Open Journal Systems of Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Not a member yet
4839 research outputs found
Sort by
Peran Sertifikasi Guru dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Indonesia
Meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pendidik untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Program ini menekankan pada penguasaan empat kompetensi utama, yaitu pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Melalui sertifikasi, guru diharapkan dapat meningkatkan efektivitas proses pembelajaran, menciptakan inovasi dalam metode pengajaran, dan memberikan kontribusi positif terhadap hasil belajar siswa.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi literatur yang menganalisis berbagai sumber terkait efektivitas sertifikasi guru dalam dunia pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, kesejahteraan guru, dan motivasi kerja. Siswa yang diajar oleh guru bersertifikat cenderung memiliki prestasi akademik yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajar oleh guru yang belum bersertifikat.
Namun, masih terdapat berbagai tantangan dalam pelaksanaan sertifikasi, seperti kurangnya pelatihan lanjutan, distribusi sertifikasi yang belum merata, dan kesenjangan antara teori yang diajarkan dalam sertifikasi dengan praktik nyata di kelas. Oleh karena itu, evaluasi dan perbaikan sistem sertifikasi guru diperlukan agar dapat berjalan lebih efektif dan merata di seluruh Indonesia.
Dengan mengoptimalkan program sertifikasi, diharapkan dapat tercipta lebih banyak pendidik yang profesional dan berkualitas, sehingga dapat membawa kemajuan bagi sistem pendidikan nasional
Analisis Kadar Vitamin D Pada Diabetes Mellitus Tipe 2
Vitamin D diyakini membantu meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap hormon insulin yang bertanggung jawab dalam mengatur kadar gula darah sehingga dapat mengurangi resiko resistensi insulin yang seringkali menjadi awal dari Diabetse Mellitus (DM) tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar vitamin D pada pasien DM tipe 2. Jenis penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel sebanyak 30 yang diperiksa menggunakan Metode ELISA. Nilai normal kadar vitamin D 30-100 ng/mL. Hasil analisis kadar vitamin D pada pasien DM tipe 2 yaitu pasien dengan kadar vitamin D rendah sebanyak 7 pasien (23,3%), kadar vitamin D normal sebanyak 18 pasien (60%) dan kadar vitamin D tinggi sebanyak 5 pasien (16,6%). Kesimpulan pasien dengan kadar vitamin D normal lebih banyak dibandingkan dengan kadar vitamin D rendah dan kadar vitamin D tinggi.
 
Analisis Faktor Pendorong dan Penarik Intensi Berwirausaha Pada Siswa SMKN 2 Palangka Raya
Rendahnya minat berwirausaha siswa juga dapat dilihat dari segi pengetahuan kewirausahaan. Karena berperan dalam bentuk minat berwirausaha berdasarkan hasil observasi mengenai pengamatan awal pada peserta didik ditemukan fenomena yang terjadi adalah sebagai berikut: (1) kurangnya faktor daya pendorong dari lingkuangan keluarga terhadap berwirausaha. (2) kurangnya faktor daya tarik dalam berwirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor pendorong dan penarik intensi berwirusaha pada peserta didik di SMK Negeri 2 Palangka Raya. Pendekatan dilakukan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptip responden dalam penelitian ini berjumlah 3 orang. Teknik pengumpulan data dan sumber data dalam penelitian ini adalah wawancara Semistruktur. Hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat 2 peserta didik ingin menjadi seorang wirausaha dikarenakan adanya dorongan dan motivasi dari keluarga dan faktor finansial dan terdapat 1 orang peserta didik yang tidak berminat dalam berwirausaha
Pengelolaan Sistem Pembayaran Non Tunai Di Koperasi Sekolah Dasar Islam Terpadu Mujahidul Amin Palangka Raya: Management Of Non-Cash Payment System At The Integrated Islamic Elementary School Cooperative Mujahidul Amin Palangka Raya
The development of digital technology has brought significant changes in various aspects of life, including economic and social. One of the most visible changes is the transformation towards a digital economy, which is now an inevitable choice. Realizing this, the SDIT Mujahidul Amin Cooperative also adopted a non-cash payment system. This research aims to understand the non-cash payment system implemented and how it is implemented. The method used is field research with a descriptive qualitative approach. The object of research is how the application used by the cooperative works. Data is collected through observation, interviews and documentation, then analyzed to reach clear conclusions. The research results show two main findings: first, the SDIT Mujahidul Amin cooperative uses a digital savings-based system through the Ichasoft Pro version 2.6 application, which is also equipped with an RFID Card for digital transactions using NFC Reader technology. Second, the implementation of the digital payment system will begin in 2021 in stages so that students can adapt to this technology. This system was initially implemented to address the problem of students frequently losing money. After considering various solutions, a digital savings application was finally chosen. Using Ichasoft Pro 2.6 has made it easier to manage student cooperatives and transactions, although there are some minor drawbacks, the benefits obtained are very large
