E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
Not a member yet
3618 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENAMBAHAN KAPUR TERHADAP KUAT TEKAN BEBAS PADA TANAH LEMPUNG
Clay soil subgrades have high pore water characteristics, which is a unique problem for civil structures such as buildings and road pavements. Lime contains compounds such as the element Calcium Oxide (CaO) of 79.43%. In reaction with clay minerals or other minerals, lime forms a strong calcium silicate gel that binds to soil particles. Different types of lime mixtures used are 0%, 12%, 15%, and 18% to soil weight with 28 days of soaking for four (4) days. From the two tests that have been carried out, namely soil compaction (Standard Proctor) and UCS (Unconfined Compression Streght) Soaked and Unsoaked, the optimum values obtained in soil compaction (Standard Proctor) and UCS (Unconfined Compression Streght) Soaked and Unsoaked are in the variation of soil addition + 18%. In the soil compaction test (Standard Proctor), the dry volume weight was 1.744 gr/cm3 and the optimum moisture content value was 16.03% and in UCS (Unconfined Compression Streght) Soaked the largest Qu value was 1.116 kg/cm2, and UCS (Unconfined Compression Streght) Unsoaked the largest Qu value was 2.714 kg/cm2
IDENTIFIKASI DAN PEMETAAN KERUSAKAN JALAN BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PADA RUAS JALAN (STUDI KASUS JALAN KADIR KELURAHAN KARANG ANYAR-GANDUS)
Road infrastructure is an essential part of a region's transportation system, supporting human mobility and goods distribution. However, these roads are prone to damage due to several factors, one of which is the lack of proper and regular maintenance. Therefore, this study aims to identify the level of road damage, determine road repair treatments, and implement a road damage map in the Karang Anyar Subdistrict. Using the Surface Distress Index (SDI) method and Geographic Information System (GIS) analysis, the results of the analysis indicate that the Kadir Tkr Road - Syakiakirti Road section in Karang Anyar Subdistrict shows that 23% of the roads are in good condition, 35% in moderate condition, 24% in light damage condition, and 18% in severe damage condition. It has an average SDI value of 42.5, categorized as good road condition. This study emphasizes the need for regular road maintainance
PENGARUH MOTIVASI WAJIB PAJAK, EDUKASI PAJAK, DAN SIFAT MACHIAVELLIAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DENGAN PREFERENSI RISIKO SEBAGAI VARIABEL MODERASI
This research aims to determine the influence of taxpayer motivation, tax education, and Machiavellian nature on taxpayer compliance with risk preferences as a moderating variable in the service area of the West Ilir Pratama Tax Service Office, Palembang City. The sample used was simple random sampling and could only be used as many as 114 questionnaires from 400 respondents. The data used is primary data. The data collection technique was carried out by distributing questionnaires. The results of this research show that taxpayer motivation, tax education, and Machiavellian traits jointly influence taxpayer compliance. Partially, taxpayer motivation and Machiavellian nature influence taxpayer compliance, while tax education has no influence on taxpayer compliance. MRA hypothesis testing shows that risk preference results are unable to moderate the influence of taxpayer motivation on taxpayer compliance, the influence of tax education on taxpayer compliance, and the influence of Machiavellian traits on taxpayer compliance. Risk preference is only a moderator predictor in the relationship models formed
Pemberdayaan Masyarakat Edukasi Anti Kekerasan Pada Anak Pemulung Berbasis Program Ceria (Cerdas, Cermat, Riag, Gembira)
Pada anak pemulung kerapkali ditemukan perilaku yang agresif, cara bicara yang kasar, perilaku yang kurang baik dari anak pemulung bisa jadi disebabkan dampak negatif dari kurangnya ikatan/bonding antara orangtua terutama ibu kepada anaknya dan lingkungan pertemanannya. Salah satu Lembaga yang memberikan Pendidikan kepada anak pemulung adalah komunitas Sahabat Jendela Impian (SJI). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi akan tindakan pencegahan kekerasan pada anak keluarga pemulung yang dilakukan dengan cara memberikan edukasi anti kekerasan verbal dan non verbal kepada anak-anak pemulung yang berusia 5-8 tahun melalui program CERIA (Cerdas, Cermat, Riang, Gembira). Adapun metode pelaksanaan kegiatan meliputi pemberian materi, games edukasi (ular tangga pencegahan kekerasan), penampilan video edukasi, pertunjukan boneka tangan, dan sesi tanya jawab. Hasil dari pengabdian masyarakat berupa peningkatan pengetahuan anak pemulung tentang dampak kekerasan dan role model dalam berprilaku yang baik
