Jurnal Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara, Medan
Not a member yet
    1164 research outputs found

    PERANAN GURU BK DALAM PROSES BELAJAR ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

    Get PDF
    Pengarahan diberikan kepada anak berkebutuhan khusus agar mereka lebih mengenal diri sendiri, mengenali diri sendiri sesuai kondisinya, memahami kekurangannya, dan dapat membimbing diri sesuai kapasitasnya. Melalui tugas memberikan arahan kepada para pendidik dalam siklus belajar bagi anak berkebutuhan khusus, diperlukan untuk meningkatkan dan menginspirasi siswa ke arah yang benar, mengejutkan lebih baik. Pada dasarnya, anak berkebutuhan khusus membutuhkan pasangan di fase awal perubahan iklim wali kelas yang jelas berbeda dengan iklim masa lalu. Pengajar BK dapat diartikan sebagai orang dewasa yang membantu dan mengarahkan anak-anak dengan kebutuhan luar biasa dalam hal skolastik dan non-akademik di yayasan sekolah luar biasa, atau sekali lagi sekolah formal. Karena bagian dari pergi dengan pendidik diharapkan memiliki pilihan untuk mempersiapkan kemampuan anak-anak dengan unik harus lebih ideal dan praktis. Kapasitas instruktur dalam siklus pertunjukan juga sangat dapat diterima dan berbagai upaya telah dilakukan oleh pendidik untuk anak-anak berkebutuhan khusus sehingga siswa dengan kebutuhan khusus dapat meningkatkan interaksi belajar yang sebenarnya

    PEMBINAAN ANAK-ANAK KAWASAN ZONA MERAH BENCANA LETUSAN GUNUNG SINABUNG

    Get PDF
    Pendidikan merupakan kunci dari kemajuan peradaban, sehingga pembinaan yang pada dasarnya sebagai bagian dari pendidikan perlu dilaksanakan. Pembinaan ini dilaksanakan di Desa Kuta Rayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara. Pembinaan melalui beberapa kelas yang diadakan di kaki gunung sinambung ini, atau zona merah di kawasan gunung api sinambung yang sedang aktif merupakan bentuk pengabdian masyarakat secara langsung di daerah rawan bencana. Pembinaan ini dilaksanakan di tiga sekolah yakni satu Taman Kanak-kanak (TK), Satu Sekolah Dasar Negeri 040471 Relokasi Akibat Bencana Gunung Meletus, dan Satu Sekolah Dasar Negeri 047174 yang terletak di Desa Kuta Rayat. Pembinaan ini bertujuan untuk memberikan edukasi perlindungan diri dari bencana letusan gunung api, pembinaan mental melalui inspirasi dan motivasi, membina kesehatan, dan pengembangan bakat serta kreativitas. Pembinaan ini bermanfaat untuk anak-anak yang berada di kawasan ini. Pembinaan ini terdiri dari beberapa kelas yakni kelas Inspirasi, kelas Bencana, kelas Role Play, kelas Kreativitas, kelas Seni Budaya, kelas Kesehatan, Rumah Pelangi, dan Kelas Motivasi. Pembinaan ini dilaksanakan selama 14 Hari mulai tanggal 25 Januari 2019 sampai tanggal 7 Februari 2019. Pembinaan yang dilakukan memberikan dampak positif terhadap anak-anak yang berada di kawasan tersebut. Sehingga motivasi mereka kian bertambah karena kelas yang dilaksanakan di rancang sedemikian rupa agar tidak membosankan, dan terkesan menyenangkan. Pembinaan bukan hanya dilaksanakan di jam sekolah saja, sebab ada beberapa kelas yang juga dilaksanakan sepulang sekolah

