Jurnal Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara, Medan
Not a member yet
    1164 research outputs found

    Nilai-Nilai Moral Pancasila Sebagai Landasan Penggunaan Media Sosial

    Get PDF
    Penulisan artikel ini dilatarbelakangi oleh media sosial yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat modern, memberikan berbagai kemudahan dalam komunikasi, akses informasi, serta interaksi sosial. Namun, di balik manfaatnya, media sosial juga membawa tantangan, terutama terkait etika dan nilai moral. Maraknya penyebaran hoaks, ujaran kebencian, serta konten negatif menunjukkan kurangnya penerapan nilai-nilai moral dalam dunia digital. Sebagai dasar ideologi bangsa, Pancasila memiliki peran penting dalam membimbing perilaku masyarakat, termasuk dalam penggunaan media sosial.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur untuk menganalisis relevansi nilai-nilai Pancasila dalam interaksi di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip Pancasila, seperti Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan, serta Keadilan Sosial, dapat menjadi pedoman dalam menciptakan ruang digital yang lebih etis, harmonis, dan produktif. Edukasi yang berkelanjutan serta kesadaran kolektif menjadi faktor kunci dalam mewujudkan ekosistem media sosial yang bertanggung jawab dan mencerminkan nilai-nilai luhur Pancasila

    ROLE PLAY IMPLEMENTATION THROUGH COMMUNICATIVE APPROACH IN ENGLISH LANGUAGE TEACHING

    Get PDF
    This conceptual article examines how Communicative Language Teaching (CLT) is applied in English language classes, emphasizing the role-playing method as a method of improving speaking abilities. CLT places a strong emphasis on genuine communication with the goal of enhancing students' confidence, accuracy, and fluency. The difficulties and possibilities of using role play as a teaching strategy are covered in the article, along with issues like instructor readiness, class size, learner anxiety, and motivation. Even though effective implementations have demonstrated notable gains in students' speaking skills, a number of studies draw attention to role play's drawbacks, including a lack of preparation, a variety of learner expectations, and poor instructor leadership.According to the results, the success of role play under CLT depends on the teacher's capacity to give precise directions, foster a positive learning environment, and adjust to the needs of each individual student. When used properly, role play helps to promote active engagement and real-world communication. However, in order to make full use of its potential in English language instruction, challenges like student fear and disengagement must be addressed. The article ends with suggestions for improving the use of CLT through role-playing, stressing the value of instructor assistance and specialized teaching techniques to accommodate a range of learning environments

    PELATIHAN KETERAMPILAN AGAMA BAGI PEMUDA DAN REMAJA MASJID DI DESA HUTAPADANG KABUPATEN ASAHAN

    Get PDF
    Pentingnya keterampilan agama bagi pemuda dan remaja masjid di HutaPadang Kabupaten Asahan mengingat bahwa makna keagamaan yang berarti ajaran, sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Allah Swt. Tujuan dari Pengabdian ini untuk memberikan pengetahuan tentang keterampilan agama melalui pelatihan. Metode: Pengabdian masyarakat ini diperuntukkan pemuda dan remaja masjid dan metode yang digunakan adalah metode partisipatif sebuah pendekatan yang berfokus pada upaya meningkatkan keilmuan keterampilan agama bagi pemuda dan remaja masjid yang berperan serta sebagai pengurus dan anggota secara aktif, pelatihan ini dilaksanakan dengan melakukan penyuluhan, pendampingan dan penguatan. Hasil: Hasil dari pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan wawasan keilmuan bagi peserta pelatihan, kegiatan terlaksana dengan baik dan peserta yang cukup antusias dibuktikan dengan pemahaman pada materi utama dan tambahan baik pada praktikum maupun pada reward via quiz. Kesimpulan: Besar harapan peserta dapat mengaplikasikan dalam kehidupan beragama di tengah-tengah masyarakat yang majemuk

