Open Journal Systems of Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Not a member yet
    4839 research outputs found

    Penyuluhan Sistem Integrasi Tanaman-Ikan, Pemasaran Hasil Pertanian, dan Motivasi Kerja untuk Meningkatkan Pendapatan Petani di Desa Tambaksari Kidul: Extension of Plant-Fish Integration System, Agricultural Product Marketing, and Work Motivation to Increase Farmer Income in Tambaksari Kidul Village

    No full text
    Kembaran District in Banyumas Regency is a rapidly developing residential area that maintains agricultural regions, including Tambaksari Kidul Village. This village has high agrarian potential, fertile soil, and a yearly stable water supply. Local farmers are members of the "Tani Maju" Farmer Group and cultivate secondary crops, vegetables, and freshwater fish. However, challenges such as high fertilizer prices, dependence on inorganic fertilizers, low skills in the plant-fish integration system (PFIS), lack of marketing knowledge, and low work motivation hinder the improvement of farmer welfare. This community service activity aims to improve farmers' knowledge and skills by extending PFIS, agricultural products marketing, and motivation enhancement. The methods used include lectures, focus group discussions, and evaluation through pretest and posttest questionnaires. The community service was conducted at the Tambaksari Kidul Village Hall on Monday, April 28, 2025. Based on the pretest and posttest results, farmers' knowledge regarding the plant-fish integration system, agricultural product marketing, and work motivation increased. Overall, the level of expertise is in the moderate category

    Personality Branding sebagai Peluang Karir Generasi Alpha: Personality Branding as a Career Opportunity for Generation Alpha

    No full text
    This community service program aims to improve personality branding literacy in the Alpha generation as a strategy to build career opportunities in the digital era. This activity targets students of SMK Idhotun Nasyikin with an edutainment approach, communication training, and aptitude tests. As a digital-native, Generation Alpha has excellent potential to build an authentic self-image through social media and other digital platforms. The mentoring results showed a significant increase in understanding the basic concepts of personal branding, such as self-identity, digital reputation management, and visual content strategies through Instagram. The score evaluation showed that participants had been able to create digital profiles that reflected the uniqueness and consistency of their brands, although the aesthetic and engagement aspects still needed strengthening. This finding confirms that personality branding literacy is a strategic competency that needs to be instilled early on as a provision for entering the world of work and digital entrepreneurship. It is recommended that this material be integrated into the vocational curriculum to strengthen the competitiveness of the younger generation

    Peningkatan Literasi Kesehatan Reproduksi melalui Intervensi Edukatif dan Pemeriksaan Kesehatan pada Mahasiswa Kedokteran UMPR: Enhancing Reproductive Health Literacy through Educational Interventions and Medical Checkups among Medical Students of UMPR

    No full text
    Adolescents' limited understanding of reproductive health can lead to long-term health risks. This community service activity, organized by the Faculty of Medicine at Universitas Muhammadiyah Palangkaraya in collaboration with the Kereng Bangkirai Health Center, aimed to improve reproductive health literacy among adolescents through education and health screening. The program involved 33 second-semester medical students and included a pretest, interactive seminar, posttest, and health examinations covering vital signs, body mass index, blood glucose, and HBsAg screening. Findings revealed that 27.3% of participants were overweight, 18.2% were prehypertensive, and 15.2% had elevated random blood glucose, while all tested negative for hepatitis B. The average knowledge score increased from 89.9% to 91.5%, with the most significant gains in understanding menstruation and nocturnal emission. These results highlight the effectiveness of campus-based educational interventions and the need to promote healthy lifestyles early on. The activity also emphasizes the role of medical students as change agents in disseminating reproductive health knowledge in the community

    Analisa Waktu Tunggu Hasil Pelayanan Pemeriksaan Thorax di Instalasi Radiologi RSUD Kabupaten Buleleng: Analysis of Waiting Time for Thorax Examination Results in the Radiology Department of RSUD Kabupaten Beleleng

