E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
Not a member yet
    3618 research outputs found

    SANKSI HUKUM TERHADAP PELANGGAR MENGGUNAKAN KENDARAAN BERMOTOR DENGAN KNALPOT RACING DI KEPOLISIAN RESOR PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR (PALI)

    Get PDF
    AbstrakRumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana sanksi hukum terhadap pelanggaryang menggunakan kendaraan bermotor dengan knalpot racing di wilayah hukum KepolisianResor Penukal Abad Lematang Ilir (PALI)? Dan 2) Apa upaya yang dapat dilakukan untukmeningkatkan efektivitas penerapan sanksi hukum terhadap pelanggar yang menggunakan kendaraan bermotor dengan knalpot racing di wilayah hukum Kepolisian Resor Penukal AbadLematang Ilir (PALI)?. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian yuridis empiris.Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Sanksi Hukum terhadap Pelanggar YangMenggunakan Kendaraan Bermotor dengan Knalpot Racing di wilayah hukum Kepolisian ResorPenukal Abad Lematang Ilir (PALI) sudah dilaksanakan namun belum optimal yaitu Sanksipidana berupa Pelanggaran knalpot bising atau tidak standar dikenakan pasal 285 ayat (1) Jo pasal106 ayat (3) pidana 1 bulan, Sanksi perdata dapat berupa surat tilang berupa: kewajiban untukmemenuhi prestasi (kewajiban) dan hilangnya suatu keadaan hukum, yang diikuti denganterciptanya suatu keadaan hukum baru. Dan 2) Upaya yang Dapat Dilakukan untukMeningkatkan Efektivitas Penerapan Sanksi Hukum terhadap Pelanggar Yang Menggunakan Kendaraan Bermotor Dengan Knalpot Racing di wilayah hukum Kepolisian Resor Penukal AbadLematang Ilir (PALI) yaituUpaya Preventif yaitu salah satu tindakan dalam pencegahanpelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pihak kepolisian berupa himbauan dimulai darmapping bengkel-bengkel mana saja yang sering membuat atau memodifikasi sepeda motor yangsuaranya bising dan memberikan peringatan kepada pelaku pelanggar knalpot racing tersebutuntuk menukar knalpot racing tersebut dengan knalpot standar dan bahkan menyita knalpottersebut dan Upaya represif berupa Teguran dan Tilang dimana Penilangan akan dilakukan olehpolisi kepada pelaku pelanggar knalpot racing yang telah mendapat teguran sebelumnya tetapimasih tetap melakukan pelanggaran lalu lintas. Kepolisian Resor Penukal Abad Lematang Ilir(PALI) terlebih dahulu akan menyuruh si pelaku pelanggar knalpot racing untuk mengembalikanlagi ke knalpot standar, guna memberitahukan bahwa pelaku pelanggar knalpot racingnya telahmelakukan pelanggaran lalu lintas dan akan ditilang.Kata Kunci: sanksi hukum, pelanggar, kendaraan bermotor, knalpot racingAbstractThe formulation of the problem in this study is 1) What are the legal sanctions against violatorswho use motorized vehicles with racing exhausts in the jurisdiction of the Penukal AbadLematang Ilir Resort Police (PALI)? And 2) What efforts can be made to increase the Devi Sulastri, H.K.N Sofyan Hasan, Saepuddin Zahri effectiveness of the application of legal sanctions against violators who use motorized vehicleswith racing exhausts in the jurisdiction of the Penukal Abad Lematang Ilir (PALI) PoliceResort?. The research method used is empirical juridical research. Sources of data used in thisstudy consisted of primary data and secondary data. Based on the results of the study, it showsthat legal sanctions against violators who use motorized vehicles with racing exhaust in thejurisdiction of the Penukal Abad Lematang Ilir (PALI) Resort Police have been implemented buthave not been optimal, namely criminal sanctions in the form of noisy or non-standard exhaustviolations subject to article 285 paragraph (1) In conjunction with article 106 paragraph (3)criminal 1 month, Civil sanctions can be in the form of a ticket in the form of: an obligation tofulfill achievements (obligations) and the loss of a legal situation, which is followed by thecreation of a new legal situation. And 2) Efforts That Can Be Done To Increase TheEffectiveness Of Implementing Legal Sanctions Against Offenders Using Motorized VehiclesWith Racing Exhausts in the jurisdiction of the Penukal Abad Lematang Ilir (PALI) ResortPolice, namely Preventive Efforts, which is one of the actions in preventing traffic violationscommitted by the police in the form of an appeal starting from mapping which workshops oftenmake or modify motorcycles that sound noisy and give warnings to the perpetrators of theracing exhaust violators to exchange the racing exhaust with a standard exhaust and evenconfiscate the exhaust and repressive efforts in the form of reprimands and ticket where Fineswill be carried out by the police for racing exhaust violators who have received a previouswarning but still commit traffic violations. The Penukal Abad Lematang Ilir Resort Police(PALI) will first order the racing exhaust violator to return to the standard exhaust, to notifythat the racing exhaust violator has committed a traffic violation and will be fined.Keywords: legal sanctions, violators, motor vehicles, exhaust racin

