E-Journal STKIP-MB - Jurnal Muara Pendidikan STKIP Muhammadiyah Muara Bungo
Not a member yet
    384 research outputs found

    UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA PESERTA DIDIK KELAS IX 2 SMP NEGERI 01 MUARA BUNGO

    No full text
    The problem in this study was the athletes’s failureinthe game due to tiredness, even though the game time has not run out. Furthermore, in competing, Wushu athletes often lose speed in attacking or defending, the body was less agile to dodge and even punches, kicks and kickbacks were less powerful and not so hard. The type of the research was descriptive research. The population were all Wushu Athletes in Kerinci Regency in 2018. 15 samples were chosen.  The sampling technique was done through "total sampling". The data consisted of primary and secondary data. The technique of data analysis was descriptive statistical analysis. The results shown that: 1) The level of limb muscle explosive power wushu athletes in Kerinci Regency was in the category of Prima and good, 2) The level of agility possessed by the Wushu athletesin Regency Kerinci was in the good category. It could be proved by the score. 7 out of 15 athletes scored  were <15.5 which categorized in the excellent category, 3) Level of speed of Wushu athletes in Kerinci Regency were in good category, this was indicated by the acquisition of a value between 6.44-7.31 that owned by 8 athletes with a percentage of 53.33 %. These were classified as a good classification.Masalah dalam penelitian ini adalah hasil belajar peserta didik  masih rendah dan belum mencapai harapan. Rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Matematika ini diduga disebabkan oleh ketidaksesuaian model pembelajaran yang digunakan guru dalam pembelajaran Matematika. Model ceramah yang biasa digunakan guru dalam mengajar merupakan pembelajaran satu arah, sehingga cenderung membuat peserta didik menjadi pasif dalam belajar. Jenis penelitian ini Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Sampel yang diambil berjumlah sebanyak 28 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan “total Sampling”. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Hasil penelitian hasil peneilitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman dan penguasaan peserta didik terhadap materi yang telah disampaikan guru selama ini (ketuntasan belajar meningkat dari sklus I, dan II yaitu masing-masing 67,85%, dan 92,85%

    PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN STRATEGI PROBLEM BASED LEARNING DI KELAS IV SD NEGERI 12 MUNDAM SAKTI KECAMATAN IV NAGARI KABUPATEN SIJUNJUNG

    Get PDF
    This study began with a problem that occurred in Class IV SD 12 Mundam Sakti, namely the low activity and student learning outcomes. This can be seen from the results of observation and analysis of the results of UH I students. This study aims to reveal the effect of Problem Based Learning (PBL) strategies on thematic learning activities and outcomes that are specific to mathematics learning. The subjects of the study were the fourth grade students of SDN 12 Mundam Sakti District IV Nagari, Sijunjung Regency, totaling 20 people.This research is a classroom action research with a simple qualitative and quantitative approach. In its implementation, this study consisted of two cycles conducted by researchers. Each cycle consists of planning activities, implementing actions accompanied by observations and reflections in each cycle. This research was conducted in the first semester of the 2014/2015 school year at SDN 12 Sakti District IV Nagari, Sijunjung Regency. The research data was collected through observations, field notes, videos, documentation and test results. The results of the analysis of the research data indicate that the use of PBL strategies can increase the activities and learning outcomes of Mathematics in class IV SDN 12 Sakti District IV Nagari Sijunjung Regency. This can be seen from oral activity, writing, and mental, has increased from cycle I to cycle II. The same thing is seen in student learning outcomes, namely: (1) the average student learning outcomes in cycle I 73.5 and in cycle II to 87.5. Seeing the results of this study, the classroom action research in the use of PBL strategies in mathematics learning needs to be applied and developed in order to improve the quality of education in the future.Penelitian ini berawal dari masalah yang terjadi di Kelas IV SD N 12 Mundam Sakti, yaitu rendahnya aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Hal ini terlihat dari hasil observasi dan analisis terhadap hasil UH I peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh strategi Problem Based Learning (PBL) terhadap aktivitas dan hasil belajar tematik yang dikhususkan pada pembelajaran matematika. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV SDN 12 Mundam Sakti Kecamatan IV Nagari Kabupaten Sijunjung yang berjumlah 20 orang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif sederhana. Dalam pelaksanaannya, penelitian ini terdiri dari dua siklus yang dilakukan oleh peneliti. Setiap siklus terdiri atas kegiatan perencanaan, pelaksanaan tindakan yang disertai pengamatan dan refleksi pada masing-masing siklus. Penelitian ini dilaksanakan pada semester I tahun ajaran 2014/2015 di SDN 12 Sakti Kecamatan IV Nagari Kabupaten Sijunjung. Data penelitian ini dikumpulkan melalui pengamatan, catatan lapangan, video, dokumentasi dan hasil tes. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa penggunaan strategi PBL dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Matematika di kelas IV SDN 12 Sakti Kecamatan IV Nagari Kabupaten Sijunjung. Hal ini terlihat dari aktivitas oral, writing,dan mental, mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Hal yang sama juga terlihat pada hasil belajar peserta didik yaitu: (1) rata-rata hasil belajar peserta didik pada siklus I 73,5 dan pada siklus II menjadi 87,5. Melihat hasil penelitian ini, maka penelitian tindakan kelas dalam penggunaan strategi PBL pada pembelajaran matematika perlu diterapkan dan dikembangkan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di masa yang akan datang

