E-Journal STKIP-MB - Jurnal Muara Pendidikan STKIP Muhammadiyah Muara Bungo
Not a member yet
    384 research outputs found

    A DISCOURSE ANALYSIS OF FIGURATIVE LANGUAGE USED IN THE LECTURE OF USTAD ABDUL SOMAD LC.MA.

    No full text
    The research is aimed to analyze a discourse of figurative languages used in the lecture of Ustad Abdul Somad, LC.MA. (UAS) which is held in Pasaman District, West Sumatera province.The research is qualitatively descriptive approached. In conducting the research, the data are collected by using documentation technique. The data are categorized by referring to Perrine’s category namely personification, metaphor, hyperbole and paradox. The Data are transcript from Indonesian language into English language. To analyze the data, the research uses discourse analysis and descriptive method. The findings of the research are 98 expressions of  figurative languages found in the lecture of UAS for 70 minutes namely 34.6 % the expressions of paradox, 25.5% the expressions of hyperbole, 20.4% the expression of metaphor and 19.3 % the expression of personification. These figures are analyzed by using the context of the utterances

    PENERAPAN EDMODO UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PGSD STKIP MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

    Get PDF
    This study aims to improve student learning motivation after applying Edmodo in lectures on Basic Natural Sciences. This type of research is a pre-experimental design with the type of pretest and posttest group desing. The analysis used is descriptive quantitative. The method of data collection in the study used a learning motivation questionnaire. The subjects of this study were 28 STKIP Muhammadiyah Muara Bungo students. The results showed that there was an increase in motivation to learn by using Edmodo. Increased student learning motivation by 14.93%. Paired Samples Test test results Student learning motivation obtained tcount = 4.415 means tcount = 4.415> ttable = 2.0518 and Sig. = 0.00 <0.05. This shows that the application of Edmodo in the subject of Basic Natural Sciences has a significant influence on student learning motivation.Penelitian ini bertujuan untuk meningktakan motivasi belajar mahasiswa setelah menerapkan Edmodo dalam perkuliahan Ilmu Kemalaman Dasar. Jenis penelitian ini merupakan pre-experimental design dengan tipe pretest and posttest group desing. Analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian menggunakan angket motivasi belajar. Subjek penelitian ini adalah 28 Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Muara Bungo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan motivasi belajar dengan menggunakan Edmodo. Peningkatan motivasi belajar mahasiswa sebesar 14,93%. Hasil uji Paired Samples Test Motivasi belajar mahasiswa diperoleh  4,415 berarti = 4,415>  = 2,0518 dan nilai Sig. = 0,00 < 0,05. Hal ini menunjukkan penerapan Edmodo dalam mata kuliah Ilmu Alamiah Dasar memberikan pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar mahasiswa

    OPTIMALISASI PERAN PENGAWAS SEKOLAH TERHADAP PENINGKATAN KOMPETENSI GURU BAHASA INDONESIA KABUPATEN SAROLANGUN

    Get PDF
    Penelitian ini melihat peran dan tugas pengawas dalam meningkatkan kompetensi guru. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa bagaimana peran pengawas sekolah SMP terhadap optimalisasi kompetensi guru Bahasa Indonesia di SMPN 5 Sarolangun termasuk faktor pendukung dan penghambat pengawasan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan tiga instrumen utama; observasi, wawancara dan dokumentasi. Pemilihan  informan  dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pengawas sekolah telah berupaya semaksimal mungkin meningkatkan kompetensi guru dengan perencanaan yang baik, kegiatan supervisi (akademik dan manajerial), dan evaluasi pendidikan, meskipun hasil belum efektif terlaksana, (2) beberapa faktor pendukung seperti yang menyebabkan kurang optimalnya peran pengawas sekolah seperti  keterbatasan sarana dan prasarana dan rendahnya motivasi guru dalam mengikuti kegiatan pembinaan. Meskipun demikian, sekolah ini juga memiliki faktor pendukung dalam pengawasan dalam bentuk workshop, pelatihan guru, dan kunjungan-kunjungan

    KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN CLUSTERING DALAM KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA KELAS V SD YAPIS 02 MANOKWARI

    Get PDF
    This study aims to prove the effectiveness of the clustering learning model on poetry writing skills of fifth grade students of SD Yapis 02 Manokwari. This research is an experimental research involving one class. The population of this study was the fifth grade students of SD Yapis 02 Manokwari with 95 students spread into three classes. The sample chosen was the fifth grade students with 31 students. Sampling is done using the claster random sampling technique. Assessment instruments are used with instruments related to using the clustering learning model and the initial test (pretest) and the final test (posttest). The data obtained were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The results of the descriptive statistics show that the effective clustering learning model for writing poetry skills in class V a Elementary School 02 Manokwari is evidenced by the value of the test taught using a clustering learning model in a good category with an average value of 83.6. The inferential statistical results of the calculation of the significance test for the t test are 4,440 > 1,690. This shows that the proposed hypothesis is accepted which means that the clustering learning model is effective against poetry writing skills carried out in class V of SD Yapis 02 Manokwari. Based on the presentation of the results of the data analysis and discussion, it can be concluded that the effectiveness of the clustering learning model for poetry writing skills of class V students of SD Yapis 02 Manokwari

    EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL JIGSAW DALAM PEMBELAJARAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR-UNSUR DAN MENGINTERPRETASI TEKS DRAMA PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 NANGGULAN

    Get PDF
    There are two objectives of this study descriptively, namely to describe the extent of the tendency of the ability to identify elements and interpret drama texts in class VIII Nanggulan 1 Junior High School whose learning uses jigsaw models and conventional discussion models. Comparatively to find out the significant differences between the use of jigsaw models and conventional discussion models on the ability to identify elements and interpret drama texts. The population of this study amounted to 192 students. The research sample is a simple random sampling technique. Instrument for research on validity and reliability. The prerequisite test results for the distribution of values ​​are normally distributed and homogeneous. The results of the study increased students' distributions descriptively in identifying the elements and interpreting drama texts with the jigsaw model with a mean of 29.41 categorized as very high and with conventional discussion models averaging 28.03 also very high category. Comparatively, tcount is 2.758 and t table 1.998 so Ha is accepted and H0 is rejected.Tujuan penelitian ini secara deskriptif ada dua, yaitu untuk mendeskripsikan sejauh mana kecenderungan kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur dan menginterpretasi teks drama pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Nanggulan yang pembelajarannya menggunakan model jigsaw dan model diskusi konvensional. Secara komparatif untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara penggunaan model jigsaw dan model diskusi konvensional terhadap kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur dan menginterpretasi teks drama. Populasi penelitian ini berjumlah 192 peserta didik. Sampel penelitian dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian validitas dan reliabilitas. Hasil uji prasyarat analisis sebaran nilai berdistribusi normal dan homogen. Hasil penelitian meningkatkan siswa secara deskriptif distribusi pada mengidentifikasi unsur-unsur dan menginterpretasi teks drama dengan model jigsaw rerata 29,41 berkategori sangat tinggi dan dengan model diskusi konvensional rerata 28,03 berkategori juga sangat tinggi. Secara komparataif thitung adalah 2,758 dan ttabel 1,998 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak

    MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MELALUI BIMBINGAN BERKELANJUTAN DALAM MENYUSUN RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN HARIAN DI TK NEGERI PEMBINA II KECAMATAN TUNGKAL ILIR