    No full text
    Waktu tunggu pelayanan adalah waktu yang digunakan pasien untuk mendapatkan pelayanan kesehatan mulai dari tempat pendaftaran sampai hasil radiograf selesai di analisa dan hasil ekpertise selesai dicetak oleh dokter. Menurut Kepmenkes Nomor. 129/Menkes/SK/II/2008 Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit, dalam waktu tunggu hasil pemeriksaan ada beberapa standar waktu tunggu hasil pelayanannya seperti standar pelayanan radiologi salah satunya adalah waktu tunggu hasil pelayanan foto thorax dengan standar minimal yang ditetapkan ≤ 3 jam. Tujuan dari penelitian ini untuk Mengetahui waktu tunggu hasil pelayanan pemeriksaan thorax sudah sesuai berdasarkan Kepmenkes Nomor: 129/Menkes/SK/II/2008. Penelitian ini menggunakan kombinasi antara dua metode penelitian sekaligus yaitu menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan selama satu bulan didapat jumlah waktu tunggu hasil pelayanan pemeriksan foto thorax yang diteliti adalah 30 pasien. Jumlah pasien dengan waktu tunggu > 3 jam sebanyak 13 pasien dengan persentase 43,3 %. Sedangkan waktu tunggu ≤ 3 jam sebanyak 17 pasien dengan persentase 56,7 %. Waktu tunggu terlambat yaitu 3 jam 31 menit dan waktu tunggu tercepat yaitu 1 jam. Sehingga menghasilkan rata-rata waktu tunggu foto thorax pasien rawat jalan yaitu 2 jam 50 menit. Sehingga dari penelitian yang dilakukan untuk waktu tunggu hasil pelayanan pemeriksaan thorax di instalasi radiologi RSUD Kabupaten Buleleng telah sesui Standar Pelayanan yang ditetapkan Kepmenkes Nomor: 129/Menkes/SK/II/2008

    Estimasi Dosis Radiasi yang Diterima Pasien pada Pemeriksaan Thorax PA di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Balimed Karangsem: Estimation of Radiation Dose Received By Patients During PA Thorax Examination in the Radiology Department of Balimed Hospital karangsem

    No full text
    DRL adalah alat optimasi proteksi dan keselamatan radiasi bagi pasien dan mencegah paparan radiasi yang tidak diperlukan. Implementasinya, jika ada dosis pasien yang melebihi nilai DRL maka perlu dilakukan evaluasi untuk mencari kemungkinan penyebabnya dan opsi tindakan perbaikan yang sesuai, kecuali dosis tersebut tidak dapat dihindari dan harus terjustifikasi secara medis. Adanya evaluasi ini memungkinkan nilai DRL semakin lama akan semakin serendah mungkin. Penelitian ini bertujun untuk mengetahui nilai DRL dan mengetahui nilai dosis pasien Thorax apakah sudah sesuai atau tidak dengan BAPETEN. penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif pendekatan survei. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa dosis radiasi yang diterima pasien dewasa pada pemeriksaan Thorax PA di Instalasi radiologi RS BaliMed Karangasem bervariasi antara 0,016 mGy sampai 0,029 mGy. Dari hasil penelitian didapat nilai Diagnostic Reference Level ( DRL) untuk pemeriksaan thorax PA dewasa di Instalasi Radiologi Rumah Sakit BaliMed Karangasem adalah 0,0203 mGy. Mengacu pada peraturan BAPETEN dalam tabel Indonesian Diagnostic Reference Level (IDRL) 2021 dosis serap radiasi sebesar 0,0203 mGy. Maka dosis serap radiasi yang diterima pasien thorax PA telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh BAPETEN

    Formulasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Krim Ekstrak Etanol Rumput Laut Cokelat (Sargassum polycystum) Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes : Formulation and Antibacterial Activity Test of Brown Seaweed (Sargassum polycystum) Ethanol Extract Cream Against Bacteria Propionibacteria acnes