    KONTRIBUSI MINAT BACA SASTRA DAN PENGUASAAN KONSEP CERPEN TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS CERPEN SISWA KELAS XI SMA NEGERI 4 MUARA BUNGO

    Get PDF
    The purpose of this study to describe some of the following: (1) the contribution of reading literature on short story writing skills texts by students, (2) the contribution of mastery of the concept of short stories short story text writing skills by students, and (3) the contribution of reading literature and mastery of the concept of short stories short story text writing skills by students of class XI SMAN 4 Muara Bungo. This research is a type of quantitative research by using descriptive and correlation design. The data of this research is the result of a questionnaire score reading literature, scores of short stories concept mastery test results, and the results of the test scores of text short story writing skills. The findings of the study are as follows: (1) interest in reading literature gives konrtibusi to text short story writing skills by 37.21%, (2) the mastery of the concept of short stories contributed to the text of the short story writing skills by 35%, (3) interest in reading literature and mastery of the short story concept jointly contribute to the text short story writing skills by 42,25%.Tujuan penelitian ini adalah memaparkan beberapa hal sebagai berikut: (1) besarnya kontribusi minat baca sastra terhadap keterampilan menulis teks cerpen oleh siswa, (2) besarnya kontribusi penguasaan konsep cerpen terhadap keterampilan menulis teks cerpen oleh siswa, dan (3) besarnya kontribusi minat baca sastra dan penguasaan konsep cerpen terhadap keterampilan menulis teks cerpen oleh siswa kelas XI SMAN 4 Muara Bungo. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif dan desain korelasi.  Data penelitian ini berupa skor hasil angket minat baca sastra, skor hasil tes penguasaan konsep cerpen, dan skor hasil tes keterampilan menulis teks cerpen. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) minat baca sastra memberi konrtibusi terhadap keterampilan menulis teks cerpen sebesar 37,21%. (2) penguasaan konsep cerpen memberi kontribusi terhadap keterampilan menulis teks cerpen sebesar 35%. (3) minat baca sastra dan penguasaan konsep cerpen secara bersama-sama memberi kontribusi terhadap keterampilan menulis teks cerpen sebesar 42,25%

    studi terbaru tentang film

    No full text
    Nowadays learning languages has become more important. Learning a new language not only develops individual intelligence, but also it gives learners, permission to enter and gets learners near to another culture and prepares them with the essential skills to succeed and change their behavior. There are many ways to increase our English skill, such as listening to the music, reading a lot, playing games, watching movies, writing story etc. One of that way is watching movies, watching movies not only to fill the spare time or get rid the boredom, but also can get some lesson especially English lesson. We can learn their pronunciation, spelling, grammar and also we can get many new vocabularies from the movies. Through movie the students will feel excited and did not get bored easily especially watch their favorite movies. This paper aims to propose the use of movies at high school by discussing relevant theories regardig the use of movies at senior high school for EFL learner.Saat ini belajar bahasa telah menjadi kebutuhan yang penting. Belajar bahasa yang baru tidak hanya mengembangkan kecerdasan individu, tetapi juga memberikan peserta didik, kesempatan untuk lebih dekat dengan budaya lain dan mempersiapkan mereka dengan keterampilan penting. Ada banyak cara untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris peserta didik kita, seperti mendengarkan musik, banyak membaca, bermain game, menonton film, menulis cerita, dan lain lain. Salah satu cara yang bisa menjadi alternatif adalah menonton film, menonton film tidak hanya bisa untuk mengisi waktu luang atau mendapatkan menghilangkan kebosanan, tetapi juga bisa dapatkan beberapa pelajaran terutama pelajaran bahasa Inggris. Siswa Kita bisa belajar pengucapannya, ejaan, tata bahasa dan juga bisa mendapatkan banyak kosakata baru dari film. Melalui film para siswa akan merasa senang dan tidak mudah bosan terutama menonton film favorit mereka. Artikel ini bertujuan untuk mengusulkan penggunaan film di sekolah menengah dengan membahas teori-teori yang relevan mengenai penggunaan film di sekolah menengah atas untuk pelajar EFL

