E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
Not a member yet
3618 research outputs found
Sort by
PENGARUH PEMASANGAN TRASHBOOM TERHADAP KECEPATAN ALIRAN DI SUBDAS BENDUNG
The large amount of rubbish in the river flow in the Bendung sub-basin has prompted the government to create an innovation to deal with this problem. This innovation is the installation of trash booms at critical points. However, the installation of the trash boom is thought to slow down the flow downstream, causing a delay in the time for the river water level to recede. After conducting a comparative analysis of river flow velocity using a current meter, it was found that there was a 34% decrease in flow velocity in the downstream part of the river, where the first flow velocity was 0.29993 m/s, decreasing by 0.10099 m/s to become 0.19894 m/s downstream after the trash boom installation point
Penyelesaian Konflik Pertanahan Tanah di Indonesia
Perkembangan sengketa dan konflik pertanahan, baik secara kualitas maupun kuantitas selalu mengalami kenaikan, penyebabnya antara lain adalah luas tanah yang tetap, sementara jumlah penduduk yang memerlukan tanah untuk memenuhi kebutuhannya selalu bertambah dan adanya akumulasi konflik kepentingan antara pemilik tanah (perorangan, masyarakat adat, badan hukum swasta, pemerintah) dengan perseorangan atau badan hukum swsata lainnya. Masalah pertanahan muncul ketika kewenangan (Hak Menguasai Negara) diperhadapkan dengan Hak Asasi Warga Negara, khusunya hak milik individu dan hak komunal (tanah ulayat). Sengketa dan konflik pertanahan sekarang ini lebih banyak konflik dan sengketa vertical yaitu konflik dan sengketa antara masyarakat dengan pemerintah atau pihak yang berwenang. Secara sepintas, yang terlihat memang konflik horizontal antara masyarakat dengan pengusaha/investor dan atau badan usaha milik Negara (BUMN). Namun dibalik itu, sebenarnya rakyat sedang berhadapan dengan Negara yang ‘melindungi’ para pengusaha dan badan usaha milik Negara. Benturan ini tidak perlu terjadi jika politik pertanahan dan politik hukum pertanahan mampu menjaga keseimbangan antara Hak Menguasai Negara dengan Hak Asasi Manusia karena kedua-duanya diamanatkan dalam Konstitusi UUD 1945
Studi Ekperimental Penambahan Reflektor Datar Pada Kompor Tenaga Surya Tipe Parabolic
Community needs to meet electrical energy are increasing. This increasing need has not been matched by the supply of energy. Currently, the main supply of energy comes from non-renewable fossils. To maintain energy reselliance, it is necessary to find alternative energy sources, one of which comes from solar energy. In this research, a parabolic solar cooker was made using autodesk and then tested the prototype solar cooker without additional mirrors, one additional mirror, and two mirrors. At the end of the study an analysis was carried out. The energy efficiency results obtained on a parabolic type solar stove without the addition of a flat mirror is 3.19% with an average stove power of 22.33 watts. The energy efficiency obtained on a parabolic type solar stove with the addition of two flat mirrors is 4.87% with an average stove power of 26.01 watts
EMPOWERING SPEAKING SKILLS THROUGH SPARKOL VIDEO SCRIBE: A CASE OF SMA STUDENTS
The objectives of this study were to find out whether or not there was a significant improvement in speaking skills by using Sparkol Video Scribe with Zoom Application and whether or not there was a significant difference in speaking skills between the tenth-grade students who were taught by using Sparkol Video Scribe with Zoom Application and those who were not. This research used a quasi-experimental design. The population of this study was the tenth grade of SMA LTI IGM Palembang. The paired sample t-test and independent sample t-test were used to analyze the hypotheses. The results showed that the students’ speaking skills of recount text were significantly improved after they were taught by using Sparkol Video Scribe, and there was a significant difference in speaking skills of recount text to the tenth-grade students who were taught by using Sparkol Video Scribe with zoom application and those who were not.
