E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
Not a member yet
    3618 research outputs found

    ANALISA STABILITAS KETAHANAN DAN KEAMANAN DINDING PENAHAN TANAH PADA SUNGAI SEDAPAT TALANG BULUH KECAMATAN TALANG KELAPA KABUPATEN BANYUASIN

    Get PDF
    Soil Retaining Wall is one of the constructions used to hold the soil or provide stability to the soil that has different heights. Soil retaining wall function to support the soil as well prevent it from the danger of landslides, so it does not experience landslides both due to the load of rainwater, the weight of the soil itself, or as a result of the load acting on it. Based on the way to achieve stability, the soil retaining wall can be classified into several types, namely gravity wall, cantilever wall, counterfort wall, buttress wall. In this research, we plan gravity-type soil retaining wall. Planning this gravity-type soil retaining wall is considered necessary because in today's competitive era, in addition to accuracy and accuracy in planning, speed in calculating is also needed. Therefore, using this program is expected to increase competitiveness for planners, especially planning related to soil retaining walls

    Implementasi Penegakan Hukum terhadap Tindak Pidana Korupsi Proyek Land Clearing Bandara Raden Intan II dalam Digitalisasi Penegakan Perkara

    Get PDF
    Tindak pidana  korupsi  merupakan  kejahatan  extra ordinary crime bisa diartikan sebagai suatu kejahatan yang berdampak besar dan multidimensional terhadap sosial, budaya, ekonomi dan politik serta begitu dahsyatnya dampak negatif yang ditimbulkan oleh kejahatan ini. Permasalahan pada penelitian ini yaitu yang pertama adalah Bagaimanakah  implementasi penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi proyek land clearing bandara raden intan II dalam digitalisasi penegakan perkara dan Apasajakah faktor penghambat dalam penegakan hukum.Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dan empiris. Jenis data terdiri dari data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, implementasi penegakan hukum dalam  digitalisasi penegakan perkara terhadap tindak pidana korupsi proyek land clearing Bandara Raden Intan II Bandar Lampung yaitu instrument hukum telah mengeluarkan diantaranya amanat dari Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Pasal 43 ayat (1) yang memberikan amanat agar dalam waktu 2 (dua) tahun sejak Undang-Undang ini mulai berlaku, dibentuk Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, namun amanat tersebut belum berjalan sebagaimana mestinya, sebab dalam digitalisasi penegakan perkara harus memperioritas penyelesaian perkara korupsi dibanding dengan perkara lainnya

    Peran Notaris dalam Restrukturisasi untuk Melakukan Pemulihan Ekonomi Nasional

    Get PDF
    Eksistensi Notaris sebagai pejabat umum yang berwenang untuk membuat akta otentik sejatinya telah ditegaskan dalam Pasal 1868 KUHPerdata. Namun, dalam kenyataannya kadangkala yang terjadi adalah akta otentik yang dikonstatir Notaris tersebut selain diintervensi pemerintah juga banyak terjadi permasalahan yang berujung kepada gugatan dipengadilan, padahal Notaris berperan mengkonstatir akta otentik yang memberikan kepastian hukum (vide Pasal 1970 KUHPerdata) dalam perbuatan hukum privat. Oleh karena itu,yang menjadi permasalahan adalah bagaimana peran dan tanggungjawab Notaris dalam pelayanan kepada public sesuai dengan moral etika profesi dan undang-undang. Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka metode yang digunakan adalah melalui studi hukum kritis. Baik Pasal 1868 dan Pasal 1870 KUHPerdata maupun Undang-Undang tentang Jabatan Notaris digunakan sebagai pisau analisis terhadap permasalahan tersebut. Mengacu kepada ketentuan tersebut disimpulkan bahwa akta otentik merupakan bukti yang sempurna yang bertujuan untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum kepada para pihak. Dengan demikian, tercipta ketertiban dalam lalu lintas hukum privat. Peran Notaris tampak dari legal formal suatu akta otentik yang harus dipenuhi oleh penghadap dan penghadap dikenal oleh Notaris. Agar peran dan tanggung jawab tersebut dapat terlaksana dengan baik, maka Notaris dituntut oleh moral etika profesi (kode etik) dan undang-undang tentang Jabatan Notaris. Tanggungjawab dimaksud merupakan konsekuensi logis yang harus dimintakan kepada seseorang pengemban profesi hukum termasuk Notaris didalam melaksanakan tugasnya. Tanggung jawab tersebut tidak hanya berdasarkan moral tetapi jugaberdasarkan hukum khususnya Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris juncto Undang-UndangNomor 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris

    Kebijakan Formulasi Penggunaan Sanksi Pidana dalam Hukum Administrasi

    Get PDF
    Berbagai peraturan perundang-undangan yang dikeluarkan pemerintah harus dapat dijalankan dan ditegakkan apabila ada pelanggaran. Negara dalam hal ini pemerintah bertanggungjawab untuk menjaga aturan-aturan dalam perundang-undangan itu dijalankan. Dalam menegakkan aturan-aturan tersebut digunakan sanksi hukum. Penelitian ini merupakan penelitian normatif, yaitu  penelitian terhadap azas-azas hukum yang terkait dengan kebijakan formulasi penggunaan sanksi pidana dalam hukum administrasi. Keberadaan sanksi hukum diperlukan karena dengan ancaman hukuman diharapkan dapat dicapai paksaan rohani dan pengaruh mendidik terhadap yang berkepentingan. Salah satu ancaman hukuman tersebut adalah sanksi pidana.Penegakan Hukum Administrasi Negara oleh hukum pidana adalah mengenai sanksinya. Pentingnya sanksi pidana di dalam penegakan Hukum Administrasi Negara oleh Hukum Pidana dapat dilihat dari pendapat Logeman yang dikutip Soehardjo Sastrosoehardjo bahwa Hukum Administrasi Negara itu memberikan kaidah-kaidah yang membimbing turut serta pemerintah dalam pergaulan social ekonomi yaitu kaidah-kaidah yang oleh pemerintah sendiri diberi sanksi dalam hal pelanggaran. Di dalam kebijakan formulasi atau usaha pembentukan peraturan hukum pidana harus memperhatikan apa dan bagaimana formulasi pemidanaan yang tepat bagi suatu tindak pidana agar tujuan penanggulangan kejahatan dapat dicapai. Selama ini belum pernah dilakukan penelitian terhadap penggunaan hukum pidana di dalam hukum administrasi kebijakan apa yang selama ini ditempuh dan bagaimana kebijakan yang harus ditempuh dalam penggunaan hukum pidana dalam hukum administrasi. Menelusuri penggunaan peraturan hukum pidana dalam bidang hukum administrasi merupakan suatu keharusan karena akan dapat diketahui berbagai kelemahan dan seberapa jauh perlu adanya perubahan

    Solusi Islam dalam Menuntaskan Persoalan Lingkungan Hidup dan Kehutanan

    Get PDF
    Lingkungan merupakan suatu yang tidak luput dari manusia karena manusia sendiri itu termasuk dalam lingkungan, dengan lingkungan manusia memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari dan dengan lingkungan juga manusia bisa berinteraksi sosial antara satu dengan yang lainnya, tinggal bagaimana manusia menyikapi dan menjaga atau melestarikan lingkungan apa yang sesuai dengan anjuran agama Islam tanpa merusak apa yang telah Allah ciptakan untuk manusia.Agama sebagai sumber nilai dapat merubah alam menjadi suatu sumber kehidupan yang positif (manfaat) maupun negatif (madarat). Sebagian ahli pikir mencoba menggunakan Islam sebagai sistem nilai dan norma untuk memecahkan masalah kehidupan seluruh makhluk di bumi ini sebagai ungkapan rasa tanggung jawab. Lingkungan hidup merupakan satu kesatuan sistem dan memiliki hubungan yang sanagat banyak dengan penghuni, banyak interaksi dan korelasinya. Lingkungan hidup dalam pandangan Islam tidak terlepas dari proses penciptaan Allah yang tidak secara kebetulan. Kejadian alam semesta yang sistematik mengarahkan manusia agar mampu menghayati wujud, keesaan dan kebesaran Allah. Mengingat karena semua kerusakan atau pencemaran lingkungan disebabkan karena ulah manusia, maka amar ma’ruf nahi mungkar adalah cara terbaik untuk menanggulangi hal tersebut dengan tinjauan secara teologis dan fenomenologis

    Perancangan Prototype penyiram tanaman otomatis menggunakan protokol 802.11ac jaringan Raspberry Pi 3 B+

    Get PDF
    Perancangan prototype penyiram tanaman otomatis yang memungkinkan pemanfaatanya digunakan untuk melakukan perawatan tanaman yang lebih efektif dan efisien dengan dipasangkan sensor DS18B20 sebagai sensor pengukur suhu dan sensor soil moisture sebagai sensor pengukur kelembaban tanah untuk memonitoring keadaan lingkungan sekitar saat sehingga membantu langkah-langkah perawatan yang lebih optimal