Rancang Bangun Pencatatan Pelanggaran Siswa Berbasis WEB Pada SMA Negeri 1 Kuala Pembuang: Design And Development Of Web-Based Student Violation Recording At Sma Negeri 1 Kuala Pembuang
Pelaksanan pendidikan di sekolah menengah atas tidak terlepas dari terjadinya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh siswa. Pencataan pelanggaran siswa yang dilakukan secara manual selain tidak praktis juga sulit untuk ditelusuri rekam jejaknya. Agar pencataan pelanggaran siswa tersebut dapat dilaksanakan lebih mudah dan menelusuran rekam jejak pelanggaran lebih efisien perlu dikembangkan sistem pencataan pelanggaran siswa berbasis web, sehingga dapat membantu sekolah dalam melakukan tindakan selanjutnya. Di dalam makalah ini, sistem pencataan pelanggaran siswa dirancang untuk Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kuala Pembuang. Penerapan sistem ini di sekolah melibatkan admin, kepala sekolah dan guru. Admin bertanggung jawab dalam mengelola sistem berupa tindakan menambah, mengubah, menghapus data kategori pelanggaran, daftar pelanggaran, kategori kebaikan, daftar kebaikan, data guru, data kelas, data siswa dan data pengguna. User Guru BK hanya memiliki kewenangan mengelola data daftar pelanggaran, daftar kebaikan dan daftar siswa, sedangkan Kepala Sekolah hanya dapat mengakses dan mencetak data
Rancang Bangun Sistem Pengamanan Data Media Flash Drive dengan Algoritma Rijndael dan Hash SHA-1
USB Flash Drive is one of the most widely used storage media today, with its small shape, large capacity, and easy to carry anywhere, making USB Flash Drive the most widely used media in data exchange, along with its development, a security system is needed that can protect data stored on USB Flash Drive. The problem of this study is how to create a data security application on USB Flash Drive media? This system aims to provide data protection stored in USB Flash Drive using encryption methods, the system is created using the Delphi XE2 programming language, utilizing two Rijndael cryptographic algorithms and SHA-1 hash. The methods used in writing include data collection methods (Literature Study) and analysis methods, namely system analysis (system weaknesses, system requirements, and system feasibility). This study has succeeded in implementing a data security system for USB Flash Drive media, and testing has been carried out on the results of the implementation. Based on the results of the respondents that have been collected, it produces good response values, thus the system can provide data protection on USB Flash Drive media
Pelatihan Meningkatkan Kompetensi Melalui Praktik Baik dalam Platform Merdeka Mengajar (PMM) Pada Gugus TK XI Bunga Matahari
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru TK dalam Gugus XI Bunga Matahari melalui pelatihan praktik baik pada Platform Merdeka Mengajar. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah ceramah, demonstrasi, dan praktik secara langsung. Kegiatan diseminasi dilakukan selama dua hari di Aula TKIT Nurul Fikri dan diikuti oleh guru-guru TK dari gugus tersebut. Materi yang disampaikan meliputi kebijakan Kurikulum Merdeka, pengenalan Platform Merdeka Mengajar, praktik baik, serta pembuatan praktik baik menggunakan Canva. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap fungsi dan pemanfaatan PMM secara signifikan, khususnya dalam membuat dan membagikan praktik baik, menyusun aksi nyata, serta memanfaatkan fitur yang tersedia seperti pelatihan mandiri dan perangkat ajar. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu menghasilkan produk berupa dokumen praktik baik yang relevan dengan konteks pembelajaran di masing-masing sekolah. Simpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan praktik baik berbasis PMM terbukti efektif dalam mendukung peningkatan kompetensi pedagogik dan profesional guru, serta mendorong kolaborasi antarguru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka
Gambaran Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri di UPTD Puskesmas Kereng Bangkirai: Description of Hemoglobin Levels in Adolescent Girls at the Kereng Bangkirai Community Health Center UPTD
