E-Journal STKIP-MB - Jurnal Muara Pendidikan STKIP Muhammadiyah Muara Bungo
Not a member yet
    384 research outputs found

    MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI KELAS VI SD NEGERI 62/II PADANG LALANG DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization). Dari hasil-hasil penelitian dilakukan pembelajaran tentang konduktor dan isolator dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization). Secara khusus bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization) lebih meningkatkan hasil belajar, penggunaan model pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization) membuat kegiatan pembelajaran lebih menyenangkan, siswa terlibat aktif dan siswa menguasai pembelajaran. Pada siklus I sebanyak 5 orang (29,41%) yang mengajukan pendapat dan pada siklus II meningkat menjadi  13 orang (76,47 %). Siswa yang aktif dalam diskusi juga meningkat yaitu pada siklus I sebanyak 6 orang (35,29%) dan meningkat pada siklus II meningkat menjadi 14 orang (82,35%).Kemudian aktivitas menjawab pertanyaan juga meningkat pada siklus I sebanyak 6 orang (35,29 %) dan pada siklus II meningkat menjadi 15 orang (88,23 %). Kemudian aktivitas membantu mengerjakan tugas juga meningkat yaitu sebanyak 11 orang pada siklus I kemudian sebanyak 17 orang (100%) pada siklus II. Jadi model pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization) efektif untuk meningkatkan aktivitas dna hasil belajar siswa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization). Dari hasil-hasil penelitian dilakukan pembelajaran tentang konduktor dan isolator dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization). Secara khusus bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization) lebih meningkatkan hasil belajar, penggunaan model pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization) membuat kegiatan pembelajaran lebih menyenangkan, siswa terlibat aktif dan siswa menguasai pembelajaran. Pada siklus I sebanyak 5 orang (29,41%) yang mengajukan pendapat dan pada siklus II meningkat menjadi  13 orang (76,47 %). Siswa yang aktif dalam diskusi juga meningkat yaitu pada siklus I sebanyak 6 orang (35,29%) dan meningkat pada siklus II meningkat menjadi 14 orang (82,35%).Kemudian aktivitas menjawab pertanyaan juga meningkat pada siklus I sebanyak 6 orang (35,29 %) dan pada siklus II meningkat menjadi 15 orang (88,23 %). Kemudian aktivitas membantu mengerjakan tugas juga meningkat yaitu sebanyak 11 orang pada siklus I kemudian sebanyak 17 orang (100%) pada siklus II. Jadi model pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization) efektif untuk meningkatkan aktivitas dna hasil belajar siswa

    KEEFEKTIVAN PENGGUNAAN MEDIA REALIA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DI SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    This study aimed to determine the effectiveness of the use of realia media on science learning outcomes in primary schools. The study was conducted using a quasi-experimental method with non equivalent control group design, by looking at the differences in pre-test and post-test between experimental and control class. The research subjects were students in fourth grade of SDN 2 Pringsewu Timur with class A as the experimental class and class B as the control class selected by cluster random sampling technique. Data analysis was performed through t-test, which was previously tested for normality and homogeneity prerequisites. The results showed that there were significant differences in learning outcomes between the experimental and control classes (significance level p = 0.006). Thus it can be concluded that the use of realia media is effective in improving science learning outcomes of students in fourth grade SDN 2 Pringsewu Timur.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media realia  terhadap hasil belajar IPA di sekolah dasar. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuasi eksperimen dengan non equivalent control group design, yaitu dengan melihat perbedaan pre-test maupun post-test antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Subjek penelitian adalah peserta didik di kelas IV SDN 2 Pringsewu Timur dengan kelas IV A sebagai kelas eksperimen dan kelas IV B sebagai kelas kontrol yang dipilih dengan teknik cluster random sampling. Analisis data dilakukan melalui uji-t, yang sebelumnya dilakukan uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol (tingkat signifikansi p=0,006). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media realia efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik kelas IV SDN 2 Pringsewu Timur

    PENGARUH PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MENGGUNAKAN METODE SOSIODRAMA UNTUK MENANAMKAN KEPEDULIAN SOSIAL SISWA KELAS IV SD SWASTA SEBERANG JAYA TAHUN PELAJARAN 2017/2018

