e-Journal IAIN Kerinci
Not a member yet
1505 research outputs found
Sort by
MEMBANGUN PERADABAN ZAKAT Studi Terhadap Ayat, Hadis dan Regulasi Negara tentang Zakat, Infak dan Sedekah
Banyak pihak menyatakan bahwa zakat, infak maupun sedekah adalah instrumen penting dalam pengentasan masyarakat dari kemiskinan yang akan memberikan efek lanjutan sangat besar dalam peningkatan kesejahteraan.[1] Namun sampai hari di Indonesia, negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, zakat, infak maupun sedekah dirasakan masih belum banyak membantu untuk terciptanya peningkatan kesejahteraan tersebut.
Tentang pengelolaan zakat ini, sesungguhnya negara telah mengaturnya dalam sebuah undang-undang, yakni undang-undang Nomor 38 tahun 1999. Demikian pula infak dan sedekah disinggung di sana, meski porsi pembahasannya tidak begitu banyak.
Bagaimanakah posisi dan peranan zakat, infak dan sedekah dalam Islam dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia, makalah sederhana ini akan mengurai tentang ayat hukum, hadis hukum dan regulasi negara tentang zakat, infak dan sedekah.
 
STRATIFIKASI AL-MAQASHID AL-KHAMSAH (Agama, Jiwa, Akal, Keturunan dan Harta) DAN PENERAPANNYA DALAM MASLAHAH
Tujuan utama Allah SWT menurunkan syari’at (aturan hukum) adalah untuk memperoleh kemaslahatan dan menghindari kemudharatan (jalb al-mashalih wa dar al-mafasid). Aturan Allah itu adalah untuk kemaslahatan manusia itu sendiri. Maslahat terbagi pada tiga bagian penting yaitu dharuriyyat (primer), hajiyyat (skunder), dan tahsinat (tersier, lux). Maslahat atau maqashid merupakan sesuatu yang mesti adanya demi terwujudnnya kemaslahatan agama dan dunia. Apabila hal ini tidak ada, maka akan menimbulkan kerusakan bahkan hilangnya hidup dan kehidupan seperti makan, minum, shalat, shaum dan ibadah-ibadah lainnya. Yang termasuk maslahat atau maqashid al-khamsah ini ada lima yaitu: agama (al-din), jiwa (al-nafs), keturunan (al-nasl), harta (al-mal) dan akal (al-aql)
EKONOMI POLITIK DALAM ISLAM
This article explain about the contemporary works of Islamic studies, especially in connection with the issues of Islamic economy and politic. The economic and politic issues in Islamic system would be an easy to apply the process if there was a consensus among Moslem scholars. Unfortunately, it is very difficult to find the consensus, so the article just discuss the important controversies about it. After understanding well that the Islamic state theoretically is a legal enity, the writer tries to study on the structure of economy and politic in Islamic system. The benefit way and often used is comparing between the Islamic system and socialism as theoretical entities. This way is used in framework as written above. Following the consensus of the scholars, the successful of an Islamic state depends on its capacity in creating the Islamic mechanism, especially in relation with preceptor mechanism.
 
KEDUDUKAN ANAK HASIL KAWIN HAMIL KARENA ZINA (Studi Perbandingan antara Kompilasi Hukum Islam dan Fiqh)
Tulisan ini dilatar belakangi kenyataan bahwa syari’at Islam telah secara tegas menyatakan, seorang anak baru memiliki hubungan nasab dengan ayahnya jika terlahir dari perkawinan yang sah, sehingga muncul pula istilah anak sah. Jika pengertian anak sah tersebut adalah anak yang lahir ”dalam” perkawinan yang sah kemudian dihubungkan kepada kebolehan mengawini perempuan hamil karena zina yang terdapat dalam salah satu pasal Kompilasi Hukum Islam, akan tampak bahwa Kompilasi Hukum Islam membuka kemungkinan tertampungnya anak yang lahir akibat perkawinan hamil ke dalam pengertian anak sah atau mempunyai hubungan nasab dengan laki-laki yang menghamili ibunya. Setelah melakukan analisis terhadap konsep fikih dan Kompilasi Hukum Islam mengenai kedudukan anak hasil kawin hamil karena zina yang dirumuskan dalam Kompilasi Hukum Islam tersebut tidak sejalan dengan konsep fikih
Jasser Auda's Maqasid Sharia Application in the 'Iddah for Career Women
This study is intended to examine the practice of iddah by women who are abandoned by their husbands in Besuki District, Situbondo Regency, East Java, from the perspective of Jasser Auda's maqashid sharia. They continued to go out of their homes to work when sharia required them to observe the iddah for four months and ten days in the form of not traveling from home after their husbands died. However, it was precisely because of the reason for the death of the husband that the widows left home to work and earn income to support their children. This type of research is juridical-empirical. Primary data sources were obtained by interviewing religious leaders, residents, and widows whose husbands died. By using Jasser Auda's maqashid sharia theory, this study concludes that women who are undergoing the iddah of the death of their husbands are forbidden to marry, but they are still allowed to work outside the home to provide for their lives and provide for their children
Perbedaan individu di dalam psikologi pendidikan
