E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
Not a member yet
3618 research outputs found
Sort by
Analisis Sejarah dan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Tepian Mahakam (Samarinda) Dalam Penggunaan kain Tenun Samarinda
Analisis sejarah dan nilai-nilai Kearifan Lokal masyarakat Tepian Mahakam dalam penggunaan Kain Tenun Sarung Samarinda. Program Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis latar belakang masuknya suku Bugis di Samarinda, selain itu penelitian ini akan menjelaskan atau menganalisis nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Kota Tepian (Samarinda) yang tergambar pada kain sarung kain sarung Samarinda. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Kota Tepian (Samarinda) yang tergambar pada kain sarung Samarinda. Penelitian dilakukan di Kota Samarinda. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik yang biasa digunakan dalam metodologi penelitian kualitatif yang terdiri dari (observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan), kritik sumber. Selain itu, pedoman wawancara juga digunakan sebagai instrumen untuk mempermudah pengumpulan data berupa penjelasan terhadap responden yang diwawancarai dan dianggap berkompeten di bidangnya
KESALAHAN SISWA SD DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMECAHAN MASALAH MATERI FPB DAN KPK BERDASARKAN TAHAPAN POLYA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah pada materi FPB dan KPK berdasarkan tahapan Polya di kelas V SD di Kelurahan Plaju Ulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif. Subjek yang diambil dalam penelitian ini yaitu siswa kelas Vc SD Negeri 222 Palembang, kelas Vc SD Negeri 224 Palembang, dan kelas VA SD IT Salsabila Palembang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal bentuk uraian yang terdiri dari 6 soal mengenai pemecahan masalah materi FPB dan KPK dengan 3 submateri yaitu Faktor Bilangan, FPB, dan KPK. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil dari analisis menyatakan seluruh kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah pada materi FPB dan KPK berdasarkan tahapan Polya di kelas V SD dikategorikan sangat tinggi dengan persentase 81,40%. Pada tahap kesalahan memahami masalah yaitu sebesar 87,57% dengan kategori sangat tinggi, pada tahap menyusun rencana yaitu 73,91% dengan kategori tinggi, kemudian kesalahan pada tahap melaksanakan rencana yaitu 66,85% dengan kategori tinggi, dan kesalahan pada tahap memeriksa kembali yaitu 97,27% dengan kategori sangat tinggi
THE KNOWLEDGE OF FOREST CONSERVATION ATTITUDES AND BEHAVIORS IN ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS AROUND TWA PUNTI KAYU AREA IN PALEMBANG CITY SOUTH SUMATERA PROVINCE
Environmental issues and nature conservation are very complex problems and are our responsibility together. Therefore the provision of information as early as possible to students is very good and most likely will always be remembered all the time and be embedded in the heart of their conscience. The knowledge, attitudes and good behavior of forests in the young generation will make a solid foundation to keep the forest in the future. This research aims to measure and analyze the level of knowledge, attitudes and behavior of elementary school students to the conservation of forest in the lifeboats Park Punti Kayu Palembang City, South Sumatera province. This research was implemented in 2 (two) elementary school namely SD Negeri 237 and SD Negeri 238 Palembang South Sumatera province. The selection of schools is conducted using Pruposive sampling, which is a nonrandom (non-randomized) sampling technique for non-specific populations, with specific consideration criteria which is the school distance ? 2 km from TWA Punti Kayu Kota Palembang South Sumatera Province. The research methods used are field observations, interviews with questionnaires, and library studies. Sampling technique using the formula Slovin with the number of respondents as many as 40 students. The data collection done is to provide 10 question items in the knowledge variable, 10 question items in attitude variables and 10 question items in behavior variables. The results show that (1) the level of knowledge, students ' attitudes and behaviors on forest conservation are in good category. (2) Factors that influence is the use of learning media in the process of learning teaching and application of forest conservation education on environmental education material, in this case both have each other a correlation so that it affects the level of Knowledge, attitudes and behaviors
