E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
Not a member yet
3618 research outputs found
Sort by
THE THREE FACTORS BEHIND THE ONLINE MULTILINGUAL IDENTITIES OF INDONESIAN EFL LEARNERS ON INSTAGRAM
Social Networking Sites (SNS) are big part of the life of Indonesians because it provides diverse virtual communities for Indonesians to consume and exchange information. The presence of Indonesian communities and global audiences in the virtual networks creates the need for Indonesians to employ various linguistic repertoires in order to join the conversations in the SNS. The present study aims at discovering the components that shaped the multilingual identities that six Indonesian urban university students project on Instagram using their multilingual repertoires. Using a combination of multimodal analysis of the students’ posts on SNS and a semi-structured interview, this qualitative study reveals that academic background, online activities, and audience’s expectations are the factors that contributed to the construction of the students’ online identities. Hence, this paper calls for more similar studies about the multilingual identity construction of Indonesian EFL learners on SNS in the future
POTENSI PENINGKATAN PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) TERHADAP PEMBERIAN POC LIMBAH IKAN
The use of organic waste as the main ingredient for making organic fertilizer for agriculture is being developed, because it is easy to obtain, cheap and more environmentally friendly. This research aims to determine the effect of providing liquid organic fertilizer (POC) from fish washing waste on the growth and production of rice plants (Oryza sativa L.) in polybags. This research was carried out in Simpang Padang Karet Village, TumbakUlas Village, Pagar Alam Selatan District, Pagar Alam City, South Sumatra Province. The research method used a non-factorial randomized block design (RAK) with 1 treatment, namely the POC dose consisting of 5 levels, namely D0 = control, D1 = 150 ml/L, D2 = 250 mL/L, D3 = 350 mL/L, D4 = 450 mL/L, each level was made in 5 repetitions. The variables observed were plant height (cm), number of productive tillers, leaf color, panicle length (cm), number of grains per panicle (grains), weight of 1000 grains (g). The research results showed that POC treatment at the level of 450 mL/L was the best treatment for the growth and production of rice plants (Oryza sativa L.) in polybagsPemanfaatan limbah organik sebagai bahan utama pembuatan pupuk organik untuk bidang pertanian sedang dikembangkan, dikarenakan sifatnya yang mudah diperoleh, murah dan lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) limbah cucian ikan terhadap pertimbuhan dan produksi tanaman padi (Oryza sativa L) di polybag. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Simpang Padang Karet, Kelurahan TumbakUlas, Kecamatan Pagar Alam Selatan Kota Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan. Metode penelitian yaitu menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial dengan 1 perlakuan yaitu dosis POC yang terdiri dari 5 taraf yaitu D0 = kontrol, D1 = 150 ml/L, D2 = 250 mL/L, D3 = 350 mL/L, D4 = 450 mL/L , masing-masing taraf dibuat sebanyak 5 ulangan. Adapun peubah yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah anakan produktif, warna daun, panjang malai (cm), jumlah gabah per malai (butir), berat gabah 1000 butir (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan POC pada taraf 450 mL/L merupakan perlakuan terbaik untuk pertumbuhan dan produksi tanaman padi (Oryza sativa L.) di polybag.
