Jurnal Elektronik IKIP Budi Utomo Malang (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
2038 research outputs found
Sort by
Penerapan Nilai-nilai Berkelanjutan dalam Pendidikan Perubahan Iklim: Sebuah Kajian Epistemologi dan Aksiologi
This research aims to examine the integration of education for sustainable development (ESD) values in climate change education (CCE) (CCESD) from an epistemological perspective, namely focusing on history and the development of those knowledges; and an axiological perspective, namely the values that build it. The research was carried out qualitatively using a literature study method, where all documents used as data sources were reading material that discussed "education for sustainable development", "climate change education", "epistemology", and "axiology". The results of the study show that ESD and CCE grow together from human anxiety about an uncertain future due to various problems with long-term impacts, such as climate change. Therefore, both aim to form a prosperous society and intergenerational justice. The two main characteristics of ESD values integrated in CCE are interdisciplinary integration and temporal connection between the past, present and future. In teaching ESD in CCE or CCESD, it is recommended to emphasize some key competencies of ESD: systems thinking competency, critical thinking competency, collaborative competency, integrative problem-solving competency, and anticipatory competency.
 
Pendidikan Multikultural dalam Pembelajaran Sejarah Lokal
Pendidikan multikultural merupakan konsep pendidikan yang mengakui perbedaan dalam suatu bingkai kebersamaan dan kesederajatan. Konsep pendidikan multikultural relevan dalam konsep negara yang mempunyai keanekaragaman budaya seperti Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas pendidikan pendidikan multikultural yang berfokus pada pembelajaran sejarah lokal. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Data diperoleh dari buku, artikel, jurnal dan ensiklopedia lain yang mendukung. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis konten kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sejarah lokal dapat membekali siswa dengan pengetahuan sejarah tentang keberagaman masyarakat. Kesadaran multikultural dapat dikembangkan dengan mengkaji perbedaan-perbedaan dalam sejarah masa lalu setiap masyarakat. Sejarah lokal dapat diajarkan dengan menggunakan model-model sebagai berikut: 1) pembelajaran tentang pengalaman masa lalu; 2) studi kasus dari berbagai perbedaan; 3) pengembangan strategi pembelajaran; 4) pembuatan kurikulum; dan 5) penggabungan pembelajaran sejarah lokal ke dalam materi yang berkaitan dengan sejarah nasional
Analisis Kesehatan Koperasi Berdasarkan Aspek Permodalan di Kota Banjarmasin
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi keuangan koperasi di Kota Banjarmasin, terutama dalam hal permodalan. Penelitian ini bersifat deskriptif dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian dipilih dengan metode purposive sampling, dan terdiri dari 21 koperasi yang termasuk dalam kategori Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan yang memiliki Usaha Simpan Pinjam (USP). Pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa dokumen dalam bentuk laporan pertanggung jawaban pengurus, khususnya Laporan Keuangan Koperasi di Kota Banjarmasin tahun buku 2022. Analisis data menggunakan Petunjuk Teknis Deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pedoman Kertas Kerja Pemeriksaan Kesehatan Kooperasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa koperasi-koperasi di Kota Banjarmasin dinilai 'Sehat,' dengan skor akhir mencapai 1812,05%. Skor tersebut berdasarkan aspek permodalan dari 21 Koperasi yang ditunjau dari indikator permodalan yaitu Rasio Ekuitas terhadap Total Aset, Rasio Kecukupan Modal, Rasio Modal Pinjaman Anggota terhadap Total Aset, dan Rasio Kewajiban Jangka Panjng terharap Ekuitas
Konsep Manusia dalam Dayak Benuaq Ditinjau dalam Pemikiran Martin Heidegger
In this paper, the author tries to connect the concept of human in the context of Dayak Benuaq culture by referring to Martin Heidegger's philosophical thoughts about human existence. The literature method is used by the author in this paper. This paper explains Heidegger's concept that highlights human existence in the world and relates this concept to the Dayak Benuaq view of humans as an inseparable part of nature and their environment. In addition, this paper examines the relationship between the everyday human experience in Heidegger's thought with the practices and philosophical meanings that the Dayak Benuaq people may have. In the context of time, Heidegger emphasizes the importance of the dimension of time in human understanding. This paper tries to understand how time is viewed in the life of the Benuaq Dayak, especially in relation to the spiritual aspect and the continuous cycle of life. Although Heidegger does not directly discuss Dayak Benuaq culture or society, this paper relates his philosophical or spiritual principles to the concept of man in the context of Dayak Benuaq culture. This paper aims to present a new perspective in understanding the concept of human, especially for the Dayak Benuaq people. The author also finds similarities between the concept of man in Dayak Benuaq culture and Heidegger's concept of man, especially in Attachment to Nature and the Environment, Existence in Daily Life, and the Experience of Time
SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU: PERIODE ABAD KEGELAPAN
This research uses library research with a qualitative approach originating from books and journals. Medieval European history is often understood as a dark age that was counterproductive in all areas of life. In fact, European history made important contributions to modern civilization in an era that lasted as long as literature.
