E-Journal STKIP-MB - Jurnal Muara Pendidikan STKIP Muhammadiyah Muara Bungo
Not a member yet
384 research outputs found
Sort by
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA MENGGUNAKAN MEDIA KOMIK STRIP DI SMAN 2 BUNGO
This study aims to increase motivation and learning outcomes by using comic strip media. This research is a classroom action research (CAR). CAR is carried out in four stages, namely planning, implementation, observation and reflection. The subjects of this study were students of class XI IPS 1 SMAN 2 Bungo. Data collection techniques were carried out by observation and written tests. Based on the results of the study, the percentage of motivation in the first cycle was 58.53% in the sufficient category and increased in the second cycle by 81.96% in the high category. Based on the results of the evaluation in the first cycle, student learning completeness reached 62.22% with an average score of 72.8. In the second cycle, mastery learning increased to 84.44% with an average value of 84.06. Based on the results of the research above, it can be concluded that learning by using comic strip media can increase motivation and economic learning outcomes for students of class XI IPS SMAN 2 Bungo.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar dengan menggunakan media komik strip. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). PTK dilakukan dengan empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 SMAN 2 Bungo. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan tes tertulis. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh persentase motivasi motivasi pada siklus I sebesar 58,53% dengan kategori cukup dan meningkat pada siklus II sebesar 81,96% dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil evaluasi pada siklus I, ketuntasan belajar siswa mencapai 62,22% dengan nilai rata-rata mencapai 72,8. Pada siklus II ketuntasan belajar meningkat menjadi 84,44% dengan nilai rata-rata 84,06. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media komik strip dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar ekonomi siswa kelas XI IPS SMAN 2 Bungo
PEMANFAATAN HASIL PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMAN 1 BUNGO
This research is a research and development (Research and Development) in collaboration with Classroom Action Research (CAR) which aims to increase student interest and achievement through the use of learning media. The development model used by ADDIE is continued with the CAR stages, namely planning, implementation, observation and reflection. This research was conducted at SMAN 1 Bungo, with the subject of class X MIPA 2 students in the even semester of the 2019/2020 school year. The data was obtained from the results of material and media expert validation, interest questionnaires and student knowledge test results. The results of the validation of the media feasibility test obtained an average score of 3.27 with a very feasible category. Based on the results of observations of student interest there was an increase before and after using the media by 12.25%. Based on the results of the post test in the pre-cycle, the average student score was 74.75%, in the first cycle it was 75% and 79.68% in the second cycle. Based on completeness, the number of students who met the KKM in the first cycle was 62% and increased in the second cycle by 81%. These results indicate that the indicators of success are fulfilled, that 75% of students have completed. So it can be concluded that the application of video-based economic learning media can improve student achievement in class X MIPA 2 SMAN 1 Bungo.Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dikolaborasi dengan penelitian tindakan kelas/PTK (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa melalui penggunaan media pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan ADDIE dilanjutkan dengan tahapan PTK yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Bungo, dengan subjek siswa kelas X MIPA 2 semester genap tahun pelajaran 2019/2020. Data diperoleh dari hasil validasi ahli materi dan media, angket minat dan hasil tes pengetahuan siswa. Hasil validasi uji kelayakan media diperoleh skor rerata 3,27 dengan kategori sangat layak. Berdasarkan hasil observasi minat siswa terjadi peningkatan sebelum dan sesudah menggunakan media sebesar 12,25 %. Berdasarkan hasil post test pada pra siklus diperoleh rata-rata nilai siswa sebesar 74,75 %, pada siklus I sebesar 75 % dan 79,68% pada siklus II. Berdasarkan ketuntasan, jumlah siswa yang memenuhi KKM pada siklus I sebesar 62 % dan meningkat pada siklus II sebesar 81%. Hasil ini menunjukkan indikator keberhasilan terpenuhi bahwa sudah 75% siswa telah tuntas. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran ekonomi berbasis video dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X MIPA 2 SMAN 1 Bungo