    Tinjauan Faktor Keamanan dan Kenyamanan di Sudirman Walk Palembang

    Get PDF
    A great pedestrian facility is one that could satisfy everyone's desire for walking by giving them a sense of security and comfort. A good sidewalk could encourage a sustainable environment and needs to conform to the requirements for size and supporting infrastructure. Similar to Palembang City, the sidewalk is located alongside Sudirman Walk can be considered as a pilot project since it already satisfies requirements for size, material use, and amenities that promote pedestrian safety and comfort. The aim of this research is to review the pedestrian amenities Sudirman Walk using qualitative descriptive methods through field observations, literature reviews, and comparisons. The Boston Transportation Department and The KEMENPUPR constitute the framework for the indicators used to evaluate the sidewalk's comfort and safety aspects. According to the the results, the sidewalk along the Sudirman road already has a feature that can help pedestrians feel safe and at comfort, especially considering the flow of traffic. However, due to its material use, this walkway is not completely safe for pedestrians, as it still has a risk to cause slips.Fasilitas pejalan kaki (trotoar) yang baik adalah yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna sehingga dapat menggugah keinginan setiap orang untuk berjalan kaki. Trotoar yang baik harus memenuhi standar baik dari ukuran (dimensi) dan fasilitas penunjangnya serta dapat mewujudkan suatu lingkungan yang berkelanjutan. Seperti di Kota Palembang, trotoar di sepanjang jalan Sudirman Walk ini dianggap sebagai pilot project trotoar yang sudah memenuhi standar baik dari faktor penggunaan material, ukuran dan fasilitas penunjang yang bisa membuat pejalan kaki merasa aman dan nyaman. Namun benarkah demikian, apakah trotoar di sepanjang Sudirman walk ini sudah memenuhi rasa aman dan nyaman bagi semua pengguna pejalan kaki tanpa terkecuali termasuk juga untuk kaum penyandang disabilitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi terhadap fasilitas pejalan kaki disepanjang jalan Sudirman Walk Kota Palembang dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan serta melakukan pengujian dengan menggunakan studi literatur dan studi banding dengan trotoar yang berada di negara lainnya. Indikator penilaian faktor kenyamanan dan keamanan trotoar ini berdasarkan Perencanaan Teknis Fasilitas Pejalan Kaki KEMENPUPR tahun 2018 dan menurut Boston Transportation Department 2018. Hasil yang didapatkan trotoar pada jalan Sudirman walk ini sudah memiliki fasilitas yang mampu membuat pejalan kaki merasa aman dan nyaman terutama dari sirkulasi kendaraan bermotor. Namun dari penggunaan materialnya trotoar ini belum seluruhnya aman bagi pejalan kaki karena masih bisa membuat pengguna jalur pejalan kaki terjatuh bila terjadinya huja

    Counseling of Work Program Student Study Service (SSN) in Sangkulirang District, Kutai Timur Regency

    Get PDF
    This Community Service (TCS) was carried out in 4 of the 15 villages in Sangkulirang District, East Kutai Regency. The province's main potential is capture fisheries, oil palm plantations and banana production. The purpose of this TCS is to spread knowledge and skills to the community through programs carried out by student study service (SSS). The TCS was carried out for two days, starting from Sempayau Village and Kolek Village on the first day, August 1th 2023. On the second day, August 2th 2023, it was carried out in Pulau Miang Village and Maloy Village. The method used is to hold discussions with local village officials, followed by briefing the work program of the student study service participants. Counseling work programs are selected based on the potential of each area. TCS activities in the four villages that were targeted for development through student TCS, were mainly on the socialization of product processing and demonstrations on how to process it. Most of the programs in each village are processing fishery and plantation products, making organic fertilizers, and practicing good product packaging methods. This TCS activity assists student study service students in directing village communities to develop diversification of processing and packaging methods so that they become products of higher value to the community

    Processing Fishery Products for Community Food Security at the East Kutai Regency

    Get PDF
    In order to increase the utilization of fisheries potential, it is necessary to diversify fish processing. East Kutai is a district that has the potential to produce fisheries, especially from fishing. The catch of sea fish and freshwater fish in East Kutai Regency in 2020 was 5,294 tons. Diversifying fish processing is one means of increasing community food security. The STIPER East Kutai Marine Science Study Program plays a role in helping the government to increase food security through exhibition activities at the "food and nutrition month" event with the theme of sustainable food security organized by the East Kutai Food Security Service. This activity is carried out as a form of community service in carrying out one of the Tri Dharmas of Higher Education. Processing of tuna and shrimp nuggets as a diversified fish processing product is presented to the public. At this event, people were also distributed selebarans about how to process fish into processed products. Community Service activities carried out for four days ran smoothly. The tuna and shrimp nuggets products presented were also subjected to organoleptic testing by exhibition visitors. Exhibition activities are very effective in disseminating knowledge on campus to be disseminated to the community

    Thermal Comfort Level and the Ability of Trees to Reduce Temperature at H. Agus Salim Sports Hall, Padang City

    Get PDF
    Changes in land cover are thought to be the main factor in the Urban Heat Island (UHI) phenomenon. UHI is a form of local climate change which is characterized by an increase in temperature reaching 6oC in central urban areas compared to vegetated areas on the outskirts of the city. Compact vegetated land or Green Open Space (GOS), which is able to avoid increasing the surrounding temperature. GOR H. Agus Salim as one of the GOS in Padang City is a place for residents to have recreation and fill their free time by enjoying various culinary delights with friends and family as well as sports activities. This research aims to measure the benefits of tree canopies as climate amelioration in the H. Agus Salim GOR area. The research was conducted in September 2023, with 7 repetitions at 5 measurement points (3 under the tree canopy and 2 in the open field). Data is measured directly in the field with a thermohygrometer. The cooling effect provided by trees was analyzed using a difference approach between measurements in shade and open areas. Thermal comfort level is measured using the empirical formula Temperature Humidity Index (THI). The results showed that there was a decrease in temperature under the tree from 2,0oC (in the morning) to 2,9C (in the afternoon). However, THI calculations show that GOR H. Agus Salim is in the Uncomfortable criteria both under a canopy and in open areas

    3,176

    full texts

    3,618

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