    Get PDF
    This research is motivated by the lack of student's social attitude. This study aims to determine the effect of learning Civics using sociodrama method to instill social awareness of fourth graders Elementary School Swasta Seberang Jaya. This research is a quasi experimental research with Noquivalent Control Group Design research design.Subjects in this study are the students of class IV consisting of two classes. Class IVB as experiment group, and class IVA as control group. Data collection techniques used in research in the form of scale, interview, observation, and documentation. Test requirements data analysis using the test of normality and homogeneity. Hypothesis testing using t-test with 5% significance level.The results of this study indicate that the learning of Civics using sosiodrama method gives a significant positive impact to instill social awareness of fourth grade students of swasta Elementary School Seberang Jaya 2017/2018. This was demonstrated by a t-test in the experimental-control group post-test, which showed significant differences between experimental-control group post-tests after treatment (treatment).Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya sikap sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran PKn menggunakan metode sosiodrama untuk menanamkan kesadaran sosial siswa kelas IV Sekolah Dasar Swasta Seberang Jaya. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental semu dengan desain penelitian Noquivalent Control Group Design.Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV yang terdiri dari dua kelas. Kelas IVB sebagai kelompok eksperimen, dan kelas IVA sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data digunakan dalam penelitian dalam bentuk skala, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji persyaratan analisis data menggunakan uji normalitas dan homogenitas. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi 5%.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran PKn menggunakan metode sosiodrama memberikan dampak positif yang signifikan untuk menanamkan kesadaran sosial siswa kelas empat Sekolah Dasar swasta Seberang Jaya 2017/2018. Hal ini ditunjukkan oleh uji-t pada kelompok kontrol pasca-tes eksperimental, yang menunjukkan perbedaan yang signifikan antara post-tes kelompok kontrol-kontrol setelah perawatan (pengobatan)

    GAMBARAN METODE INKUIRI DAN PENERAPAN PADA PEMBELAJARAN PENGEMBANGAN DIRI (PKn) DI KELAS VI SD NEGERI NO.60 / II MUARA BUNGO KECAMATAN RIMBO TENGAH

    Get PDF
    The background of this study is that not all teachers in Civics learning have implemented active student-based approach learning. To create active learning, teachers can carry out learning using inquiry methods. Therefore, the purpose of this study is to describe the description of the inquiry method and its application to self-development learning (PKn) in class VI of SDN.60/II Muara Bungo, Central Rimbo District. The object of this research is Class VI students of Public Elementary School 60 /II Muara Bungo, Central Rimbo District, Bungo Regency with 30 students. The research data collection technique uses observation, interview, and test techniques. The results of this study, namely (1) Preparation of learning planning using inquiry methods covering the subject, questions that refer to conclusions, teaching aids, media, and student worksheets, (2) Learning using inquiry methods is more attractive to students and can encourage students to find the final concept (conclusion) of the observations in accordance with the time set, (3) Learning outcomes using the inquiry method is better than not using the inquiry method. (4) obstacles in conducting research can be overcome. Based on the results of the research, it can be concluded that the inquiry method can improve the process and learning outcomes of PKn students in Class VI SDN 60/II Muara Bungo, Central Rimbo District, Bungo Regency.Latar belakang penelitian ini yaitu tidak semua guru dalam pembelajaran PKn telah melaksanakan pembelajaran berbasis pendekatan siswa aktif. Untuk menciptakan pembelajaran aktif, guru dapat melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode inkuiri. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan mendeskripsikan gambaran metode inkuiri dan penerapannya pada  pembelajaran pengembangan diri (PKn)  di kelas VI SD Negeri 60/II Muara Bungo Kecamatan Rimbo Tengah. objek penelitian ini yaitu siswa Kelas VI  SD Negeri.60/II Muara Bungo Kecamatan Rimbo Tengah Kabupaten Bungo dengan jumlah siswa 30 orang. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara, dan tes. Hasil penelitian ini, yaitu (1) Penyusunan perencanaan pembelajaran dengan menggunakan metode inkuiri meliputi pokok bahasan, pertanyaan-pertanyaan yang mengacu kepada kesimpulan, alat peraga, media, dan lembar kerja siswa, (2) Pembelajaran dengan menggunakan metode inkuiri lebih menarik minat siswa dan dapat mendorong siswa untuk menemukan konsep akhir (kesimpulan) dari hasil pengamatan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan, (3) Hasil belajar dengan menggunakan metode inkuiri lebih baik dibanding dengan tidak menggunakan metode inkuiri. (4) hambatan-hambatan dalam pelaksanaan penelitian dapat teratasi. Berdasarkan hasil penelitian tesebut, dapat disimpulkan bahwa metode inkuiri dapat meningkatkan proses dan hasil pembelajaran PKn siswa Kelas VI  SD Negeri 60/II Muara Bungo Kecamatan Rimbo Tengah Kabupaten Bungo