Individual differences in education explain differences related to students' differences in thinking, feeling, and acting in the same class. The purpose of writing this article is to explain how individual differences in learning and education understand the uniqueness of each individual. This research method uses literature study to examine through writings from books about individual differences. Research result There are three aspects of individual differences that must be considered by teachers and principals in a teaching and learning process, which include biological differences, intellectual differences, and psychological differences. On individual differences, the efforts that must be made by teachers in the classroom include using (1) improvement programs, (2) enrichment programs, (3) acceleration programs, (4) individual learning programs, (5) programs that specialize children for independent learning. Every educator needs to have knowledge of educational psychology. The conclusion is Educational psychology is a branch of psychology that specializes in understanding teaching and learning in an academic environment. Educational psychology has an extensive scope. The central problem in educational psychology is the problem of learning. On individual differences found differences between one individual and another in terms of personality and intelligenc
PELATIHAN PENGOLAHAN LIDI SAWIT MENJADI PIRING PESTA UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI DESA ADIPURA KENCANA KEC. BAHAR SELATAN KABUPATEN MUARO JAMBI
Indonesian handicraft products always give a nuance to a variety of beauty. Various materials used also affect the result of a craft product. Starting from recycled materials, materials made from nature, or materials that are relatively inexpensive to expensive, materials can be utilized as the basic ingredients of handicrafts. Crafts are creative activities related to creating, producing, and distributing products made by craftsmen, starting from the initial design until the product completion process. The craft includes goods made from natural fibers, leather, rattan, wood, glass, fabric, marble, clay, lime, and metal. Processing palm fiber into a plate Party in the village Adipura Kencana Kec. Bahar Selatan Kab. Muaro Jambi can add insight and experience to their work by exploiting palm oil sticks as raw material for making handicraft products using the ATBM weaving technique, and it is expected to spur more maximal work again for the creation of perfection of a work of crafts.Produk kerajinan khas Indonesia selalu memberikan nuansa keindahan yang beragam. Beragamnya bahan yang digunakan juga mempengaruhi hasil suatu produk kerajinan. Mulai dari bahan daur ulang, bahan yang terbuat dari alam, atau bahan yang harganya relatif murah hingga mahal, bahan tersebut bisa dimanfaatkan sebagai bahan dasar kerajinan tangan. Kerajinan adalah kegiatan kreatif yang berkaitan dengan penciptaan, produksi, dan distribusi produk yang dibuat oleh pengrajin, dimulai dari desain awal hingga proses penyelesaian produk. Kerajinan tersebut meliputi barang-barang yang terbuat dari serat alam, kulit, rotan, kayu, kaca, kain, marmer, tanah liat, kapur, dan logam. Pengolahan ijuk menjadi Piring Pesta di desa Adipura Kencana Kec. Bahar Selatan Kab. Muaro Jambi dapat menambah wawasan dan pengalaman dalam berkarya dengan memanfaatkan batang kelapa sawit sebagai bahan baku pembuatan produk kerajinan tangan dengan teknik tenun ATBM, dan diharapkan dapat memacu karya yang lebih maksimal lagi demi terciptanya kesempurnaan sebuah karya kerajinan
MENUMBUHKAN MINAT BELAJAR BAHASA INGGRIS DAN MENINGKATKAN NILAI KEAGAMAAN MELALUI STORYTELLING DI NAGARI TLUK KUALO INDRAPURA
The purpose of community service entitled Improvement in English through Storytelling at TPQ Al Kautsar Tluk Kualo is to provide storytelling training to increase understanding of English at TPQ Al Kautsar Tluk Kualo students. The problem students face in understanding English is that students have never received storytelling material religion taught at TPQ Al Kautsar Tluk Kualo. The step taken in this community service is to conduct a series of storytelling training activities for students to provide training to TPQ Al Kautsar students. The results of community service conclude that there is an increase in understanding of English in TPQ Al Kautsar students. Indications of improvement in the understanding of English in TPQ Al Kautsar Tluk Kualo, 10 students, can be seen based on observations made by the community service team.Tujuan pengabdian kepada masyarakat yang berjudul peningkatan berbahasa Inggris melalui storytelling di TPQ Al Kautsar Tluk Kualo adalah memberikan pelatihan storytelling agar meningkatkan pemahaman berbahasa Inggris pada santri TPQ Al Kautsar Tluk Kualo. Permasalahan yang dihadapi oleh santri adalah para santri belum pernah mendapatkan materi storytelling agama yang diajarkan di TPQ Al Kautsar Tluk Kualo. Langkah yang dilakukan adalah melakukan serangkaian kegiatan pelatihan storytelling kepada mahasiswa untuk memberikan pelatihan kepada santri TPQ Al Kautsar Tluk Kualo. Kesimpulan hasil pengabdian kepada masyarakat adalah terdapat peningkatan pemahaman berbahasa Inggris dalam memahami storytelling pada santri TPQ Al Kautsar Tluk Kualo. Indikasi peningkatan pemahaman berbahasa Inggris ada 10 santri TPQ Al Kautsar Tluk Kualo terlihat peningkatan berdasarkan observasi yang dilakukan oleh tim pengabdian kepada masyarakat
Mata Uang Digital (Cryptocurrency): Apakah Statusnya Memenuhi Kriteria Harta (Maal) dan Mata Uang Dalam Islam?