PENGEFEKTIFAN PEMBELAJARAN BIOLOGI MELALUI METODE STBCT GUNA MENINGKATKAN CAPAIAN BELAJAR SISWA DI SMAN 1 BUNGO
This study aims to improve learning outcomes in biology through the application of the SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) learning method. This research is a classroom action research (CAR) which is carried out in four stages, namely planning, implementing actions, observing and reflecting. The subjects of this study were students of class XI MIPA 5 SMAN 1 Bungo. Data collection techniques were carried out by documentation, interviews, observations and tests. The success of CAR is seen from the increase in classical learning completeness in the discussion value from 76.67% in the first cycle to 90.9% in the second cycle. And classical learning completeness on the evaluation value from 75.75% in the first cycle to 93.93% in the second cycle. In addition, there was also an increase in the average student learning outcomes. With evidence that in the first cycle the average value of the class on the discussion value was 62.2, in the second cycle there was an increase of 75.72. While the average value of the evaluation of the first cycle of 66.25 has increased to 76.30. So it can be concluded that the SQ3R learning method can improve students' biology learning outcomes in class XI MIPA 5 SMAN 1 BungoPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar biologi melalui penerapan metode belajar SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) . Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dengan empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 5 SMAN 1 Bungo. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi, wawancara, observasi dan tes. Keberhasilan PTK dilihat dari adanya peningkatan ketuntasan belajar klasikal pada nilai diskusi dari 76,67 % pada siklus I menjadi 90,9% pada siklus II. Serta ketuntasan belajar klasikal pada nilai evalusi dari 75,75 % pada siklus I menjadi 93,93 % pada siklus II. Selain itu, juga terjadi peningkatan terhadap rata-rata hasil belajar peserta didik. Dengan bukti jika dalam siklus I nilai rata-rata kelas pada nilai diskusi 62,2 pada siklus II mengalami peningkatan yaitu 75,72. Sedangkan nilai rata-rata evaluasi siklus I 66,25 mengalami peningkatan menjadi 76,30. Maka dapat disimpulkan bahwa metode belajar SQ3R dapat meningkatkan hasil belajar biologi siswa di kelas XI MIPA 5 SMAN 1 Bung
PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN STRATEGI HEURISTIK POLYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa setelah mendapatkan pembelajaran dengan Strategi Heuristik dibandingkan dengan kemampuan berpikir kritis siswa yang mendapatkan pembelajaran matematika dengan pembelajaran konvensional, dan bagaimana sikap siswa terhadap pembelajaran matematika dengan Strategi heuristik Polya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen terhadap seluruh populasi siswa kelas VII SMPN 1 Muara Bungo, sedangkan sampel dipilih dua kelas secara acak. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir kritis dan skala sikap. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) kemampuan berpikir kritis siswa yang mendapatkan pembelajaran matematika dengan Strategi Heuristik Polya lebih baik daripada siswa yang mendapatkan model pembelajaran konvensional; (2) siswa bersikap positif terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan Strategi Heuristik Polya. Penulis menyarankan agar Strategi Heuristik Polya dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif bagi guru untuk melakukan proses belajar mengajar di kelas dan dilakukan penelitian sejenis untuk mengungkap kemampuan pemahaman dalam materi pelajaran matematika lainnya.The purpose of this study was to determine the differences in students' critical thinking skills after receiving learning with the Heuristic Strategy compared to the critical thinking abilities of students who received mathematics learning with conventional learning, and how students' attitudes toward learning mathematics with Polya's heuristic strategy were. This study used an experimental method on the entire population of class VII students of SMPN 1 Muara Bungo, while two classes were randomly selected as samples. The instrument used in this research is a test of students' mathematical critical thinking skills and attitude scale. The test used is a description type test. The results of this study can be concluded that: (1) the mathematical critical thinking ability of students who receive mathematics learning with Polya's Heuristic Strategy is better than students who receive conventional learning models; and (2) students have a positive attitude towards learning mathematics by using Polya's Heuristic Strategy. From these conclusions, the authors suggest that Polya's Heuristic Strategy can be used as an alternative for teachers to carry out the teaching and learning process in the classroom and similar research be conducted to reveal understanding abilities in other mathematics subject matter, which were not examined in this study