PENETAPAN HARGA JUAL DAN RISIKO PEMASARAN PRODUK PANGAN SEGAR DI PASAR ONLINE KOTA PALEMBANG
ABSTRACTThis research is to find out the determinants of the selling price of fresh food products to consumers, to find out the risk factors faced by the online market in marketing fresh food products and to find out how to control the risks carried out by the online market in marketing fresh food products. This research was conducted in Palembang City from September 2021 to January 2022. The research method used was the survey method, for the sampling method the purposive sampling method was used. The data collection method used was participatory observation and in-depth interviews directly with the respondents who had been determined using a questionnaire that had been prepared in advance and supplemented with secondary data obtained from the relevant agencies. Processing data using descriptive-qualitative method. The results of the study show that the factors that determine the selling price of fresh food products to consumers in the online market in Palembang City are more fixated on external factors, namely the price factor from the traditional market itself, because online markets always adjust their selling prices to the prices of goods in traditional markets before setting prices. sell their fresh food products to consumers. By calculating the amount of other costs such as operational costs and packaging costs, it is the market price that determines the size of the price set to consumers. Then the risks faced by the market in marketing fresh food products through social media itself, on average, the market experiences risks during the process of delivering goods to consumers, because it is in the delivery process that the freshness of the fresh food products they market is at stake right into their hands. consumer. ABSTRAKPenelitian ini untuk mengetahui faktor penentu harga jual produk pangan segar kepada konsumen, untuk mengetahui faktor risiko yang dihadapi oleh pihak pasar online dalam memasarkan produk pangan segar dan untuk mengetahui cara pengendalian risiko yang dilakukan oleh pihak pasar online dalam memasarkan produk pangan segar. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Palembang pada bulan September 2021 sampai bulan Januari 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei, untuk metode penarikan contoh digunakan metode Purposive Sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi partisipasi dan wawancara mendalam langsung kepada responden yang telah ditentukan dengan menggunakan alat bantu quisioner yang telah dipersiapkan sebelumnya dan dilengkapi dengan data sekunder yang didapat dari instansi terkait. Pengolahan data menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Dari hasil penelitian menunjukkan faktor yang menentukan harga jual produk pangan segar kepada konsumen dipasar online Kota Palembang lebih terpaku dengan faktor eksternal yaitu faktor harga dari pasar tradisional itu sendiri, karena pihak pasar online selalu menyesuaikan harga penjualan mereka dengan harga barang dipasar tradisional sebelum mereka menetapkan harga jual produk pangan segar mereka kepada konsumen. Dengan menghitung jumlah biaya yang lainnya seperti biaya operasional maupun biaya pengemasan akan tetapi harga pasarlah yang menentukan besar kecilnya harga yang ditetapkan kepada konsumen. Kemudian risiko yang dihadapi oleh pihak pasar dalam memasarkan produk pangan segar melalui media sosial itu sendiri rata-rata pihak pasar mengalami risiko pada saat proses pengantaran barang kepada konsumen, karena pada proses pengantaran tersebutlah kesegaran dari produk pangan segar yang mereka pasarkan itu dipertaruhkan sampai ke tangan konsumen
Desain Akustik Interior Sekolah Minggu Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan (GKSBS) Palembang Siloam
Sekolah minggu merupakan wadah atau tempat yang tepat bagi tumbuh kembangnya spiritualitas anak. Sekolah minggu memiliki tujuan untuk mendidik anak tentang kebenaran, nilai-nilai dan moral Kristiani yang ditanamkan dalam diri anak-anak, sehingga dapat menjadi bekal anak-anak untuk masa depannya. Sekolah minggu di Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan (GKSBS) Palembang Siloam yang beralamat di Jalan H. Sanusi, Sukabangun Kecamatan Sukarami Palembang. Permasalahan yang di temukan pada ruang sekolah minggu adalah kurang nyaman dari segi akustik yaitu adanya gaung saat ruang ibadah tersebut digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran desain material akustik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil yang ditemukan setelah desain ulang dengan simulasi Ecotect waktu dengung yaitu sebesar 0,53 detik dan dan perhitungan matematis waktu dengung yaitu sebesar 0,5 detik. Angka tersebut masuk dalam range standard
Kajian Elemen Ruang Kawasan Talang Semut Palembang