To know, study and understand a very complex and complex historical process, it is important to consider the various events that occurred in Europe, from the invasion of barbarian tribes to the expansion of Europe
Prinsip Knowledge Integration dalam Pembelajaran Kimia di Sekolah Berdasarkan Pandangan Jabir Ibn Hayyan
This article discusses the integration of knowledge by Jabir Ibn Hayyan in teaching chemistry at schools based on Islamicperspectives. Its background includes the importance of integrating science and Islamic values in education. The research aims to explore whether knowledge has been integrated with other sciences in teaching chemistry at madrasah schools based on the perspective of integrating Jabir Ibn Hayyan's chemical knowledge. The method used is descriptive qualitative using questionnairesdistributed to three chemistry teachers at madrasah schools. The research findings indicate that the integration of chemical knowledge based on Jabir Ibn Hayyan's principles is not uniformly used in teaching at madrasah schools. The conclusion of this study is that the understanding and application of Jabir Ibn Hayyan's knowledge integration principles in the context of teaching chemistry vary among chemistry teachers. The research's contribution highlights the need for further efforts to integrate Jabir Ibn Hayyan's concepts into the chemistry curriculum at madrasah schools to create a balanced learning environment betweenintellectual and spiritual aspects
Kebenaran Ilmiah Dalam Perkembangan Ilmu Pengetahuan
Philosophy of science is a philosophical reflection that never knows a stopping point in exploring scientific areas to reach truth or reality, something that will never be finished thinking about and will never be finished explaining. Philosophy of science can be a critical dialogue partner for the development of science because it is considered to be a medium between various branches of science so they can interact with each other. This research aims to examine scientific truth in the development of science. The method used in this research is literature study. Based on the results of the literature review, it is known that scientific truth cannot be separated from science or scientific knowledge because science or scientific knowledge is the actualization of scientific truth. Theories of truth can be used to find out whether a statement or hypothesis is the truth or not, including coherence theory, correspondence theory, and pragmatic theory. Scientific truth can be used to prove pre-existing theories through the application of the scientific method. These scientific method steps can be applied in the field of education to prove existing theories and concepts. Thus, science is dynamic. What was considered right yesterday may not be considered right today, and what is considered right today is not a fixed price for declaring it wrong tomorrow. The results of the research can provide insight into the implementation of scientific truths in the development of science and its application in the field of education, especially in the learning process
Tingkat Pendidikan sebagai Patokan Belis Perempuan Sumba
Tradisi belis bukan lagi hal yang baru bagi masyarakat Indonesia Timur khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur. Tradisi ini memiliki nilai – nilai luhur dan juga sebagai bentuk penghargaan terhadap perempuan. Permasalahan proses tradisi belis dalam tingkat pendidikan sebagai patokan belis bagi perempuan Sumba sangat menarik untuk dikaji secara ilmiah, khususnya mengapa masyarakat di Kelurahan Watumbaka masih mempertahankan pendidikan sebagai patokan belis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dampak dari pendidikan terhadap proses tradisi belis bagi setiap perempuan Sumba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara. Kemudian data dianalisis melalui tiga tahap yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan sehingga tersusun rangkaian yang sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi belis orang Sumba telah mengalami pergeseran makna dimana belis ditentukan berdasarkan tingkat pendidikan seorang perempuan bukan lagi menurut strata belis ibu. Tradisi belis tidak lagi dipertahankan secara tradisional melainkan mengkuti perkembangan zaman dan pendidikan.