    No full text
    Penyakit kulit yang umum terjadi adalah jerawat. Jerawat dapat timbul akibat infeksi bakteri Propionibacterium acnes. Salah satu bahan alam yang dapat dijadikan obat untuk jerawat adalah tumbuhan rumput laut cokelat (Sargassum polycystum). Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak rumput laut cokelat menjadi sediaan krim antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Ekstrak rumput laut cokelat didapatkan melalui proses maserasi menggunakan etanol 96%. Pembuatan formulasi krim menggunakan variasi konsentrasi 20%, 25%, dan 50%. Evaluasi krim terdiri dari organoleptis, homogenitas, pH, tipe emulsi, viskositas, daya sebar, daya lekat, dan iritasi. Pengujian antibakteri ekstrak rumput laut cokelat dan krim terhadap bakteri Propionibacterium acnes dilakukan dengan metode difusi sumuran, kemudian diameter zona hambat dianalisis mengggunakan uji One Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krim ekstrak rumput laut cokelat telah memenuhi syarat krim yang baik. Ekstrak rumput laut cokelat dan krim dapat menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes tertinggi pada konsentrasi 50% diperoleh rata-rata diameter zona hambat masing-masing yaitu 17,9 mm (kuat) dan 15,3 mm (kuat) dengan nilai yang signifikan sebesar p<0,05 melalui uji One Way ANOVA. Ekstrak rumput laut cokelat dapat diformulasikan menjadi bentuk krim yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes dengan daya hambat kuat pada konsentrasi 50%

    Literature Review: Pengaruh Efek Samping Obat Anti Tuberkulosis (OAT) Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis di Indonesia: Literature Review: The Influence of Side Effect of Anti-Tuberculosis Drugs (Oats) on Drug Compliance of Tuberculosis Patients in Indonesia

    No full text
    Agen infeksi yang menyebabkan Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan terbesar di Indonesia adalah Mycobacterium tuberculosis. Faktor kunci dalam keberhasilan pengobatan tuberkulosis adalah komitmen pasien terhadap regimen terapi jangka panjang. Namun, kepatuhan pasien terhadap terapi sering kali sangat terhambat oleh adanya efek samping Obat Anti-Tuberkulosis (OAT). Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi dampak efek samping OAT terhadap kepatuhan pengobatan pada pasien tuberkulosis di Indonesia. Metode yang digunakan dalam pembuatan review artikel ini adalah literatur review dari sumber data sekunder Google Scholar dan Pubmed. Hasil penelitian ini menunjukkan efek samping Obat Anti-Tuberkulosis (OAT) yang paling sering terjadi adalah mual, muntah, nyeri sendi, gangguan pencernaan, dan perubahan warna pada urin berperan dalam kepatuhan minum obat pasien Tuberkulosis di Indonesia. Kesimpulan yang didapat, berdasarkan analisis terhadap 14 artikel, Semakin berat efek samping yang dialami, semakin rendah tingkat kepatuhan pasien terhadap pengobatan, sehingga diperlukan pemantauan terhadap pasien guna meningkatkan tingkat kepatuhan pengobatan Tuberkulosis di Indonesia

    Formulasi dan Uji Efektivitas Sediaan Spray Antinyamuk Ekstrak Etanol Daun Mangkokan (Polyscias scutellaria): Formulation and Effectiveness Test of Repellent Spray Preparation of Ethanol Extract of Mangkokan Leaves (Polyscias scutellaria)

    No full text
    Daun mangkokan memiliki aktivitas sebagai larvasida Nyamuk genus Culex sp yang dikenal sebagai vektor penular arbovirus dan demam kaki gajah yang telah dibuktikkan melalui uji percobaan yang dilakukan secara maserasi etanol 95% yang diaplikasikan pada 20 larva Culex sp. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil uji efektivitas sediaan spray antinyamuk ekstrak etanol daun mangkokan (Polyscias scutellaria). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ekstraksi maserasi yang meliputi pengumpulan dan pengolahan daun mangkokan (Polyscias scutellaria), pembuatan serbuk simplisia daun mangkokan, penyiapan proses maserasi untuk mendapatkan ekstrak etanol daun mangkokan, pembuatan formulasi sediaan repelan spray, pemeriksaan terhadap evaluasi sediaan (uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya lekat, dan uji iritasi), uji stabilitas, serta pengujian efektivitas antinyamuk sediaan spray daun mangkokan (Polyscias scutellaria). Dari hasil penelitian dapat dikonfirmasi bahwa sediaan spray ekstrak etanol daun mangkokan memiliki tingkat efektivitas yang baik terhadap daya tolak nyamuk yaitu pada formula IV. Ekstrak Etanol Daun Mangkokan (Polyscias scutellaria) dapat diformulasikan menjadi sediaan spray antinyamuk. Hasil uji efektivitas sediaan spray ekstrak etanol daun mangkokan (Polyscias scutellaria) terhadap nyamuk menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun mangkokan (Polyscias scutellaria) memiliki potensi sebagai zat antinyamuk

