E-Journal STKIP-MB - Jurnal Muara Pendidikan STKIP Muhammadiyah Muara Bungo
Not a member yet
384 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA SEKOLAH DASAR BERBASIS AUGMENTED REALITY SEBAGAI UPAYA MENGOPTIMALKAN HASIL BELAJAR SISWA
In this study, researchers developed augmented reality-based learning media for science subjects. This is research development. The results of the development have been validated by nine experts, including material experts, media experts, learning experts, linguists, and education practitioners. Based on the experts' validation, the media developed was declared valid with an Aiken value of 0.9528. Teacher and student assessments obtained 92.71 percent from the teacher and 88.07 from students. In conclusion, the media developed was categorized as very good and feasible to apply in learning. Besides, the trial testing results also showed that the developed media optimally improved students' learning outcomes in science subjects.Dalam penelitian ini, peneliti mengembangkan media pembelajaran IPA dengan menggunakan teknologi augmented reality. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan. Hasil pengembangan dalam penelitian ini telah tervalidasi dengan 9 orang ahli yang meliputi ahli materi, ahli media, ahli pembelajaran, ahli bahasa, dan praktisi pendidikan. Berdasarkan validasi para ahli diperoleh bahwa media yang telah dikembangkan valid dengan nilai aiken 0,9528. Didapatkan penilaian guru dan peserta didik diperoleh persentase sebesar 92,71 berasal dari guru dan 88,07 dari peserta didik, dengan demikian hal ini menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh kategori sangat baik dan layak untuk diterapkan dalam pembelajaran. Selain itu, hasil uji coba juga menunjukkan bahwa media yang dikembangkan dapat, afektif secara optimal meningkatkan hasil belajar peserta didik mata pelajaran IPA
TINDAK TUTUR IMPERATIF GURU DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR SMA/SMK KECAMATAN OEBOBO, KOTA KUPANG
This research aims to examine the teacher's imperative speech acts in the teaching and learning process of Muhammadiyah High School Kupang, State High School 5 Kupang, Citra Bangsa Christian High School, Muhammadiyah Vocational School Kupang, and State Vocational School 1 Kupang. This type of research is descriptive qualitative. The data in this reserch are in the form of speech that shows the form and meaning of imperative speech acts. Data collection techniques are carried out through the technique of observed free conversation, recording techniques, and note taking techniques. The results of the research show that: there are four forms of imperative teacher speech acts, namely (1) direct literal imperative speech acts, (2) imperative speech acts not literal, (3) indirect literal imperative speech acts, (4) indirect imperative speech acts not literal. Ten meanings of imperative speech act (1) Speech acts that contain imperative meanings of commands, (2) Speech actions that contain imperative orders of messengers, (3) Speech actions that contain imperative demand. (4) Speech actions that contain imperative meaning of courtesy, (5) Speech actions that contain imperative meaning of invitation, (6) Speech actions that contain imperative meaning of appeal, (7) Speech actions that contain imperative prohibition, (8) Speech actions that contain the imperative meaning of the request, (9) speech acts that contain the imperative meaning of insistence, and (10) speech acts that contain the imperative meaning of persuasion.Penelitian ini bertujuan mengkaji tindak tutur imperatif guru dalam proses belajar mengajar SMA Muhammadiyah Kupang, SMA Negeri 5 Kupang, SMA Kristen Citra Bangsa, SMK Muhammadiyah Kupang, dan SMK Negeri 1 Kupang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa tuturan yang menunjukkan bentuk dan makna tindak tutur imperatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: ada empat bentuk tindak tutur imperatif guru yaitu (1)Tindak tutur imperatif langsung literal, (2)Tindak tutur imperatif langsung tidak literal, (3)Tindak tutur imperatif tidak langsung literal, (4)Tindak tutur imperatif tidak langsung tidak literal. Sepuluh makna tindak tutur imperatif (1)Tindak tutur yang mengandung makna imperatif perintah, (2)Tindak tutur yang mengandung makna imperatif suruhan, (3)Tindak tutur yang mengandung makna imperatif permintaan. (4)Tindak tutur yang mengandung makna imperatif persilaan, (5)Tindak tutur yang mengandung makna imperatif ajakan, (6)Tindak tutur yang mengandung makna imperatif imbauan, (7)Tindak tutur yang mengandung makna imperatif larangan, (8)Tindak tutur yang mengandung makna imperatif permohonan, (9)Tindak tutur yang mengandung makna imperatif desakan, dan (10)Tindak tutur yang mengandung makna imperatif
ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA SD MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN OPEN ENDED
The background of this research is the low learning interest of students at SD Negeri No. 166 / II Tirta Mulya in learning mathematics. One reason is the learning provided by teachers who are less attractive. Indications of the low student interest in learning can be seen when learning takes place, many students are making a fuss by themselves, joking with participation, looking at the outside environment and when the teacher provides a stimulus to ask questions, no student is appointed to try. With the existing considerations, efforts can be made by doing better learning. One of the things that can be done is to use open ended learning. With this learning, students are happy because they are challenged to solve many answers. This type of research in this research is a qualitative descriptive study. The instrument used consisted of a questionnaire of learning interest. Data were analyzed by describing the results of the questionnaire. The results of this study are to provide learning that ends, student learning interest in accordance with the high category.Latarbelakang dari penelitian ini adalah rendahnya minat belajar siswa SD Negeri No. 166/II Tirta Mulya dalam belajar matematika. Hal tersebut salah satu penebabna adalah pendekatan pembelajaran yang diberikan oleh guru kurang menarik. Indikasi dari rendahnya minat belajar siswa dapat terlihat pada saat pembelajaran berlangsung, siswa banyak yang ribut sendiri, bercanda dengan temannya, melihat-lihat lingkungan luar dan saat guru memberikan rangsangan untuk bertanya, siswa tidak ada yang mengangkat tangannya. Dengan permasalahan yang ada, usaha yang bisa dilakukan dengan melakukan pembelajaran yang lebih baik. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan pembelajarran open ended. Dengan pembelajaran tersebut, siswa senang karena tertantang untuk menyelesaikan banyak jawaban. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan berupa angket minat belajar. Data dianalisis dengan mendeskripsikan hasil pemberian angket. Hasil penelitian ini adalah dengan memberikan pembelajaran open ended, rata-rata tertinggi minat belajar siswa berada pada kategori tinggi
PEMBENTUKAN KARAKTER MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER ROHIS DI SMA NEGERI 1 MENDO BARAT
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pendidikan karakter berbasis religius pada tingkat Sekolah Menengah Atas dalam ekstrakurikuler Rohis. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang subjek penelitiannya adalah sekelompok siswa yang tergabung dalam kegiatan ekstrakurikuler Rohis di SMA Negeri 1 Mendo Barat yang dimaksudkan untuk memperoleh rumusan yang jelas mengenai sejauh mana upaya-upaya dalam pembinaan karakter dan potensi keagamaan siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler Rohis dan juga dalam prosedur pelaksanaan penelitian ini menerapkan dua teknik pengumpulan data yaitu observasi, dan wawancara. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa kecendrungan siswa yang tergabung dalam kegiatan ekstrakurikuler Rohis di SMA Negeri 1 Mendo Barat memiliki kepribadian dan karakter yang baik serta memiliki nilai keislaman, karena para siswa yang tergabung dalam kegiatan ekstrakurikuler Rohis ini telah mendapatkan pendidikan keagamaan yang diberikan dan diajarkan sesuai dengan Al-Quran dan Sunnah Rasul. Pendidikan karakter juga bisa dibaur hingga menjadi kesatuan dalam pendidikan agama. Peranan agama dalam pendidikan karakter dapat memenuhi kebutuhan manusia dalam hal pengarah dan juga sebagai penyeimbang karakter-karakter siswa.This study aims to determine how the application of religious-based character education at the Senior High School level in the Rohis extracurricular. This research method is a descriptive study with a qualitative approach whose research subject is a group of students who are members of the Rohis extracurricular activities at SMA Negeri 1 Mendo Barat which is