    Interpretasi Hak dan Kewajiban Guru Dalam Q.S Luqman Ayat 13-19

    No full text
    Seorang pendidik dalam islam juga telah dijamin oleh Allah swt untuk diangkat derajatnya berdasarkan firman Allah dalam Q.S Al- Mujadillah ayat 11. Namun pada kenyataannya pendidikan saat ini hanya dibebankan kepada guru. Pada dasarnya pendidik bukan hanya sekedar guru, ustadz, muddaris atau murabbi, akan tetapi orang tua, sekolah, masyarakat dan pemerintah pun menjadi kategori sebagai pendidik. Karena sebuah keberhasilan siswa dapat di tinjau dari keempat faktor tersebut. Dalam islam seorang pendidik atau guru memiliki hak dan kewajiban sebagaimana mestinya seorang guru yang melakukan pekerjaan dengan baik. Pada penelitian ini hak dan kewajiban guru akan ditafsirkan melalui Q.S. Luqman ayat 13 – 19. Metode penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dari berbagai sumber seperti buku, jurnal dan karya ilmiah. Tujuan dari metode penelitian ini untuk mengetahui hak dan kewajiban guru menurut perspektif Q.S Luqman ayat 13-19. Guru harus mendapatkan haknya untuk di hormati dihargai dan ditaati oleh peserta didiknya. Kewajiban guru sebagai seorang pendidik untuk mendidik dengan baik sesuai dengan yang diperintahkan Allah swt serta menjadi teladan untuk peserta didiknya

    KOLABORASI PEDULI MAHASISWA DAN MASYARAKAT TERHADAP KEBERSIHAN PANTAI MELALUI AKSI BERSIH PANTAI DI DESA BAGAN KUALA, KECAMATAN TANJUNG BERINGIN KABUPATEN SERDANG BERDAGAI

    Get PDF
    Tujuan kegiatan ini adalah mengaplikasikan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa dan juga masyarakat setempat terhadap pentingnya kebersihan pantai objek wisata guna mendorong daya tarik wisata di Pantai merdeka. Selain itu, memberikan pemahaman kepada masyarakat pengelola objek wisata akan pentingnya menjaga kebersihan pantai dan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem serta membersihkan kawasan wisata Kebersihan lingkungan merupakan salah satu tolak ukur kualitas hidup masyarakat. Lingkungan bersih merupakan dambaan semua orang. Namun tidak mudah untuk menciptakan lingkungan kita bisa terlihat bersih dan rapi sehingga nyaman untuk dilihat. Banyak slogan yang mengajak kita untuk menjaga kebersihan dan keamanan. Namun kenyataannya, kita masih membuang sampah sembarangan. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan melakukan kerja bakti sosial melalui kegiatan membersihkan pantai. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah menjaga kebersihan pantai yang terdapat di Desa Bagan Kuala dan harapan tim pengabdian kepada masyarakat dan pemerintah setempat dalam mengedukasi dan menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kawasan wisata yang ada di daerahnya guna mencipatakan pertumbuhan ekonomi dari aspek pariwisataan

    Bahasa Gaul Gen-Z : Pengaruh Media Sosial Terhadap Perubahan Struktur Bahasa Indonesia

    Get PDF
    Perkembangan teknologi dan media sosial telah membawa perubahan signifikan dalam penggunaan bahasa, terutama di kalangan Generasi Z (Gen Z). Bahasa gaul yang berkembang di media sosial menjadi bagian dari komunikasi sehari-hari dan memengaruhi struktur bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap perubahan bahasa, mengidentifikasi dampak positif dan negatifnya, serta memberikan rekomendasi mengenai penggunaan bahasa yang tetap memperhatikan kaidah bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa gaul mengubah struktur kata melalui pemendekan dan pengubahan bunyi, serta semakin diterima dalam komunikasi formal dan informal. Namun, jika tidak diimbangi dengan pemahaman bahasa baku, hal ini dapat menyebabkan degradasi pemahaman bahasa yang benar. Oleh karena itu, diperlukan edukasi dan kesadaran dalam penggunaan bahasa agar kreativitas berbahasa tetap berjalan tanpa mengorbankan kaidah bahasa Indonesia

    EXPLORING THE SYNERGY BETWEEN SPOKEN AND WRITTEN TEXTS: INNOVATIONS IN ENGLISH LANGUAGE TEACHING STRATEGIES

    Get PDF
    An innovative approach to harnessing this synergy is the use of multimodal learning activities. The aim of this study is to explore how the integration of spoken and written texts can support effective English language learning at various educational levels and to identify innovative strategies in English language teaching that combine spoken and written texts to enhance students' communication skills. The method used in this study is SLR (Systematic Literature Review). The result of this study is that the integration of spoken and written texts offers a rich and multifaceted approach to language learning, allowing educators to create dynamic and engaging environments that cater to the diverse needs of students

    PERAN GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENGATASI PELANGGARAN TATA TERTIB PADA SISWA DI SMP NEGERI 5 TANJUNG BALAI