ANALISIS PERBANDINGAN USAHATANI PADI SAWAH MENGGUNAKAN COMBINE HARVESTER DAN POWER THRESHER DI DESA SUKANEGARA KECAMATAN MADANG SUKU II KABUPATEN OKU TIMUR
ABSTRACTThis study aims to analyze differences in labor output in harvesting lowland rice using a combine harvester and power thresher and to analyze differences in farmer income in lowland rice farming using a combine harvester and power thresher in Sukanegara Village, Madang Suku II District, Ogan Komering Ulu Timur Regency. The research method used is survey method and sampling method in this study using Disproportionate Stratified Random Sampling, data collection method using observation, interview, and documentation methods. and the power thresher is processed manually then grouped and tabulated, then a T-test (t-test) is carried out and to answer how are the differences in farmers' income in lowland rice farming using a combine harvester and power thresher, the data obtained in the field is processed manually and then coded and tabulated, then a T-test (t-test) is performed to determine the difference between each layer. The results showed that the average labor force of farmers using a combine harvester was 5,2 HKP, while farmers using a power thresher were 18,4 HKP, which was greater than that of a farmer using a combine harvester. After the T test, the value of sig. (2-tailed) < (0.05), meaning that there is a significant difference between the labor outpouring of lowland rice harvesting using a combine harvester and a power thresher. Meanwhile, the average income of farmers who use a combine harvester is Rp. 25,036,842 is greater than the average income of farmers who use a power thresher, which is Rp. 20,415,811. After the T test, the value of sig. (2-tailed) < (0.05) means that there is a significant difference between farmers' income on farming lowland rice using a combine harvester and a power thresher. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan curahan tenaga kerja pada pemanenan padi sawah dengan menggunakan combine harvester dan power thresher dan untuk menganalisis perbedaan pendapatan petani pada usahatani padi sawah dengan menggunakan combine harvester dan power thresher di Desa Sukanegara Kecamatan Madang Suku II Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survei dan metode penarikan contoh pada penelitian ini menggunakan Disproportionate Stratified Random Sampling, metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi Dalam menjawab masalah yang pertama yaitu Bagaimana perbedaan curahan tenaga kerja pada pemanenan padi sawah dengan menggunakan combine harvester dan power thresher di olah secara manual lalu dikelompokkan dan tabulasi, selanjutnya dilakukan Uji T (t-test) dan untuk menjawab Bagaimana perbedaan pendapatan petani pada usahatani padi sawah dengan menggunakan combine harvester dan power thresher data yang diperoleh dilapangan diolah secara manual kemudian diberi kode dan di tabulasi, selanjutnya dilakukan Uji T (t-test) untuk mengetahui perbedaan dari masing-masing lapisan. Hasil penelitian diketahui bahwa rata-rata curahan tenaga kerja petani yang menggunakan combine harvester sebesar 5,2 HKP sedangkan petani yang menggunakan power thresher yaitu 18,4 HKP lebih besar dibandingkan curahan tenaga kerja petani yang menggunakan combine harvester. Setelah dilakukan Uji T nilai sig. (2-tailed) < ? (0,05) , artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara curahan tenaga kerja pada pemanenan padi sawah menggunakan combine harvester dan power thresher. Sementara Pendapatan rata-rata petani yang menggunakan combine harvester sebesar Rp. 25,036,842 lebih besar dari pada rata-rata pendapatan petani yang menggunakan power thresher yaitu Rp. 20,415,811. Setelah dilakukan Uji T nilai sig. (2-tailed) < ? (0,05) artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara pendapatan petani pada usahatani padi sawah menggunakan combine harvester dan power thresher.
MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN GOOGLE CLASSROOM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMECAHKAN MASALAH PADA SISWA KELAS XI SMA
Keterampilan Abad 21 salah satunya memecahkan masalah perlu ditingkatkan melalui inovasi pembelajaran biologi di SMA. Tujuan penelitian adalah meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas XI SMA dengan penerapan model Problem Based Learning dengan Google Classroom dalam pembelajaran biologi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang mencakup dari 4 tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah 36 siswa kelas XI IIPA 5 SMA Negeri di Sukoharjo. Data keterampilan memecahkan masalah diambil menggunakan instrumen tes esai. Data keterampilan memecahkan masalah dianalisis secara deskriptif kuantitatif yaitu teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase keterampilan memecahkan masalah pada siklus 1 adalah 78% (28 dari 36 siswa) dan siklus 2 adalah 92% (33 dari 36 siswa). Data penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan pemecahan masalah dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 18% melalui penerapan model Problem Based Learning. Keterampilan memecahkan masalah merupakan salah satu tujuan utama pembelajaran IPA karena siswa yang mempelajari IPA harus mengetahui penjelasan tentang cara menyelesaikan masalah dalam suatu materi. Keterampilan pemecahan masalah penting bagi siswa sebagai keterampilan yang dibutuhkan di abad 21.