intended to obtain a clear formulation of the extent of efforts in fostering students' character and religious potential through extracurricular activities Rohis and also in the procedure of conducting this research applied two data collection techniques, namely observation and interview. The results of the study showed that the tendency of students who joined Rohis extracurricular activities at SMA Negeri 1 Mendo Barat had good personality and character and had Islamic values, because the students who joined Rohis extracurricular activities had received religious education given and taught according with Al-Quran and Sunnah Rasul. Character education can also be blended to become a unity in religious education. The role of religion in character education can meet human needs in terms of the director and also as a counterweight to the characters of students
Using On -Line Media “The Jakarta Post News Report” to Teach English to Government Program Students of STISIP NH Jambi
The use of media such as on-line media “The Jakarta Post” newspaper can support teachers and students in teaching English process. It will improve the students ability, skill, knowledge, attitude , language content, reading and vocabulary by providing on-line media ”The Jakarta Post “newspaper . The purpose of using on-line media can be used by the students in the classroom to develop their skill and also used as the learning resources. Teaching English to Government Program has many problem. Commonly the students lack ability in English because of education background and at this program English as Compulsory Subject. At STISIP NH Jambi learning English as Compulsory Subject (MKDU) mata Kuliah Umum. Based on Curriculum the students must follow the English Subject. In teaching process many students lack of ability in English. The students knowledge as long as Junior and Senior High School give the impact of teaching process. The writer for this paper would like to share the information , experience and the way to teach English as a compulsory Subject . The existence of On-Line Media The Jakarta Post for the Government Program. The writer do the technique observation( do direct observation of the students as the object), interview, documentations and library research. The result of the research showed that: The continuously of learning English by using on-line media must be formed to reach the target of mastering English and the students of English Program must relay that the existence of English for Government program must mastery English to can compete in employment field.  
SOSIALISASI ETIKA PUBLIKASI PENULISAN ARTIKEL ILMIAH PADA GURU SEKOLAH DASAR DI DUSUN BANGUN HARJO
The ability of teachers from the aspects of writing, reading and adding scientific insights is really demanded in the current era. If the teacher does not have the ability to write scientific papers and publish it is certainly hampered for promotion / class. Based on this, it is necessary to socialize ethics publication of scientific article writing for teachers in elementary schools. The socialization was carried out in the Bangun Harjo hamlet with the participants of the elementary school teachers. The socialization was carried out in three stages; 1) Preparation, the preparatory stage includes gathering material and making material in the form of powerpoints. 2) Implementation of Socialization, stages of the implementation of socialization with lecture, discussion and question and answer techniques 3) Evaluation, this stage is carried out by giving questionnaires to respondents. The results of this socialization show that 1) Participants for the first time participated in the socialization ethics publication activities so that it is very helpful in writing scientific papers, 2) Participants feel the benefits of the material provided. 3) Participants are very satisfied with this socialization activity and are willing to take part in further socialization.Kemampuan guru dari aspek menulis, membaca dan menambah wawasan keilmuan benar-benar dituntut di era saat ini. Apabila guru tidak memiliki kemampuan untuk menulis karya ilmiah dan mempublikasikan maka dipastikan terhambat untuk kenaikan jabatan/golongan. Berdasarkan hal tersebut maka perlu adanya sosialisasi etika publikasi penulisan artikel ilmiah untuk guru di Sekolah Dasar. Pelaksanaan sosialisasi ini di dusun Bangun Harjo dengan peserta bapak/ibu guru SD. Sosialisasi dilaksanakan dengan tiga tahapan; 1) Persiapan, tahap persiapan meliputi pengumpulan materi dan pembuatan materi dalam bentuk powerpoint. 