    NALISIS PEMBAGIAN HARTA BERSAMA SETELAH PERCERAIAN DALAM PERSPEKTIF KOMPILASI HUKUM ISLAM DI PENGADILAN AGAMA PANGKALAN BALAI (Studi Putusan Perkara No.458/Pdt.G/2020/PA.Pkb)

    Get PDF
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pembagian harta bersama setelahperceraian yang di tinjau dalam perspektif kompilasi hukum Islam di Pengadilan AgamaPangkalan Balai. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris yang di dukung oleh dataprimer dan data sekunder. Adapun data primer didapatkan dari narasumber melalui observasidan wawancara, sedangkan data sekunder didapatkan melalui studi kepustakaan yaitu melaluibuku-buku, jurnal, serta didapatkan juga dari peraturan-peraturan perundang-undangan yangberlaku dan yang berkaitan dengan masalah yang sedang diteliti. Hasil Penelitian inimenunjukkan bahwa pelaksanaan pembagian harta bersama setelah bercerai telah dilakukandengan harta yang mereka miliki antara penggugat dan juga tergugat dibagi dua secara merata.Pembagian harta ini dilakukan dengan dasar hukum yang ada dan tidak bertentangan denganhukum Islam. Pembagian ini juga dilakukan dengan bukti-bukti yang telah diajukandipersidangan, sehingga dapat dijadikan bahan pertimbangan hakim dalam membuat keputusanperkara pembagian harta setelah bercerai. Pertimbangan hakim dalam mengadili perkara tentangpembagian harta bersama merujuk pada Pasal 97 Kompilasi Hukum Islam yang menjelaskanbahwa janda atau duda cerai hidup akan mendapatkan seperdua dari harta bersama. Kata kunci: Pembagian Harta Bersama, Perceraian, Kompilasi Hukum Isla

    Penyuluhan Hukum Dan Edukasi Obat Dalam Upaya Menanggulangi Persebaran Covid-19 Di Desa Pegayut Sumatera Selatan (Kolaborasi Akademisi Hukum Dan Apoteker Palembang)

