E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
Not a member yet
3618 research outputs found
Sort by
MAJAS KATA DAN MAJAS MAKNA PADA IKLAN MAKANAN DI TRANS TV: KAJIAN SEMANTIK
Penggunaan majas sangat penting dalam dunia periklanan sebab penggunaan majas yang tepat akan berefek pada peningkatan penjualan dari produk yang ditawarkan.Penelitian tentang majas sudah sangat banyak dilakukan namun perbedaan penelitian ini dengan penelitian lainnya yaitu penelitian ini mengkaji majas dalam konteks detail yaitu majas kata dan majas makna dalam bahasa iklan.Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan majas kata dan majas makna yang terdapat pada iklan produk makanan di Trans TV.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik dokumentasi, teknik simak, dan teknik catat. Hasil penelitian mengungkapkan terdapat sepuluh jenis majas yang terkandung pada iklan makanan di Trans TV. Pada kategori majas kata terdapat enam jenis majas yang terkandung di dalam bahasa iklan yaitu: empat iklan mengandung majas repetisi, dua iklan mengandung majas aliterasi, dua iklan mengandung majas tautologi, satu iklan mengandung majas rhyme, satu iklan mengandung majas antanaklasis, dan satu iklan mengandung majas onomatopoeia. Pada kategori majas makna terdapat empat jenis majas yang terkandung di dalam bahasa iklan, yaitu: tiga iklan mengandung majas metonimia, empat iklan mengandung majas hiperbola, satu iklan mengandung majas hipalase, dan satu iklan mengandung majas prolepsis/antisipasi. Simpulan penelitian terlihat majas yang paling banyak ditemukan adalah jenis majas hiperbola dan majas repetisi
ANALISIS TINGKAT KEUNTUNGAN USAHA TANI GAMBIR DAN NILAI TAMBAH SERTA KEUNTUNGAN DARI USAHA GETAH GAMBIR SEBAGAI PEWARNA PAKAIAN (Studi Kasus Pada Usaha Tani Gambir Samsul Rizal) DI DESA TOMAN KECAMATAN BABAT TOMAN KABUPATEN MUSI BANYUASIN
ABSTRACTThis research was conducted to find out how the level of profit and how much added value and profit from the business of gambir sap as a clothing dye in Toman Village, Babat Toman District, Musi Banyuasin Regency. This research was conducted in Babat Toman District, Musi Banyuasin Regency from January to March 2022. The research method used is a case study. The sampling method used was purposive sampling, where in the study 1 gambir farmer had the widest gambir farm, which was 5 ha of gambir farming in Babat Toman District, Musi Banyuasin Regency. The data collection method used in this study was direct observation and interviews with respondents using a tool list in the form of a list of questions that had been prepared in advance and data obtained from related institutions that were related to this research. The data processing method used was descriptive qualitative and quantitative analysis, then to calculate the profit the profit formula and profit level were used. The results showed that: 1) The level of profit from the business of gambir sap as a clothing dye in Toman Village, Babat Toman District, Musi Banyuasin Regency was 6.1; 2) The added value of gambir sap is Rp. 437.500/kg (8.33%) with a large profit of Rp. 43.7443.75/kg from the gambir sap business in Toman Village, Babat Toman District, Musi Banyuasin Regency; and 3) The added value of dyes is Rp.159,850/liter (2.85%) with a large profit of Rp.159,790/liter from the dyestuff business in Toman Village, Babat Toman District, Musi Banyuasin Regency. ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui bagaimana tingkat keuntungan dan berapa besar nilai tambah serta keuntungan dari usaha getah gambir sebagai pewarna pakaian Desa Toman Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin pada bulan Januari sampai dengan Maret 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus (case study). Metode penarikan contoh yang digunakan adalah dengan cara sengaja (purposive sampling), dimana dalam penelitian 1 petani gambir yang mempunyai usaha tani gambir yang terluas, yaitu sebesar 5 ha usahatani gambir yang ada di Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin. Metode pengumplan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara