E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
Not a member yet
3618 research outputs found
Sort by
PEMAHAMAN MASYARAKAT TENTANG RIBA TERHADAP PERILAKU HUTANG PIUTANG DI`KECAMATAN RAMBUTAN KABUPATEN BANYUASIN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman masyarakat tentang riba dan bunga dalam hutang piutang, dan untuk mengetahui pengaruh yang dirasakan oleh masyarakat terhadap perilaku hutang piutang yang mengandung riba. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Data yang di olah merupakan hasil wawancara dengan 20 masyarakat di Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin. Hasil penelitian di lapangan menyatakan bahwa (1) Pemahaman masyarakat tentang riba di Kecamatan Rambutan yaitu masyarakat hanya sekedar tahu tentang bunga dan sedikit yang mengetahui riba, mereka menganggap riba itu tambahan dan hukumnya haram tetapi tidak paham tentang riba secara detail juga tidak tahu jenis-jenis riba. Masyarakat memang paham bahwa riba itu haram tetapi masyarakat hanya tau riba itu bunga, masyarakat belum tahu bahwa riba itu banyak jenisnya dan macamnya. Hanya sebagian masyarakat yang paham bahwa riba itu haram dan dilarang agama, ada juga sebagian masyarakat yang tidak tahu apa itu riba. (2) pengaruh yang dirasakan oleh masyarakat, mereka merasakan manfaat meminjam uang dengan mudah menjadikan mereka terbiasa meminjam daripada menabung uang mereka sendiri tetapi tidak jarang ada yang kesulitan untuk melunasi uang yang mereka pinjam
RELASI KUASA DAN DINAMIKA ISI MEDIA (Studi Ekonomi Politik Komunikasi Media Online Kompas.com Dan JawaPos.com Pada Hasil Survey Capres 2024)
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dinamika kuasa negara dalam produksi informasi di media Kompas.com dan Jawapos.com pada hasil survey Capres 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, kualitatif didukung oleh pemahaman mengenai fakta dari proses berpikir induktif yakni pemikiran yang beracuan pada fenomena individu untuk menghasilkan kesimpulan atau inferensi. Informan berjumlah tiga orang yang dipilih secara purposif. Uji keabsahan data dilakukan melalui teknik trigulasi sumber. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan study kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukan cara produksi relasi kuasa Kompas.com dan JawaPos.com mempengaruhi dinamika isi berita. Terdapat intervensi dari pemilik modal dan media serta kekuasaan dalam menentukan tema dan isi pemberitaan lewat headline atau intensitas pemberitaan. Komparasi Relasi Kuasa dan Dinamika Isi Media pada studi Ekonomi Politik Komunikasi Media Online Kompas.com Dan JawaPos.com dalam melakukan Pemberitaan Hasil Survey Capres 2024. Kompas.com dan JawaPos.com melakukan Komodifikasi dan Spaliasasi. dengan perpaduan antara Komodifikasi dan Spasialisasi yang dilakukan Kompas.com dan JawaPos.com akhirnya memunculkan Strukturasi penyamaan iedologi secara terstruktur dalam korporasi media. Ekonomi politik dan relasi kuasa adalah dua hal yang saling berkesinambungan dan dimainkan dengan tepat sebagai korporasi media untuk bisa menjaga eksistensi dalam persaingan antar media.