 
SISTEM KLASIFIKASI PENYAKIT KULIT PADA MANUSIA CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK (CNN) EFFICIENTNET B2
Penyakit kulit merupakan masalah kesehatan yang sering ditemui di seluruh dunia dan mempengaruhi berbagai kelompok usia. Data menunjukkan bahwa penyakit kulit masih merupakan masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia, terutama di kalangan masyarakat. Diagnosis yang cepat dan akurat sangat penting untuk memastikan perawatan yang tepat dan mencegah komplikasi lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem klasifikasi penyakit kulit pada manusia menggunakan CNNdengan arsitektur EfficientNet B2, mengatasi tantangan dalam diagnosis manual yang seringkali memakan waktu dan rentan terhadap kesalahan dan memanfaatkan kemajuan dalam teknologi deep learning. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental untuk mengklasifikasikan penyakit kulit menggunakan algoritma Convolutional Neural Network (CNN) MobileNetV2. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model EfficientNet B2 memiliki akurasi sebesar 84.0%, presisi 85.0%, recall 83.0%, dan F1-score 84.0%. Hal ini menunjukkan bahwa model memiliki kinerja yang baik dalam mengklasifikasikan berbagai jenis penyakit kulit. Penelitian ini menunjukkan bahwa model CNN EfficientNet B2 memiliki kinerja yang baik dalam mengklasifikasikan berbagai jenis penyakit kulit dengan akurasi, presisi, recall, dan F1-score yang memadai. Kontribusi dalam penelitian ini yaitu dalam bidang dermatologi dan kecerdasan buatan, serta membuka peluang untuk penelitian lanjutan dalam klasifikasi medis berbasis gambar
Analisis Tindak Tutur Ekspresif dalam Novel Home Sweet Loan Karya Almira Bastari
Penelitian ini mengkaji analisis tindak tutur ekspresif dalam novel Home Sweet Loan karya Almira Bastari. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini: (1) Apa sajakah jenis tindak tutur ekspresif dalam novel Home Sweet Loan karya Almira Bastari? (2) Apa fungsi tindak tutur ekspresif dalam novel Home Sweet Pinjaman karya Almira Bastari? Tujuan penelitian ini: (1). Mendeskripsikan jenis-jenis tindak tutur ekspresif dalam novel Home Sweet Loan karya Almira Bastari (2). Mendeskripsikan fungsi tindak tutur ekspresif dalam novel Home Sweet Loan karya Almira Bastari. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif karena data yang dikumpulkan berbentuk kata-kata. Data dan sumber data penelitian ini adalah tuturan ekspresif yang terdapat dalam novel Home Sweet Loan karya Almira Bastari. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode mendengarkan dan mencatat. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi yang dilanjutkan dengan mendeskripsikan permasalahan yang ada pada data. Berdasarkan analisis data pada novel Home Sweet Pinjaman karya Almira Bastari ditemukan 20 jenis tindak tutur ekspresif, diantaranya adalah tindak tutur setuju, memuji, meminta maaf, mengucapkan terima kasih, mengekspresikan rasa malu, mengeluh memprotes, menyindir, mengekspresikan keinginan, mengekspresikan keterkejutan, mengekspresikan ketidaksetujuan, mengekspresikan rasa kasihan