    Get PDF
    Persebaran Covid-19 sejak tahun 2019 hingga akhir 2022 memakan korban yang tidak sedikit, setidaknya 161.192 jiwa terkonfirmasi meninggal dunia dengan jumlah angka 6.758.170 kasus. Bahkan di tahun 2021 kasus Covid-19 di Indonesia menduduki peringkat ke-2 terparah di dunia dimana US menduduki peringkat pertama kemudian disusul Indonesia kemudian India, Brazil dan United Kingdom. Angka ini bukan keberhasilan atau prestasi melainkan tugas bersama untuk memutus rantai persebaran virus Covid-19.Tujuan dari penyuluhan hukum dan kesehatan ini yakni memberikan edukasi hukum dan kesehatan kepada masyarakat akan pencegahan dan penularan Covid-19 serta penanggulangan penyebaran berita Hoax terkait Covid-19, Metode pengadian yang diterapkan berupa Ceramah, FGD, Diskusi serta pemberian bantuan berupa masker, handsanitizer, Vitamin serta peralatan sekolah anak. Melalui kegiatan peyuluhan ini para penyuluh mendapati beberapa situasi yakni, Penyebaran yang cepat dan belum tersedianya obat untuk mengobati maupun mencegah Covid-19 membuat penyakit ini menjadi pandemik dan menginfeksi hingga jutaan manusia di seluruh dunia. Penularan Covid-19 dapat melalui berbagai cara antara lain droplet (tetesan kecil dari mulut/hidung), kontak fisik, dan menyentuh permukaan benda terkontaminasi. Persebaran ini menular baik di perkotaan di perdesaan. Berdasarkan Surat Edaran Menteri Desa PDTT No. 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa, Pemerintah desa dapat membentuk relawan Desa Tangguh Covid-19 serta pembentukan posko relawan penanganan Covid-19 yang sumber pendanaannya didapatkan dari dana desa. Tugas relawan Desa Tangguh Covid-19 antara lain: melakukan pencegahan dan penanganan terhadap Covid-19, melakukan pendataan warga untuk bantuan, pendataan warga usia rentan, serta edukasi kepada masyarakat. Hanya saja khusus di Desa Pegayut keberlakuan Desa Tangguh belum maksimal sehingga melalui penyuluhan ini baik kolaboborasi antara akademisi hukum dan tenaga kesehatan mampu memberi dampak postif bagi warga yang terdampak Covid-19

    ANALISIS EFEKTIFITAS DAN KELAYAKAN JEMBATAN PENYEBERANGAN ORANG (JPO) PASAR TRADISIONAL - MODERN KOTA PRABUMULIH

    Get PDF
    To improve the safety, security and comfort of pedestrians when crossing the street, the government ofPrabumulih City has built a Pedestrian Crossing Bridge located at the Traditional- Modern Market inPrabumulih City. Pedestrian crossing bridges are pedestrian bridges that are located across the road orrailroad tracks and are only intended for pedestrians who want to cross the highway or railroad tracks.The pedestrian crossing bridge is a crossing facility that is needed by the community to pass through trafficlanes and is very necessary in order to reduce the possibility of accidents and for the safety of pedestrianswho pass through it. The results of the survey on the volume of pedestrians crossing, the highest volume ofpedestrians using pedestrian crossing bridges was 186 people and 586 people not using pedestrian crossingbridges. Based on the results of the calculation of the effectiveness of the pedestrian crossing bridge, it wasfound that it was 26.14%, so the effectiveness of the pedestrian crossing bridge was included in theineffective category. For the feasibility of the Pedestrian Crossing Bridge based on the component of thefeasibility standard, it has met the eligibility standard. Meanwhile, the characteristics of pedestriancrossings that were most responded to by respondents who used pedestrian crossing bridges were that theyfelt the glass design on the bridge disturbed the view when crossing the bridge with a percentage of 76%,while for respondents who crossed not using pedestrian crossing bridges but through the road medianbecause faster than using a pedestrian bridge by 76.8%

    TEACHING READING COMPREHENSION BY USING THINK ALOUD STRATEGY OF SMAN 9 BANYUASIN

    Get PDF
    The objective of this research was to find out whether or not it is effective to use think aloud strategy in teaching reading comprehension to the eleventh grade students at SMAN  9 Banyuasin. This research used quasi-experimental. The sample were 61 students which taken through convenience sampling. The data were analyzed by using independent sample t-test. . The result of t-obtained was 4.649, t- table was 1.67. As we know, t-obtained was higher than  t-table. It means that it is effective to teach reading analytical exposition text by using think aloud Strategy to the eleventh grade students of  SMAN 9 Banyuasin

    ANALISIS EFISIENSI DAN NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI UBI KAYU PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA DI DESA TANAHMAS ANALYSIS OF EFFICIENCY AND ADDED VALUE OF CABIUM AGROINDUSTRY IN HOUSEHOLD INDUSTRY IN TANAHMAS VILLAGE