    Analisis Pengaruh Waktu Pengambilan Sampel Terhadap Kandungan Logam Berat Tembaga (Cu) pada Air Sungai Sebamban Kabupaten Tanah Bumbu: Correlation of Public Knowledge on the use of Medicine for Tooth Pain in the Working Area of the Asam-Asam Health Center

    No full text
    Sungai Sebamban dimanfaatkan masyarakat disekitar bantaran sungai untuk keperluan sehari-hari untuk minum, mencuci (pakaian, piring dan lain-lain), mandi dan tempat pencarian ikan. Akan tetapi selian digunakan oleh masyarakat Sungai Sebamban pun berdekatan dengan pertambangan batu bara yang menyebabkan  adanya cemaran logam dari hasil proses bongkar muat aktivitas pertambangan. Dilakukan dekstruksi basah terlebih dahulu dengan penambahan HNO3 dan HClO4 pada sampel air Sungai Sebamban selanjutnya dilakukan uji kualittaif dengan perekasi warna NH3; NaOH; KI dan uji kuanittaif dengan menggunakan instrument Spektrofotometer Serapan atom kemudian dilakukan uji Validasi dan Reabilitas. Pada ketiga sampel yang di uji secara kualitatif hasil yang di dapat adalah positif mengandung Logam Tembaga (Cu). pada hasil uji kuantitatif logam Tembaga (Cu) pada pukul  07.00-08.00; 12.00-13.00; 17.00-18.00 wita  sebesar 5,25; 16,07; 3,20 mg/L. Diperoleh hasil analisis kadar yang paling tinggi  pada pukul 12.00-13.00 wita. Dari hasil analisis di dapat adanya   pengaruh variasi waktu pengambilan sampel terhadap  kadar kandungan logam berat Tembaga (Cu). Analisis kandungan kadar logam Tembaga (Cu) yang paling tinggi diperoleh pada pukul 12.00-13.00 wita berdasarkan uji analisis kualitatif dengan reaksi warna dan uji kuantitatif dengan menggunakan SSA dan terdapat pengaruh waktu pengambilan sampel terhadap kandungan loham tembaga

    Litteratur Review: Profil Fitokimia dan Aktivitas Farmakologi dari Temulawak (Curcuma xanthorrhiza): Literature Review: Phytochemical Profile and Pharmacological Activities of Temulawak (Curcuma xanthorrhiza)

    No full text
    Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) merupakan tanaman herbal asli Indonesia yang dikenal luas karena kandungan fitokimia alaminya dan beragam aktivitas farmakologisnya. Tanaman ini telah digunakan secara tradisional dalam pengobatan berbagai penyakit seperti gangguan pencernaan, peradangan, dan gangguan fungsi hati. Studi ini merupakan kajian literatur yang bertujuan untuk merangkum data terkini mengenai senyawa aktif utama dalam temulawak serta aktivitas biologisnya yang telah dibuktikan melalui berbagai penelitian in vitro, in vivo, dan uji klinis. Berdasarkan analisis terhadap beberapa artikel ilmiah terbaru (5 tahun kebelakang), diketahui bahwa temulawak mengandung senyawa aktif seperti kurkuminoid (kurkumin, demetoksikurkumin, dan bisdemetoksikurkumin), xanthorrhizol, minyak atsiri, serta senyawa fenolik dan flavonoid lainnya. Senyawa-senyawa tersebut memberikan efek biologis penting, termasuk aktivitas antioksidan dengan IC₅₀ sebesar 39,5 µg/mL terhadap radikal DPPH, aktivitas antiinflamasi melalui penurunan mediator inflamasi seperti PGE2, IL-6, dan TNF-α, serta aktivitas hepatoprotektif yang dibuktikan dengan penurunan kadar SGOT dan SGPT pada pasien dengan gangguan hati ringan. Selain itu, temulawak juga menunjukkan efek antimikroba terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, serta aktivitas antikanker dengan penurunan viabilitas sel MCF-7 hingga 52%. Berdasarkan hasil kajian ini, temulawak terbukti memiliki potensi besar sebagai agen fitoterapi multiguna yang aman dan menjanjikan untuk dikembangkan sebagai suplemen herbal atau bahan aktif dalam sediaan farmas

    0

    full texts

    4,839

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journal Systems of Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