Pengukuran Tingkat Kelelahan Subjektifitas Pengrajin Karawo IKM X di Gorontalo
IKM X merupakan salah satu IKM bergerak dibidang kerajinan karawo yang terletak di daerah Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelelahan dan keluhan yang dirasakan oleh pengrajin karawo menggunakan metode SOFI dan NBM. Pengukuran tingkat kelelahan dan keluhan dilakukan secara subjektif yaitu penyebaran kuesioner SOFI dan NBM kepada responden atau pengrajin karawo. Hasil pengukuran kelelahan pengrajin karawo menggunakan SOFI diperoleh skor rata-rata dari lima dimensi sebesar 2,43 yang diartikan masuk kedalam kategori sedang. Pengkategorian lima dimensi tersebut terdapat satu dimensi dengan skor rata-rata paling tinggi yaitu lack of energy. Lack of energy (kekurangan energi) dirasakan oleh pekerja karawo, hal tersebut dikarenakan pada saat menyulam karawo membutuhkan ketelitian, kesabaran, ketekunan, kejelian dan kepekaan pada saat proses berlangsung tanpa menggunakan alat teknologi. Selain itu, pekerja merasa terbebani tanggung jawab untuk menyelesaikan sulaman sesuai dengan target yang ditentukan. Sedangkan untuk pengukuran keluhan pengrajin karawo menggunakan instrumen NBM terdapat beberapa bagian tubuh yang memiliki risiko keluhan sangat sakit yaitu leher, tengkuk, bahu kiri, bahu kanan, punggung, pinggang, pinggul, pantat, tangan kiri, kaki kiri, dan kaki kanan. Hal tersebut dikarenakan pada saat bekerja berada pada posisi duduk, sedikit membungkuk dan menunduk dengan waktu yang cukup lama
Usulan Preventive Maintenance Unit Flat Bed Trailer 72 (FBT 72) dengan Metode Failure Mode And Effects Analysis (FMEA) di PT. U
PT U merupakan industri rekayasa alat berat untuk mendukung pertambangan maupun logistik. Produk yang dihasilkan bersifat customized disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Setiap produk yang diproduksi dan dikirim pelanggan harus dilengkapi skema perawatan berkala (periodical services) dan kebutuhan suku cadang yang dibutuhkan. Dengan metode produksi bersifat customized setiap unit yang dihasilkan memiliki spesifikasi dasar berbeda menyesuaikan permintaan pelanggan. Metode produksi customized memunculkan varian produk baru dengan salah satu contoh produk Flat Bed Trailer 72 (FBT 72) yang belum memiliki skema perawatan berkala. Penelitian ini bertujuan untuk merancang skema perawatan unit FBT 72. Perancangan skema perawatan berkala pada varian produk baru untuk unit FBT 72 melalui analisis FMEA yang digunakan untuk menentukan komponen kritis. Komponen kritis dianalisis menggunakan data kerusakan unit sejenis dalam jangkauan waktu 5 tahun, didapatkan 124 kerusakan pada 8 komponen standar. Adapun 6 komponen kritis tersebut meliputi Coupling, Axle, Brake System, Body & Stucture, Suspension dan wheel. Berdasarkan analisis yang dilakukan didapatkan rancangan skema perawatan berkala untuk unit FBT 72 terdiri dari Format Commissioning, Standard Maintenance (Periodical Service), Format Check Sheet Maintenance & List Item Backup
PERAN KEPERCAYAAN PADA PEMASARAN INFLUENSER UNTUK MENINGKATKAN LOYALITAS MEREK
Purpose– This research aims to examine the direct and indirect roles of the relationship between the credibility and attractiveness of influencers on brand loyalty among young consumers in Indonesia, mediated by trust. Design/methodology– This research employs a quantitative explanatory approach with a non-experimental cross-sectional method aimed at examining the relationships between the proposed variables. The survey was conducted online using Google Forms, and respondents were selected using a non-random purposive sampling technique. The analytical tool utilized was SmartPLS version 3.2.9 Findings - The research results indicate that the factor of source credibility has no direct effect on brand loyalty. In contrast, attractiveness exhibits a significant positive relationship with brand loyalty. Additionally, influencer credibility and attractiveness are found to have a significant positive relationship with trust. Finally, trust demonstrates a significant positive relationship with brand loyalty. This research is expected to contribute to the existing literature on the role of influencers in marketing communication activities, particularly in terms of brand loyalty, for both academics and practitioners
Konstruksi Bangunan dan Ragam Hias pada Arsitektur di Kraton Yogyakarta: Kajian Eksploratif