    USING PPP (PRESENTATION, PRACTICE AND PRODUCTION) STRATEGY ON SPEAKING ACHIEVEMENT

    Get PDF
    This study aimed to find out whether or not there was any significant differences in speaking achievement in Recount Text between students who were taught by using PPP (Presentation, Practice and Production) Strategy and those who were not. There were 66 students of eighth grade students of SMP Negeri 2 Palembang that was involved in this study as the sample. They were divided into two groups, experimental group consisted of 33 students and control group consisted of 33 students. For the sample, the writer chose class of VIII 7 as control group and class of VIII 6 as experimental group. The method of this study was used quantitative method with quasi experimental design. The experimental group was taught by using PPP (Presentation, Practice and Production) Strategy meanwhile the control group were taught by using Discussion Strategy. The result showed that the mean score of experimental group increased from 68.182 in pretest to 81.515 in posttest. Furthermore, the result of independent t-test from experimental and control group shown that the t-obtained was 2.346 and it was higher than t-table 1.669. In conclusion, that there was a significant difference between students who were taught using PPP (Presentation, Practice and Production) strategy and students who were not.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan dalam pencapaian berbicara dalam teks Recount antara siswa yang diajarkan dengan menggunakan PPP (presentasi, praktek dan produksi) strategi dan mereka yang tidak. Ada 66 siswa kelas delapan SMP Negeri 2 Palembang yang terlibat dalam kajian ini sebagai contoh. Mereka dibagi menjadi dua kelompok, kelompok eksperimental terdiri dari 33 siswa dan kelompok kontrol terdiri dari 33 siswa. Untuk sampel, penulis memilih kelas VIII 7 sebagai kelompok kontrol dan kelas VIII 6 sebagai kelompok eksperimental. Metode studi ini digunakan metode quantitavie dengan quasi desain eksperimental. Kelompok eksperimen yang diajarkan dengan menggunakan PPP (presentasi, praktek dan produksi) strategi sementara itu kelompok kontrol yang diajarkan dengan menggunakan Strategi diskusi. Hasil menunjukkan bahwa nilai rata kelompok eksperimental meningkat dari 68,182 dalam Pretest untuk 81,515 di posttest. Selanjutnya, hasil dari independen t-Test dari kelompok eksperimental dan kontrol menunjukkan bahwa t-diperoleh adalah 2,346 dan itu lebih tinggi dari t-tabel 1,669. Kesimpulannya, bahwa ada perbedaan yang signifikan antara siswa yang diajarkan menggunakan PPP (presentasi, praktek dan produksi) strategi dan siswa yang tidak

    MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA MENULIS TEKS REPORT DENGAN PEMBELAJARAN MIND MAPPING BERBASIS MULTIMEDIA

    Get PDF
    The article provides information about the implementation multimedia-based on Mind Mapping learning models among students IX  students of SMP N 19 Batanghari and the improvement of their writing skill on report text through the use of this model. This research is a classroom action research which conducted in two cycles. The subject of this research is class IX  students of SMP N 26 Batanghari with 33 students as participant . The object of the research is the improvement of writing skill in report text by using multimedia-based Mind Mapping. The data taken from observation, video recording and tests were analyzed by using qualitative and quantitative descriptive analysis. The results of the study show that there is an improvement of students' writing skill and learning outcomes through the multimedia-based Mind Mapping learning model. It can be seen from 2 cycles that are carried out. In the pre-cycle student success rate of 53, 60 with a low category, the first cycle of student success rates reached an average of 62.22 with a low category, in the second cycle the average student success increased significantly to 75.00.&nbsp