    PERSEPSI MAHASISWA STIE MUHAMMADIYAH JAMBI TERHADAP KAHOOT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS

    No full text
    This study looks at the extent to which kahoot can be used by STIE Muhammadiyah Jambi students in understanding teaching materials as well as analyzing students' perceptions about the strengths and weaknesses of this media when it is practiced in daily teaching. The target of this research is the first year students of STIE Muhammadiyah Jambi. The research method used is quantitative descriptive. Data was taken from observations, field notes and questionnaires that were analyzed using qualitative data analysis. The results showed that the majority of respondents stated that Kahoot's main advantages were practical and easy to use. The majority of respondents did not experience obstacles to use this application. The biggest benefit felt by respondents is a pleasant learning atmosphere and sufficient results to show their ability to understand the material. In addition, the ability of lecturers is sufficient in the use of learning media. This can be seen from the level of participant satisfaction related to lecturer performance. Meanwhile, the biggest drawback of using Kahoot is network-related technical constraints and there is no opportunity to change answers.  keywords: learning tool, students perceptions, effectiveness of kahootPenelitian ini melihat sejauh mana kahoot dapat digunakan oleh siswa STIE Muhammadiyah Jambi dalam memahami bahan ajar sekaligus menganalisis persepsi mahasiswa mengenai kekuatan dan kelemahan media ini ketika dipraktikkan dalam pengajaran sehari-hari. Sasaran penelitian ini adalah mahasiswa tahun pertama STIE Muhammadiyah Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Data diambil dari observasi, catatan lapangan dan kuesioner yang dianalisis dengan menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menyatakan bahwa keunggulan utama Kahoot adalah praktis dan mudah digunakan. Mayoritas responden tidak mengalami hambatan untuk menggunakan aplikasi ini. Manfaat terbesar yang dirasakan responden adalah suasana belajar yang menyenangkan dan hasil yang cukup menunjukkan kemampuan mereka untuk memahami materi. Selain itu, kemampuan dosen sudah memadai dalam penggunaan media pembelajaran. Hal ini dapat dilihat dari tingkat kepuasan peserta terkait kinerja dosen. Sementara kelemahan terbesar dari penggunaan Kahoot adalah kendala teknis terkait jaringan dan tidak ada peluang untuk memperbaiki jawaban Kata kunci: alat pembelajaran, persepsi siswa, efektifitas kahoo

    MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN GERAK DASAR MANIPULATIF BAGI ANAK MELALUI PERMAINAN OLAHRAGA DI TAMAN KANAK-KANAK