This study aims to determine whether Cryptocurrency status can meet the criteria of wealth/property (Maal) and currency in Islam. This is based on the fact that the issue of Cryptocurrency as Maal and money in Islam has attracted attention from various parties. Cryptocurrency is a digital/virtual currency, with a decentralized system using peer-to-peer (Blockchain) technology without being regulated and issued by a third party. In contrast to fiat currency in physical form (banknotes and coins) and non-physical fiat currency (demand) which is centralized/regulated and issued by third parties. This research was conducted using the Literature Review approach. This research shows that Cryptocurrency status can meet the criteria of Maal and currency in Islam has not yet seen a thread, because from various parties there are still differences of opinion, there are cons group opinions;, netral groups opinions;, and there are also pros groups opinions;. Finally, this area is open for future research as many issues remain unresolved and more concrete work is needed
Perspektif Remaja terhadap Minat Menjadi Da’i di Kelurahan Siulak Deras
Artikel ini membahas tentang dalam menggali minat para remaja untuk menjadi seorang da’i di Desa Kelurahan Siulak Deras. Perumusan masalah dalam penelitian ini meliputi bagaimana perspektif remaja terhadap minat remaja menjadi da’i di Kelurahan Siulak Deras, bagaimana dampak kurangnya minat remaja menjadi da’i di Kelurahan Siulak deras dan bagaimana tugas dan tanggung jawab remaja terhadap syiar islam di Kelurahan Siulak Deras. Teknik keabsahan data adalah teknik triangulasi. Analisis data adalah teknik model Milles & Huberman yaitu reduction, display dan verification. Hasil penelitian Menunjukan bahwa Kurangnya minat remaja menjadi pendakwah disebabkan oleh kuranganya pemahaman remaja terhadap nilai-nilai Islami, Minat remaja pendakwah menjadi pendakwah di Kelurahan Desa Siulak Deras harus ditumbuhkan melalui membaca Al-Quran, Hadist dan membaca buku Islami, Dampak kurangnya remaja menjadi pendakwah yaitu dapat menyebabkan hal-hal yang bersifat negatif seperti mencuri, berjudi, minum-minuman keras, pergaulan bebas dan sikap tidak peduli antar sesama. Berdasarkan hasil penelitian ini hasil yang didapat Perspektif Remaja terhadap kurangnya minat remaja menjadi da’i disebabkan oleh kurangnya pemahaman remaja terhadap nilai-nilai Islami. Oleh karena itu, perlu ditingkat melalui kegiatan pengajian di TPA, mendengar ceramah dan kultum. Minat remaja menjadi da’i di Kelurahan Desa Siulak Deras harus ditumbuhkan melalui membaca Al-Quran, Hadist dan membaca buku Islami. Dampak kurangnya remaja menjadi da’i yaitu dapat menyebabkan hal-hal yang bersifat negatif seperti mencuri, berjudi, minum-minuman keras, pergaulan bebas dan sikap tidak peduli antar sesama. Upaya remaja Desa Kelurahan Siulak Deras dalam memberi pengaruh terhadap kesadaran menyiarkan syiar Islam bagi remaja di Desa Kelurahan Siulak Deras Kabupaten Kerinci sangat besar dan memberikan dampak yang positif. Kegiatan kemasjidan yang dilakukan seperti latihan dasar-dasar kepemimpinan, pelatihan dakwah, mengadakan yasinan setiap malam jum’at, dzikir berjamaah, serta rutinitas dalam kegiatan Nuzulul Qur’an setiap bulan Ramadha