E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
Not a member yet
    3618 research outputs found

    THE INFLUENCE OF CASE BUILDING TECHNIQUE AND LEARNING INTERESTS ON THE STUDENTS’ LEARNING ACHIEVEMENT

    Get PDF
    This study aims to determine: (1) whether Case building technique and student interest in learning can make a significant difference in improving learning achievement, and (2) the contribution of Case building to increasing student achievement and interest in learning to determine the level of effectiveness of this learning strategy. The data were collected by using a speech test which is evaluated by two assessors using an analytic rubric consisting of five elements, namely accent, grammar, vocabulary, fluency and comprehension. Meanwhile, Student interest in learning was evaluated using a questionnaire. Both data were analyzed using the t-test to see the mean difference (1) between the pre-and post-test students' speaking achievement and their self-confidence, and (2) the post-test of speaking achievement and their self-confidence between the first and second groups. Regression analysis was provided to see the contribution of case building to the variables in question. This study found that case buiding technique could improve the students’ learning interest and learning achievement

    PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP JUSTICE COLLABORATOR DALAM TINDAK PIDANA NARKOTIKA (KAJIAN KASUS PERKARA PIDANA PUTUSAN NOMOR : 1272/PID.SUS/2019/PN.PLG).

    Get PDF
    ABSTRAKDalam suatu tindak pidana peran saksi merupakan hal yang sangat penting dalam mengungkap suatu fakta hukum sehingga ditemukan kebenaran materil. Keberadaan Saksi Pelaku Yang Bekerjasama (Justice Collaborator) merupakan terobosan baru dalam upaya penanggulangan peredaran narkotika, sehingga peran dari Justice collaborator ini perlu adanya perlindungan hukum terhadap kesaksian mereka yang juga sebagai pelaku dari tindak pidana tersebut. Karena untuk mendapatkan rekomendasi selaku justice collaborator tidak mudah dengan persyaratan-persyaratan tertentu, dan juga perlunya perlindungan hukum terhadap justice collaborator ini, maka Penulis tertarik untuk mengkaji lebih mendalam dalam sebuah tulisan ilmiah berupa Tesis yang berjudul Perlindungan Hukum Terhadap Justice Collaborator Dalam Tindak Pidana Narkotika (Kajian Putusan Perkara Pidana Nomor : 1272/PID.SUS/2019/PN.PLG. Ada beberapa hal yang menjadi permasalahan sehingga melahirkan beberapa rumusan masalah sebagai berikut : Bagaimana bentuk perlindungan  terhadap Justice Collaborator dalam tindak pidana narkotika dan kendala-kendala apa saja dalam perlindungan hukum terhadap Justice Collaborator dalam tindak pidana narkotika. Sesuai dengan judul penulisan dan ruang lingkup tesis diatas, maka penelitian ini adalah tergolong penelitian hukum empiris atau penelitian lapangan. Dalam hal ini penelitian dengan wawancara dan dihubungkan dengan norma-norma hukum yang berkaitan dengan perlindungan hukum terhadap justice collaborator. Bentuk perlindungan terhadap justice collaborator dalam tindak pidana narkotika berupa (1) perlindungan fisik diatur dalam dalam Pasal 5 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 Tentang Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, (2) penanganan khusus pasal 10 A Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014, (3) pelindungan hukum dalam pasal 10 ayat (2) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014, Pasal 9 huruf c SEMA Nomor 04 Tahun 2011 Tentang Perlakuan Bagi Pelapor Tindak Pidana (Whistleblower) dan Saksi Pelaku Yang Bekerjasama (Justice Collaborator) Di Dalam Perkara Tindak Pidana Tertentu. (4) pemberian penghargaan diatur dalam Pasal 10 A Undang Undang Nomor 31 Tahun 2014 dan Peraturan bersama MENKUMHAM, JAKSA AGUNG, KAPOLRI, KPK RI, KETUA LPSK RI Nomor : M.HH-11.HM.03.02.th.2011, Nomor : PER-045/A/JA/12/2011, Nomor : 1 Tahun 2011, Nomor : KEPB-02/01-55/12/2011, Nomor : 4 Tahun 2011, Tentang Perlindungan Bagi Pelapor, Saksi Pelapor, dan Saksi Pelaku Yang Bekerjasama. Dan yang menjadi kendala Perlindungan Hukum terhadap Justice Collaborator adalah (1) kendala Peraturan Perundang-Undangan, (2) kendala Kelembagaan, dan (3) kendala Kerjasama Antar Lembaga. Keywords : Perlindungan Hukum, Justice Collaborator dan Tindak Pidana Narkotika