    PENINGKATAN KONSENTRASI SISWA DENGAN METODE PICTURE TO PICTURE PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KEWARGANEGARAAN DI KELAS VII3 SMP NEGERI 7 MUARA BUNGO

    Get PDF
    Konsentrasi belajar siswa akan memberikan pengaruh terhadap proses dan hasil belajar yang diperoleh siswa. Siswa yang memiliki konsentrasi rendah maka kualitas belajarnya juga rendah. Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian yaitu siswa kelas VII3 SMPN 7 Muara Bungo sebanyak 32 siswa.  Penelitian tindakan kelas dilaksanakan sebanyak dua siklus dengan prosedur; 1) Perencanaan, 2) Tindakan, 3) Refleksi dan 4) Evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode picture to picture dapat meningkatkan konsentrasi belajar siswa. hal ini ditandai dengan meningkatnya ketuntasan hasil belajar siswa dari siklus I hanya 65.62% meningkat menjadi 87.50% di siklus II. Kemudian daya serap siswa dalam pembelajaran PPKn dengan menggunakan metode picture to picture meningkat dari siklus I sebesar 68.90% menjadi 88.59% di siklus II. Serta meningkat aktivitas belajar siswa dari siklus I 68.75% meningkat menjadi 84.37% pada siklus II dengan kategori baik The concentration of student learning will influence the process and learning outcomes obtained by students. if students have low concentration, the quality of learning is also low. Students who have low concentration, the quality of learning is also low. Therefore, this study aims to increase the concentration of students in Pancasila and Citizenship Education subjects. This type of research is Class Action Research (CAR). The research subjects were 32 grade VII3 students at SMPN 7 Muara Bungo. This type of research is Class Action Research (CAR). The research subjects were 32 grade VII3 students at SMPN 7 Muara Bungo. Class action research is carried out in two cycles with procedures including 1) Planning, 2) Actions, 3) Reflections and 4) Evaluation. The results of the study indicate that the application of the picture to picture method can increase the concentration of student learning. this is indicated by the increasing completeness of student learning outcomes from the first cycle of only 65.62%, increasing to 87.50% in cycle II. Then the absorption of students in PPKn learning by using the picture to picture method increased from the first cycle of 68.90% to 88.59% in cycle II. As well as increasing student learning activities from the first cycle 68.75% increased to 84.37% in the second cycle with a good category. &nbsp

    PENINGKATKAN HASIL BELAJAR BERMAIN MUSIK ANSAMBEL DI KELAS VIII.1 SMP NEGERI 1 MUARA BUNGO DENGAN MENGGUNAKAN METODE TUTOR SEBAYA

    Get PDF
      The problem in this study is that approximately 41% of students have not finished learning ensemble music. Limitations of lesson time / hours available in one week. There is a gap in value between students who complete the KKM and the value of students who have not completed KKM. This type of research is Class Action Research. The samples taken were 32 people. The sampling technique is done by total sampling. The technique of collecting data uses tests and observations. The results showed that learning using peer tutors had a positive impact on improving student learning outcomes. By using peer tutoring method, it can improve learning outcomes in ensemble learners on pianika musical instruments. The lowest value increases from 62 to 85 while the highest value increases from 95 to 100.Masalah dalam penelitian ini adalah Kurang lebih 41% siswa belum tuntas dalam belajar musik ansambel. Keterbatasan waktu/jam pelajaran yang tersedia dalam satu minggu. Adanya kesenjangan nilai antara siswa yang tuntas KKM dengan nilai dari siswa yang belum tuntas KKM. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research). Sampel yang diambil berjumlah sebanyak 32 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan tutor sebaya memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Dengan menggunakan metode tutor sebaya mampu meningkatkan hasil belajar dalam pembelajar ansambel pada alat musik pianika.Nilai terendahmengalami peningkatan dari nilai 62 menjadi 85 sedangkan nilai tertinggi mengalami peningkatan dari nilai 95 menjadi 10

