties are expected to provide banners containing educative and constructive mattersKomunikasi politik tidak bisa dilepaskan dari penggunaan bahasa yang mengarah pada penyampaian pesan, himbauan, harapan, permintaan, dan keinginan untuk pengaruh mempengaruhi. Bentuk-bentuk tuturan yang ada dalam komunikasi politik khususnya spanduk pemilihan kepala daerah (Pilkada) memiliki ciri yang berbeda dengan tuturan dalam komunikasi biasa ataupun komunikasi politik yang lain. Oleh karena itu, setiap manusia sebaiknya tidak hanya sekadar mengerti apa yang telah diujarkan oleh spanduk Pilkada, tetapi juga konteks yang digunakan dalam ujaran tersebut harus dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kalimat dan teknik persuasif yang digunakan pada spanduk pilkada di Kabupaten Merangin tahun 2017. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah spanduk Pilkada di Kabupaten Merangin tahun 2017 yang berjumlah 14 spanduk. Dalam penelitian ini, data yang diteliti adalah kalimat yang terdapat pada spanduk Pilkada di Kabupaten Merangin tahun 2017. Untuk mengumpulkan data penelitian, peneliti menggunakan teknik dokumentasi, yakni spanduk Pilkada di Kabupaten Merangin tahun 2017 yang dikumpulkan dalam bentuk foto. Berdasarkan proses pengumpulan data dan analisa data yang peneliti telah lakukan, peneliti memperoleh data bahwa terdapat 7 jenis kalimat berita, 4 jenis kalimat seru, dan 3 jenis kalimat perintah. Sementara itu terdapat 5 kalimat spanduk yang menggunakan teknik identifikasi, 1 teknik rasionalisasi, 1 teknik sugesti, dan 7 teknik kompensasi. Penggunaan teknik persuasif ataupun bentuk kalimat pada spanduk tersebut bertujuan untuk memperoleh perhatian para pembacanya dan mempengaruhi emosi, pikiran, dan perasaan masyarakat luas yang juga membaca spanduk tersebut. Berdasarkan temuan ini peneliti menyarankan agar partai politik diharapkan memberikan spanduk yang berisikan hal-hal edukatif dan membangu

    SCRAMBLE SENTENCE METHOD TO TEACH WRITING DESCRIPTIVE TEXT AT THE EIGHT GRADE STUDENTS OF SMP N 26 PALEMBANG

    Get PDF
    The problem of this study is “Is there any significant difference on writing achievement between the eighth grade students of SMP N 26 Palembang who are taught by using scramble sentence method and those who are not?”. This research applied quantitative method namely quasi experimental design and used simple random sampling. The writer used writing rubric to collect data and analyzed the result of test by using paired sample t-test and independent simple t-test. Total number of population was 303 students which is VIII.3 as control group and VIII.I, as experimental group. Based on the result of this study, the mean score in post test score were 73.44 for control group and 76.09 for experimental group. The result of the independent sample t-test shows the value of sig. (2-tailed) was 0.01 < 0.05 at the level of significant 0.05. While, the value of t-obtained was 2.415 higher than the critical value of t-table was 1.665 with degree of freedom 62, can be concluded that the null hypothesis was rejected and the alternative hypothesis was accepted

    DETERMINAN MINAT MAHASISWA MENJADI GURU

    Get PDF
    The purpose of this study was to determine the interest of students to become teachers in students of Accounting Education Study Program FKIP XYZ University. This study uses quantitative methods with descriptive statistical data analysis techniques. The sampling technique uses purposive sampling. Data collection of this study using a questionnaire. The results obtained from this study are family environment, microo teaching, apprenticeship III affect the interest of students to become teachers. Can be seen by the motivation given and the economic situation in the family environment, the ability to manage the class in microo teaching, as well as teaching and non-teaching activities that exist in apprenticeship III.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui minat mahasiswa menjadi guru pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi FKIP Universitas Swasta di Madiun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis data statistik deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini ialah lingkungan keluarga, microo teaching, magang III berpengaruh terhadap minat mahasiswa menjadi guru, terbukti dengan adanya motivasi yang diberikan serta keadaan ekonomi dalam lingkungan keluarga, kemampuan pengelolaan kelas dalam microo teaching, serta kegiatan mengajar dan non mengajar yang ada dalam magang II

