Open Journal Systems of Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Not a member yet
4839 research outputs found
Sort by
Upaya Pengawasan pada Metode Pelaksanaan Shotcrete dan Rockbolt pada Konstruksi Terowongan: Supervision Efforts on Shotcrete and Rockbolt Implementation Methods in Tunnel Construction
The Samarinda Tunnel construction project is a strategic effort to support infrastructure development in East Kalimantan. This tunnel is located from Jalan Sultan Alimuddin, Sambutan District to Jalan Kakap, Samarinda Ilir District, with a length of 690 meters from the entrance (Inlet) to the exit (Outlet). This tunnel is expected to be able to reduce traffic jams that often occur on Jalan Otto Iskandar Dinata, Sungai Dama Village. This project is owned by the Samarinda City Government (PUPR) and is implemented by the contractor PT. PP Persero with PT. Ciria Jasa Cipta Mandiri is the supervising consultant. The construction method used is the New Austrian Tunneling Method (NATM), with a focus on the use of shotcrete and rockbolt to maintain the stability of the tunnel structure during and after the construction process. Shotcrete provides temporary protection against ground pressure, while rockbolt strengthens the rock mass around the tunnel. In this community service, observations were carried out using a participatory method, where observers were directly involved in the activities being observed. This approach allows for a deeper understanding of the application of shotcrete and rockbolts, as well as the effectiveness of the supervision carried out to ensure compliance with applicable technical specifications and standards
Menderma Terhadap Sesama sebagai Wujud Menumbuhkan Semangat Kolaborasi Internasional Perguruan Tinggi di Panti Asuhan Walidaina Malaysia: Giving to Others as a Form of Fostering the Spirit of International Collaboration in Higher Education at the Walidaina Orphanage in Malaysia
Universities have a social responsibility to contribute to the progress of society, not only at the local or national level but also at the global level. This form of collaboration is carried out with partners such as overseas orphanages which can overcome obstacles and problems in realizing the synergy of the three dharmas of higher education by providing clean and healthy living behavior programs through personal hygiene health education activities in the orphanage environment to increase knowledge among children in the orphanage. The activity method focuses on interaction by providing counseling to increase knowledge about the importance of clean and healthy living behavior (PHBS) as an effort to strengthen a clean culture that prioritizes health. The service to the international community carried out collaboratively between the Muhammadiyah University of North Sumatra and the Universiti Sains Islam Malaysia went smoothly and provided positive feedback and results to the children in the orphanage, including cognitive abilities as the main capital to improve the experience and quality of health education for children in the orphanage
Sosialisasi “Generasi Cinta Lingkungan” untuk Menumbuhkan Pemahaman dan Kepedulian terhadap Lingkungan di SMP Negeri 1 Kedungbanteng: Socialization of “Environmentally Friendly Generation” to Foster Understanding and Caring for the Environment at SMP Negeri 1 Kedungbanteng
In facing global challenges related to environmental degradation, schools play a role as strategic institutions in instilling environmental care values in students. Socialization with the theme “Environmentally Friendly Generation” is the first step in building the character of environmental care to provide knowledge and understanding related to environmental care to students at SMP Negeri 1 Kedungbanteng. The socialization was conducted for students in grades VII-IX of SMP Negeri 1 Kedungbanteng on November 22, 2024. An interactive socialization approach was used in community service through this socialization. The results of the socialization showed that students had understood the material given, as indicated by the evaluation results, which showed the average ability of students to answer questions correctly by 88%. As many as 90% of students answered evaluation questions correctly related to basic environmental concepts. However, aspects of the concept of recycling and renewable energy sources still need to be given an understanding
Analisis Bioinformatika Protein NRA Bakteri Streptococcus pyogenes Sebagai Dasar Pengembangan Reagen Diagnostik: Bioinformatics Analysis of NRA Proteins of the Bacteria Streptococcus pyogenes as a basic for the Development of Diagnostic Reagen
Demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pyogenes. Demam berdarah memiliki gejala sakit kepala yang menyakitkan, muntah, datangnya dan ruam merah. Peran laboratorium memeriksa dalam menegakkan diagnosis demam berdarah. Metode kultur merupakan gold standard yang mempunyai keterbatasan dalam efektifitas waktu pemeriksaan sehingga menyebabkan keterlambatan pengobatan. Peneliti menggugat menemukan molekul protein yang mampu memberikan dampak besar dalam pengembangan reagen diagnostik yang spesifik dan sensitif. Salah satu faktor virulensi bakteri S. pyogenes adalah protein Nra. Protein Nra memiliki 62% identitas urutan asam amino yang menyusunnya bagian dari pili bakteri. Protein Nra diharapkan dapat digunakan sebagai protein potensial untuk pengembangan biomarker secara mendalam di laboratorium. Sampel penelitian berupa sekuens protein Nra bakteri S. pyogenes yang diambil dari database NCBI dengan nomor tambahan ABJ15818.1. Analisis sifat fisik protein Nra menggunakan alat bioinformatika ProtParam disajikan secara deskriptif. Bakteri protein Nra S. pyogenes memiliki berat molekul 59988.00, periode isoelektrik 9.39, total asam amino 511 AA, nomor atom 8582 Da, indeks kestabilan 41.16, indeks alifatik 104.91, indeks GRAVY -0.071. Kesimpulannya protein Nra bakteri S. pyogenes bersifat basa, hidrofilik, tidak stabil, sulit berinteraksi dengan protein lain. Sifat fisika-kimia protein Nra bakteri S. pyogenes dapat menjadi referensi penemuan potensi molekul diagnostik untuk pengembangan reagen diagnostik demam berdarah yang spesifik dan sensitif
Optimalisasi Nilai CNR Perbandingan Aplikasi Short TE (STE) dan Ultrashort TE (UTE): Studi Komparasi Citra MRI Genu Pembobotan T1wi Turbo Spin Echo (TSE) di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Daerah Mangusada Badung: Optimization Of Cnr Value With Application Comparison Short TE (STE) and Ultrashort TE (UTE): Comparative Study of Genu MRI Images Weighted T1wi Turbo Spin Echo (TSE) in The Radiology Installation of Mangusada Regional Hospital Badung
Sendi Lutut merupakan sendi terbesar dan paling kompleks pada tubuh manusia yang terdiri dari Anterior Cruciate Ligament, Posterior Cruciate Ligament, dan patella tendon. Salah satu parameter MRI adalah TE. Short TE (STE) mengacu pada teknik pencitraan MRI yang menggunakan TE yang relatif singkat. Ultrashort TE (UTE) menggunakan TE yang sangat pendek dan memungkinkan pencitraan struktur seperti tendon dan tulang kortikal. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan studi eksperimen. Penelitian dilakukan di Instalasi Radiologi RS Mangusada Badung dengan rasio STE dan UTE dengan nilai TE 16 ms dan 0,8 ms. Pengukuran CNR dilakukan pada area yang akan dievaluasi yaitu anatomi Anterior Cruciate Ligament dan Posterior Cruciate Ligament. Hasil penelitian menunjukkan CNR citra MRI Genu potongan sagital antara aplikasi T1WI TSE STE dan T1WI TSE UTE dengan p-value signifikan <0,05. Hasilnya perbandingan CNR optimal antara aplikasi STE dan UTE adalah variasi UTE dengan nilai mean rank 16,67 untuk ACL dan 11,05 untuk PCL. Dari hasil uji beda Wilcoxon tiap variasi diperoleh p-value ACL 0,016, PCL 0,008, p-value keseluruhan 0,005 sehingga terdapat perbedaan. Uji Wilcoxon mean rank kualitas gambar mean rank tertinggi diperoleh dari UTE, sehingga UTE mampu menghasilkan CNR pada organ yang optimal dibandingkan dengan STE
Kajian Etnomedisin Masyarakat Desa Sungai Rangas Ulu: Ethnomedical Study of The Sungai Rangas Ulu Village Community
Penggunaan obat tradisional umum dilakukan oleh masyarakat di negara-negara berkembang. Selain itu, masyarakat desa juga masih memiliki tradisi yang kuat dalam praktik pengobatan tradisional khususnya pemanfaatan tanaman atau bagian tanaman sebagai obat. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan pengetahuan tradisional tentang tanaman obat yang digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit dan mengubah pengetahuan lisan tentang penggunaan tradisional tanaman obat menjadi laporan ilmiah tertulis. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif. Alat yang digunakan adalah kuesioner. Responden penelitian sebanyak 20 orang dari desa sungai rangas ulu. Dari hasil penelitian didapatkan sebanyak 29 jenis tanaman telah digunakan oleh masyarakat, dengan bagian tanamannya berupa akar, batang, biji, buah, daun, dan rimpang. Tanaman terbanyak berdasarkan nilai Use Value adalah daun salam
Hubungan Tingkat Sters dan Anxiety Disorder dengan Kejadian Gastritis pada Mahasiswa Tingkat Akhir STIKES Eka Harap Palangka Raya: The Relationship Between Stress Levels and Anxiety Disorders and the Incidence of Gastritis in Final Year Students of STIKES Eka Harap Palangka Raya