    PENERAPAN STRATEGI KWL (KNOW, WANT TO KNOW, LEARNED) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK PESERTA DIDIK KELAS III DI SD NEGERI 12 KOTO BARU KECAMATAN KUBUNG KABUPATEN SOLOK

    Get PDF
    The result of observation in the field had indicated that the thematic learning process conducted by the teacher had not yet been able to improve the students’ learning achievement. To deal with this problem, Know Want to Know Learned (KWL) strategy was applied. This research was designed for describing the implementation of KWL strategy in pre-activity, whilst-activity and post-activity to improve the third grade students’ thematic learning achievement at SD Negeri 12 Koto Baru Kecamatan Kubung Kabupaten Solok. This was a Classroom Action research which was conducted in two cycles. Each cycle consisted of four phases including planning, acting, observing and reflecting. The subject of the research was 30 students in the third grade. The data was gotten by using observation sheet, note-field and test. The data gotten was analyzed qualitatively and quantitatively. Based on the results of the research it was revealed that from the first cycle to the second one, the score of the teacher’s activities improved from 75% into 88,75%, the students’ activities improved from 65 into 81,75, and the students’ learning achievement improved from 70,2 into 80,8.Hasil pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa proses pembelajaran tematik yang dilakukan oleh guru belum mampu meningkatkan prestasi belajar siswa. Untuk mengatasi masalah ini, strategi Know Want to Know Learned (KWL) diterapkan. Penelitian ini dirancang untuk menggambarkan penerapan strategi KWL dalam pra-kegiatan, sementara-kegiatan dan pasca-kegiatan untuk meningkatkan prestasi belajar tematik siswa kelas tiga di SD Negeri 12 Koto Baru Kecamatan Kubung Kabupaten Solok. Ini adalah penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat fase termasuk perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 30 siswa di kelas tiga. Data diperoleh dengan menggunakan lembar observasi, catatan lapangan dan tes. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian terungkap bahwa dari siklus pertama ke yang kedua, skor kegiatan guru meningkat dari 75% menjadi 88,75%, aktivitas siswa meningkat dari 65 menjadi 81,75, dan prestasi belajar siswa meningkat dari 70,2 menjadi 80,8

    PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI TEOREMA PHYTAGORAS

    Get PDF
    The study was a research and development aimed at developing learning package based on scientific approach, On Material Teorema Phytagoras which was valid, practical, and effective for   Junior High School’s students. The development procedure used in the study was based on Thiagarajan’s model or 4-D model consisted of four phases, namely defining, designing, developing, and dissemination. The development learning package based on scientific approach had been validated by the experts and practitioners and had been revised; thus, it obtained feasible result  to  be  used.  The  results  revealed  that  the  learning  package  based  on  scientific approach  was  valid,  practical,  and  effective.  The  learning  package  that    were  RPP, student’s book, and student’s worksheet was valid due to the extremely valid category, practical because it was in completely conducted and  effective as well because it had met the criteria of effective.Penelitian  ini  adalah  penelitian  pengembangan  (Research  and  Development)  yangbertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan saintifik pada  materi Teorema Phytagoras  yang  valid,  praktis  dan  efektif  bagi  siswa  Sekolah  Menegah Pertama. Prosedur pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Model Thiagarajan   atau Model 4-D yang terdiri atas empat tahap yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate). Perangkat pembelajaran berbasis pendekatan saintifik yang dikembangkan telah divalidasi oleh pakar dan praktisi serta telah mengalami revisi sehingga didapatkan hasil yang layak digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis pendekatan saintifik bersifat valid, praktis, dan efektif. Dikatakan efektif karena perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi RPP, Buku Siswa dan LKS seluruhnya memenuhi kriteria kevalidan dengan kategori "Sangat Valid", dikatakan  praktis karena  perangkat pembelajaran ini  memiliki derajat  keterlaksanaan dengan kategori terlaksana seluruhnya dan nilai reliabilitasnya kategori “reliabel” dan dikatakan efektif karena telah memenuhi kriteria keefektifan

    272

    full texts

    384

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal STKIP-MB - Jurnal Muara Pendidikan STKIP Muhammadiyah Muara Bungo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