The Yogyakarta Palace complex as a trace of traditional Javanese architecture is now used as a cultural tourism destination, with at least seven buildings that are open to the public. Unfortunately, there are still not many documented studies discussing these buildings, especially related to architectural construction and art detailing. From this, the author conducted an explorative study with the intention of making it easier for ordinary people and academics to recognize and understand traditional buildings in the Yogyakarta Palace complex. The method used by the author is field survey, photographing and sketching existing architectural elements (construction and decoration), scanning, and data processing with literature study.Kompleks Keraton Yogyakarta sebagai jejak arsitektur tradisional Jawa sekarang dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata budaya, setidaknya di dalamnya ada tujuh bangunan yang sifatnya terbuka untuk umum. Namun sayangnya masih belum banyak kajian dokumentasi membahas tentang bangunan- bangunan tersebut khususnya terkait konstruksi arsitektural dan ragam hias (art detailing). Dari hal tersebut penulis melakukan kajian eksploratif dengan maksud agar memudahkan masyarakat awam dan akademisi mengenali dan memahami bangunan tradisional yang ada dalam kompleks Keraton Yogyakarta. Metode penulis gunakan adalah survei lapangan, memotret dan menggambar sketsa elemen arsitektur yang ada (konstruksi dan ragam hias), scanning, dan olah data dengan studi literatur
KAJIAN PENGARUH MASSA DAN WAKTU OPERASI PADA PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU DENGAN MENGGUNAKAN RESIDUE CATALYTIC CRACKING (RCC) SEBAGAI ADSORBEN
Industri tahu adalah salah satu industry rumah tangga yang banyak terdapat di Indonesia dan kebanyakan menyatu dengan pemukiman penduduk yang dapat menimbulkan permasalahan dengan warga sekitar dimana Industry tahu menghasilkan limbah cair yang dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan jika langsung di buat ke saluran air. Pengolahan limbah cair industry tahu perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan. Residue Catalytic Cracking (RCC) adalah katalis bekas proses pengolahan minyak bumi yang setelah pemakaian tidak di manfaatkan lagi oleh pertamina. RCC yang digunakan pada proses ini adalah katalis bekas jenis Zeolit kristalin dengan struktur regular, yang mengandung unsur-unsur Silika Oksida, Alumina Oksida, Calsium Oksida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh variasi massa adsorben terhadap penurunan kadar COD, BOD, dan TSS, serta untuk mengetahui pengaruh variasi waktu operasi adsorben terhadap penurunan kadar COD, BOD, dan TSS. Serta mengetahui persentase optimum penurunan kadar COD, BOD, dan TSS terhadap limbah cair industri tahu. Metode penelitian ini meliputi 3 tahap, yaitu aktivasi katalis, penentuan massa optimum, dan penentuan waktu optimum. Proses adsorpsi dilakukan dengan variasi massa adsorben 5;10;15;20 dan 25 gram dan variasi waktu operasi 30,60,90,120 dan 150 menit. Serta perbedaan perlakuan yaitu maserasi dan pengadukan. Hasil penelitian menunjukkan penurunan kadar COD, BOD, dan TSS terbaik terjadi pada massa 25 gram dengan perlakuan pengadukan pada waktu kontak 60 menit dengan nilai berturut – turut 141 mg/L; 35,2 mg/L; dan 89,1 mg/
Alat Pengupas Buah Otomatis Berbasis Arduino Uno
Buah adalah salah satu makanan yang paling banyak diminati oleh orang Indonesia, karena buah memiliki kandungan gizi dan vitamin yang baik bagi tubuh. Ciri-ciri buah umumnya memiliki tekstur kulit halus yang dilapisi oleh lilin yang berfungsi untuk membungkus dan melindungi daging serta biji buah yang berada di dalam buah tersebut. Apabila ingin mengkonsumsi buah biasanya buah harus dikupas terlebih dahulu agar buah jauh lebih sehat. Dalam pengupasan buah diperlukan pisau atau peeler untuk mengupas buah, di mana sumber tenaga pisau atau peeler kebanyakan berasal dari tangan manusia atau masih secara manual dalam pengupasan buah sehingga membutuhkan waktu yang relatif lebih lama. Maka pada penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat alat pengupas buah secara otomatis menggunakan arduino uno. Penelitian ini diharapkan dapat membantu agar dapat melakukan pengupasan buah secara otomatis sehingga membutuhkan waktu yang relatif lebih cepat daripada pengupas buah secara manual. Selain itu diharapkan juga mengurangi resiko kerja, seperti luka karna pisau pada saat mengupas buah. Penelitian ini dilaksanakan tepatnya pada januari sampai dengan juni tahun 2023, bertempat di laboratorium hadware Universitas Dehasen Bengkulu. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, yakni untuk percobaan alat pengupas buah otomatis yang menggunakan mata pisau yang didesain khusus agar mampu mengupas kulit buah dengan mengikuti bentuk buah tersebut dengan menggunakan sensor optical. Dimana sensor optical tersebut dapat mendeteksi jarak buah dan mata pisau yang digunakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui 5 percobaan, buah dapat terkupas dengan kecepatan pengupasan waktu rata rata 4.2 menit