2) Pelaksanaan Sosialisasi, tahapan pelaksanaan sosialisasi dengan teknik ceramah, diskusi dan tanya jawab 3) Evaluasi, tahapan ini dilaksanakan dengan memberikan angket kepada responden. Hasil sosialisasi ini menunjukkan bahwa 1) Peserta baru pertama kali mengikuti kegiatan sosialisasi etika publikasi sehingga sangat membantu di dalam penulisan karya tulis ilmiahnya, 2) Peserta merasakan adanya manfaat dari materi yang diberikan. 3) Peserta sangat puas dengan kegiatan sosialisasi ini dan bersedia untuk mengikuti sosialisasi selanjutnya
PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN METODE COURSE REVIEW HORAY (CRH) DI KELAS IV SD N 65/II SUNGAI BANGSAT KECAMATAN PELEPAT
This research is motivated by the low learning outcomes of mathematics in class IV. SD N 65 / II river bastard. The purpose of this research is to describe the improvement of mathematics learning processes and outcomes using the method Course Review Horay (CRH) in class IV. SD N 65 / II river bangsat pelepat sub-district”. This research is a type of classroom action research conducted with two cycles, each cycle consisting of two meetings. each cycle consists of planning,implementing, observing, and reflecting. The results of data analysis show that the use of the method Course Review Horay (CRH) can improve the process and learning outcomes of mathematics class students class IV. SD N 65 / II river bangsat. details of the results of teacher observations in the first cycle with an average teacher activity of 96.99%. In the second cycle the average teacher activity was the same at 96.99% with a very good category. The results of observations of students in the first cycle data analysis of student activity of students amounted to 62.94% with good criteria, increased to 86.35% in the second cycle with very good criteria. In the first cycle obtained an average value of student learning outcomes of 83.63% increased to 96.36% in the second cycle. while the classical completeness in the first cycle of 86.36% increased to 95.45% in the second cycle. It was concluded that the use of the method Course Review Horay (CRH) can improve the process and learning outcomes of mathematics.Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika di kelas IV SD N 65/II Sungai Bangsat. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatkan proses dan hasil belajar matematika menggunakan metode Course Review Horay (CRH) di kelas IV SD N 65/II Sungai Bangsat. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dengan dua siklus masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Setiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penggunaan metode Course Review Horay (CRH) dapat meningkatkan proses dan hasil belajar matematika siswa kelas IV SD N 65/II Sungai Bangsat. Rincian hasil observasi guru pada siklus I dengan rata-rata aktivitas guru sebesar 96,99, pada siklus II rata-rata aktivitas guru sama yaitu 96,99 dengan kategori sangat baik. Hasil observasi siswa siklus I data analisis aktivitas siswa sebesar 62,94% dengan kriteria baik, meningkat menjadi 86,35% pada siklus II dengan kriteria sangat baik. pada siklus I diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 83,63 meningkat menjadi 96,36 pada siklus II. Sedangkan ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 86,36%, meningkat menjadi 95,45% pada siklus II. Disimpulkan bahwa penggunaan metode Course Review Horay (CRH) dapat meningkatkan proses dan hasil belajar matematika
KREATIVITAS BELAJAR, TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA, DAN PENDAPATAN ORANG TUA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SMK AL-HUDA JATIMULYO KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