    VALIDITAS PERANGKAT PEMBELAJARAN INKUIRI MATERI SISTEM REPRODUKSI MANUSIA SECARA BLENDED LEARNING BERBANTUAN GOOGLE CLASSROOM

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan validitas perangkat pembelajaran inkuiri materi sistem reproduksi manusia secara blended learning berbantuan google classroom untuk melatihkan high order thinking skills (HOTS) peserta didik. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa silabus, RPP, LKS dan instrumen tes menggunakan model pembelajaran inkuiri. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan Four-D Models yang terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate. Namun, penelitian ini terbatas sampai pada tahap develop (pengembangan). Tahap define terdiri atas analisis awal, analisis tugas, analisis peserta didik, analisis konsep dan analisis tujuan pembelajaran.  Tahap design terdiri atas perancangan silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kegiatan siswa (LKS) dan instrumen tes. Tahap develop terdiri atas uji validasi oleh validator yang terdiri dari ahli materi, ahli media dan pengguna lapangan (guru) dengan menggunakan instrumen lembar validasi perangkat pembelajaran. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil validasi silabus, RPP, LKS dan instrumen tes memperoleh nilai modus rata-rata 3,6 dengan kategori sangat valid untuk masing-masing perangkat pembelajaran. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran inkuiri materi sistem reproduksi manusia secara blended learning berbantuan google classroom yang dikembangkan untuk melatihkan HOTS peserta didik dinyatakan valid dan layak digunakan berdasarkan hasil validasi para ahli. The research aimed to describe the validity of the inquiry learning tools for the human reproductive system material using blended learning assisted by google classroom to train students' high order thinking skills (HOTS). The developed learning tools were syllabus, lesson plans, worksheets, and test instruments using an inquiry learning model. This research was a development research using Four-D Models which consisted of the stages of defining, designing, developing, disseminating. However, this research was limited to the development stage. The definition stage consisted of the initial analysis, task analysis, student analysis, concept analysis and learning objectives analysis. The design stage consisted of designing the syllabus, lesson plans, worksheets and test instruments. The development stage consisted of the validation test by the validators consisting of material experts, media experts and field users (teachers) using a learning tool validation sheet. The research data were analyzed descriptively quantitatively. The validation results of the syllabus, lesson plans, worksheets and test instruments obtained an average mode score of 3.6 with very valid category for each learning tool. From this research results, it can be concluded that the inquiry learning tool for the human reproductive system material using blended learning assisted by google classroom which was developed to train students' HOTS was declared valid and suitable for use based on the experts’ validation results