NILAI MORAL DALAM PANTUN MUDA-MUDI MUARA ENIM DIALEK TEMPIRAI
Penelitian yang digunkaan ini bertujuan mendeskripsikan nilai moral yang terkandung dalam pantun muda-mudi Muara Enim Dialek Tempirai. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan perekaman. Hasil penelitian terdapat enam jenis pantun yaitu: (1) Pantun perkenalan, (2) Pantun percintaan, (3) Pantun bersedih hati, (4) Pantun perceraian, (5) Pantun teka-teki. (6) Pantun teka-teki. Nilai moral yang terdapat dalam pantun tersebut adalah sebagai berikut. (i) Nilai moral yang berhubungan manusia dengan Tuhan, yaitu beriman, taat, ikhlas, tawakal, dan menjaga amanat. (ii) Nilai moral yang berhubungan manusia dengan manusia, ialah tanggung jawab, kasih sayang, ramah-tamah, menepati janji, dan memberi perhatian. (iii) Nilai moral yang berhubungan manusia dengan masyarakat adalah sikap tolong-menolong, berani membela kebenaran, dan perasaan senasib-sepanggungan. (iv) Nilai moral yang berhubungan manusia dengan dirinya sendiri, yaitu sikap berhati-hati, sikap sabar, memiliki rasa malu, dan memperoleh pegalaman. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pantun muda-mudi Muara Enim Dialek Tempiraia terdapat nilai moral yang dijadikan rujukan untuk pembelajaran di sekolah.
PENINGKATAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DI LAHAN KERING MASAM
Lahan kering masam mempunyai potensi besar untuk pengembangan pertanian tanaman pangan dan juga tanaman hortikultura. Bawang merah salah satu komoditas hortikultura unggulan yang perlu dikembangkan karena memiliki peluang pasar yang besar baik lokal maupun ekspor, salah satunya dengan sistem perluasan lahan pertanian dengan memanfaatkan lahan kering masam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan jenis varietas bawang merah (Allium ascalonicum L.) yang sesuai di lahan kering masam. Penelitian ini dilaksanakan dilahan petani Kecamatan Sukarami, Kelurahan Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial dengan 3 perlakuan dan diulang 9 kali. Adapun perlakuannya jenis varietas (V) yaitu V1 = Bima brebes, V2 = Tajuk dan V3 = Sanren. Peubah yang diamat dalam penelitian ini antara lain : jumlah umbi (umbi), bobot umbi peru rumpun (g), dan bobot umbi per petak (kg). Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas yang dicobakan pada lahan keing masam menunjukkan tidak signifikan tetapi secara tabulasi jenis varietas Tajuk memberikan produksi tertinggi 0,47 kg/petak setara 1,88 ton/ha.Dry acid land has great potential for the development of agricultural food crops and also horticultural crops. Shallots are one of the leading horticultural commodities that need to be developed because they have large market opportunities both locally and for export, one of which is through a system of expanding agricultural land by utilizing acidic dry land. This research aims to determine and obtain types of shallot varieties (Allium ascalonicum L.) that are suitable for acid dry land. This research was carried out on farmers' land in Sukarami District, Sukarami Village, Palembang City, South Sumatra. This research used an experimental method with a non-factorial randomized block design (RAK) with 3 treatments and repeated 9 times. The type of variety (V) treated is V1 = Bima brebes, V2 = Tajuk and V3 = Sanren. The variables observed in this research included: number of tubers (tubers), weight of tubers per cluster (g), and weight of tubers per plot (kg). The results of the research showed that the varieties tried on sour dry land showed no significance but tabulatedly the Tajuk variety gave the highest production of 0.47 kg/plot equivalent to 1.88 tons/ha
Pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) Pada Analisis Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Dan Loyalitas Pelanggan: Studi Kasus