This research aim to to know Influence of creativity learn, storey;level education of old fellow to motivation learn student SMK Al-Huda of regional South Lampung. Method the used descriptive and asosiatif with quantitative approach, with amount of population counted 75 and people of sampel 75 people. Technique intake of sampel totally Sampling, motivation learn student, creativity learn, storey;level education of old fellow and earnings of old fellow obtained from result of spreading of kuesioner. Analysis which used in this research descriptive analysis and inductive analysis consisting of classic assumption test, doubled linear regression analysis and hypothesis test. Result of this research indicate that ( 1) creativity learn to have an effect on positive and signifikan to motivation learn ( 2)Eeducation of Old Fellow have an effect on positive and signifikan to motivation learn ( 3)Earnings old fellow have an effect on positive and signifikan to motivation learn, and ( 4) Creativity learn, Storey;Level Education of Old fellow and Earnings of Old Fellow have an effect on positive and signifikan to motivationlearn.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh kreativitas belajar, tingkat pendidikan orang tua terhadap motivasi belajar siswa SMK Al-Huda Kabupaten Lampung Selatan. Metode yang digunakan adalah deskriptif dan asosiatif dengan pendekatan kuantitatif, dengan jumlah populasi sebanyak 75 orang dan sampel 75 orang. Teknik pengambilan sampel dengan total Sampling, motivasi belajar siswa, kreativitas belajar, tingkat pendidikan orang tua dan pendapatan orang tua diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis induktif yang terdiri dari uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kreativitas belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar (2)Tingkat pendidikan Orang Tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar (3)Pendapatan orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar, dan (4) Kreativitas belajar, Tingkat Pendidikan Orang tua dan Pendapatan Orang Tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasibelajar
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA BELAJAR BAHASA INGGRIS MELALUI PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN UNDANGAN ( INVITATION ) PADA SISWA KELAS VIII
The background of this study was that students were still weak in correct speaking, and students were inconsistent in pronouncing a vocabulary. This study aims to improve the speaking skills of students learning English through the use of invitation learning media for class VIII.A students of SMP Negeri 3 Muara Bungo. This type of research is a classroom action research conducted in two cycles. The results showed that the use of invitation learning media (invitation) could improve students' speaking skills with an average speaking skill of students learning English in the first cycle was 66 and the second cycle was 78Penelitian ini berlatar belakang siswa masih lemah dalam hal berbicara yang benar, dan siswa tidak konsisten dalam pelafalan suatu kosakata. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa belajar bahasa inggris melalui penggunaan media pembelajaran undangan ( invitation ) pada siswa kelas VIII.A SMP Negeri 3 Muara Bungo. Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran undangan (invitation) dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa dengan rata-rata keterampilan berbicara siswa belajar bahasa inggris pada siklus I adalah 66 dan siklus II adalah 78.  
Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Biologi Siswa Di SMA Negeri 10 Kota Bengkulu Dengan Menggunakan Strategi Pembelajaran Guided Note Taking (GNT)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya Pengaruh Strategi Pembelajaran Guided Note Taking (GNT) dalam Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Biologi di SMA Negeri 10 Kota Bengkulu. Rancangan penelitian menggunakan Non Randomized Contro-Group Pretest-Postest Desaign. Teknik analisis data menggunakan uji t (uji hipotesis). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata nilai postest pada kelas XI IPA 3 (eksperimen) yaitu 73,53, dan rata-rata nilai postest pada kelas XI IPA 2 (kontrol) yaitu 64,06. Sedangkan rata-rata nilai minat siswa pada kelas XI IPA 3 (eksperimen) yaitu 50,59, dan rata-rata nilai minat siswa pada kelas XI IPA 2 (kontrol) yaitu 47,56. Hasil uji t pada hasil belajar siswa diperoleh nilai yang signifikan yaitu 0,005 < 0,05, hal tersebut menunjukan bahwa nilai sig. hasil belajar siswa lebih kecil dari pada nilai daftar distribusi, dan hasil uji t pada minat siswa diperoleh nilai signifikan yaitu 0,000 < 0,05, menunjukan bahwa nilai sig. hasil belajar siswa lebih kecil dari pada nilai daftar distribusi. Berdasarkan hipotesis diatas maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan strategi pembelajaran Guided Note Taking (GNT) dalam meningkatkan minat dan hasil belajar biologi siswa di SMA Negeri 10 Kota Bengkulu