Mahasiswa tingkat akhir identik dengan tugas akhir kuliah yang dimana akan membuat mahasiswa mudah mengalami gangguan secara fisik, emosional, intelektual dan interpersonal. Salah satu gangguan fisik yang terjadi adalah gastritis. Gastritis sering muncul ketika mahasiswa tersebut sedang mengalami stres dan kecemasan berlebih atau anxiety disorder. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan anxiety disolder dengan kejadian gastritis pada mahasiswa tingkat akhir STIKes Eka Harap. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif, dan jenis pendekatan desain Cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 138 responden, yaitu mahasiswa tingkat akhir STIKes Eka Harap. Teknik pengumpulan sampel menggunakan accidental sampling. Analisis data menggunakan Uji Chi-Square dengan hasil uji yaitu Adanya hubungan antara tingkat stres dengan kejadian gastritis (nilai p value = 0,001 atau p <0,05) dan tidak adanya hubungan antara anxiety disorder dengan kejadian gastritis (p value = 0,152 atau p >0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu faktor yang terbukti ada hubungan dengan kejadian gastritis yaitu faktor tingkat stres sedangkan faktor anxiety disorder tidak ditemukan hubungan yang signifikan dengan kejadian gastritis pada mahasiswa tingkat akhir STIKes Eka Harap. Hal ini disebabkan mayoritas mahasiswa STIKes Eka Harap masih berada pada anxiety disorder kategori sedang sehingga tidak memberikan gejala atau respon tubuh berlebih yang menyebabkan meningkatnya kadar asam lambung pada tubuh individu
Hubungan Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi dengan Kejadian Pruritus Vulva pada Remaja Putri di SMKN 3 Palangka Raya: The Relationship Between Personal Hygiene Behavior During Menstruation and the Incidence of Vulva Pruritus in Adolescent Girls at SMKN 3 Palangka Raya
Pendahuluan: Masa remaja merupakan tahap yang unik dari perkembangan manusia dimana masa yang penting untuk melakukan dasar kesehatan yang baik. Memasuki masa pubertas terkhusus pada remaja putri akan mengalami menstruasi. Seseorang yang pengetahuannya kurang tentang personal hygiene organ reproduksi akan mengalami berbagai masalah, salah satunya pruritus vulva. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan perilaku personal hygiene saat menstruasi dengan kejadian pruritus vulva pada remaja putri di SMKN 3 Palangka Raya. Metode: Menggunakan pendekatan cross-sectional, teknik sampling menggunakan proportionate stratified random sampling dengan jumlah responden sebesar 114 orang siswi dan analisis statistik menggunakan Chi-square. Hasil: Terdapat adanya hubungan yang bermakna antara perilaku personal hygiene saat menstruasi dengan kejadian pruritus vulva pada remaja putri di SMKN 3 Palangka Raya dengan p-value = 0,000. Penelitian ini diharapkan bagi remaja putri di SMKN 3 Palangka Raya dapat mencari informasi tambahan tentang personal hygiene saat menstruasi dan pruritus vulva, serta pihak sekolah dapat bekerjasama dengan tenaga kesehatan melakukan kegiatan edukasi bagaimana perilaku personal hygiene yang benar saat menstruasi pada remaja putri di SMKN 3 Palangka Raya
Water Purification Mechanism Using Appropriate Technology Reverse Osmosis, Ozonation, UV (Ultraviolet) Sterilization: Mekanisme Penjernihan Air Menggunakan Teknologi Tepat Guna Reverse Osmosis, Ozonasi, UV (Ultraviolet) Sterelisasi
Global problems related to scarcity of clean water and water pollution have created an urgent need for effective solutions. Rapid urbanization and inexorable population growth have exacerbated this situation, increasing demand for clean water while decreasing its availability. In responding to this challenge, desalination technologies such as reverse osmosis (RO) and membrane processes have been considered as promising solutions although they are still faced with technological obstacles and large capital investments. In addition, concerns about water pollution by organic pollutants and bacteria have encouraged the development of effective wastewater treatment methods, including the use of conventional ozonation with membrane contactors and UV light. This research aims to explore new approaches to water treatment, including the use of membrane technology, conventional ozonation, and innovative disinfection methods such as UV light, with the hope of contributing to solving global problems related to clean water and water pollution. Through a series of comprehensive methodological steps, this research highlights the potential of these technologies to improve water quality and reduce contamination in a variety of application contexts
Peningkatan Pemahaman Budaya Lokal Suku Dayak Melalui Literasi Digital di Sekolah Dasar
Pemahaman terhadap budaya lokal merupakan bagian penting dalam pembentukan identitas dan karakter siswa. Pendidikan di sekolah dasar memiliki peran yang signifikan dalam mengenalkan dan melestarikan budaya lokal melalui berbagai pendekatan, salah satunya adalah literasi budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana literasi budaya lokal dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai budaya setempat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan siswa kelas IV SDN 1 Kalampangan Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah yang menerapkan literasi budaya lokal dalam kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan literasi budaya lokal dalam pembelajaran dapat meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya pelestarian budaya, memperkaya kosa kata lokal, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya daerah. Kontribusi penelitian ini ditujukan bagi pendidik dan lembaga pendidikan agar semakin menjunjung dan menghargai budaya masyarakat setempat agar tidak hilang