Kualitas Pelayanan, Harga, dan Keputusan Pembelian Go-Food di Kota Palembang
This study aims to find out the effect of service quality and price on GoFood purchase decisions on general users of GoJek app services in Palembang City. GoFood applications are currently in high demand by many consumers or the public. This is because lifestyle changes are all practical, flexible, and more efficient. This study discusses the Palembang city community in the use of GoFood application services that are seen as quality of service (X1) and price (X2) against purchase decisions (Y), with the spread of questionnaires of as many as 100 respondents. The results will be collected is then analyzed using multiple regression analysis techniques that have been tested for validity and reliability. The results of this study show that, there is a positive and partial significance between the quality of service variable by purchase decision, and the price variable by purchase decision, There is a positive and significant simultaneous effect of service quality and price on GoFood purchase decisions in Palembang. This means that the people of Palembang will increase the purchase of food and drinks through GoFood application services
Pengaruh Metode Ceramah pada Mata Pelajaran Sejarah Indonesia Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X di SMK PGRI 1 Prabumulih
Pendidikan adalah kegiatan yang mengharapkan perubahan pada diri seorang peserta didik yang dilihat dan diukur kemampuannya berdasarkan hasil belajar yang ia peroleh. Untuk mendapatkan hasil belajar yang baik, maka diperlukan metode belajar yang efektif. Artikel ini akan mengemukakan pengaruh metode ceramah pada hasil belajar peserta didik. Pada penelitian ini penulis menggunakan sebagian dari seluruh jumlah populasi sampel. Variabel yang digunakan yaitu 2 variabel: Variabel X (variabel bebas) dan Variabel Y (variabel terikat). Variabel X merupakan metode ceramah yang dilihat pada hasil Pre-Test, sementara Variabel Y merupakan hasil belajar peserta didik kelas X pada mata pelajaran Sejarah Indonesia. Indikator penilaian dalam penelitian ini diambil dari hasil kuesioner yang telah peneliti sebar. Penelitian ini dilakukan di kelas X SMK PGRI 1 Prabumulih, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Maka dari penelitian ini bertujuan untuk memberi kesimpulan atau dampak dari metode ceramah terhadap hasil belajar peserta didik kelas X pada mata pelajaran Sejarah Indonesia serta variasi metode belajar yang dapat diterapkan guru untuk mendampingi metode ceramah agar lebih efektif dan menghasilkan perubahan pada diri peserta didik
REALITAS NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG PROYEK KARYA AHMAD TOHARI KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan realitas nilai moral novel Orang-Orang Proyek Karya Ahmad Tohari yang berkaitan dengan pengklasifikasian keterkaitan relitas nilai moral manusia kepada Pencipta, keterkaitan relitas nilai moral manusia dengan manusia lain, dan relitas nilai moral berdasarkan keterkaitan manusia dengan diri sendiri. Selain itu, keterkaitan realita nilai moral yang tercermin dalam novel Orang-Orang Proyek merupakan objek kajian dengan pendekantan sosiologi sastra. Penelitian ini mengedepankan studi pustaka, pendataan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, membaca dan mencatat, data yang diperoleh dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini mengedepankan wujud relitas nilai moral seperti keyakinan, integritas, kejujuran, solidaritas, dan keadilan. Realitas nilai moral tersebut diharapkan mampu memberikan konstribusi pencerahan pada masyarakat agar ketimpangan sosial dapat ditanggulangi.
