E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
Not a member yet
    3618 research outputs found

    SEPSIS YANG DISEBABKAN KUMAN MRSA PADA PASIEN POST COVID-19

    No full text
    Sepsis adalah adanya respon sistemik terhadap infeksi di dalam tubuh yang dapat berkembang menjadi sepsis berat dan syok septik. Sepsis dapat disebabkan berbagai jenis kuman, salah satunya yang menjadi masalah kesehatan global utama adalah kuman Staphylococcus aureus resisten obat atau Multidrug Resistant Staphylococcus Aureus (MRSA). Laporan kasus ini membahas tentang seorang pasien yang telah sembuh dari COVID-19 (post COVID-19) kemudian mengalami sepsis yang disebabkan MRSA berdasarkan hasil pemeriksaan kultur darah. Pasien telah diberikan tatalaksana sesuai protokol sepsis serta terapi antibiotik berdasarkan hasil kultur dan pola sensitivitas kuman yaitu vankomisin dan amikacin. Kondisi pasien makin memburuk dengan mengalami syok sepsis dan akhirnya meninggal dunia setelah 22 hari dirawat di RS dr. M. Djamil Padang.

    MENGKAJI ASPEK EPISTOMOLOGI, ONTOLOGIS DAN AKSIOLOGI DARI KEADILAN DALAM KASUS PENCEMARAN LINGKUNGAN PT LAPINDO BRANTAS DI SIDOARJO JAWATIMUR

    Get PDF
    Dalam Pcrkcmhangannya pcngctahuan itu tcrus mcngalami kcmajuan, tidak dcngan pengctahuan lainnya maka filsapat pun mcngalami pcrkcmbangan. Hal ini yang kcmudian mcmbagi filsafat kc dalam bcbcrapa cabang kajian filsafat. Dalam kaitannya dcngan kcadilan, jika kctiga aspck filsafat tersebut diclaborasi dcngan konscp kcadilan maka hal itu akan mcnimbulkan pcrmasalahan tcntang bagaimana cara mcmpcrolch kcadilan, dari mana sumbcr kcadilan dan apa hakckat kcadila

    Tatanan Spasial Pura Paibon Warga Pemeregan di Denpasar

    Get PDF
    Tatanan spasial pura dibagi atas beberapa bagian, pembagian tergantung dari besar kecilnya pura serta kedudukan pura di masyarakat. Secara garis besar pembagian pura terdiri dari eka bhuwana, dwi bhuwana, tri bhuwana dan sapta bhuwana. Secara spasial, konsep pura biasanya terbagi menjadi tri mandala atau sanga mandala. Berdasarkan pernyataan tersebut, tersirat bahwa, tatanan spasial pura diikat oleh pembagian ruang yaitu eka bhuwana, trimandala dan sanga mandala. Namun dengan beragam jenis-jenis pura yang ada di Bali, perlu dilakukan penelitian secara spesifik untuk mengetahui tatanan spasial yang diterapkan di pura paibon. Penelitian ini mengambil lokus yaitu Pura Paibon Warga Pemeregan di Jalan Kepundung Denpasar. Berangkat dari teori tentang tatanan spasial Pura. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif, pendekatan penelitian studi kasus, teknik analisis data kualitatif secara interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa tatanan spasial Pura Paibon Warga Pemeragan terbagi menjadi tiga pembagian ruang, yaitu jeroan sebagai utama, jaba tengah sebagai madya dan jaba sisi sebagai nista. Pembagian spasial ini melambangkan Tri Loka (Bhur, Bhuwah, Swah) dan melambangkan tri mandala dengan menggunakan sumbu suci yaitu matahari terbit dan sumbu terendah/nista yaitu matahari terbenam

    KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) SECARA DARING

    Get PDF
    Kemampuan berpikir tingkat tinggi yang sangat dibutuhkan dalam semua kemajuan dunia pendidikan pada abad ke-21, yang termasuk didalamnya adalah berpikir kreatif. Hasil studi awal diperoleh informasi keterampilan berpikir kreatif peserta didik kurang berkembang melalui pembelajaran daring karena adanya pandemi covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) secara daring terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik kelas XI MIPA.3 UPT SMA Negeri 1 Parepare. Jenis penelitian yang digunakan adalah pra-experiment dengan desain one group pretest-posttest design. Penelitian ini dilaksanakan semester ganjil tahun akademik 2021/2022. Subjek penelitian kelas XI MIPA.3yang berjumlah 36 peserta didik. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar tes keterampilan berpikir kreatif. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan inferensial. Dari hasil penelitian didapatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik kelas XI MIPA.3 UPT SMA Negeri 1 Parepare sebelum diterapkan model pembelajaran PjBL secara daring rata-rata berada pada kategori kurang kreatif dengan persentase 40,42% dan sesudah pembelajaran rata-rata berada pada kategori sangat kreatif dengan persentase 90,28%. Penerapan model pembelajaran PjBL secara daring berpengaruh signifikan (sig. 0,000 < ? 0,05) terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik kelas XI MIPA.3 UPT SMAN 1 Parepare. Higher-order thinking skills are needed in all advancements in the world of education in the 21st century, which includes creative thinking. The results of the initial study obtained information that students' creative thinking skills were less developed through online learning due to the covid-19 pandemic. This study aimed to determine the application of the online Project Based Learning (PjBL) model on students’ creative thinking skills in class XI MIPA.3 UPT SMA Negeri 1 Parepare. The type of research used was pre-experimental with a one group pretest-posttest design. This research was carried out in the odd semester of the 2021/2022 academic year. The research subjects were class XI MIPA.3 which consisted of 36 students. The research instrument used was a creative thinking skill test sheet. Analysis of the data used was descriptive and inferential statistical analysis. From the results of the study, it was found that students’ creative thinking skills in class XI MIPA.3 UPT SMA Negeri 1 Parepare before the applied online PjBL model was less creative category with a percentage of 40.42% and after learning it was very creative category with a percentage of 90.28%. The application of the online PjBL model has a significant effect (sig. 0.000 < ? 0.05) on students’ creative thinking skills in class XI MIPA.3 UPT SMAN 1 Parepare

    HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN COVID-19 DAN TINDAKAN PREVENTIF COVID-19 DI MASYARAKAT KELURAHAN KEBUN BUNGA PALEMBANG TAHUN 2020

    No full text
    Pengetahuan merupakan seluruh kemampuan individu untuk berpikir dan pengetahuan yang tinggi akan mempermudah penyerapan informasi, saran dan nasihat. Pengetahuan dibutuhkan untuk melakukan tindakan preventif yang efektif. Hingga saat ini upaya pencegahan atau tindakan preventif merupakan satu-satunya jalan yang efektif untuk menghadapi COVID-19. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang COVID-19 dan tindakan preventif COVID-19 di masyarakat Kelurahan Kebun Bunga Palembang tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 110 orang masyarakat Kelurahan Kebun Bunga yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Populasi penelitian ini adalah masyarakat kelurahan Kebun Bunga yang berusia 18-50 tahun dengan pendidikan minimal SMA/Sederajat. Sampel penelitian diambil secara consecutive sampling. Dari hasil penelitian didapatkan hasil sebanyak 67 responden (60,9%) berpengetahuan baik, memiliki tindakan preventif yang baik. Hasil uji statistic menggunakan chi-square didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan (P=0,001) antara pengetahuan tentang COVID-19 dan tindakan preventif COVID-19 di masyarakat Kelurahan Kebun Bunga Palembang tahun 2020

    Assistance in the Preparation of Work Program Plan Documents for Village-Owned Enterprises (BUMDes) in Tanjung Batu District, Ogan Ilir Regency

    Get PDF
    The work program plan document is a requirement that must be met in the management of legal entities of Village-Owned Enterprises (BUMDes). Limited human resources cause the common control of BUMDes legal entities. The minimum competence to prepare a work program plan is understanding management and financial statements (accounting). In contrast, the conditions in the field of village BUM management mostly do not have these competencies, so the direction of legal entities is stopped. Tanjung Batu Subdistrict has 11 Village BUMDes, and 1 Village BUMDes has applied for a legal entity process. The activity focused on mentoring 5 Village BUM that had not yet submitted a legal entity process and was constrained by the work program plan document. The mentoring activity takes 12 hours, divided into three meetings, located at Pondok Tanjung Batu. The activity uses the participatory action research (PAR) method, involving BUMDes administrators and students. Activities are carried out in 3 stages, namely (1) preparation, (2) implementation of activities and (3) evaluation and closing. The results of the BUMDes work program preparation activities are carried out properly so that they are ready to take care of the legal bodies of each BUMDe

    The Advantages and Cultivation of Medicinal Plants as a Living Dispensary in Sukajadi Village

    Get PDF
    Indonesia is known as one country with a high diversity of flora. Several plants that grow in Indonesia produce certain compounds as medicines and as the primary raw materials in the pharmaceutical industry. The wealth of natural resources owned should be known by the people of Indonesia and can use them to improve welfare, including maintaining their health. The people of Sukajadi Village, Sungai Rattan District, and Muara Enim Regency need to be informed about the types, benefits, and methods of cultivating medicinal plants and making Live Pharmacies. This knowledge is advantageous to help rural communities overcome health problems with mild symptoms because, during the COVID-19 PANDEMIC, which has been going on for a long time, it turns out to cause concern. People fear contracting the COVID-19 virus, which is very dangerous if they go to hospitals, PUSKESMAS and other health facilities. Knowledge of the types, benefits and availability of live dispensaries in each residential area is expected to help rural communities overcome diseases with only mild symptoms and must continue to seek medical treatment. Medicinal plants are felt to have not been able to overcome the disease, especially for people with serious illnesses