PT. Astra International, Tbk Sumatera Selatan bergerak di bidang penjualan sepeda motor, service sepeda motor dan penjualan sparepart. Kepuasan pelanggan merupakan prioritas yang hendak ditingkatkan karena kepuasan pelanggan dapat meningkatkan loyalitas. Namun, kesenjangan antara harapan pelanggan dan kenyataan layanan yang diterima sering menjadi sebuah permasalahan. Ketidaksesuaian ini dapat mengakibatkan ketidakpuasan, perpindahan pelanggan, dan hilangnya loyalitas. Disini penulis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) untuk melakukan analisis pada pelayanan dan kepuasan serta loyalitas pelanggan yang mana tujuan dari analisis tersebut untuk menguji dan mengestimasi hubungan kausal dengan mengintegrasikan analisa faktor dan analisis jalur. Software AMOS 20.0 digunakan untuk membantu menyelesaikan analisa. Kualitas layanan mempengaruhi kepuasan pelanggan dengan nilai loading factor tertinggi sebesar 0,842 merupakan indikator yang paling berpengaruh pada model kepuasan pelanggan. Kualitas Layanan mempengaruhi loyalitas pelanggan dengan nilai loading factor tertinggi sebesar 0,953 merupakan indikator yang paling berpengaruh pada model kualitas layanan. Kepuasan pelanggan tidak memiliki pengaruh terhadap loyalitas pelanggan
Analisis Pengendalian Kualitas Dengan Menggunakan Metode Seven Tools Di Usaha Gula Aren Saka Halaban Sumatera Barat
Salah satu UMKM gula aren, Saka Halaban masih sering menghasilkan produk yang cacat selama proses produksi. Maka dari itu perlu dilakukan pengendalian kualitas terhadap produknya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan faktor-faktor yang menyebabkan cacat dan menawarkan solusi untuk mengurangi jumlah cacat. Seven tools digunakan untuk mencapai tujuan penelitian. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari produksi selama enam bulan pada tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga jenis kecacatan dalam proses produksi UMKM Saka Halaban : ukuran tidak sama, yang paling dominan dengan jumlah sebanyak 72 Kg selanjutnya warna gula dan gula pecah. Kecacatan dengan ukuran tidak sama dipengaruhi oleh empat faktor : manusia, metode, material dan mesin. Hubungan antara peningkatan dan penurunan produksi sangat kuat dengan jumlah kecacatan. Karena tidak melewati batas kendali atas dan bawah, produksi gula aren UMKM Saka Halaban selama enam bulan pertama tahun 2022 masih berada di batas toleransi
PENGGUNAAN MODEL EKONOMETRIKA UNTUK MENENTUKAN INSENTIF PERPAJAKAN BAGI INVESTOR DAN PENGARUHNYA BAGI INVESTASI
This research aims to determine the effect of tax incentives for investors to invest their capital in Indonesia and calculate how many tax incentives can be given to investors. Methodology, The method used is a literature review using multiple linear analysis econometric models. Meanwhile, to test the correlation between incentives and investment in the textile sector in 2020-2021. Results, the of multiple econometric model calculations with existing data, the tax incentive amount is 73.7, with an unpredictable random error (?). Meanwhile, from the correlation test, it was found that tax incentives do not affect investment in the textile industry sector
Gambaran Kadar Asam Urat pada Ibu Hamil
Prevalensi asam urat pada ibu hamil, masih sering terjadi, dan dalam klinis lanjut dapat menyebabkan preeklampsia pada ibu hamil, hal ini dapat terjadi karena selama masa kehamilan terjadi penurunan kecepatan filtrasi glomerulus akibat adanya perubahan fungsi ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar asam urat pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, yang dilaksanakan pada bulan Februari sampai Mei 2023 yang dilakukan di Puskesmas Penebel I Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan, dengan penarikan sampel menggunakan teknik non probability sampling dilakukan secara accidental sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil di Puskesmas Penebel 1 Kecematan Penebel Kabupaten Tabanan. Pengukuran kadar asam urat menggunakan sampel darah kapiler dengan metode Point of Care Testing (POCT). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 24 orang ibu hamil (70,6%) dengan kadar asam urat normal dan 10 orang ibu hamil (29,4%) dengan kadar asam urat tinggi. Kadar asam urat tinggi mayoritas diderita oleh ibu hamil usia ? 30 tahun (17%), paling banyak ditemukan pada usia kehamilan Trimester III (11,8%), paling banyak ibu hamil dengan indeks massa tubuh (IMT) obesitas (14,7%), dan ibu hamil dengan tekanan darah normal (29,4%).