CARRYING CAPACITY AND FEEDING PREFERENCES OF SUMATRAN ELEPHANTS (Elephas mazimus Sumatranus) IN THE ISAU-ISAU FOREST GROUP, LAHAT DISTRICT, SOUTH SUMATRA PROVINCE
The habitat of the Sumatran Elephant (Elephas maximus Sumatranus) can be found in several types of forest, where naturally elephants need a large area to forage for food and spend time in primary (protected) forest during the day and out into open forest (secondary forest) during hot times. the sun has diminished. Elephants also need a safe and comfortable atmosphere so that their mating behavior (breeding) is not disturbed and their reproductive process can run well. This makes elephants very dependent on natural habitats to breed and find food. This research aims to find out what types of food preferences elephants have and the distribution of elephant food in the Natural Reserve Forest Area of the Isau-Isau Forest Group Elephant Training Center during ± 2 (two) Months. The method used in the research is descriptive qualitative and quantitative research. Results of research on the types of vegetation that Sumatran elephants (Elephas maximus Sumatranus) feed on in the HSA PLG KH Isau-Isau area, West Merapi District, Lahat Regency, South Sumatra Province in July 2023. This observation was carried out on all Sumatran elephants (Elephas maximus Sumatranus) found in HSA PLG KH Isau-Isau, West Merapi District, Lahat Regency, South Sumatra Province. From data obtained in the field in the HSA PLG KH Isau-Isau area, West Merapi District, Lahat Regency, South Sumatra Province, there are 8 Sumatran elephants (Elephas maximus Sumatranus) with 1 male elephant and 7 female elephants. From data in the field there are 16 The type of food for elephants at the observation location with the favorite food for all elephants is Belidang (Fimbristylis annua) with a long eating time with an average of 3.1 minutes to eat for 15 minutes and a food preference index of 0.226, while for plants the most Elephants quickly eat the Lentahi plant (Molineria capitulate) with a feeding time of 1 minute with a Feeding Preference Index of 0.067
Strategi Rantai Pasok Industri Kecil Produk Rendang Tuna di Kota Padang: Studi Kasus pada Usaha Rendang Tuna Yonica
Salah satu aspek terpenting dalam meningkatkan daya saing Industri Kecil adalah pengelolaan rantai pasok. Permasalahan utama dalam rantai pasok Industri Kecil produk Rendang Tuna adalah belum adanya pemasok dan alokasi yang jelas dan terorganisir untuk menjamin kontinuitas pasokan ikan tuna. Tujuan utama penelitian ini adalah pengelolaan pasokan ikan tuna sebagai bahan baku utama untuk produksi rendang tuna yang meliputi pengembangan model pemilihan dan alokasi pemasok ikan tuna sehingga dapat meminimumkan total biaya pengadaan serta merumuskan strategi rantai pasok berbasis pengelolaan pemasok untuk meningkatkan daya saing Industri Kecil produk Rendang Tuna di Kota Padang. Model pemilihan dan alokasi pemasok dinamis dikembangkan dengan menggunakan pendekatan Mixed Integer Quadratic Programming dan perumusan strategi rantai pasok dirumuskan berbasis optimisasi pasokan ikan tuna menggunakan analisis SWOT. Penelitian ini telah menghasilkan model pemilihan dan alokasi pemasok dinamis dengan output model adalah keputusan pemilihan pemasok dan alokasi pasokan oleh setiap pemasok yang terpilih serta menghasilkan lima rumusan strategi rantai pasok berbasis optimisasi pasokan ikan tuna yang telah diurutkan berdasarkan prioritas untuk menjamin ketersediaan pasokan ikan tuna
Faktor yang Mempengaruhi Organisasi Profesional: Studi Literature
In this era of development, companies are competing to have employees who have capable performance, such as leadership attitudes, effective communication, work culture, work environment, performance, organizational effectiveness, work enthusiasm and work ethic. So that good performance in the organization will be created. This research is descriptive qualitative research. By using literature study research methods from scientific journals. The results of this research show that there are factors that influence individuals in organizing professionally. And from this research it can be concluded that the factors that influence professional organizations include leadership, effective communication, work culture, work environment, performance, organizational effectiveness, work enthusiasm and work ethic which aims to achieve goals in the organization.