    DESAIN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAMTRANSFORMATIF

    Get PDF
    Pandangan Islam terhadap pendidikan perlu menjadi basis bagi penyelengaraan pendidikan ummat manusia. Dalam sistem pendidikan Islam, pendidikan agama berfungsi integratif seluruh kecerdasan manusia sebagai fitrah manusia, tetapi fokus pendidikan agama Islam adalah pencerdasan spiritual. Karena Pendidikan agama Islam adalah upaya pengembangan fitrah keberagamaan peserta didik sehingga mampu memahami , menghayati, dan mengamalkan ajaran-ajaran agama Islam secara benar. Oleh sebab itu, Substansi pendidikan agama transformatif adalah pendidikan agama yang menjadikan seseorang cerdas secara spiritual dalam menghadapi perubahan.Untuk mendukung pengembangan kecerdasan spiritual sebagai pendidikan agama Islam transformatif, esensi materi ajaran agama Islam adalah nilai-nilai insaniah dan ilahiyah yang dengannya manusia menjadi cerdas dalam memahami dan menghayati makna kehidupan. Dalam mengembangkan kecerdasan manusia, Allah telah menyediakan instrumen-instrumen fundamental sebagai ilmu pengetahuan, yaitu: pendengaran, penglihatan, dan hati (fuad/qalb). Parameter kecerdasan spiritual adalah kemampuan seseorang menyelesaikan persoalan dunia yang dihadapi berdasarkan hati nurani. Dengan demikian pendidikan agama dapat mencerdaskan spiritual karena memberikan kebebasan hati nurani untuk menghayati dan mengekspresikan keberagamaannya dalam konteks perubahan sosial. Dengan kecerdasan spiritual, menjadikan penghayatan keberagamaan seseorang tampil dalam perilaku yang cerdas dan arif dalam menghadapi perubahan

    PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS IV MIS ISTIQOMAH ISLAMIC FULLDAY SCHOOL KEC. SUNGGAL KAB. DELI SERDANG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik Kelas IV MIS Istiqomah Islamic Fullday School Sri Gunting Sunggal. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif. Metodelogi penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperiment (Eksperimen Semu). Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa/i kelas IV MIS Istiqomah Islamic Fullday School Sri Gunting Sunggal dan sampel yang dipilih dalam penilitian ini adalah kelas IVA (kelas kontrol dengan model konvensional) dan kelas IVB (kelas eksperimen dengan model discovery learning. Analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik yang menggunakan model discovery learning IVA lebih tinggi dari hasil kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik yang menggunakan model konvensional IVB. Kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik di kelas eksperimen dengan model discovery learning diperoleh rata-rata sebesar 74,37, sedangkan pada kelas kontrol setelah diberi perlakuan dengan menggunakan model konvensional diperoleh nilai rata-rata 73. Berdasarkan pengujian hipotesis pada kelas eksperimen IVA dengan menggunakan uji-t diperoleh thitung > ttabel yaitu 3,5476 > 2,021 dengan taraf signifikan 0,05 atau 5% yang menyatakan diterimanya Ha dan Ho maka dapat disimpulkan bahwa model discovery learning berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik Kelas IV MIS Istiqomah Islamic Fullday School Sri Gunting Sunggal.Kata Kunci: Model Discovery Learning, Kemampuan Pemecahan  Masalah Matematika Sisw

    PELAKSANAAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA KELUARGA REMAJA PUTUS SEKOLAH (Studi terhadap Keluarga Etnis Banten di Kelurahan Indra Kasih Kecamatan Medan Tembung Kota Medan)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Pendidikan Agama Islam dalam keluarga remaja putus sekolah etnis Banten di Kelurahan Indra Kasih Kecamatan Medan Tembung Kota Medan. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan tiga bentuk pelaksa­naan Pendidikan Agama Islam dalam keluarga remaja putus sekolah, yaitu Pendidikan Agama Islam dalam lingkup keluarga, Pendidikan Agama Islam di masyarakat, dan pendidikan pengendalian sosial oleh pe­mim­pin. Pendidikan Agama Islam dalam lingkup keluarga, yaitu pen­didikan akhlak, pendidikan taharah, pendidikan salat dan puasa, magrib mengaji, dan pendidikan karakter. Pendidikan Agama Islam di masya­rakat, yaitu ceramah agama, wirid Yasin dari rumah ke rumah remaja, dan pendidikan konseling remaja. Pendidikan pengendalian sosial oleh pemimpin, yaitu penyuluhan dampak penggunaan narkoba dan dampak pergaulan bebas terhadap remaja. Kesimpulan penelitian terkait ketiga bentuk Pendidikan Agama Islam dalam keluarga remaja putus sekolah telah terlaksana dengan baik, diprakarsai oleh keluarga, masyarakat, dan pemimpin

