Jurnal Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara, Medan
Not a member yet
1164 research outputs found
Sort by
PENGARUH PEMBELAJARAN PKN TERHADAP PERILAKU DEMOKRATIS SISWA DI MADRASAH IBTIDAIYAH
Penelitian ini menganalisis pengaruh pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) terhadap perilaku demokratis siswa di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Terpadu Al-Aziz An-Nazwa. Di era digital, perhatian terhadap perilaku demokratis siswa penting karena adanya tantangan seperti partisipasi rendah, gaya kepemimpinan otoriter, dan pembelajaran PKn yang teoritis. Menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel 25 siswa, data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa metode PKn yang berpusat pada siswa (proyek, simulasi, diskusi) berkorelasi positif dengan perilaku demokratis siswa yang umumnya baik, terutama dalam toleransi dan kesediaan mendengarkan. Studi ini menyimpulkan bahwa pengembangan model PKn berbasis pengalaman sangat penting untuk menumbuhkan karakter demokratis yang kuat pada siswa madrasah
Peran Bimbingan Konseling Pendidikan Islam Terhadap Kesehatan Mental Siswa di SMK Mandiri Swasta Percut Sei Tuan
Dalam konteks pendidikan saat ini, tantangan yang dihadapi tidak hanya sebatas akademik tetapi juga mencakup kesehatan mental siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran krusial Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam dalam mengatasi gangguan kesehatan mental di SMK Mandiri Swasta Percut Sei Tuan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, penelitian ini melibatkan Guru Bimbingan dan Konseling serta siswa kelas XI TKJ-2 sebagai subjek utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gangguan kesehatan mental sering mengalami hambatan dalam proses belajar dan interaksi sosial. Faktor seperti latar belakang keluarga yang tidak stabil atau masalah ekonomi dapat memperburuk kondisi ini. Namun, peran aktif Guru BK dalam memberikan layanan konseling individu membuktikan keefektifannya dalam membantu siswa mengelola ketakutan dan kecemasan mereka. Melalui pendekatan ini, siswa merasa didukung untuk membuka diri mengenai masalah pribadi mereka, yang pada gilirannya meningkatkan kemampuan mereka dalam bidang sosial dan akademik. Guru BK berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa mengembangkan potensi mereka secara holistik tanpa tekanan, menciptakan lingkungan yang mendukung untuk pertumbuhan pribadi yang optimal. Ini tidak hanya mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan belajar, tetapi juga membentuk mereka menjadi individu yang lebih tangguh dan siap bersaing di masa depan
Penggunaan Asesmen Diagnostik Non-Kognitif dalam Mengoptimalkan Keterampilan Berbahasa
The purpose of this study was to determine the role of using non-cognitive diagnostic assessments in optimizing students' language skills. Through non-cognitive diagnostic assessments, teachers can find out the characteristics of students, so that teachers can develop approaches that are in accordance with the characteristics of students and are able to optimize students' language skills. Language skills include listening, reading, writing, and speaking. This study was completed using a qualitative descriptive method with a case study type. The results of this study are that non-cognitive diagnostic assessments can be used by teachers to optimize language skills by adjusting the learning approach according to the characteristics and needs of students.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan penggunaan asesmen diagnostic non-kognitif dalam mengoptimalkan keterampilan berbahasa siswa. Melalui asesmen diagnostic non kognitif guru dapat mengetahui karakteristik siswa, sehingga guru dapat Menyusun pendekatan yang sesuai dengan karakteristik siswa dan mampu mengoptimalkan keterampilan berbahasa siswa. Keterampilan berbahasa meliputi menyimak, membaca, menulis, dan berbicara. Penelitian ini diselesaikan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis studi kasus. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa asesmen diagnostic non-kognitif dapat digunakan guru untuk mengoptimalkan keterampilan berbahasa dengan menyesuaikan pendekatan pembelajaran sesuai karaktersitik dan kebutuhan siswa
PRAGMATICS TEST ASSESSMENT INNOVATION BASED HOTS IN ARABIC TEXTBOOKS CLASS XII
The Arabic textbook test for class XII published by the Ministry of Religious Affairs uses a pragmatic approach, but there are still questions that are at the MOTS level and less diverse in the variety of assessment forms, so it is not optimal in developing students' critical thinking skills. This study aims to analyse and develop innovative pragmatic approach tests in class XII Arabic textbooks published by the Ministry of Religious Affairs that are HOTS. This research is a library research. The results of this study show that some pragmatic tests in class XII Arabic textbooks have adopted the HOTS approach, especially in test types such as dictation, writing, storytelling, and interviews. However, it was also found that some tests were still at the MOTS level. This research provides innovations in HOTS-based pragmatics test instruments that are more varied, including dictation, translation, paraphrasing, cloze, and question and answer tests with detailed explanations of their cognitive implementation to improve Arabic language assessment
TRANSFORMASI KURIKULUM PGMI: Studi Historis Tentang Integrasi Ilmu Agama dan Umum
Abstrak: Artikel ini membahas transformasi historis kurikulum Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) di Indonesia, dengan fokus pada upaya integrasi ilmu agama dan ilmu umum. Sejak awal kemunculannya, pendidikan guru madrasah telah melalui evolusi signifikan dari dominasi kuat ilmu agama pada era tradisional, menuju penambahan ilmu umum yang bersifat komplementer di masa modernisasi, hingga pada era kontemporer yang berupaya menyatukan paradigma keilmuan. Penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan kurikulum PGMI merupakan refleksi dari dinamika sosial, politik, dan kebutuhan pendidikan yang terus berkembang di Indonesia. Meskipun telah mencapai kemajuan berarti dalam menyelaraskan kedua bidang ilmu tersebut, tantangan seperti ketersediaan sumber daya manusia dengan kompetensi ganda serta sinkronisasi teori-praktik masih menjadi pekerjaan rumah. Studi ini diharapkan memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana PGMI beradaptasi untuk mencetak guru madrasah yang kompeten secara intelektual, profesional, dan spiritual, relevan dengan tuntutan zaman. Kata Kunci: Transformasi Kurikulum, PGMI, Integrasi Ilmu