Minimnya perhatian Pemerintah Daerah terhadap keberadaan kota tua, kawasan kota lama dan bangunan kuno adalah impase klasik. Bangunan tak terawat, alih fungsi banguan atau kawasan, bahkan fenomena penghancuran bangunan kuno kerap terjadi di Palembang. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan mencari informasi potensi yang terdapat pada kawasan Talang Semut Palembang serta permasalahan pelestarian kawasan, dan hasilnya diharapkan menjadi masukan bagi Pemerintah Daerah terkait pelestarian kawasan atau bangunan bersejarah. Metoda analisis kualitatif dan kuantitatif digunakan dalam pengolahan dan interpretasi data hasil survey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampai saat ini ciri khas masa lampau dengan bentuk bangunan kolonial, kolam retensi, rumah dinas Walikota, serta penghijauan yang tertata dengan rapi dan indah merupakan symbol tersendiri terhadap kawasan ini. Artefak bangunan kolonial dengan pola radial sebagai bukti sejarah, lebih banyak ditemukan di sepanjang jalan utama kawasan ini dibandingkan dengan kawasan lain di Palembang dengan kondisi yang terawat. Permukiman yang tertata rapi, ketersediaan fasilitas publik, udara yang relatif bersih, kawasan yang bernilai estetika tinggi, berperan dalam pemeliharaan kesehatan warga kota Palembang. Lemahnya implementasi Perda tentang pelestarian cagar budaya turut menyebabkan terjadinya kasus perubahan bentuk asli bangunan kolonial
PENDAMPINGAN SENAM REMATIK PADA LANSIA DENGAN GANGGUAN MUSKULOSKELETAL (REMATIK)
lansia sangat rentang terhadap penyakit salah satunya adalah gangguan pada muskulosketal, salah satu yang menjadi permsalahan pada lansia adlah sakit sendi seperti rematik, maka perlunya adanya intrevensi yang dapat mengurangi sakit sendi pada lansia dan salah satu olahraga fisik yang sederhana dan mudah dilakukan adalah senam rematik, senam rematik berfokus padamempertahankan lingkup gerak sendi secara maksimal, tujuan kegiatan pengabdian untuk mendampingan lansia melakukan senam rematik. Metode yang digunakan dengan dilakukan pretes dan postes untuk melihar rasa nyeri pada sendi lansia, jumlah peserta pengabdian 20 orang lansia yang mengami permasalah rematik. kemudian lansia di ajari senam rematik, kemudian di dampingi dalam melakukan senam rematik yang dilakukan 3 kali dalam semingu di pagi hari dengan durasi 10-15 menit, hasil kegiatan menunjukan bahwa senam rematik tidak signifikan menurunkan nyeri sendi akan tetapi perlu adanya kegiatan yang teratur dalam melakukan senam sehingga lansia dapat mendapatkan hasil yang maksimal. Maka perluanya bagi keluarga yang mempunyai lansia dapat melakukan gerakan senam rematik secara teratur juag dapat meningkatakn kebugaran pada lansi
Pengujian Soal Berbasis HOTS pada Pembelajaran Sejarah di Sekolah IT Raudhatul Ulum Sakatiga Indralaya
Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan mengenai Pengujian Soal Berbasis HOTS pada pembelajaran sejarah sebagai bentuk implementasi pembelajaran inovatif yang dilaksanakan di Sekolah Islam Terpadu Raudhatul Ulum Sakatiga. Jika melihat kurikulum 2013, adanya bentuk penilaian pada hasil capaian belajar siswa tidak hanya pada pengetahuan saja, namun juga pada aspek afektif dan psikomotorik. Hasil penilaian tersebut juga sebagai bentuk laporan dari semua rangkaian belajar siswa dalam jenjang pendidikan sebagai deksripsi kompetensi masing-masing siswa. Adapun metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode eksperimen dimana siswa sebagai subjek dan melakukan percobaan soal berbasis HOTS secara langsung. Selain itu juga dengan menggali informasi dari sumber-sumber buku, serta sumber jurnal, artikel maupun sumber internet lainnya yang sesuai dengan ketentuan dalam rangka menperoleh informasi yang sesuai dengan tema yang dibahas. Sejalan dengan pembelajaran inovatif masa kini dimana dalam aspek kognitif atau pengetahuan hal yang diukur adalah berkaitan dengan konsep berpikir kritis dan mampu memecahkan masalah serta mempunyai kemampuan yang kreatif dan inovatif. Pada keterampilan lainnya adalah kemampuan dalam segi afektif dan psikomotorik, siswa melakukan penyesuaian diri dan memiliki bentuk komunikasi yang baik dan keterampilan diri dalam kolaborasi dan mampu membawa diri dalam kerjasama tim dengan baik.
Masuknya Inggris ke Australia dan Dampaknya Bagi Suku Aborigin
Artikel ini memakai metode penelitian kepustakaan. Studi kepustakaan ialah metode pengumpulan data dengan metode mereview buku, dokumen, catatan, serta berbagai macam laporan yang berhubungan dengan permasalahan yang hendak diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peristiwa masuknya Inggris ke Australia, serta dampak bagi kelangsungan hidup suku Aborigin. Bangsa Eropa yang pertama kali membuka rute pelayaran ke benua Australia adalah Potugis, yang melakukan pelayaran samudera pada tahun 1511. Pada tahun 1606, Spanyol juga menjadi salah satu bangsa Eropa yang membuka rute pelayaran untuk menemukan benua Australia. Setelah rute pelayaran tersebut terbuka bangsa Eropa lainnya juga mulai melakukan pelayaran untuk menemukan benua Australia. Salah satu bangsa Eropa yang melakukan pelayaran untuk menemukan benua Australia adalah Belanda. Para pendatang tidak mengakui adannya suku-suku pribumi di Australia dan hanya memandang Australia sebagai daerah yang tidak berpenghuni (terra nullius). Sedangkan, bagi suku-suku pribumi terutama bagi suku Aborigin, para pendatang tersebut dianggap sebagai penajah, sebagai ancaman yang mengambil wilayah tersebut. Bagi suku Aborigin wilayah Australia adalah milik mereka, karena mereka telah menempati wilayah tersebut selama ribuan tahun