    APLIKASI PUPUK KOTORAN AYAM DENGAN TAKARAN BERBEDA TERHADAP PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan mendapatkan takaran pupuk kotoran ayam yang tepat terhadap produksi tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.). Penelitian ini dilaksanakan di lahan petani di Desa Purwosari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, pada bulan Mei sampai Agustus 2019. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Tunggal, dengan 7 perlakuan dan diulang 4 kali. Adapun perlakuannya sebagai berikut : Perlakuan takaran pupuk kotoran ayam (A) : A0 = kontrol (tanpa pupuk kotoran ayam) ; A1 = 5 ton/ha ; A2 = 10 ton/ha ; A3 = 15 ton/ha ; A4 = 20 ton/ha ; A5 = 25 ton/ha dan A6 = 30 ton/ha. Peubah yang diamati yaitu jumlah anakan, jumlah umbi perumpun dan berat umbi perumpun. Berdasarkan analisi keragaman menunjukkan bahwa perakuan takaran pupuk kotoran ayam berpengaruh sangat nyata terhadap berat umbi perumpun dan berpengaruh tidaknyata terhadap peubah lainnya. Pemberian pupuk kotoran ayam dengan takaran 30 ton/ha memberikan hasil terbaik pada tanaman bawang merah.This study aims to determine and obtain the right dose of chicken manure on the production of shallot (Allium ascalonicum L.). This research was carried out on farmers' land in Purwosari Village, Tanjung Lago District, Banyuasin Regency, South Sumatra, from May to August 2019. This study used an experimental method with a Single Randomized Block Design (RAK), with 7 treatments and repeated 4 times. The treatments are as follows: Treatment of chicken manure (A) : A0 = control (without chicken manure) ; A1 = 5 ton/ha ; A2 = 10 tos/ha ; A3 = 15 ton/ha ; A4 = 20 ton/ha ; A5 = 25 ton/ha and A6 = 30 ton/ha. The observed variables were the number of tillers, the number of tubers in the cluster and the weight of the tubers in the cluster. Based on the analysis of diversity, it was shown that the measurement of the chicken manure fertilizer had a very significant effect on the weight of the tuber clumps and had no significant effect on other variables. The application of chicken manure at a dose of 30 ton/ha gave the best results on shallot plants

    UJI PUPUK ORGANIK KOTORAN AYAM PADA TANAMAN JAGUNG HIBRIDA (Zea mays L.) DI LAHAN PASANG SURUT

    Get PDF
    Tidal land has potential in the development of hybrid maize, but the obstacle in tidal land is low soil fertility, therefore increasing the production of hybrid maize by applying organic chicken manure. It is hoped that organic chicken manure can improve land quality and increase hybrid corn production. The purpose of this study was to obtain the right dose of chicken manure organic fertilizer in increasing the production of hybrid maize (Zea mays L.) in tidal land. This research was conducted on tidal land type C overflow in Purwosari Village, Kec. Tanjung Lago, Kab. Banyuasin, Prov. South Sumatra, which was implemented from June – September 2019. The design used was a non-factorial RAK (Randomized Block Design) with four treatments which were repeated six times, namely the application of chicken manure organic fertilizer 0, 5, 10, and 15 tons/ha. The best hybrid corn production was found in the provision of 15 tons/ha, which was 4.43 kg/plot with a percentage increase of 25.85%. Lahan pasang surut berpotensi dalam pengembangan jagung hibrida, namun kendala di lahan pasang surut adalah kesuburan tanah yang rendah, oleh karena itu untuk meningkatkan produksi jagung hibrida dengan pemberian pupuk organik kotoran ayam.  Diharapkan pupuk organik kotoran ayam dapat memperbaiki kualitas lahan dan meningkatkan produksi jagung hibrida. Tujuan penelitian ini  untuk mendapatkan dosis pupuk organik kotoran ayam yang tepat dalam meningkatkan produksi jagung hibrida (Zea mays L.) di lahan pasang surut. Penelitian ini dilaksanakan di lahan pasang surut tipe luapan C di Desa Purwosari, Kec. Tanjung Lago, Kab. Banyuasin, Prov. Sumatera Selatan, yang telah dilaksanakan mulai bulan Juni  –   September 2019.  Rancangan yang digunakan RAK (Rancangan Acak Kelompok) non Faktorial dengan empat perlakuan yang diulang enam kali, yaitu pemberian pupuk organik kotoran ayam 0, 5, 10 dan 15 ton/ha.  Produksi jagung hibrida terbaik terdapat pada pemberian 15 ton/ha yaitu sebesar 4,43 kg/petak dengan persentase peningkatan 25,85 %