    Get PDF
    ABSTRACTThis study aims to determine the costs, revenues, profits, profitability, efficiency and added value of cassava chips agroindustry in Tanahmas Village, Talang Kelapa District, Banyuasin Regency. The data processing method used in this study is the Hayami method to analyze the added value and profit, while the R/C is used to determine the efficiency of the cassava chips agroindustry. The results obtained that the total cost incurred in the cassava chips agroindustry was Rp. 9,192,847,- per month. The income obtained from the cassava chips agroindustry per month is Rp. 21,000,000, - with the profit earned per month of Rp. 11,807.15, -. The cassava chips agro-industry business in Tanahmas Village, Talang Kelapa District, can be said to be efficient where the R/C value is 2.28 with an added value of Rp. 9,622 per kg. Keywords:  agroindustry, profitability, efficiency, added value ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya, penerimaan, keuntungan, profitabilitas, efisiensi dan nilai tambah usaha agroindustri keripik  singkong di Desa Tanahmas Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini merupakan penelitian kasus dimana objek kasus adalah agroindustri rumah tangga di Desa Tanahmas Kecamatan Talang kelapa.  Metode pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Hayami  untuk menganalisis nilai tambah  dan keuntungan, sedangkan untuk melihat efisien tidaknya usaha agroindustri keripik singkong menggunakan R/C. Hasil penelitian diperoleh total biaya yang dikeluarkan dalam usaha agroindustri keripik singkong sebesar Rp 9.192.847,- per bulan, Penerimaan yang diperoleh dari usaha agroindustri keripik singkong per bulan sebesar Rp 21.000.000,- dan keuntungan yang di peroleh per bulan Rp 11.807.15,-. Usaha agroindustri keripik singkong di Desa Tanahmas Kecamatan Talang Kelapa dapat dikatakan sudah efisien dimana nilai R/C sebesar 2,28 dengan nilai tambah yang diperoleh sebesar Rp 9.622 per kg. Kata Kunci:    agroindustri, profitabilitas, efisiensi, nilai tamba

    Tipologi TOD kawasan Stasiun LRT Sumatera Selatan

    Get PDF
    The rail-based LRT of South Sumatera has been in operation since 2018 and is 23 kilometers long with thirteen stations. This LRT connects Jakabaring district and Sultan Mahmud Badaruddin II airport. Each station's area describes unique characteristics. Therefore, the purpose of this article is to comprehend the various typologies of South Sumatera's LRT station area. Three factors were used to categorize the stations: 1) Land use mix, 2) Density, and 3) Connectivity. And this method is qualitative approach, consisting descriptive approach. The data was gathered from Google Street Map and verified by a field study. This study divided the South Sumatera LRT Station into seven TOD typologies stations.LRT Sumatera Selatan merupakan transportasi public berbasis rel yang mulai operasionalnya pada tahun 2018, memiliki panjang jalur 23 KM dengan 13 stasiun. Menghubungkan kawasan bandara Sultan Mahmud badarudin II dengan kawasan Jakabaring. Setiap kawasan stasiun memiliki karakteristik yang berbeda pada tata guna lahan dan densitas bangunan. Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipologi tiga belas kawasan stasiun LRT di Sumatera Selatan dengan menggunakan tiga kriteria; 1) tata guna campuran (land Use Mix), 2) kepadatan pemukiman, 3) Konektivitas (Connectivity). Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pedekatan deskriptif. Data-data penelitian didapatkan dari survey dan Open Street Map yang diolah dengan QGis Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat tujuh tipologi TOD kawasan stasiun LRT Sumatera Selatan

    Studi Komparasi Pola Penataan Permukiman Tepian Sungai di Indonesia dengan Pendekatan Riverfront Architecture