langsung kepada responden dengan menggunakan alat bantu berupa daftar pertanyaan yang telah dipersiapkan sebelumnya serta data-data yang didapat dari lembaga- lembaga terkait yang ada hubungannya dengan penelitian ini. Metode pengolahan data yang digunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif, selanjutnya untuk menghitung keuntungan digunakan rumus keuntungan dan tingkat keuntungan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Tingkat keuntungan dari usaha getah gambir sebagai pewarna pakaian di Desa Toman Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin sebesar 6,1; 2) Besar nilai tambah getah gambir sebesar Rp.437.500/kg (8,33%) dengan besar keuntungan Rp.43.7443,75/kg dari usaha getah gambir di Desa Toman Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin; dan 3) Besar nilai tambah zat pewarna sebesar Rp.159.850/liter (2,85%) dengan besar keuntungan Rp.159.790/liter dari usaha zat pewarna di Desa Toman Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin
KINERJA PENGELOLA DAN RESPON ANGGOTA KOPERASI UNIT DESA (KUD) BUMI JAYA MENCAPAI RSPO (ROUNDTABLE ON SUSTAINABLE PALM OIL) DALAM MENINGKATKAN AKSES PASAR MINYAK SAWIT DI DESA BUMI HARAPAN KECAMATAN TELUK GELAM KABUPATEN OKI
ABSTRACTThe purpose of this study was to find out how the performance of the Bumi Jaya Cooperative Manager achieved RSPO. The response of the members of the Bumi Jaya Cooperative to achieve RSPO in Bumi Harapan Village. The method used in this research is a survey method. The survey method is a research method that is often used by novice researchers. The method used in this study uses two methods, the first is sampling is used for cooperative managers, namely the saturated sampling method (census), the saturated sampling technique is a sampling technique where all members of the population are used as samples. So with a sample of the population in the cooperative manager as many as 20 cooperative managers. Then the second method of sampling used for members of the Cooperative is the Simple Random Sampling method. Where the population of members of the Cooperative is 111 farmers and a sample of 30% is included in the members of the Cooperative, simple random sampling method is used for random sampling of the members of the Cooperative. The performance of the cooperative manager of the Bumi Jaya Village Unit achieved RSPO in Bumi Harapan Village, Teluk Gelam Sub-district, Ogan Komering Ilir Regency, getting quite good criteria from the responses of 20 Cooperative Managers with a score of 105.65. by 89% who are at the level of very accepting.ABSTRAKTujuan Penelitian Ini Adalah Untuk Mengetahui Bagaimana Kinerja Pengelola Koperasi Bumi Jaya mencapai RSPO Respon anggota Koperasi Bumi Jaya mencapai RSPO di Desa Bumi Harapan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Metode survey merupakan salah satu metode penelitian yang sering digunakan oleh para peneliti pemula. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan dua metode, yang pertama penarikan contoh digunakan untuk pengelola Koperasi yaitu metode sampling jenuh (sensus), teknik sampling jenuh adalah teknik adalah teknik penentuan sampel dimana semua anggota populasi digunakan menjadi sampel. Maka dengan sampel populasi yang ada dalam pengelola Koperasi sebanyak 20 orang Pengelola Koperasi. Kemudian yang kedua metode penarikan contoh yang digunakan untuk anggota Koperasi adalah metode Simple Random Sampling (Acak sederhana).Dimana populasi anggota Koperasi 111 petani dan pengambilan sampel sebesar 30% yang termasuk dalam anggota Koperasi, metode simple random sampling digunakan untuk pengambilan sampel pada anggota Koperasi secara acak. Kinerja pengelola Koperasi Unit Desa Bumi Jaya mencapai RSPO di Desa Bumi Harapan Kecamatan Teluk Gelam Kabupaten Ogan Komering Ilir mendapatkan kriteria cukup baik dari tanggapan 20 Pengelola Koperasi dengan skor 105,65Respon anggota koperasi Bumi Jaya dalam mencapai RSPO di kecamatan Teluk Gelam Kabupaten Ogan Komering Ilir sebesar 89% yang berada pada tingkat sangat menerima.