    Get PDF
      Sports games are one part that can not be separated from human life, through physical education, humans can learn more from things related to affective, cognitive, and psychomotor which are human provisions to achieve better life goals. Manipulative skills are a child's activity related to objects outside of him that must be manipulated in such a way that one skill is formed. The purpose of this study was to determine the teacher's efforts in developing basic manipulative movement skills for children through sports games on the aspects of throwing, catching, kicking and dribbling. This research was conducted using a qualitative descriptive approach (case study) involving 3 teachers. Data collected through observation, interviews, and document analysis. Data were analyzed qualitatively using data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that the teacher's efforts in developing basic manipulative movement skills for children through sports games are as follows: 1) providing tools or materials that attract children's attention in developing basic manipulative movement skills through sports games, 2) providing direction and examples to children in develop basic manipulative movement skills through exercise, 3) observe the child during the process of developing basic manipulative movement skills through sports gamesPermainan olahraga merupakan salah satu bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, melalui pendidikan jasmani manusia dapat belajar lebih banyak dari hal yang berhubungan dengan afektif, kognitif, dan psikomotor yang merupakan bekal manusia untuk mencapai tujuan hidup yang lebih baik. Keterampilan manipulatif adalah suatu kegiatan anak yang berhubungan dengan benda di luar dirinya yang harus dimanipulasi sedemikian rupa sehingga terbentuk satu keterampilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya guru dalam mengembangkan keterampilan gerak dasar manipulatif bagi anak melalui permainan olahraga pada aspek melempar, menangkap, menendang dan menggiring bola. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif (studi kasus) melibatkan 3 orang guru. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumen analisis. Data dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru dalam mengembangkan keterampilan gerak dasar manipulatif bagi anak melalui permainan olahraga adalah sebagai berikut: 1) menyediakan alat atau bahan yang menarik perhatian anak dalam mengembangkan keterampilan gerak dasar manipulatif melalui permainan olahraga, 2) memberikan arahan dan contoh pada anak dalam mengembangkan keterampilan gerak dasar manipulatif melalui permainan lahraga, 3) mengamati anak saat proses kegiatan mengembangkan keterampilan gerak dasar manipulatif melalui permainan olahraga

    EFEKTIFITAS LATIHAN BERDASARKAN PROSES LATIHAN PADA FITNESS CENTER DAN PADA KLUB OLAHRAGA

    Get PDF
    This article was written to (1) the effectiveness of training 3x a week and 4x a week based on the training process at the fitness center and sports club. (2) the difference in the effectiveness of weight training with a frequency of 3x a week and 4x a week. This study aims to determine whether there is a difference in the effectiveness of weight training with 3x workouts a week and 4x week training on muscle hypertrophy.The approach used in data retrieval is a literature review approach with descriptive methods. Based on the analysis of the results of the research and discussion, it can be concluded that weight training with a frequency of 4 times a week of exercise is more effective than the frequency of 3 times a week training based on public exercises and exercises carried out in training programs carried out in official sports development.Artikel ini ditulis untuk (1) efektivitas pelatihan 3x seminggu dan 4x seminggu berdasarkan proses latihanpada pusat kebugaran dan klub olahraga., (2) perbedaan dalam efektivitas latihan beban dengan frekuensi 3x seminggu dan 4x seminggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan efektivitas latihan beban dengan latihan 3x seminggu dan latihan4x seminggu terhadap hipertrofi otot. Pendekatan yang digunakan dalam pengambilan data adalah pendekatan tinjauan pustaka dengan metode deskriptif. Berdasarkan analisis hasil penelitian dan diskusi, dapat disimpulkan bahwa latihan beban dengan frekuensi latihan 4 kali seminggu lebih efektif daripada frekuensi pelatihan 3 kali seminggu berdasarkan latihan umum dan latihan yang dilakukan. dalam program pelatihan yang dilakukan dalam pengembangan olahraga resmi

    KEBIJAKAN SEKOLAH DALAM PENGGUNAAN GADGET DI SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    This study aims to find out, study, and describe school policies on the use of gadgets in SDN 13/I Rengas Condong and is expected to be able to find the right policies towards the use of gadget by students in schools. This research uses a qualitative approach. Data collected using observation, interviews, and documentation. The results of this study showed that students not allowed to bring gadget to school. But researcher found there are still students who bring gadget to school. This is because of the lack of control by the teacher, headmaster, or staf of school.Penelitian ini bertujuan mengkaji dan mendeskripsikan kebijakan sekolah terhadap penggunaan gadget di SDN 13/I Rengas Condong dan diharapkan mampu menemukan kebijakan yang tepat terhadap penggunaan gadget oleh siswa di sekolah.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.Data dikumpulkan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahawa siswa tidak diperbolehkan membawa gadget ke sekolah.Namun peneliti menemukan masih ada siswa yang membawa gadget ke sekolah.Hal ini dikarenakan kurangnya kontrol oleh guru,kepala sekolah, ataupun pegawai sekolah