IMPLEMENTASI PENILAIAN BERBASIS KELAS DALAM PEMBELAJARAN IPA BERBASIS INQUIRI DI SMP NEGERI 4 MUARA BUNGO
This study aims to improve students' basic competence in science subjects on the subject of motion of objects and living things in the surrounding environment through the implementation of classroom-based assessment in inquiry-based science learning. This type of research is classroom action research, which consists of two cycles. Each cycle consists of four stages, namely action plan, action implementation, observation/ evaluation, and reflection. This research was conducted in class VIII.5 of SMP Negeri 4 Muara Bungo involving 30 students for the 2021/2022 academic year. Data about students' cognitive competence was collected by the test method, data about students' affective competence was collected by observation method, data about students' psychomotor competence was collected by observation method. Furthermore, the data were analyzed descriptively. The findings of this study indicate that (1) there is an increase in students' cognitive competence from an average value of 69.80 with classical learning completeness of 53.85% in the first cycle to an average value of 77.40 with classical learning completeness of 87.18% in the first cycle. II, (2) there was an increase in the affective competence of students from an average value of 80.30 with a good category in the first cycle to an average value of 84.90 with a very good category in the second cycle, and (3) an increase in the psychomotor competence of students from an average value of 66.40 with a sufficient category in the first cycle to an average value of 77.18 with a good category in the second cycle.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan kompetensi dasar siswa pada mata pelajaran IPA pada pokok bahasan gerak benda dan makhluk hidup di lingkungan sekitar melalui implementasi penilaian berbasis kelas dalam pembelajaran IPA berbasis inquiri. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yang terdiri dari dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII.5 SMP Negeri 4 Muara Bungo dengan melibatkan 30 orang siswa tahun pelajaran 2021/2022. Data tentang kompetensi kognitif siswa dikumpulkan dengan metode tes, data tentang kompetensi afektif siswa dikumpulkan dengan metode observasi, data tentang kompetensi psikomotor siswa dikumpulkan dengan metode observasi. Selanjutnya data dianalisis secara deskriptif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan kompetensi kognitif siswa dari nilai rata-rata 69,80 dengan ketuntasan belajar klasikal 53,85% pada siklus I menjadi nilai rata-rata 77,40 dengan ketuntasan belajar klasikal 87,18% pada siklus II, (2) terjadi peningkatan kompetensi afektif siswa dari nilai rata-rata 80,30 dengan kategori baik pada siklus I menjadi nilai rata-rata 84,90 dengan kategori sangat baik pada siklus II, dan (3) terjadi peningkatan kompetensi psikomotor siswa dari nilai rata-rata 66,40 dengan kategori cukup pada siklus I menjadi nilai rata-rata 77,18 dengan kategori baik pada siklus II
PEGARUH PENDEKATAN REALISTIKC MATHEMATIC EDUCATION TERHDAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMSP N28 MERANGIN
This research is motivated by the low learning outcomes of class VII students. From the indicators of mathematics learning outcomes, there are several indicators of students' mathematics learning outcomes that still cannot be achieved. This is because students think mathematics is a difficult subject, and teachers teach too monotonously so that students become less active and teachers still use conventional learning. Therefore, the researcher offers a Realistic Mathematical Education learning model to overcome the above problems. The purpose of this study was to determine and describe the learning outcomes of mathematics applied by Realistic Mathematical Education which was better than that applied to conventional learning. Grade VII students of SMP N28 Merangin. This research uses a quantitative approach with experimental methods and uses a Posttest-Only-Control Design research design. The population in this study were students of class VII SMP N 28 Merangin and sampling using saturated sampling technique, the sample selected as the experimental class was class VII A, control class was class VII B. The research instrument was in the form of descriptions and data analysis techniques using t-test . From the final test, the results of data analysis were obtained with the average value of the sample class students using the Realistic Mathematical Education learning model was 71.89, while the control class obtained an average of 53. The data analysis technique used to test the hypothesis was t-test, because the data is normally distributed and the variance is homogeneous. The results of the hypothesis obtained t_count = 6.87 and t_table = 2,920. Because t_count>t_table, Ho is rejected and Ha is accepted. The conclusion of this study is that the learning outcomes of mathematics taught using the Realistic Mathematical Education learning model are better than the results of learning mathematics taught using conventional learning for class VIII students of SMP N 28 Merangin.Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas VIII. Dari indikator hasil belajar matematika, ada beberapa indikator hasil belajar matematika siswa yang masih belum bisa dicapai. Hal ini disebabkan karena siswa menganggap matematika merupakan pelajaran yang sulit, dan guru mengajar terlalu monoton sehingga siswa menjadi kurang aktif serta guru masih menggunakan pembelajaran konvensional. Oleh karena itu peneliti menawarkan model pembelajaran Realistic Mathematic Education untuk mengatasi permasalahan di atas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan hasil belajar matematika yang diterapkan dengan Realistic Matematic Education lebih baik daripada yang diterapkan dengan pembelajaran konvensional Siswa SMP N 28 Merangin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan menggunakan rancangan penelitian Postest-Only-Control Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 28 Merangin tahun pelajaran 2015/2016 dan pengambilan sampel dengan menggunakan teknik sampling jenuh, sampel yang terpilih sebagai kelas eksperimen adalah kelas VIII A 18 siswa dan kelas kontrol adalah kelas VIII B 18 siswa. Instrumen penelitiannya berbentuk uraian dengan jumlah soal yaitu 5 soal dan teknik analisis data menggunakan uji-t. Dari tes akhir diperoleh hasil analisis data dengan nilai rata-rata siswa kelas sampel yang menggunakan model pembelajaran Realistic Mathematic Education adalah 71,89, sedangkan kelas kontrol diperoleh rata-rata 53. Dengan teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji-t, karena data berdistribusi normal dan varians homogen. Hasil hipotesis diperoleh dan . Karena maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah hasil belajar matematika yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Realistic Mathematic Education lebih baik dari pada hasil belajar matematika yang diajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional siswa kelas VIII SMP N 28 Merangin
SOSIALISASI PERATURAN TURNAMEN FUTSAL STKIP MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO
Educational sports are carried out with the aim of education through all movement activities that are directed to meet the needs and goals of education itself. Educational sports are identical with physical education activities, sports and health, which are carried out at every level of education or better known as physical education and sports. This service is carried out with the aim of knowing the assessment of the coach and match supervisor on the leadership of the referee in the futsal playoff match. The STKIP Muhammadiyah Muara Bungo Futsal Tournament activity will be held on January 31, 2021 at Dimas Futsal, Muara Bungo. Field results are obtained due to the factors that influence the success of a referee, namely internal and external factors. The more dominant influence is internal factors, psychological factors in the form of anxiety. To be able to lead the match well, the referee needs to master these psychological factors. How to manage these psychological factors can be by training the emotions of the referee to keep it under control. Understand patterns in mastering psychological factors and always practiceOlahraga Pendidikan dilaksanakan dengan tujuan untuk pendidikan melalui semua aktivitas gerak yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan sasaran dari pendidikan itu sendiri. Olahraga pendidikan identik dengan aktivitas pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan yang dilaksanakan di setiap jenjang pendidikan atau yang lebih dikenal dengan istilah penjasorkes. Pengabdian ini dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui penilaian pelatih dan pengawas pertandingan terhadap kepemimpinan wasit di pertandingan playoff futsal. Kegiatan Pertandingan Turnamen Futsal STKIP Muhammadiyah Muara Bungo ini dilaksanakan pada tanggal 31 januari 2021 bertempat di Dimas Futsal, Muara Bungo. Hasil lapangan didapatkan akibat adanya faktor yang mempengaruhi dalam keberhasilan seoarang wasit adalah faktor internal dan eksternal. Yang lebih dominan mempenagruhi adalah factor internal, faktor psikologis berupa kecemasan. Untuk dapat memimpin pertandingan dengan baik wasit perlu menguasai factor psikologis tersebut. Cara mengelola faktor psikologis tersebut dapat dengan melatih emosi wasit agar tetap terkontrol. Memahami pola dalam penguasaan faktor psikologis dan selalu berlatih mengelola kecemasan
SEKOLAH ONLINE DI MASA PANDEMI COVID-19, BAGAIMANA TANGGAPAN GURU DAN SISWA SEKOLAH DASAR?