LITERASI LINGKUNGAN MAHASISWA KEGURUAN
Literasi lingkungan perlu dimiliki oleh generasi sekarang untuk keberlangsungan generasi yang akan datang, begitu juga dengan mahasiswa keguruan yang akan berperan mencerdaskan generasi mendatang. Penelitian ini menekankan pemahaman mahasiswa keguruan mengenai literasi lingkungan. Survei dilakukan terhadap 219 mahasiswa FKIP UAD dengan menggunakan angket. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa FKIP UAD terkait literasi lingkungan termasuk dalam kategori cukup, pemahaman literasi lingkungan mencakup 4 aspek yaitu kompetensi terhadap lingkungan, pengetahuan terhadap lingkungan, sikap terhadap lingkungan, serta perilaku dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Literasi lingkungan yang dimiliki mahasiswa berkontribusi pada pelaksanaan program kampus hijau di UAD. Temuan tersebut menunjukkan perlu tindakan penguatan literasi lingkungan, sehingga tujuan dari agent of change, agent of development dan Agent of Modernizations pada mahasiswa dapat terbentuk
PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SEBAGAI TRANSISI DARI AKUNTANSI MANUAL
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penggunaan teknologi informasi yang ada di daerah perdesaan khususnya penggunaan sistem akuntansi pada lembaga badan usaha milik informasi desa (BUMDes) di Desa Gedangan, Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan melakukan observasi dan wawancara. Hal ini diperoleh hasil bahwasanya pada lembaga badan usaha milik desa (BUMDes) masih menggunakan manual akuntansi dimana pada pencatatan akuntansi manual akan memiliki resiko kehilangan data akuntansi keuangan lebih besar dibandingkan dengan menggunakan sistem akuntansi akuntansi yang sudah terkomputerisasi. Selain itu juga pegawai BUMDes di desa Gedangan bukan berasal dari rumpun ilmu akutansi sehingga dengan adanya pengabdian masyarakat ini dimana dalam pengabdian masyarakat memperkenalkan sistem akuntansi yang sudah terkomputerisasi seperti halnya Zahir Accounting 6 diharapkan mampu memberikan solusi atau masukan kepada BUMDes desa Gedangan, Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah dalam melakukan pencatatan keuangan BUMDes yang terkomputerisasi. Selain itu, zahir akuntansi 6 ini mudah digunakan meskipun bukan berasal dari rumpun ilmu akuntansi.
KARAKTERISTIK KIMIA BOLU KOJO DENGAN PERBANDINGAN TEPUNG SUKUN DAN TEPUNG TERIGU
Salah satu jenis bolu khas Provinsi Sumatera Selatan, dan cukup terkenal di kota Palembang dan sekitarnya yaitu Bolu Kojo. Bolu kojo memiliki tekstur yang padat dan lembut, gurih dan berwarna hijau. Buah sukun berpotensi sebagai bahan Inovatif untuk pengembangan produk bolu kojo. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perbandingan tepung sukun dan tepung terigu terhadap karakteristik kimia bolu kojo. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan perlakuan perbandingan tepung sukun dan tepung terigu. Perbandingan tepung sukun dan tepung terigu yaitu 30 % : 70 % (D1), 40 % : 60 % (D2), 50 : 50 % (D3), 60 % : 40% (D4), dan 70 % : 30 % (D5) dengan tiga kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan tepung sukun dan tepung terigu berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air dan kadar karbohidrat pada bolu kojo. Nilai kadar air terendah terdapat pada perlakuan D1 dengan nilai rata-rata 36,728% dan nilai tertinggi terdapat pada perlakuan D5 dengan nilai rata-rata 40,635%. Nilai kadar karbohidrat tertinggi terdapat pada perlakuan D5 dengan nilai rata-rata 46,838% dan nilai terendah terdapat pada perlakuan D1 dengan nilai rata-rata 42,740%
Perlindungan Hukum bagi Kreditor dalam Hal Pengembang Apartemen Basilica Palembang Dinyatakan Pailit
Kasus PT.Trinitas Properti Persada dalam proyek melakukan pembangunan apartemen dengan nama Apartemen Basilica. Dalam kegiatan transaksi jual-beli terhadap konsumen, PT. Trinitas Properti Persada melakukan penjualan terhadap unit-unit apartemen yang kesepakatannya telah tertuang dalam perjanjian pengikatan dengan para konsumen yang dituangkan dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB). Namun, ketika bangunan sudah hampir selesai pembangunannya, PT. Trinitas Properti Persada mengalami permasalahan finansial sehingga diajukan pailit oleh salah satu kreditornya atau konsumen. Penelitian hukum yang dipergunakan dalam penulisan ini adalah penelitian hukum normatif. Bentuk perlindungan hukum untuk konsumen diketahui ada dua sifat perlindungan hukum, yaitu perlindungan hukum yang bersifat preventif serta perlindungan hukum yang bersifat represif. Perlindungan hukum yang bersifat preventif.