Variabel Anteseden dan Konsekuensi Tata Kelola Relasional Dengan Dimoderasi oleh Turbulensi Pasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepercayaan, kejelasan kontrak, keadilan prosedural dan keterhubungan terhadap tata kelola relasional, pengaruh tata kelola relasional terhadap kinerja aliansi, serta pengaruh turbulensi pasar sebagai variabel moderasi dalam hubungan tata kelola relasional dan kinerja aliansi. Data penelitian diperoleh dari 100 responden yang merupakan manajemen perusahaan yang beraliansi dengan Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan. Penelitian dilakukan dengan menyebarluaskan kuesioner melalui Google Forms dan data diolah dengan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan keadilan prosedural dan keterhubungan berpengaruh terhadap tata kelola relasional, selanjutnya tata kelola relasional berpengaruh terhadap kinerja aliansi. Pada penelitian ini juga didapatkan bahwa kepercayaan dan kejelasan kontrak tidak berpengaruh terhadap tata kelola relasional dan turbulensi pasar tidak memoderasi hubungan antara tata kelola relasional terhadap kinerja aliansi. Implikasi penelitian ini mengindikasikan bahwa pentingnya memperhatikan aspek-aspek seperti keadilan prosedural dan keterhubungan dalam menjalankan aliansi bisnis, karena faktor-faktor ini dapat secara signifikan memengaruhi tata kelola relasional dan akhirnya kinerja alians
TREN DOMINAN DALAM PENELITIAN ACCOUNTING CONSERVATISM: ANALISIS BIBLIOMETRIK
This research aims to examine the development of research on the topic of accounting conservatism over the last ten years. The data source used is the metadata of articles published on Science Direct between 2013 and 2023. This study uses a literature review search method combining the Open Knowledge Map (OKM) and VOSviewer (VV) applications. The data obtained is processed according to the application procedures used. The results of this study present a mapping and analysis of future research opportunities related to accounting conservatism. OKM is used to map clusters in accounting conservatism, while VV is used to analyze accounting conservatism clusters with different approaches and data sources. Based on the analysis results, the trends shown through VV, namely Stock Price Crash Risk and Corporate Governance, are the topics with the most considerable amount of literature. Based on the two results of the analysis of Earnings Management, Cash Holdings, Accounting Conservatism, Corporate Governance, Audit Committee, and Executive Compensation. The topic of Corporate Governance has extensive research opportunities and needs to continue to be developed
PENGEMBANGAN BUDIDAYA PEPAYA JENIS CALIFORNIA UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI DI DESA SUNGAI RENGIT KABUPATEN BANYUASIN
Indonesia yang memiliki iklim tropis sangat potensial untuk membudidayakan pepaya California (Carica papaya L), mempunyai prospek pemasaran yang baik karena merupakan buah yang banyak diminati masyarakat Indonesia selain harganya murah juga baik untuk kesehatan yang merupakan sumber vitamin mineral. Salah satu program kerja unggulan mahasiswa KKN periode 59 UMPalembang di Desa Sungai Rengit, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan melakukan penyuluhan budidaya Pepaya California kepada masyarakat RT 25 Dusun III Talang Bungin dalam upaya peningkatan pendapatan dan perekonomian masyarakat desa. Untuk mengembangkan budidaya pepaya California banyak hal yang harus diperhatikan diantaranya pemilihan varietas unggul, penyiapan lahan yang baik, penggunaan mulsa, pengelolaan tanaman yang baik, pengendalian hama dan penyakit, pemantauan dan perawatan serta waktu pemanenan yang tepat selain itu juga harus dipertimbangkan pemasaran yang efektif menjalin kemitraan dengan stakeholder terkait, juga perlu diadakan pelatihan manajemen keuangan dan pengembangan produk olahan. Mahasiswa KKN juga membantu masyarakat petani pepaya Calipornia dalam proses pemanenan dan pemasaran buah pepaya Calipornia dengan menerapkan teknik pemasaran yang baik dan menarik minat pembeli
Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Untuk Pompa Irigasi Sawah Di Desa Ulak Aurstanding Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ogan Ilir
Sawah di Desa Ulak Aurstanding Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ogan Ilir merupakan jenis sawah lebak dengan luas ±20 ha. Pengelolaan air pada lahan sawah tersebut belum dilakukan secara optimal, sehingga petani masih melakukan kegiatan tanam satu kali dalam setiap tahunnya, yang disebabkan terjadinya genangan air yang tinggi pada saat musim hujan dan kekeringan pada saat musim kemarau. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu petani dalam mengairi sawah adalah pemanfaatan pompa air bertenaga surya, agar dapat meningkatkan produktivitas dan dapat menjadi solusi untuk mengatasi kekurangan air saat musim kemarau. Untuk memenuhi kebutuhan air lahan sawah seluas 20 ha diperlukan pompa dengan kapasitas 11,85 kW dengan debit air sebesar 0,1344 m³/s. Maka dibutuhkan 2 unit pompa dengan kapasitas 7,5 kW per pompa dengan debit air yang dihasilkan dari 2 unit pompa yaitu 0,1667 m³/s. Untuk memenuhi total daya 2 unit pompa tersebut dibutuhkan 50 unit panel surya dengan kapasitas 500 Wp per panel. Maka untuk sistem penyimpanannya dibutuhkan 56 unit baterai 12 V 300 A, sedangkan untuk mengatur sistem penyimpanan baterai digunakan SCC agar tidak terjadi over charging. Listrik yang dihasilkan oleh panel surya dan baterai harus dikonversikan dari listrik DC menjadi listrik AC yang dibutuhkan pompa, maka digunakan 2 unit inverter dengan kapasitas 10 kW per inverter. Sistem pengairan yang akan digunakan adalah sistem pengairan permukaan yang akan dibagi menjadi saluran irgasi primer dan sekunder, total debit air yang dapat ditampung dalam saluran irigasi ini sebanyak 2.257 m³. Perencanaan Sistem PLTS ini memiliki 5 komponen utama dengan total biaya sebesar Rp. 411.074.582
Hasil Belajar Matematika pada Pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray
Problems faced about the low student learning outcomes in algebraic form material. The reason for the low student learning outcomes is the lack of optimal action and learning models used in the learning process, thus making students make a lot of concept errors in algebraic form material. To be able to overcome the problem of learning outcomes, it is necessary to do cooperative learning type Two Stay Two Stray. The research method uses a True Experimental Design research design in the form of a Posttest Only Control Design. From the calculation of learning outcomes obtained by class VIIA by using Two Stay Two Stray cooperative learning obtained an average of and a standard deviation of , while class VIIC without using Two Stay Two Stray cooperative learning obtained an average of with the standard deviation . Based on the hypothesis test obtained and with and a significant level ? = 0.05. Because means that Ha is accepted. From testing Ha's hypothesis which states that "There is an influence of Two Stay Two Stray type of cooperative learning on the learning outcomes of Grade VII Middle School students on algebraic form material", the truth is accepted
Identifikasi Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Tipe Hots (Higher Order Thinking Skill) Materi Operasi Aljabar Di SMP Muhammadiyah 4 Palembang
Many students still need to improve, causing low student learning outcomes. This study aimed to find out what mistakes students made in solving the Hots (Higher Order Thinking Skill) type questions on algebraic operations material at SMP Muhammadiyah 4 Palembang. This research is a qualitative descriptive study. The data collection technique is in the form of giving as many as five test questions. Based on the research results, the mistakes made by students in solving HOTS (Higher Order Thinking Skill) type questions in algebraic material are conceptual and procedural errors. Concept errors occur in each item, with the percentage of errors that occur, namely item number 1 at 33.3%, number 2 at 23.3%, number 3 at 16.7%, number 4 at 16.7%, number 5 at 26.7%. The average percentage of students' conceptual errors is 23.34%. Procedural errors occur in each item, with the percentage of errors that occur, namely item number 1 of 10%, 2 of 20%, 3 of 33.3%, 4 of 26.7%, and 5 of 16.7 %. The average percentage of procedural errors made by students is 21.34%