    KOMUNIKASI INSTRUKSIONAL DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR BAGI ANAK ASD (AUTISM SPECTRUM DISORDER)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi instruksional dalam proses belajar mengajar guru dan anak ASD (Autism Spectrum Disorder) di kelas.Berdasarkan serangkaian kegiatan penelitian yang dilakukan pada Lembaga Pendidikan Prananda Bandung, komunikasi instruksional yang dilakukan oleh guru dalam proses belajar mengajar menggunakan pesan verbal berupa bahasa instruksi dan pesan nonverbal. Antara Bahasa instruksi dan pesan nonverbal keduanya saling melengkapi sehingga anak ASD (Autism Spectrum Disorder) dapat menerima materi pengajaran dengan baik. Pemberian pesan verbal dan nonverbal dalam proses belajar mengajar yang dilakukan guru didalam kelas memberikan perubahan dalam perilaku anak ASD (Autism Spectrum Disorder), perubahan perilaku berbeda-beda pada setiap anak, hal ini disebabkan oleh kondiri anak ASD (Autism Spectrum Disorder) yang tidak sama, selain itu,  pola asuh orang tua dirumah juga turun berperan terhadap perubahan perilaku anak. Media yang dipergunakan dalam proses belajar mengajarpun hanya media visual yang membantu anak ASD (Autism Spectrum Disorder) untuk mengenali materi yang disampaikan dengan mudah.  The aims of this study areto determine instructional communication in the teaching and learning process of teachers and children of ASD (Autism Spectrum Disorder) in the classroom. Based on a series of research activities conducted at the Prananda Bandung Educational Institution, instructional communication carried out by teachers in the teaching and learning process uses verbal messages in the form of language instruction and nonverbal messages. Between Language instruction and nonverbal messages both complement each other so that children of ASD (Autism Spectrum Disorder) can receive teaching material well. Giving verbal and nonverbal messages in the teaching and learning process conducted by the teacher in the classroom gives a change in the behavior of ASD (Autism Spectrum Disorder) children, behavior changes vary for each child, this is due to the unequal condition of children ASD (Autism Spectrum Disorder) , besides that parenting parents at home also play a role in changing children's behavior. The media used in the teaching and learning process is only visual media that helps children ASD (Autism Spectrum Disorder) to recognize material that is easily conveyed

    Correlation between class participation and motivation on students' English achievement at SMA Negeri 12 Padang, Kec Nanggalo of west Sumatera

    No full text
    This study aims to determine the relationship of class participation (X1) and motivation (X2) on English learning achievement (Y) of Senior High School number 12 Padang. The population of this research was students of Senior High School number 12 Padang with total population was 894 students. Sample was selected by stratified random sampling technique with total sample was 100 students. The data were collected by using observation and questionnaire. The data were analysis by using quantitative descriptive technique with SPSS computer program version 20. Based on result of data analysis it can be found that first there is positive correlation between X1 with Y with high category (0,793) and significance value less than 0,05 (0,000 <0,05 ), secondly there is a positive correlation between X1  and Y  high category (0,783) and significance value less than 0,05 (0,000 <0,05), third there is positive correlation between X1 and X2  on Y  with rcount is 0,849 and rtable is 0,163 at significance level 5% and n = 100. It means the higher participation and motivation make learning achievement better. Thus, participation and motivation should be a good consideration in leaning.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan partisipasi kelas (class participation) (X1) dan motivasi (X2) terhadap hasil belajar bahasa Inggris  (Y) siswa SMA Negeri 12 Padang. Populasi penelitian adalah siswa SMA Negeri 12 Padang dengan jumlah populasi 894 orang. Sample dipilih dengan teknik acak terstratafikasi (stratified random sampling) dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang siswa. Pengumpulan data menggunakan observasi dan pengisian angket. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan bantuan komputer program SPSS versi 20. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa pertama terdapat hubungan positif antara (X1)  dengan (Y) dengan kategori tinggi (0,793) dan nilai signifikansi kurang dari 0,05 (0,000<0,05), kedua terdapat hubungan positif  antara (X2)  dengan (Y) dengan kategori tinggi (0,783) dan nilai signifikansi sebesar kurang dari 0,05 (0,000<0,05), ketiga terdapat hubungan positif antara (X1) dan (X2) terhadap (Y) bahasa Inggris siswa dengan harga rhitung 0,849 dan rtabel 0,163 pada taraf signifikansi 5% dan n=100. Hal ini menunjukkan semakin tinggi partisipasi dan motivasi maka semakin baik hasil belajar. Dengan demikian partisipasi dan motivasi menjadi pertimbangan yang baik dalam pembelajaran. &nbsp

    272

    full texts

    384

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal STKIP-MB - Jurnal Muara Pendidikan STKIP Muhammadiyah Muara Bungo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