This study aims to determine the learning experiences experienced by elementary school students and the efforts of teachers in tackling online learning problems during the Covid-19 pandemic. The sample in this study were eleven resource persons consisting of teachers and students. By using a qualitative approach and an exploratory case study conducted at SD N Sangubanyu 02, it was obtained research data that students' experiences in participating in online learning can lead to boredom, decreased seriousness and learning participation, low learning motivation, and not achieving intellectual satisfaction. Meanwhile, the handling efforts made by the teacher in tackling this problem are by maximizing the use of learning technology tools, modifying certain learning methods such as Project Based Learning, Integrated Curriculum, and Blended Learning. This study contributes to research on pedagogy and online learning by clarifying what the teacher's role is in finding problem solving for students' problems.
Keywords : Learning Innovation, Online Learning, Digital LearningABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman belajar yang dialami siswa sekolah dasar dan upaya guru dalam menanggulangi permasalahan pembelajaran online di masa pandemi Covid-19. Sampel dalam penelitian ini adalah sebelas narasumber yang terdiri guru dan siswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan studi kasus eksplorasi yang dilaksanakan di SD N Sangubanyu 02, diperoleh data penelitian bahwa pengalaman siswa dalam mengikuti pembelajaran online dapat menyebabkan kejenuhan, turunnya kesungguhan dan partisipasi belajar, rendahnya motivasi belajar, serta ketidaktercapaian kepuasan intelektual. Sedangkan upaya penanganan yang dilakukan guru dalam menanggulangi permasalahan ini adalah dengan memaksimalkan penggunaan perangkat teknologi pembelajaran, memodifikasi metode pembelajaran tertentu seperti Project Based Learning, Integrated Curriculum, dan Blended Learning. Studi ini memberikan kontribusi dalam penelitian tentang pedagogi dan pembelajaran online dengan mengklarifikasi seperti apa peranan guru dalam menemukan probelm solving atas permasalahan yang dihadapai siswa.
Kata Kunci: Inovasi Pembelajaran, Online Learning, Pembelajaran digital
PENCAPAIAN AKURASI EVALUASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MEDIA APLIKASI QUIZIZ
Mathematics is a subject that is seen by students as a difficult subject. This is due to monotonous learning, especially in the evaluation of learning, especially when learning is done online due to the covid-19 virus. Therefore, alternative learning is needed using interesting learning media. The teacher must choose one of the media applications that can be used as an evaluation tool to measure student understanding during online learning. One of the media used is the educational game Quizizz. The purpose of this study was to determine the effect of using quiz application media on the timeliness of learning mathematics. The type of research used in this study is quantitative using a quasi-experimental design with a non-quivalent control group design. The population in this study were all fifth grade students of SD Negeri Karangsari, totaling 49 students and all of them were used as samples. Data collection techniques used are test sheets and questionnaires. Data analysis using SPSS program assistance with hypothesis testing with t-test. The results showed that there was an effect of quiz media application on the evaluation of student learning in online learning, this was indicated by the significance value (p) was 0.000. Because the significance of p (0.000) < (0.05), and t-count 55.618 > t-table is 1.678, so the proposed hypothesis is accepted. The increase in students' abilities can be seen from the average score of students in the pre-test of 59.39 and in the post-test the average increases to 72.65Mata pelajaran matematika dipandang oleh siswa sebagai mata pelajaran yang sulit. Hal ini dikarenakan pembelajaran yang monoton terutama pada evaluasi belajar, apalagi pada saat ini pembelajaran dilaksanakan secara daring akibat adanya virus covid19. Oleh karena itu, dibutuhkan alternative pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik. Guru harus memilih salah satu media aplikasi yang dapat dimanfaatkan sebagai alat evaluasi untuk mengukur pemahaman siswa selama pembelajaran daring. Salah satu media yang digunakan yaitu game edukasi Quiziz. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media aplikasi quiziz terhadap pencapaian akurasi belajar matematika.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif yang menggunakan quasi experimental dengan desain non quivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SD Negeri Karangsari yang berjumlah 49 siswa, dan keseluruhannya dijadikan sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar test dan kuesioner. Analisis data menggunakan bantuan program SPSS dengan pengujian hipotesis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penggunaan media aplikasi Quiziz terhadap pencapaian akurasi evaluasi belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika di masa daring, hal tersebut ditunjukkan oleh nilai signifikansi (p) adalah 0,000. Karena signifikansi p (0,000) <∝ (0,05), serta t-hitung 55,618 > t-tabel yaitu 1,678, sehingga bahwa hipotesis yang diajukan diterima. Peningkatan kemampuan siswa dapat diketahui dari nilai rata-rata siswa pada pre-test sebesar 59,39 dan pada post-test meningkat rata-ratanya menjadi 72,65
EVALUASI KEBERHASILAN KURIKULUM PERGURUAN TINGGI MENGACU KKNI MENGGUNAKAN SISTEM PAKAR
Based on the Mandate of Law Number 12 of 2012 Article 35 paragraph 2 concerning Higher Education, Regulation of the Ministry of Research, Technology and Higher Education of the Republic of Indonesia Number 44 of 2015 and Amendment to the Indonesian Minister of Research, Technology and Higher Education Number 50 of 2018 concerning National Standards for Higher Education. Curriculum development must refer to the National Higher Education Standards. This development includes aspects of intellectual intelligence, noble character and skills that refer to the Indonesian National Qualifications Framework (KKNI) contained in Government Regulation no. 08 of 2012 and the Law on Higher Education No 12 of 2012 regarding the undergraduate curriculum based on the learning outcomes of the graduate profile. The aim of this development is to achieve quality graduates. For this reason, an expert system is needed in testing the success of the Higher Education curriculum. This study aims to evaluate the success in implementing the curriculum referring to the KKNI appropriately in accordance with learning outcomes (CPL) using an expert system. The expert system created applies the web-based Forward Chaining method with PHP programming. The data processed in this study is the Higher Education Curriculum data referring to the KKNI in the Elementary School Teacher Education Study Program (PGSD) at the Muara Bungo Muhammadiyah Teacher Training and Education College. The results of this study can test the accuracy of the curriculum application referring to the KKNI appropriately, so that it can be used as a recommendation in curriculum preparation by study programs.Berdasarkan Amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 Pasal 35 ayat 2 tentang Pendidikan Tinggi, Peraturan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2015 dan Perubahan Permenristekdikti RI Nomor 50 tahun 2018 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Pengembangan kurikulum harus mengacu terhadap Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Pengembangan ini meliputi aspek kecerdasan intelektual, akhlak mulia dan keterampilan yang mengacu Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) terdapat dalam Peraturan Pemerintah No. 08 Tahun 2012 dan UU Perguruan Tinggi No 12 Tahun 2012 tentang kurikukulum S1 yang berdasarkan capaian pembelajaran profil lulusan. Tujuan dari pengembangan ini untuk mencapai lulusan yang berkualitas. Untuk itu, diperlukan suatu sistem pakar dalam pengujian terhadap keberhasilan kurikulum Perguruan Tinggi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keberhasilan dalam penerapan kurikulum mengacu KKNI secara tepat sesuai dengan capaian pembelajaran (CPL) dengan menggunakan sistem pakar. Sistem Pakar yang dibuat menerapkan metode Forward Chaining berbasis web dengan pemograman PHP. Data yang diolah dalam penelitian ini adalah data Kurikulum Perguruan Tinggi mengacu KKNI di Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) pada Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Muara Bungo. Hasil penelitian ini dapat menguji tingkat akurasi penerapan kurikulum mengacu KKNI secara tepat, sehingga dapat digunakan sebagai rekomendasi dalam penyusunan kurikulum oleh program studi