E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
Not a member yet
3618 research outputs found
Sort by
Perancangan sistem pemantau untuk pengairan waduk dan irigasi berdasarkan tingkat kelembaban berbasis wireless sensor network
Kebanyakkan peduduk Indonesia yang dalam kesehariannya banyak mengkonsumsi satu kebutuhan pokok yaitu nasi. Oleh sebab itu beras merupakan suatu kebutuhan pokok yang penting untuk menghasilkan beras yang baik untuk diproses menjadi nasi yang enak dan pulen. Sawah yang dapat menghasilkan beras berkualitas baik adalah berasal dari sawah yang dirawat dengan baik juga. Pengairan Waduk dan Irigasi Sawah akan menjadi lebih efisien jika dilakukan dengan bantuan alat yang dapat bekerja secara otomatis. Alat Pengairan Waduk dan Irigasi ini dilengkapi dengan Humidity Sensor yang mampu mendeteksi keadaan sawah dengan tiga indikator, yaitu kering lembab dan basah, sehingga pengairan sawah lebih efisien. Kedua, alat ini dilengkapi oleh sensor flow sehingga alat ini dapat menghitung berapa banyak air yang melewati sensor tersebut dalam pengairan sawah, sehingga apabila jumlah air yang diperlukan untuk pengairan sawah sudah cukup maka otomatis air akan berhenti mengalir. Prinsip Kerja Alat yang dirancang ini merupakan sistem pengairan waduk dan irigasi berbasis wireless sensor network. Tiap sensor sumber pada WSN akan mengumpulkan data dari area yang dipantau, selanjutnya mengirimkan sinyal ke base station. Perancangan alat ini menggunakan mikrokontroler Arduino Mega2560 sebagai prosesor alat. Tegangan yang dikirim ke prosesor tadi memerintahkan mikrokontroler Arduino Mega2560 sebagai kendali dari alat tersebut. Sensor kelembaban (Humidity Sensor) alat ini akan mendeteksi tiga keadaan sawah apakah sawah dalam keadaan kering, lembab dan basah. Saat nilai kelembaban tanah sawah 250-500 Rh (%) sawah dalam keadaan lembab dan pada saat sawah > 500 Rh (%) sawah dalam keadaan basah. Ketiga kondisi tersebut akan tampil pada LCD dan akan akan dikirim data ke internet kemudian akan tampil grafik nilainya. Wireless Sensor Network digunakan untuk mengatur sistem kontrol dari penggunaan water flow sensor, modul SIM900 dari sisi Tx dan Rx
PENCEGAHAN COVID-19 MELALUI PENGGUNAAN HERBAL OLEH MASYARAKAT KELURAHAN MARIANA, KECAMATAN BANYUASIN 1, SUMATERA SELATAN: STUDI KUALITATIF
Peningkatan kasus positif pada pandemi COVID-19 menjadi perhatian khusus dunia farmakologi di Indonesia. Kelimpahan sumber daya alam dalam bentuk sediaan herbal menjadi salah satu keuntungan yang dimiliki Indonesia. Namun, pemanfaatannya sebagai salah satu langkah pencegahan pada pandemi COVID-19 masih belum optimal. Pemahaman masyarakat terkait dengan pemanfaatan sediaan herbal perlu dievaluasi untuk mengetahui pemahaman penggunaan herbal sejak dini. Pada penelitian ini dilakukan studi kualitatif penggunaan herbal untuk pencegahan COVID-19 khususnya di wilayah Mariana, kecamatan Banyuasin 1, Sumatera Selatan. Dilakukan observasi tanggapan masyarakat terkait penggunaan herbal, dipilih 10 responden yang memenuhi kriteria dan dilakukan wawancara secara ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat pada wilayah pengamatan telah memahami dan menerapkan penggunaan herbal sebagai langkah preventif dalam menangani COVID-19. Sebagian besar digunakan jenis herbal yaitu jahe, jeruk nipis, sambiloto, meniran, lemon, sereh, kayu manis, temulawak, kunyit, kencur, daun pandan, dan biji jintan. Upaya penggunaan herbal dinilai oleh masyarakat di wilayah pengamatan cukup efektif dalam mencegah penularan COVID-19 karena memberikan efek lebih segar untuk beraktifitas sehari-hari dan meningkatkan imunitas tubuh, serta menambah stamina untuk bekerja
Peranan Mayor Jenderal Tni (Purn) Raden Mohammad Mangoendiprodjo dalam Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia di Surabaya Tahun 1945-1949
AbstrakSetelah Indonesia berhasil memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Indonesia masih belum sepenuhnya merdeka Belanda masih ingin kembali menguasi wilayah Indonesia, Belanda dengan mengandalkan kekuatan militer mengancam kemerdekaan Indonesia. Perlawanan untuk mempertahankan kemerdekaan mulai bermunculan dari berbagai penjuru tanah air, salah satunya di kota Surabaya , di Surabaya perlawanan mempertahankan kemerdekaan dipimpin oleh salah satu tokoh militer yaitu Mayor Jenderal Raden Mohamad Mangoendiprodjo, dengan perananya berhasil mempertahankan kemerdekaan di Indonesia di Surabaya. Alasan inilah menjadikan peneliti untuk mengkaji sejauh mana peran Mayor