    Get PDF
    Rivers cannot be separated from human life, and higher population growth has caused land conversion in river-protected areas to become densely populated settlements. This conditions not only the environment but also the community itself. Therefore it is essential to study and compare the objects of riverside settlements in Indonesia so that they can become a pilot for the arrangement of riverside settlements in the future. The method used is a descriptive qualitative comparison by comparing three riverside settlement objects in Indonesia: Kampung Juminahan Yogyakarta, Kampung Code Yogyakarta, and Kampung Tongkol North Jakarta with a riverfront architecture approach. The results found that of all the objects studied, Kampung Code Yogyakarta met almost all indicators in the riverside architectural approach, including environmental, recreational, and educational functions, regardless of its advantages and disadvantages.Sungai tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi menyebabkan alih fungsi lahan pada area lindung sungai menjadi permukiman padat penduduk. Kondisi ini tidak hanya berdampak bagi lingkungan namun juga bagi masyarakat itu sendiri. Maka dari itu pentingnya untuk mengkaji dan mengkomparasikan objek-objek permukiman tepi sungai di Indonesia sehingga dapat menjadi percontohan terhadap penataan permukiman tepi sungai kedepannya. Metode yang digunakan yaitu komparasi deskriptif kualitatif dengan membandingkan tiga objek permukiman tepi sungai di Indonesia yaitu Kampung Juminahan Yogyakarta, Kampung Code Yogyakarta, dan Kampung Tongkol Jakarta Utara dengan pendekatan arsitektur tepi sungai (riverfront architecture). Hasil yang ditemukan yaitu dari semua objek yang dikaji, Kampung Code Yogyakarta hampir memenuhi semua indikator dalam pendekatan arsitektur tepi sungai yang mencakup fungsi lingkungan, rekreasi, dan edukasi terlepas dari segala kelebihan dan kekurangannya

    SOSIALISASI MODIFIKASI TUNGKU HEMAT ENERGI BERBAHAN BAKAR SERBUK GERGAJI DI DESA PELABUHAN DALAM

    Get PDF
    Usaha kerupuk dan kemplang di Desa Pelabuhan Dalam merupakan usaha turun temurun yang perkembangannya stagnan. Permasalahan utama pengembangan usaha kerupuk dan kemplang tersebut adalah pemanggangan dilakukan menggunakan kompor atau tungku berbahan bakar minyak tanah atau kayu bakar. Nilai ekonomis usaha kerupuk dan kemplang tersebut tidak prospek karena antara harga produksi dan harga jual relatif tidak berbeda sehingga keuntungan yang diperoleh sangat kecil sedangkan bahan bakar minyak tanah dan kayu bakar sangat sulit ditemukan di Desa Pelabuhan Dalam. Sosialisasi dan pengenalan tungku hemat energi berbahan bakar serbuk gergaji diharapkan akan memberikan motivasi pengusaha kerupuk dan kemplang dalam menjalankan usahanya yang memberikan keuntungan yang lebih signifikan. Modal yang dikeluarkan untuk membuat tungku hemat energi sangat murah dan hanya sekali dengan biaya pembelian drum bekas Rp. 60.000,- dan upah membuatnya hanya Rp. 15.000,- jadi total biaya yang dibutuhkan adalah Rp. 75.000,. Pengembangan tungku hemat energi berbahan bakar serbuk gergaji dapat dilakukan di Desa Pelabuhan Dalam potensinya yang berlimpah

    Use of Tofu Waste as Food for Silver Worms (Tubifex sp)

    Get PDF
    Silkworms (Tubifex sp) are a natural feed with high nutritional content and are needed by fish, especially in the fry phase to support fish growth. Therefore, knowledge of natural food cultivation is needed to support the success of fish farming. Silkworm cultivation requires media with high organic content. Tofu pulp waste is one of the media that can be utilized for silkworm cultivation.  The purpose of this activity is to increase community skills in silkworm cultivation by utilizing tofu pulp waste as a cultivation medium to provide natural feed for cultured fish carried out by the Bumdes fish farming group of Serdang Menang village, SP. Padang OKI. Padang OKI.  The method is carried out by conducting counseling and mentoring in making silkworm cultivation sites and how to cultivate silkworms. Community Service activities regarding the production of silkworm cultivation with a system of utilizing organic waste have been well understood by the community.  It is hoped that the community in Serdang Menang Village, SP. Padang Kab.OKI can apply it in fish farming activities

    3,176

    full texts

    3,618

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