EFFECTIVENESS OF IMPLEMENTATION OF INDEPENDENT CURRICULUM IN JUNIOR HIGH SCHOOLS IN DELI SERDANG REGENCY
This study aims to analyze the effectiveness of the implementation of the independent curriculum in junior high schools in Deli Serdang Regency, supporting factors and obstacles that occur in schools. The research method used is mix method research with sequential explanatory designs. Data collection through documentation, observation, questionnaires, and interviews. The collected data was analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The results of this study indicate that the independent curriculum has been implemented effectively in junior high schools in Deli Serdang Regency, as the results of the questionnaire obtained a very good category, starting from the principal (percentage 84.44%), teachers (percentage 83.92%), and students (percentage 81.95%). Furthermore, this level of effectiveness is reviewed from the optimization of implementation using a transformative learning approach, flexible learning procedures, problem solving through interdisciplinary, meaningful learning, and active student involvement. Supporting factors for the high level of effectiveness of the implementation of the independent curriculum are the high commitment of the school community, learning innovation and teacher creativity, leadership support, and adequate learning facilities. Meanwhile, the obstacles faced are in the form of teachers' abilities in implementing IKM being uneven and there are still teachers who are not yet able to apply sophisticated technology
Expressing Frustration Online: Examining Indonesian Instagram Comments on National Football Team Reacting to Football Defeats Through Culpeper’s Impoliteness Framework
This study aims to analyze the impoliteness strategies used by Indonesian fans on instagram reacting to national team defeats. This research used a descriptive qualitative approach. The data from this study are impolite strategies taken from Indonesian instagram comments on Timnas (Indonesian National Football Team) instagram. The results of the study showed that only four types of impoliteness strategies presented in the comments by the football fans on Indonesian Football National Team (Timnas) Instagram. The strategies are bald on-record impoliteness, positive impoliteness, negative impoliteness, and sarcasm or mock politeness. Bald on-record impoliteness was dominantly used in the comments. The study also found that most of the impoliteness comments were aimed at the coach, appealing for his dismissal
Esensi dan Eksistensi Filsafat Islam: Problema dan Solusi, Metode dan Pendekatan, Relevansi dan Kontekstual, Serta Isu-Isu Pokok Dalam Kajiannya
Filsafat Islam merupakan cabang keilmuan yang menjembatani antara wahyu dan akal dalam menjawab berbagai persoalan kehidupan. Artikel ini membahas esensi dan eksistensi filsafat Islam sebagai disiplin yang tidak hanya berakar pada tradisi pemikiran Yunani, tetapi juga memiliki keunikan melalui integrasinya dengan nilai-nilai Islam. Esensinya terletak pada upaya untuk mencari kebenaran hakiki tentang Tuhan, manusia, dan alam semesta dengan menggunakan pendekatan rasional dan intuitif. Eksistensi filsafat Islam ditunjukkan melalui kontribusinya dalam membangun peradaban Islam klasik hingga modern, serta relevansinya dalam menghadapi tantangan kontemporer seperti krisis moral dan identitas umat. Artikel ini juga mengkaji peran para filsuf Muslim seperti Al-Farabi, Ibn Sina, dan Al-Ghazali, yang menunjukkan bahwa filsafat Islam adalah proses dinamis yang terus berkembang. Kesimpulannya, filsafat Islam bukan hanya warisan sejarah, tetapi juga jalan untuk memahami dunia secara mendalam dalam bingkai nilai-nilai spiritual dan rasionalitas
PENGARUH KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN SIKAP HORMAT TERHADAP GURU
Based on the research results, it shows that there is an influence of group counseling using sociodrama techniques to increase respectful attitudes towards guidance and counseling teachers in secondary schools. From the experimental class pretest results, an average score of 26.00 was obtained, while the control class pretest score obtained an average score of 25.8. The average pretest score for the learning outcomes of both classes is relatively low, this is because in class learning they do not carry out group counseling. As we know group counseling can. apply basic thinking (learning by moving and doing, learning by talking and hearing, learning by observing and picturing, and learning by problem solving and reflecting). As well as using various learning techniques that aim to make learning more enjoyable
PERAN BIMBINGAN DAN KONSELING MEMBANGUN RASA PERCAYA DIRI DALAM BERKOMUNIKASI PADA ANAK USIA DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami tentang pengaruh kepercayaan diri seseorang dalam berkomunikasi. Kepercayaan diri sebagai bagian awal dari kegiatan public speaking dalam komunikasi, sangat menarik untuk diteliti, mengingat bahwa public speaking akan terbangun apabila mempunyai kepercayaan diri dalam komunikasi. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dimana kegiatan yang berkenaaan dengan pengumpulan data pustaka yang berasal dari jurnal, buku, dan juga website komunikasi terpercaya yang berkaitan dengan membangun rasa percaya diri dalam berkomunikasi pada remaja. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh kepercayaan diri seseorang dalam berkomunikasi dapat diatasi dengan meningkatkan kepercayaan diri yaitu dengan memiliki kemuan yang kuat dan mampu menempatkan diri dalam segala situasi. kepercayaan diri seseorang itu sangat berpengaruh penting karena, dari percaya diri itu kita bisa dengan tau dan mudah melakukan sebuah komunikasi baik itu untuk public ataupun untuk diri sendiri.Kata Kunci: percaya diri, berkomunikas