    Utilization of Organic Waste into Liquid Organic Fertilizer in Karang Anyar Palembang City

    Get PDF
    Organic waste in the form of vegetable and fruit residues from the Gandus market has a high potential to be used as liquid organic fertilizer with the help of Azospirillum bacteria and phosphate solvents.  The liquid organic fertilizer produced can be used as fertilizer for plants in farmers' yards and gardens and reduce environmental pollution as well as streamline the use of chemical fertilizers and its manufacture is practical and easy for the community to do.  The counseling was carried out in Karang Anyar Village, Gandus District, Palembang City from February to March 2019. The method was carried out by counseling and demonstrating how to make liquid organic fertilizer with the help of Azospirillum bacteria and phosphate solvent.  The community in Karang Anyar Village is very excited to receive knowledge in the utilization of organic waste into liquid organic fertilizer

    Sumpah Pemuda Merupakan Cikal Bakal Tercetusnya Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Persatuan 1928-1954 (Suatu Tinjauan Historis)

    Get PDF
    Awal terbentuknya Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan tidak terlepas dari para pemuda-pemuda Indonesia yang ingin lepas dari penjajahan. Penelitian ini dilatar belakangi oleh keinginan penulis untuk mengetahui Sumpah Pemuda Merupakan Cikal Bakal Tercetusnya Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Persatuan 1928-1954 (Suatu Tinjauan Historis) Penelitian ini menggunakan Metode historis, Jenis Penelitian Kajian Pustaka. dengan pendekatan geografis, sosiologi, politik, bahasa, budaya, pendekatan historis. Dari hasil penelitian mendapatkan Kesimpulan (1) Awal terbentuknya Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan tidak terlepas dari para pemuda-pemuda Indonesia yang memperjuangkan cita-cita kemerdekaan dari bangsa Indonesia melalui semangat Sumpah Pemuda yang terjadi pada tanggal 28 Oktober 1928 melalui Kongres Pemuda yang dilaksanakan sebanyak dua kali yaitu pada tanggal 30 April-2 Mei 1926 yaitu Kongres Pemuda I, dan pada tanggal 28 Oktober 1928 dilaksanakan Kongres Pemuda II kemudian diputuskan sebagai hari Sumpah Pemuda. (2) Dampak Sumpah Pemuda terhadap pembentukan Bahasa Indonesia, Sumpah Pemuda terhadap pembentukan Bahasa Indonesia dimulai dengan Bahasa Indonesia dijadikan sebagai Bahasa Persatuan yang tidak terlepas dari ikrar pemuda Indonesia melalui peristiwa Sumpah Pemuda tahun 1928 dan kemudian disahkan pada UUD 1945 sebagai bahasa resmi. (3) Pada perkembangan Bahasa Indonesia tidak terlepas dari Bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar Indonesia pada awalnya pada 16 Agustus 1916. Kongres Pemuda II yang menghasilkan keputusan pentingnya itu Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa, akan tetapi Bahasa Indonesia tidak dapat dilepaskan dari Kongres Pemuda I sebagai awal dari ditetapkannya Bahasa Indonesia dan kemudian di sahkan sebagai hari bahasa pada 2 Mei 1926. (4) Pada dampak Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan, kedudukan Bahasa Indonesia mempunyai empat fungsi yaitu sebagai lambing bangsa, lambing identitas, sebagai alat pemersatu, dan sebagai alat penghubung.

    Anomali Status Kekayaan dan Piutang Badan Usaha Milik Negara

    Get PDF
    Tulisan ini akan membahas kontradiksi antara dua putusan Mahkamah Konstitusi yakni putusan nomor 77/PUU-IX/2011 dan putusan nomor 43/PUU-XI/2013 terkait status kekayaan pada BUMN yang berasal dari modal negara. Pada putusan pertama, Mahkamah Konstitusi telah memisahkan piutang Bank BUMN dari piutang negara karena kekayaan BUMN dianggap sebagai kekayaan perseroan. Anehnya, pada putusan yang berbeda Mahkamah Konstitusi berpendapat bahwa kekayaan BUMN tidak dapat dikatakan kekayaan perseroan melainkan termasuk kekayaan negara.  Tulisan ini disusun berdasarkan penelitian yuridis normatif yang menjadikan peraturan perundang-undangan sebagai sumber hukum primer dan kepustakaan sebagai bahan sekunder. Tulisan ini menemukan bahwa dikeluarkannya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 77/PUU-IX/2011 menyebabkan Bank BUMN dapat mengurus sendiri piutang yang dimilikinya. Adapun Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 48/PUU-XI/2013 tidak memberikan implikasi terhadap pengurusan piutang Bank BUMN yang telah diserahkan oleh PUPN kepada Bank BUMN untuk diselesaikan berdasarkan hukum perseroan

    3,176

    full texts

    3,618

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal Universitas Muhammadiyah Palembang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