Jenderal Raden Mohamad Mangoendiprodjo mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Untuk mengetahui jawaban dari permasalahan tersebut digunakan metode penelitian sejarah dengan Langkah langkahnya yaitu: Heuristik, merupakan Langkah mencari sumber sejarah baik primer maupun sekunder, selanjutnya Verifikasi merupakan upaya mengkritisi data yang diperoleh, kemudian interprestasi yang menafsirkan data yang diperoleh agar tersusun dengan baik. Langkah akhirnya yaitu historiografi menyusun data yang menjadi sebuah narasi yang dapat diterima. Dengan pengunaan metode historis dapat disimpulkan penelitian yaitu awal mula dilakukannya upaya mempertahankan kemerdekaan oleh Raden Mohamad di Surabaya
KEPATUHAN HUKUM BERLALU LINTAS
Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana pengaruh tingkat kepatuahan hukum terhadap tertib berlalu lintas mahasiswa pada sekolah tinggi ilmu ekonomi di yayasan pendidikan prabumulih. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu begaimana pengaruh tingkat kepatuhan hukum terhadap tertib berlalu lintas mahasiswa pada sekolah tinggi ilmu ekonoi di yayasan pendidikan prabumulih. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan mengunakan uji pengaruh antar variable-variabel yang akan diteliti. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 150 mahasiswa, sehingga sampel yang diambil sebanyak 25% yaitu sebanyak 37 mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa terdapat derajat keeratan, yaitu dengan koelisicn koncigensi C-0,98 dan koefisien kontigensi maksimum Cmaks = 0.81 sehingga diperoleh nilai 0,85. Artinya bahwa terdapat pengaruh yang sangat kuat pada tingkat kepatuhan hukum terhadap tata tertib berlalu lintas mahasiswa sekolah tinggi ilmu ekonomi di yayasan pendidikan prabumulih. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa apabila mahasiswa sekolah tinggi ilmu ekonomi yayasan pendidikan prabumulih memiliki tingkat kepatuhan yang tinggi maka akan berdampak besar pada prilaku tertib berlalu lintas.Kata kunci : kepatuhan, berlalu linta
FAKTOR PENYEBAB PEREMPUAN SERING DIJADIKAN KURIR DALAM TRANSAKSI NARKOBA
Dalam rangka menimbulkan efek jera terhadap pelaku peredaran gelap narkoba dan prekursor narkoba, UU Narkoba mengatur mengenai pemberatan sanksi pidana, baik dalam bentuk pidana minimum khusus, pidana penjara 20 (dua puluh) tahun, dan pidana mati. Pemberatan pidana tersebut dilakukan dengan mendasarkan pada golongan, jenis, ukuran, dan jumlah narkoba. Bagi pengedar narkoba, setidak – tidaknya terdapat 6 pasal dalam UU Narkoba yang diancam dengan hukuman mati
EFEKTIFITAS BENTONIT SEBAGAI ADSORBEN PADA PROSES PENINGKATAN KADAR BIOETANOL
Penelitian ini bertujuan meningkatkan kadar bioetanol menggunakan proses adsorpsi dengan bentonit sebagai adsorben. Ukuran partikel koloid yang sangat kecil dan kapasitas permukaan ion yang tinggi menyebabkan bentonit mempunyai sifat mengadsoprsi. Proses adsorpsi lebih efektif dan efisien dari segi penggunaan energi untuk memisahkan bioetanol dan air. Proses adsorpsi dilakukan secara batch, dengan memasukkan bioetanol kadar 70% dan bentonite yang telah teraktivasi dengan HCL 1 M kemudian dilakukan pengadukan. Proses adsorpsi dilakukan masing-masing selama 30, 50, 70, 90 dan 110 menit. Selanjutnya bioetanol dan bentonite dipisahkan untuk mendapatkan bioetanol murni yang selanjutnya dianalisa kadar bioetanolnya menggunakan Gas Chromatography (GC). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kadar etanol dengan makin banyak jumlah adsorben dan semakin lama waktu proses. Hasil terbaik berlangsung pada waktu proses 110 menit dan berat bentonite 50 gram dengan kadar bioetanol 93,29% dan peningkatan kadar 77,63% dari kadar awal 70%
PEMBUATAN BIOBRIKET DARI LIMBAH TONGKOL JAGUNG PEDAGANG JAGUNG REBUS DAN RUMAH TANGGA SEBAGAI BAHAN BAKAR ENERGI TERBARUKAN DENGAN PROSES KARBONISASI