    TELAAH PENERAPAN TRI-N (NITENI, NIROKKE, NAMBAHI) PADA BUKU BAHASA INDONESIA KELAS IX SMP

    Get PDF
    The objective of the research is to know the application of process (1) niteni, (2) nirokke, and (3) nambahi on the student textbook Bahasa Indonesia Kelas IX SMP Kurikulum 2013. Niteni is give a mark and pay attention carefully using all sense with the process. Observing use vision sense, hearing sense, smelling sense, touching sence, dig the information more deeper from the result of the observation and reasoning with connecting the knowledge that already owned from the result of excavation.  Nirokke is repcating what is already taught by the model/ example/from teacher/ the source study with involve, thinking, sensing, feeling/ conscience and spiritual with integral and hormontous with the process: repeating with writing, repeating with movement, repeating with experiment, repeating with demonstratiang/ practicing, repeating with rerving. Nambahi is and ing reducing what is already taught by the model/ example from the teacher/ the source sudy with developing creativity and idea with the process adding with desarning, adding with creating/ making, and adding with improvitation. The research is descriptive qualitative research the data of  the research is word, phrase, sentence, paragraph and discourse that the contain is about the application of process niteni, nirokke, nambahi. Te result of the research shows that the application of the process niteni, nirokke, and nambahi already on the textbook.Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan proses (1) niteni, (2) nirokke, dan (3) nambahi dalam buku teks siswa bahasa Indonesia Kelas IX SMP Kurikulum 2013. Niteni adalah menandai dengan memperhatikan secara saksama dan menggunakan seluruh indera, melalui proses: mengamati menggunakan indera penglihatan, indera pendengaran, indera penciuman, indera peraba, indera pengecap, menggali informasi lebih dalam dari hasil pengamatan, dan menalar dengan menghubungkan pengetahuan yang sudah dimiliki dari hasil galian. Nirokke adalah menirukan apa yang diajarkan melalui model/contoh/teladan dari guru/sumber belajar dengan melibatkan pikiran, penginderaan, perasaan/nurani dan spiritual secara integral dan harmonis, melalui prose: menirukan dengan melafalkan/melalui suara, menirukan dengan membaca, menirukan dengan menulis, menirukan melalui gerakan, menirukan dengan mencoba/eksperimen, menirukan dengan mendemonstrasikan/mempraktikkan, menirukan menirukan dengan menyajikan. Nambahi adalah menambah atau mengurangi apa yang telah dipelajarinya melalui model/contoh/teladan dari guru/sumber belajar dengan mengembangkan krativitas dan gagasannya, melalui proses: menambahi dengan mendesain, menambahi dengan mencipta/membuat, dan menambahi dengan mengimprovisasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat, paragraf, dan atau wacana yang memuat konten-konten tentang penerapan proses niteni, nirokke, dan nambahi. Hasil penelitian menunjukkan penerapan proses niteni, nirokke, dan nambahi terdapat dalam buku teks

    KONTRIBUSI KELINCAHAN DAN KECEPATAN TERHADAP KEMAMPUAN DRIBBLING ATLET SEPAKBOLA SSB SKB MUARA BUNGO

    Get PDF
    The problem in this study is the low ability of dribbling for SSB football layers in Muara Bungo Learning Activity Studio, which is allegedly due to lack of agility and speed. Therefore, this study aims to describe the contribution of agility and speed both individually and together. With the dribbling ability of SSB football players, a studio of learning activities in 2010. The population of the study was 75 football players from the SSB Sanggar Muara Bungo Learning Activities in 2010. Sampling was carried out by means of porpusive sampling, that is, the age group of 17 to 20 years, with 30 people. To achieve the purpose of this study, there were  three instruments used,  (1) zig-zag run test, to measure agility variable, (2) 50 year (45 meter) running test to measure speed variable, (3) dribbling ability test to measure dribbling ability variable. Data were analyzed with product moment correlation and multiple correlation with the determinant formula. The finding of  this study shows; (1) there is a significant relationship between agility and dribbling ability, with the contribution of agility 43.30% to dribbling ability, (2) there is a significant relationship between speed and dribbling ability. Contributions of agility 24.21%, (3) there is a significant relationship between agility and speed together with the ability of dribbling, the contribution of agility and speed to the dribbling ability of 43.59%.Masalah dalam penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan dribbling atlit sepakbola SSB Sanggar Kegiatan Belajar Muara Bungo,  yang diduga karena kurangnya kelincahan dan kecepatan. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontribusi kelincahan dan kecepatan baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama. Dengan kemampuan dribbling atlet sepakbola SSB sanggar kegiatan belajar tahun 2010. Populasi penelitian adalah atlit sepakbola SSB Sanggar Kegiatan Belajar Muara Bungo tahun 2010 yang berjumlah 75 orang. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik porpusive sampling yaitu kelompok umur 17 sampai dengan umur 20 tahun yang berjulamlah 30 orang, instrument yang digunakan adalah; (1) tes zig-zag run, untuk mengukur variable kelincahan, (2) tes lari 50 year (45 meter) untuk mengukur variable kecepatan, (3) tes kemampuan dribbling untuk mengukur variable kemampuan dribbling. Data dianalisis dengan korelasi produk moment dan korelasi ganda dengan rumus determinan. Tujuan penelitian menunjukkan; (1) terdapat hubungan berarti antara kelincahan dengan kemampuan dribbling, dengan kontribusi keelincahan 43,30% terhadap kemampuan dribbling, (2) terdapat hubungan berarti antara kecepatan dengan kemampuan dribbling. Kontribusi kelincahan 24,21%, (3) terdapat hubungan berarti antara kelincahan dan kecepatan secara bersama-sama dengan kemampuan dribbling, kontribusi kelincahan dan kecepatan terhadap kemampuan dribbling 43,59%

    PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BERPRESTASI DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PGSD STKIP-MB

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian  tindakan kelas, bertujuan mendeskripsikan proses keterlaksanaan dan pencapaian hasil setiap siklus tindakan melalui penerapan pendekatan NHT dalam meningkatkan motivasi berprestasi dan hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini dilaksanakan di Prodi PGSD STKIP-MB dengan subyek penelitian mahasiswa semester 3 kelas C pada mata kuliah pembelajaran IPA kelas rendah. Instrumen penelitian berupa lembar observasi motivasi berprestasi, lembar observasi sikap, lembar observasi keterampilan, dan soal tes hasil belajar kognitif.  Penelitian ini berhasil dilaksanakan dalam 3 siklus tindakan. Setiap siklus tindakan mencakup kegiatan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan persentase motivasi berprestasi pada siklus I mencapai 60,71%, pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 71,40%, dan pada siklus III berhasil meningkat mencapai 85,71%. Persentase sikap pada siklus I mencapai 75,10%, pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 83,75%, dan pada siklus III berhasil meningkat mencapai 91,24%. Persentase keterampilan pada siklus I mencapai 73,75%, pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 82,50%, dan pada siklus III berhasil meningkat mencapai 92,50%. Hasil belajar kognitif pada siklus I mencapai 58,62 (kategori rendah), pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 68,96 (kategori sedang), dan pada siklus III berhasil meningkat mencapai 82,75 (kategori tinggi). Hal ini dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan NHT dapat meningkatkan motivasi berprestasi dan hasil belajar mahasiswa.Penelitian ini merupakan penelitian  tindakan kelas, bertujuan mendeskripsikan proses keterlaksanaan dan pencapaian hasil setiap siklus tindakan melalui penerapan pendekatan NHT dalam meningkatkan motivasi berprestasi dan hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini dilaksanakan di Prodi PGSD STKIP-MB dengan subyek penelitian mahasiswa semester 3 kelas C pada mata kuliah pembelajaran IPA kelas rendah. Instrumen penelitian berupa lembar observasi motivasi berprestasi, lembar observasi sikap, lembar observasi keterampilan, dan soal tes hasil belajar kognitif.  Penelitian ini berhasil dilaksanakan dalam 3 siklus tindakan. Setiap siklus tindakan mencakup kegiatan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan persentase motivasi berprestasi pada siklus I mencapai 60,71%, pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 71,40%, dan pada siklus III berhasil meningkat mencapai 85,71%. Persentase sikap pada siklus I mencapai 75,10%, pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 83,75%, dan pada siklus III berhasil meningkat mencapai 91,24%. Persentase keterampilan pada siklus I mencapai 73,75%, pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 82,50%, dan pada siklus III berhasil meningkat mencapai 92,50%. Hasil belajar kognitif pada siklus I mencapai 58,62 (kategori rendah), pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 68,96 (kategori sedang), dan pada siklus III berhasil meningkat mencapai 82,75 (kategori tinggi). Hal ini dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan NHT dapat meningkatkan motivasi berprestasi dan hasil belajar mahasiswa

    272

    full texts

    384

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal STKIP-MB - Jurnal Muara Pendidikan STKIP Muhammadiyah Muara Bungo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