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul, “Peran Guru Bimbingan Konseling Dalam Mengatasi Pelanggaran Tata Tertib Pada Siswa Di SMP Negeri 5 Tanjung Balai” yang dilatarbelakangi ingin mengetahui peran guru BK dalam mengatasi pelanggaran tata tertib siswa. Tujuannya adalah untuk meminimalisir pelanggaran yang dilakukan oleh siswa sehingga dapat menciptakan proses belajar mengajar yang kondusif, teratur dan terarah. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatakan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru BK, dan 5 Siswa SMP Negeri 5 Tanjung Balai. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian yang telah diperoleh dari hasil observasi dan wawancara dapat disimpulkan bahwasanya : 1) Bentuk-bentuk pelanggaran tata tertib yang terjadi SMP Negeri 5 Tanjung Balai adalah siswa datang terlambat ke sekolah dan tidak lengkap memakai atribut sekolah yang telah ditetapkan. 2) Faktor yang menyebabkan siswa melakukan pelanggaran disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal ini meliputi kurangnya motivasi siswa dan rasa malas yang ada dalam diri. Faktor eksternal meliputi lingkungan keluarga, teman sebaya dan Masyarakat. 3) Upaya yang dilakukan guru BK dalam mengatasi pelanggaran tata tertib adalah dengan menyelenggarakan layanan bimbingan konseling kepada siswa. Salah satu layanan yang diterapkan adalah konseling individu. Guru BK juga menerapkan sanksi berupa poin, apabila siswa telah mencapai poin tertentu maka siswa mendapatkan Surat Peringatan

    Analisis Perbedaan Kualitas Tenaga Pendidik di Singapura Dengan Tenaga Pendidik di Indonesia

    Get PDF
    Penelitian ini membahas perbedaan kualitas tenaga pendidik antara Singapura dan Indonesia dengan fokus pada sistem rekrutmen, pelatihan, pengembangan profesional, serta dukungan kebijakan dari pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah untuk Menganalisis perbedaan sistem rekrutmen, pelatihan, dan pengembangan tenaga pendidik antara Singapura dan Indonesia, Mengidentifikasi faktor-faktor utama yang memengaruhi kualitas tenaga pendidik di Singapura dan Indonesia,  dan Mengkaji kebijakan pemerintah di Singapura dan Indonesia terkait peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan guru, serta mengevaluasi dampaknya terhadap mutu pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan, penelitian kepustakaan melibatkan pengumpulan laporan dan data secara ekstensif dengan menggunakan berbagai literatur, artikel, buku, catatan, majalah, referensi lain, dan temuan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian  ini mengungkap perbedaan mendasar dalam sistem rekrutmen, pelatihan, dan pengembangan tenaga pendidik antara Singapura dan Indonesia. Singapura menerapkan proses rekrutmen yang ketat dan selektif, diikuti pelatihan komprehensif di National Institute of Education (NIE), serta menyediakan jalur karier yang jelas dan berbasis kinerja. Guru di Singapura diposisikan sebagai profesional yang dihargai dan didukung oleh kebijakan yang konsisten dan sistem insentif yang adil. Sebaliknya, Indonesia menghadapi tantangan dalam hal rekrutmen yang kurang selektif, pelatihan yang belum sepenuhnya sesuai kebutuhan lapangan, dan sistem pengembangan karier yang belum terstruktur. Guru di Indonesia juga mengalami berbagai kendala seperti motivasi rendah, keterlambatan tunjangan, dan ketimpangan distribusi

    Graduate Students’ Perceptions and Attitudes of Peer Assessment on Academic Writing

    Get PDF
    The main objectives of this research are analyzed about the perceptions of graduate students in peer assessment of academic writing, the graduate students’ attitudes towards peer assessment, also challenges and benefits on graduate students’ writing in their practice of peer assessment. Thirty graduate students from different disciplines of Faculty of Educational Sciences at Syarif Hidayatullah State Islamic University were enrolled to participate in this research. The current study adheres to the qualitative method, and its data collected via two questionnaires of perception and attitude toward peer assessment, and semi-structured interviews with the tenth graduate students selected voluntarily. Findings showed that the graduate students’ perception and attitude towards peer assessment is slightly positive. In addition, the benefits of peer assessment are increased learning, transferable skills, authentic assessment, feedback skills, understanding standards, and peer assessment provided learning from others and team-group while the challenges of peer assessment are lacked time and cost needed, graduate students’ motivation, and feedback skills

    1,130

    full texts

    1,164

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara, Medan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