    Penerapan Media Audio Visual Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam Pada Anak

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Media Pembelajaran Audio-Visual dalam Meningkatan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam Pada Anak 5-6 Tahun. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi seluruh anak Usia 5-6 tahun dipilih sebagai sampel kelas B1 dan B2. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa media pembelajaran audio, visual, dan audio visual efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman doa peserta didik. Penggunaan media audio visual seperti film menjadikan pembelajaran lebih menarik, memotivasi dan menghilangkan kebosanan dalam proses pembelajaran online maupu offline. Perkembangan ke depan memerlukan pengembangan inovasi media, seperti penggunaan film animasi, aplikasi android untuk materi sholat, komik anak dan masih banyak media interaktif lainnya yang dibutuhkan dalam pembelajaran online maupun offline.Kata Kunci : Penerapan Audio Visual, Motivasi Belajar, Pendidikan Agama islam.This study aims to determine the application of Audio-Visual Learning Media in Improving Learning Motivation of Islamic Religious Education in Children 5-6 Years Old. This type of research is qualitative with a descriptive approach. The population of all children aged 5-6 years was selected as a sample for class B1 and B2. The results of the study concluded that audio, visual, and audio-visual learning media were effectively used to improve students' understanding of prayer. Learning process offline. Future developments require the development of media innovations, such as the use of animated films, android applications for prayer material, children's comics and many other interactive media needed in online and offline.Keywords: Application of Audio Visual, Learning Motivation, Islamic Religious Education

    Penerapan Metode Ummi Dalam Pembelajaran Membaca Al-Qur’an Pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK IT Al-Manar Kec. Bukit Kab. Bener Meriah

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui langkah- langkah penerapan metode ummi dalam pembelajaran membaca Al - Qur’an 2) untuk mengetahui kemampuan anak dalam membaca Al-Qur’an 3) untuk mengetahui kendala dalam penerapan metode ummi dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an di TK IT Al-Manar Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Langkah-langkah dalam menerapkan metode ummi dalam pembelajaran membaca Al- Qur’an di TK IT Al-Manar ada beberapa langkah yaitu: (a) Pembukaan (b) Apersepsi (c) Pemahaman Konsep (d) Latihan / Keterampilan (e) Evaluasi dan (f) Penutup. 2) Kemampuan anak dalam membaca Al-Qur’an melalui penerapan metode ummi yaitu: (a) anak itu mampu melafadzkan dan mengenal huruf-huruf hijaiiyah dalam Al-Qur’an (b) anak mampu membaca Al-Qur’an (c) anak mampu mengikuti bacaan yang diajarkan oleh guru dan (d) anak mampu mengulangi kembali bacaan Al-Qur’an yang telah diajarkan sebelumnya. 3) Kendala dalam penerapan metode ummi yaitu (a) tidak ada pengulangan materi pembelajaran dirumah yang dilakukan oleh orangtua (b) kualitas bacaan gurunya jika bacaan gurunya tidak fasih dan tidak sesuai dengan makhrajnya maka otomatis bacaan yang diajarkan kepada anak juga tidak fasih.Kata kunci: Metode ummi; Membaca Al-Quran.This study aims to: 1) Knowing the steps of applying the ummi method in learning to read the Qur'an 2) to determine the ability of children to read the Qur'an 3) to find out the obstacles in the application of the ummi method in learning to read the Qur'an in the IT Al-Manar Kindergarten, Bukit District, Bener Meriah Regency. This study uses a qualitative method with a qualitative descriptive approach. In collecting data, the writer uses interview, observation and documentation methods. The results showed that: 1) The steps in applying the ummi method in learning to read the Qur'an at TK IT Al-Manar there were several steps, namely: (a) Opening (b) Apperception (c) Concept Understanding (d) Exercise / Skills (e) Evaluation and (f) Closing. 2) The child's ability to read the Qur'an through the application of the ummi method, namely: (a) the child is able to recite and recognize the hijaiiyah letters in the Qur'an (b) the child is able to read the Qur'an (c) the child is able to follow the readings taught by the teacher and (d) the child is able to repeat the reading of the Qur'an that has been taught previously. 3) Obstacles in the application of the ummi method, namely (a) there is no repetition of home learning materials carried out by parents (b) the quality of the teacher's reading if the teacher's reading is not fluent and not in accordance with the makhraj then automatically the reading taught to children is also not fluent.Keywords: Ummi method; Read Al-Qur'an