    PENGARUH JENIS KEMASAN PLASTIK DAN PENYIMPANAN TERHADAP KIMIA DAN MIKROBIOLOGI KUE LAPIS TAPIOKA

    No full text
    Kue lapis merupakan jajanan khas Indonesia yang dibuat dengan dua atau lebih warna yang berbeda dan disusun secara berlapis-lapis, memiliki tekstur lembut dan kenyal. Umumnya, memiliki masa simpan yang rendah karena dikemas secara tradisional. PolyEthylene (PE) merupakan jenis kemasan plastik berbentuk film yang lunak, transparan dan fleksibel yang mempunyai kekuatan benturan serta kekuatan sobek yang baik, serta memiliki sifat barrier terhadap uap air pada produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis kemasan plastik dan penyimpanan terhadap kimia dan mikrobiologi kue lapis tapioka. Metode yang digunakan adalah  Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor jenis kemasan plastik dan waktu penyimpanan yang membentuk enam kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak tiga kali. Perlakuan jenis kemasan plastik, lama penyimpanan dan interaksinya  berpengaruh tidak nyata terhadap bilangan peroksida kue lapis tapioka sebelum penyimpanan dan berpengaruh sangat nyata setelah penyimpanan 2 hari, 4 hari dan 6 hari.  Bilangan peroksida  tertinggi pada perlakuan P1 (Polyethylene/PE) dengan nilai rata-rata 21.69 meq/kg dan perlakuan W3 (waktu simpan 6 hari) dengan nilai rata-rata 34.09 meq/kg serta interaksi perlakuan P1W3 (Polyethylene/PE dan waktu simpan 6 hari) dengan nilai rata-rata 44.64 meq/kg. Perlakuan jenis kemasan plastik, lama penyimpanan dan interaksinya  berpengaruh tidak nyata terhadap total mikroba (TPC) kue lapis tapioka sebelum penyimpanan dan berpengaruh sangat nyata setelah penyimpanan 2 hari, 4 hari dan 6 hari. Total mikroba (TPC) terendah pada perlakuan P2 (Polyprophylene/PP) dengan nilai rata-rata 7.84x104 CFU/g, perlakuan W1 (waktu simpan 2 hari) dengan nilai rata-rata 0.02 X104 CFU/g dan interaksi perlakuan P2W1 (Polyprophylene/PP dan waktu simpan 2 hari) dengan nilai rata-rata 0.01x104 CFU/g

    GROWTH OF SEEDS (Eucalyptus pelita F. Muell) USING VARIOUS PLATING MEDIA

    Get PDF
    Eucalyptus Sp is one type of priority which developed in the management of earmarked as a timber fibers estate .This research aims to review the results of the best combination of peat growing media, charcoal and cocopeat most good for growth seeds (E. pellita F.Muell). This study was conducted in November 2019 to January 2020. The methodology using patterns of random design group (RAK). Each treatment group consists of 3 treatment 9, 27 so there is any treatment that were taken 3 sample 81 seeds. Observation variables observed that is high in plant , diameter of the stem , number of leaves , a heavy wetness and heavy dry total , index the quality of seeds , and the percentage of life. The results of the data shows that the treatment of seeds (E. pellita F.Muell) real bearing on tall plants, trunk diameter, the number of, leaves a heavy wetness total, heavy and dry an index of quality seeds and live percentage. The results of the data shows that the treatment of seeds (E. pellita F.Muell) real bearing on tall plants, trunk diameter, the number of, leaves a heavy wetness total, heavy and dry an index of quality seeds and live percentage. Media growing season (peaty soil mixed cocopeat 1: 1) shows the results of that is better and the average rate of the most highest for growth seeds (E. pellita F.Muell) in tall plant , diameter of the stem , number of leaves , a heavy wetness and heavy dry total , index the quality of seeds. To the percentage lived in all media planting fly 100 % seeds no living the dea