    Get PDF
    Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran melalui bimbingan berkelanjutan di sekolah tempat peneliti bekerja. Pada siklus pertama semua guru  mencantumkan penilaian hasil belajar dalam RKH-nya meskipun sub-sub komponennya (teknik, bentuk instrumen), dan pedoman penskoran. Jika dipersentasekan, 62,50%. satu orang  mendapat skor 2 (cukup baik), dan satu orang mendapat skor 3 (baik). Pada siklus kedua semua guru tersebut mencantumkan penilaian hasil belajar dalam RKH-nya meskipun ada guru yang masih keliru dalam menentukan teknik dan bentuk penilaiannya. Satu  orang mendapat skor 3 (baik) dan satu orang mendapat skor 4 (sangat baik). Jika dipersentasekan, 87,50%, terjadi peningkatan 12,50% dari siklus I. Oleh karen itu dari penelitian ini di harapkan perlu adanya pembinaan kepada guru dalam penyusunan RKH, RKM dan perangkat administrasi pembelajaran lainnya. Sehingga dengan adanya pembinaan tersebut guru-guru semakin lebih kompeten dalam menyusun administrasi pembelajarannya.Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran melalui bimbingan berkelanjutan di sekolah tempat peneliti bekerja. Pada siklus pertama semua guru  mencantumkan penilaian hasil belajar dalam RKH-nya meskipun sub-sub komponennya (teknik, bentuk instrumen), dan pedoman penskoran. Jika dipersentasekan, 62,50%. satu orang  mendapat skor 2 (cukup baik), dan satu orang mendapat skor 3 (baik). Pada siklus kedua semua guru tersebut mencantumkan penilaian hasil belajar dalam RKH-nya meskipun ada guru yang masih keliru dalam menentukan teknik dan bentuk penilaiannya. Satu  orang mendapat skor 3 (baik) dan satu orang mendapat skor 4 (sangat baik). Jika dipersentasekan, 87,50%, terjadi peningkatan 12,50% dari siklus I. Oleh karen itu dari penelitian ini di harapkan perlu adanya pembinaan kepada guru dalam penyusunan RKH, RKM dan perangkat administrasi pembelajaran lainnya. Sehingga dengan adanya pembinaan tersebut guru-guru semakin lebih kompeten dalam menyusun administrasi pembelajarannya

    MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN DENGAN MENGUNAKAN METODE DISKUSI DI SMPN 3 MUARA BUNGO

    Get PDF
    Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah penerapan metode diskusi dapat meningkatan hasil belajar siswa kelas VIII SMPN 3 Muara Bungo pada mata pelajaran PKn pokok bahasan keadaulatan rakyat. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMPN 3 Muara Bungo dengan menerapkan metode diskusi pada mata pelajaran PKn. Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar PKn siswa kelas VIII maka yang harus diakukan adalah observasi awal, untuk mengetahui kemampuan awal yang dimiliki siswa sebelum digunakan metode diskusi dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menghasilkan data-data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang diamati. Sesuai dengan tujuan dalam penelitian ini maka metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Untuk lebih mengakuratkan hasil yang diperoleh, maka setelah akhir setiap tindakan, peneliti melakukan evaluasi terhadap hal-hal yang telah dilaksanakan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini  adalah berupa data yang diperoleh data hasil observasi kegiatan guru dan kegiatan siswa. Hasil tingkat kemampuan siswa bekerjasama dalam kelompok pada saat belajar Kewarganegaraan dengan menggunakan metode diskusi pada kelas VIII1 adalah terkatagori “Sangat Baik” dengan persentase sebesar  93,43%, dan Hasil tingkat kemampuan siswa bekerjasama dalam kelompok pada saat belajar Kewarganegaraan dengan menggunakan metode diskusi pada kelas VIII2 adalah terkatagori “Sangat Baik” dengan persentase sebesar  93,43%,. Dengan demikian dapat diketahui bahwa penerapan metode diskusi dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas VIII SMPN 3 Muara Bungo.    &nbsp