Perlindungan Hukum bagi Korban Tindak Pidana Terorisme Sebagai Bentuk Penegakan Hukum Hak Asasi Manusia
Rangkaian peristiwa pemboman yang terjadi di wilayah Negara Republik Indonesia telah menimbulkan rasa takut masyarakat secara luas, mengakibatkan hilangnya nyawa serta kerugian harta benda, sehingga menimbulkan pengaruh yang tidak menguntungkan pada kehidupan sosial, ekonomi, politik, dan hubungan Indonesia dengan dunia internasional. Peledakan bom tersebut merupakan salah satu modus pelaku terorisme yang telah menjadi fenomena umum di beberapa negara. Terorisme merupakan kejahatan lintas negara, terorganisasi, dan bahkan merupakan tindak pidana Internasional yang mempunyai jaringan luas. Dengan menggunakan penelitian normatif serta data yang nyata dari bahan-bahan hukum yaitu bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa payung hukum tindak pidana terorisme yaitu UU Nomor 5 Tahun 2018 masih terdapat banyak kelemahan mendasar secara substasional yang dimana seharusnya Undang- Undang ini menjadi dasar hukum yang kuat untuk pemberantasan tindak pidana terorisme di Indonesia. Sehingga, diperlukan adanya perbaikan dalam substansi dan membutuhkan kerjasama internasional melalui konvensi internasional agar terciptanya hukum yang kuat untuk memberantas tindak pidana terorisme di Indonesia.
Hubungan antara Gaya Belajar Siswa dengan Pendekatan Pembelajaran Multiple Intelligences
Learning style refers to a student's preferences in obtaining and processing information, whether through sight, hearing, or physical movement. Meanwhile, the Multiple Intelligences learning approach is a learning approach that combines various aspects of learning, including combining several learning styles in the learning process. This research aims to determine the relationship between students' learning styles and Multiple Intelligences learning approaches on learning outcomes in mathematics subjects. The learning styles observed in this research are visual learning style, auditory learning style, and kinesthetic learning style. The method used in this research is descriptive analysis, where data is collected through learning style questionnaires filled out by students and the results of the students' Mid-Semester Exams. The collected data was then analyzed to see the relationship between learning styles and students' Multiple Intelligences approach. Based on the results of data analysis in two schools, it was found that students at SMP Negeri 5 Panukal were dominated by a visual learning style while students at SMK Muhammadiyah 1 Palembang were dominated by an auditory learning style. Meanwhile, students' learning outcomes at these schools are not dominated by certain learning styles. In conclusion, student learning styles have an influence on learning outcomes in mathematics subjects. Students with visual, auditory and kinesthetic learning styles have good learning outcomes. However, students' ability to combine their learning styles has a better impact on their learning outcomes. Therefore, educators need to understand the importance of Multiple Intelligence in the learning process and adapt appropriate learning methods to improve their learning outcomes
PENINGKATAN PERTUMBUHAN BIBIT KARET (Hevea brasiliensis Muell.Arg) DENGAN PEMBERIAN PUPUK NITROGEN DAN GARAM DAPUR (NaCl) DI POLYBAG
Penelitian ini dilaksanakan di lahan milik petani yang terletak terletak di jalan Sukarela, Kelurahan Kebun Bunga, Kec. Sukarami, Km 7 Palembang Sumatera Selatan, dari bulan Januari sampai April 2023. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan mendapatkan dosis pupuk nitrogen dan garam dapur terhadap pertumbuhan bibit karet di polybag. Menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri dari 9 kombinasi, 3 perlakan yang diulang 3 kali. Adapun perlakuannya Faktor 1 yaitu Pupuk Nitrogen (N), terdiri dari N1 = 5 g/polybag, N2 = 10 g/polybag, N3 = 15 g/polybag. Faktor 2 yaitu garam dapur (NaCl) (G) terdiri dari G1 = 15 g/polybag, G2 = 20 g/polybag, G3 = 25 g/polybag. Peubah yang diamati yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), jumlah tangkai (helai) dan diameter batang (cm). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi pupuk nitrogen dosis 10 g /polybag dengan garam dapur dosis 20 g/polybag memberikan poertumbuhan terbaik terhadap peubah jumlah daun dan diameter batang.This research was carried out on farmer's land located on Jalan Sukarela, Kebun Bunga Village, Kec. Sukarami, Km 7 Palembang, South Sumatra, from January to April 2023. This research aims to determine and obtain the dose of nitrogen fertilizer and table salt on the growth of rubber seedlings in polybags. Using an experimental method with a Factorial Randomized Block Design consisting of 9 combinations, 3 treatments which were repeated 3 times. The treatment for Factor 1 is Nitrogen Fertilizer (N), consisting of N1 = 5 g/polybag, N2 = 10 g/polybag, N3 = 15 g/polybag. Factor 2 is table salt (NaCl) (G) consisting of G1 = 15 g/polybag, G2 = 20 g/polybag, G3 = 25 g/polybag. The variables observed were plant height (cm), number of leaves (strands), number of stems (strands) and stem diameter (cm). Based on the research results, it shows that the interaction of nitrogen fertilizer at a dose of 10 g/polybag with table salt at a dose of 20 g/polybag provides the best growth for the variables of leaf number and stem diameter