Anemia is a condition where the number of red blood cells or hemoglobin in a person is less than normal. Anemia in adolescent girls in Indonesia is still quite high, due to various factors including menstrual patterns, energy intake, protein, iron, and vitamin C intake, habits of drinking tea or coffee, worm infestation, knowledge, education and parents' occupations, and family income. The purpose of this study was to determine the description of hemoglobin levels in adolescent girls at the Kereng Bangkirai Primary Health Care Unit. The method used in this study was descriptive method with a sample size of 72 adolescent girls. Hemoglobin levels were examined using Point of Care Testing (POCT). The results of the study showed that 41.67% of adolescent girls had low hemoglobin levels, 56.94% had normal hemoglobin levels, and 1.39% had high hemoglobin levels
Tingkat Pengetahuan Siswi MA Muslimat NU Kota Palangkaraya Tentang Kosmetik yang Aman dan Bebas dari Bahan Kimia Berbahaya: The Level of Knowledge of MA Muslimat NU Students in Palangkaraya City Regarding Safe Cosmetics Free from Dangerous Chemicals
The cosmetics industry has experienced rapid growth, including in Indonesia, with a significant increase in the use of cosmetics across various age groups, including children and the elderly. However, this rise has also raised concerns regarding the safety of cosmetic products, given the prevalence of illegal products containing harmful substances such as Rhodamine B, hydroquinone, and mercury, as identified by BPOM. This study aims to evaluate the level of knowledge among female students at the MA Muslimat NU in Palangkaraya regarding the use of safe cosmetic products. The research method employed is descriptive quantitative, utilising a survey through questionnaires distributed to the students. The research sample comprises female students from the MA Muslimat NU in Palangkaraya, selected using purposive sampling techniques. Data analysis in this study was conducted using percentage analysis techniques to determine the students' level of knowledge. The results indicate that the majority of students possess a good understanding of the importance of selecting and using safe cosmetic products, with 79% of respondents aware of the side effects of using hazardous chemicals. While the understanding of the dangers posed by harmful chemicals in cosmetics is quite high, despite the generally good knowledge, there is still a lack of understanding among students regarding the limits on the use of hazardous substances in cosmetics. In conclusion, although the students' knowledge about safe cosmetics is commendable, further education is necessary to enhance their awareness and comprehensive understanding
Motivasi Orang Tua dalam Memilih Hasanka Boarding School Palangka Raya: Studi Kasus Lembaga Pendidikan Islam untuk Muslim Ekonomi Menengah: Parental Motivation in Choosing Hasanka Boarding School Palangka Raya: A Case Study of an Islamic Educational Institution for the Middle-Class Muslim
This article aims to analyze the factors influencing the decision-making process of Muslim parents from upper-middle economic backgrounds in selecting Islamic-based educational institutions in Palangka Raya. Hasanka Boarding School, as one of the most favored modern Islamic educational institutions, becomes the focus of this study, highlighting the need to examine the underlying reasons and motivations of parents in choosing this school. The research employed a mixed-method approach with case study, using closed-ended questionnaires for quantitative data collection and open-ended questionnaires for qualitative descriptive analysis. The study involved 55 respondents, all of whom are parents of students at Hasanka Boarding School Junior High School. The instrument items were developed based on the framework proposed by Abuddin Nata concerning the factors that influence parents in choosing Islamic education. The findings indicate that religious aspects (95%) are the dominant factor motivating parents to choose Hasanka Boarding School, followed by the quality of education and teachers (91,6%), as well as the school's role in supporting social development and future aspirations (90%). Meanwhile, the integrated curriculum and school reputation were found to be lower in the hierarchy of motivating factors. These findings were analyzed through the integration of several theoretical frameworks, including Maslow's theory of motivation, Lancaster's consumer choice theory, Islamic education theory, community-based education theory, and religious moderation theory. This study contributes to strengthening the understanding of the multidimensional factors that influence educational decisions among Muslim middle-class communities in the modern era