    KAJIAN PENGARUH LAJU ALIR NaOH DAN WAKTU KONTAK TERHADAP ABSORPSI GAS CO2 MENGGUNAKAN ALAT ABSORBER TIPE SIEVE TRAY

    Get PDF
    Absorber merupakan salah satu peralatan yang digunakan di industri gas, perminyakan ataupun petrokimia terutama pada proses pemisahan gas-gas yang tidak diinginkan. Salah satu gas yang dianggap impuritis adalah CO2. Salah satu cara memisahkan gas CO2 dari campurannya yaitu dengan proses absorpsi menggunakan alat absorber.  Jenis absorber yang digunakan adalah absorber tipe sieve tray dengan jenis aliran counter current. Laju alir gas CO2 yang digunakan sebesar 5 L/menit, 7 L/menit, 9 L/menit dan 11 L/menit dan laju alir udara sebesar 10 L/menit terhadap waktu kontak  selama 5 menit, dengan laju alir NaOH sebesar 1 L/menit, 2 L/menit dan 3 L/menit. Proses absorpsi yang dilakukan dengan menggunakan absorben natrium hidroksida (NaOH) yang mampu menyerap gas CO2 dengan jumlah maksimum yang terserap sebesar 58,622% dan minimum 28,685%. Masing-masing pada kondisi operasi laju alir gas CO2 11 L/menit dan laju alir udara 10 L/menit terhadap laju alir NaOH 1 L/menit pada waktu kontak 5 menit, dan pada laju alir gas CO2 5 L/menit dan laju alir udara 10 L/menit terhadap laju alir NaOH 3 L/menit pada waktu kontak 5 menit

    PENINGKATAN PERTUMBUHAN BIBIT TANAMAN JAMBU BIJI (Psidium guajava. L) TERHADAP PEMBERIAN JENIS PUPUK ORGANIK DAN KOMPOSISI MEDIA TANAM DI POLYBAG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mempelajari dan mendapatkan jenis pupuk organik dan komposisi media tanam yang dapat memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan bibit tanaman jambu biji (Psidium guajava L.)  di polybag. Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun pembibitan tanaman buah buahan  milik petani penagkar tanaman buah buahan yang terletak di desa Saka Tiga kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan, Waktu pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada  bulan Januari  sampai Mei 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split-plot Design) dengan 12 kombinasi perlakuan, dengan ulangan sebanyak 3 kali, serta 4 tanaman contoh. Adapun faktor perlakuanya adalah sebagai berikut : Petak utama adalah  jenis pupuk organik (K)  : K1= Kompos kotoran ayam , K2 = Kompos kotoran sapi, K3 =  Kompos tangkos dan K4  =  Kompos ampas tebu  dan adapun perlakuan anak petak : adalah   Komposisi media tanam   (M) : yang terdiri atas : M1 = 1 bagian tanah top soil : 1 bagian kompos  kotoran ayam , M2 = 2 bagian tanah top soil :1 bagian kompos  kotoran ayam , M3 = 3 bagian tanah top soil : 1 bagian kompos  kotoran ayam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian jenis kompos kotoran ayam  dan komposisi media tanam berngaruh  sangat nyata terhadap semua peubah yang diamati. Akan tetapi untuk interaksi antar perlakuan hanya berpengaruh nyata terhadap peubah pengamatan pertambahan tinggi tanaman dan pertambahan jumlah cabang primer/tanaman.Sedangkan untuk peubah pengamatan pertambahan lilit batang, jumlah akar primer dan panjang akar primer/tanaman tidak berpengaruh nyata. dari hasil uiji BNJ menunjukkan bahwa kombinasi pemberian kompos kotoran ayam dan penerapan komposisi media tanam:  2 bagian tanah top soil : 1 bagian kompos  kotoran ayam memberikan pengaruh terbaik terhadap pertambahan  tinggi dan jumlah cabang akar/tanaman  serta secara tabulasi kombinasi perlakuan ini  memberikan hasil tertinggi terhadap pertambahan lilit batang, jumlah akar dan pertambahan panjang akar/tanaman bibit tanaman jambu biji di polybag

    EDUKASI INFORMASI ADAPTASI ERA NEW NORMAL BAGI MASYARAKAT

    Get PDF
    Pandemi covid 19 telah merubah semua kebiasaan tatanan kehidupan masyarakat.  Selama beberapa tahun ini hampir semua aktivitas kita berubah.  Seiring berjalannnya waktu perlahan namun pasti, perubahan terjadi.  Setelah melalui berbagai fase, maka saat ini sudah selayaknya kita semua bangkit untuk keraktifitas secara normal.  Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan sebagi upaya mengedukasi masyarakat luas dan kita semua untuk mampu beradaptasi era new normal dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, menjalankan pola hidup sehat, dan menaati peraturan yang ditetapkan pemerintah

    3,176

    full texts

    3,618

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