    PENINGKATAN KEMAMPUAN DASAR TATA BAHASA INGGRIS DENGAN PERMAINAN PAPAN

    No full text
    Grammar is central to the teaching and learning of languages. It is also one of the most difficult aspects of language to teach. Teachers teach grammar by explaining the forms and rules and then drilling students on them. This results in bored and disaffected for students. Actually teacher can teach grammar through game. There is a game that can support teachers to teach grammar which called board game. This research aimed to improve students’ mastery in Basic English grammar though board games and to figure out students’ perceptions on the use of board game in teaching Basic English grammar. This research was classroom action research. The research was done in two cycles. The sample of this study were the second semester students of English Department at STKIP MuhammadiyahMuaraBungo. They were chosen through total sampling. The data were gathered by using grammar test and Interview. The data were analyzed with qualitative and quantitate analysis. The result shown that the use of board games could improve students’ mastery in Basic English Grammar. It could be seen from the students’ scores. Moreover, students gave positive responses toward the use of board games in teaching basic grammar.Tata bahasa merupakan inti dari pembelajaran bahasa. Tatabahasa juga merupakan salah satu aspek bahasa yang sulit untuk diajarkan. Guru biasanya mengajarkan tatabahasa dengan menjelaskan formula dan aturannya kemudian menyuruh siswa untuk mengulangnya. Cara mengajar ini membosankan bagi siswa. Sebenarnya guru bisa mengajar tatabahasa melalui permainan. Ada sebuah permainan yang dapat mendukung pembelajaran tatabahasa yang disebut dengan permainan papan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan tatabahasa dasar siswa melalui permainan papan. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian telah dilaksanakan dalam dua siklus. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester dua pada program studi Pendidikan Bahasa Inggris di STKIP Muhammadiyah Muara Bungo. Mereka dipilih melalui teknik total sampling. Data penelitian diperoleh melalui test tatabahasa dan wawancara. Data penelitian ini dianalisis menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan papan dapat meningkatkan pemahaman dasar mahasiswa tentang tatabahasa. Hal ini dapat dibuktikan dengan peningkatan nilai mahasiswa. Selanjutnya, mahasiswa memberikan respon yang positif terhadap penggunaan permainan papan dalam pembelajaran tatabahasa

    relation, listening, writing HUBUNGAN KEMAMPUAN MENYIMAK CERPEN DENGAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS XI MAN LUBUK ALUNG

    No full text
    The research was conducted to analyze first, students comprehension  in listening to the short story. Second,  Students  Comprehension in writing the short story by the eleventh grade of MAN Lubuk Alung. Third, to relate the comprehension of listening and writing by the eleventh grade of MAN Lubuk Alung. The theory of this research were the competency in listening, writing and analyzing the short story. The type of this research was quantitative research with analitycal descriptive method and used a correlational research schema . The population and sample of this research was the eleventh grades of MAN Lubuk Alung. The sample of this research is 30 students. The data collected by objective test and writing test.  The objective test used to collect the data about the comprehension of listening a short story. Writing test used to collect the data about comprehension of writing short story.  From this research, it can be concluded that first, the comprehension of writing short story by eleventh grade of MAN Lubuk Alung was Significant (87,96), second the comprehension of listening short story by eleventh grade of MAN Lubuk Alung was very good. Third, the relation between listening and writing skill was significant by freedom degree n-1 (30-1+29) and p=0,95. It means, comprehension h0 ignored and h1 accepted, by the result of tcalculate bigger than ttable 7,18>7,10.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: Pertama, katerampilan menyimak cerpen siswa kelas XI MAN Lubuk Alung. Kedua, keterampilan menulis cerpen siswa kelas XI MAN Lubuk Alung. Ketiga, menganalisis hubungan kemampuan menyimak cerpen dengan keterampilan menulis cerpen siswa kelas XI MAN Lubuk Alung. Berkaitan dengan permasalahan, teori yang digunakan dalam penelitian sebagai berikut ini. Pertama, keterampilan menulis cerpen. Kedua, kemampuan menyimak cerpen. Ketiga, hubungan kemampuan menyimak cerpen dengan keterampilan menulis cerpen. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MAN Lubuk Alung dengan sampel 30 orang. Data penelitian diperoleh melalui dua jenis tes, yaitu tes objektif dan tes unjuk kerja. Tes objektif digunakan untuk mengumpulkan data kemampuan menyimak cerpen  sedangkan tes unjuk kerja digunakan untuk mengumpulkan data keterampilan menulis cerpen. Terdapat dua data yang diolah. Pertama, keterampilan menulis cerpen siswa kelas XI MAN Lubuk Alung, Kedua, data kemampuan menyimak cerpen siswa kelas XI MAN Lubuk Alung. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan tiga hal. Pertama, keterampilan menulis cerpen siswa kelas XI MAN Lubuk Alung berada pada kualifikasi baik sekali (87,96). Kedua, kemampuan menyimak cerpen siswa kelas XI MAN Lubuk Alung berada pada kualifikasi baik (80,78). Ketiga, terdapat hubungan positif yang signifikan antara kemampuan menyimak dan keterampilan menulis cerpen siswa kelas XI MAN Lubuk Alung dengan derajat kebebasan n-1 (30-1=29) dan p= 0,95. Berdasarkan hal tersebut, disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima karena hasil pengujian membuktikan bahwa thitung lebih besar dari pada ttabel yaitu 7,18 > 1,70