Biomassa merupakan sumber energi potensial yang dapat dikembangkan sebagai sumber energi alternatif pengganti bahan bakar dari fosil. Biomassa dapat diubah menjadi briket arang yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi seperti untuk proses pengeringan dalam pengolahan karet remah dan sit asap. Briket arang biomassa atau biobriket dibuat dari arang biomassa baik berupa bagian yang memang sengaja dijadikan bahan baku briket maupun sisa atau limbah proses produksi/pengolahan agroindustri. Misalnya kayu, tempurung kelapa, arang tempurung kelapa sawit, limbah bambu, tongkol jagung, sekam padi, dan limbah batang tembakau dapat menjadi bahan baku untuk biobriket. Selain itu, limbah dari industri karet remah berupa tatal juga dapat dijadikan biobriket. Teknologi pembuatan biobriket banyak tersedia. Pembuatan biobriket memerlukan bahan penunjang seperti tanah liat, lem kanji, air, dan bahan pencampur lainnya. Komposisi bahan tersebut sangat tergantung dari jenis bahan baku untuk pembuatan biobriket. Sebelum dibuat biobriket, biomassa harus diubah terlebih dahulu menjadi arang, kemudian arang tersebut dihaluskan, dicampur dan dicetak dalam berbagai bentuk briket seperti silinder, kubus dan telur. Dari beberapa hasil penelitian, secara umum nilai kalor yang dihasilkan dari biobriket ternyata tidak berbeda nyata dibandingkan dengan briket batubara. Oleh karena itu, biobriket dapat digunakan sebagai bahan bakar proses pengeringan karet alam
NILAI-NILAI ETIKA LINGKUNGAN DALAM NOVEL AROMA KARSA KARYA DEE LESTARI DAN RELEVANSINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA
Penelitian ini bertujuan untuk menguak nilai-nilai etika lingkungan yang direpresentasikan dalam novel Aroma Karsa karya Dee Lestari. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif. Metode pada penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Aroma Karsa karya Dee Lestari dan data dalam penelitian ini berupa kutipan-kutipan yang terdapat pada novel. Teori yang digunakan sebagai alat untuk menganalisis novel yaitu teori etika lingkungan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan nilai-nilai etika lingkungan yang terkandung dalam novel Aroma Karsa karya Dee Lestari yaitu sikap hormat terhadap alam, sikap tanggung jawab terhadap alam, sikap solidaritas terhadap alam, sikap kasih sayang dan peduli terhadap alam, sikap sederhana dan selaras terhadap alam, sikap “No Harm”, sikap demokratis, dan sikap integritas moral terhadap alam
EFFECTIVE STRATEGIES APPLIED IN ENGLISH SPEAKING CLASS (A Case Study of 8 Graders of MTs Muhammadiyah 1 Ciputat)
This study was aimed at portraying teachers’ strategies in teaching speaking to students of Junior High School and recognizing these students’ responses toward those strategies by involving two English teachers and a class of 22 students. This research tried to find out whether or not the strategies used by the teachers in teaching speaking were effective. This was a case study which applied qualitative method. The instruments used to collect the data were interviews and questionnaire. Two English teachers of that school became the informants of the interview, while the questionnaire was distributed to the students. The results showed that in teaching speaking in English class, the strategies used by the teachers were discussion and storytelling. By implementing these two strategies, the students were able to use English easier, became more active and were able to receive the material well. The results of the questionnaire revealed that 73.18% students were interested in English learning, 76.59% students preferred storytelling strategy and 73.41% students thought that discussion strategy was more enjoyable for them
Kajian Optimasi Orientasi Bangunan Untuk Penurunan Termal Bangunan (Studi Kasus: The Tiing Hotel Resort di Bali)
Isu global tentang perubahan iklim sampai saat ini menjadi hal serius. Penggunaan Air Conditioner yang berlebihan sebagai penyelesaian instan terkait masalah termal bangunan menyebabkan terjadinya pemanasan global. Solusi desain untuk menyelesaikan pemanasan global yaitu dengan pendekatan desain yang menciptakan kinerja termal bangunan optimal. Salah satu hal yang mempengaruhi kinerja termal bangunan yaitu arah orientasi bangunan terhadap radiasi matahari. The Tiing Hotel Resort dipilih sebagai objek studi karena memiliki massa bangunan yang arah orientasinya bervariasi memaksimalkan potensi pemandangan lingkungan sekitar yaitu pegunungan dan laut. Metode yang digunakan yaitu metode simulasi menggunakan software Sketchup Studio dan Sefaira dengan melakukan eksplorasi arah orientasi bangunan terhadap radiasi matahari. Proses simulasi dimulai dengan arah orientasi bangunan eksisting terhadap radiasi matahari, selanjutnya dilakukan eksperimen dengan mengubah arah orientasi bangunan terhadap radiasi matahari. Nilai peak loads yang didapatkan setelah proses simulasi akan dibandingkan sehingga didapatkan rekomendasi arah orientasi bangunan terhadap radiasi matahari. Hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa rekomendasi arah orientasi bangunan terhadap matahari di iklim tropis yaitu memanjang ke arah timur barat