    Improving English Speaking Ability through Vlogging: an Innovative Breakthrough for Suburban Beginner Learners in English Community Muara Bungo

    Get PDF
    Speaking skill has a very important role in this era to help students to communicate and to show their understanding in English. This speaking ability can help students to achieve higher academic goals or improve their soft skills to face the challenges in globalization. English Language Study Program of STKIP Muhammadiyah Muara Bungo tries to help the students to solve their Speaking problem by establishing a community which called the English Community. This study aimed to improve students’ speaking abilityin Muara Bungo through Vlogging. This model was chosen because they liked to play gadgets and were more interested in doing many activities with their gadgets. This research was classroom action research. The population in this study were all students who joined as members of the English community. The sample in this study was taken by using total sampling. This research was conducted in three cycles. The results of the first cycle shown that students started speaking by learning ways and techniques of using Vlogging. In the second cycle, students began to be interested in using Vlogging to learn speaking and began practicing speaking through Vlogging. In the third cycle, students were able to practice speaking in a fun way through Vlogging. Based onthe results of interviews with students, they stated that speaking through vlogging was fun, they could become millennial humans that could speak English. By learning to use Vlogging they get two things, namely the ability to speak English and the ability to use Vlogging. In conclusion, Vlogging could improve students' ability in Speaking.Keterampilan berbicara (speaking) adalah salah satu keterampilan bahasa Inggris yang memiliki peran yang sangat penting di era ini untuk membantu mahasiswa berkomunikasi dan menunjukkan pemahaman mereka dalam bahasa Inggris. Kemampuan berbicara ini dapat membantu mahasiswa untuk mencapai tujuan akademis yang lebih tinggi atau meningkatkan soft skills mereka untuk menghadapi tantangan globalisasi. Prodi pendidikan Bahasa Inggris STKIP Muhammadiyah Muara Bungo mencoba untuk membantu masalah Speaking mahasiswa dengan mendirikan suatu komunitas yang disebut dengan English Community. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan speaking mahasiswa di Muara Bungo memalui media Vlogging. Media ini dipilih karena mereka suka bermain gadget dan lebih tertarik untuk melakukan banyak kegiatan dengan gadget mereka. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa yang tergabung dalam komunitas Bahasa Inggris. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan total sampling. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus. Hasil penelitian pada siklus petama menunjukkan bahwa mahasiswa mulai belajar cara dan teknik menggunakan Vlogging untuk mempraktekkan speaking. Pada siklus kedua mahasiswa mulai tertarik menggunakan Vlogging untuk belajar speaking dan mulai mempratekkan speaking melalui Vlogging.  pada siklus ketiga mahasiswa sudah mempu mempraktekkan speaking dengan cara yang menyenangkan dengan menggunakan Vlogging. Selain itu dari hasil wawancara dengan mahasiwa, mereka menyatakan bahwa speaking dengan vloggging itu menyenangkan, mereka bisa menjadi manusia milineal yang mampu berbahasa Inggris. Dengan belajar menggunakan Vlogging mereka mendapatkan dua hal, yakni kemampuan berbahasa Inggris dan kemampuan menggunakan Vlogging.  kesimpulannya, Vlogging mampu meningkat kemampuan mahasiswa dalam Speaking

    272

    full texts

    384

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal STKIP-MB - Jurnal Muara Pendidikan STKIP Muhammadiyah Muara Bungo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