    TEACHING CLINIC SEBAGAI UPAYA MENGENTASKAN LEARNING LOSS MAHASISWA PASCA PANDEMI COVID-19

    Get PDF
    Kegiatan Work from Home (WFH) selama Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak yang signifikan bagi proses pembelajaran pada khususnya. Dimana selama WFH pembelajaran dilakukan secara daring yang pada gilirannya berdampak pada learning loss yang dialami oleh para mahasiswa.  Penelitian ini bertujuan sebagai upaya dalam mengentaskan permasalahan learning loss yang dialami mahasiswa FITK UIN Sumatera Utara Medan pasca Pandemi Covid-19. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain experiment. Populasi penelitian mahasiswa FITK UIN Sumatera Utara Medan. Sampel diambil dari Mahasiswa aktif BKPI sebanyak 30 orang kelompok eksperimen, dan 24 orang kelompok kontrol, dengan pertimbangan bahwa profil lulusan prodi BKPI menjadi guru BK di Mekolah/Madrasah harus mampu mendiagnosis kesulitan belajar siswa dan memberikan upaya pengentasannya. Data dikumpulkan menggunakan angket yang disusun berdasrkan indikator learning loss. Data dianalisis dengan uji ANAVA dua jalur.Hasil analisis menunjukkan bahwa; 1) Ada perbedaan learning loss yang dialami mahasiswa pada kelompok esperimen dengan kelompok kontrol setelah diadakan teaching clinic. 2) Ada perbedaan learning loss pada mahasiswa yang sebelumnya mengalami learning loss berat dengan mahasiswa yang sebelumnya mengalami learning loss rendah setelah diadakan teaching clinic dengan sig. sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai F sebesar 16,488 > 1,69. Adapun nilai rata-rata mahassiwa yang sebelumnya mengalami learning loss berat sebesar 35,707, sementara mahasiswa yang sebelumnya mengalami learning loss rendah sebesar 36,732. 3) Ada interaksi skor learning loss pada mahasiswa ditinjau dari kelompok esperimen dengan kelompok kontrol, dan kelompok learning loss awal tinggi dengan kelompok learning loss awal rendah dengan sig. sebesar 0,003 < 0,05 dan nilai F sebesar 1,733 > 1,69.  Dapat disimpulkan bahwa, teching clinic efektif untuk mengentaskan learning loss pada mahasiswa BKPI FITK UIN Sumatera Utara Medan pasca pandemi Covid-19. Kata Kunci: learning loss, pandemi covid 19, teaching clini

    Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman dengan menggunakan Model CIRC (Coorporative Integrated Reading and Composition) di Kelas IV SD Negeri 112331 Aek Kota Batu

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman pada pelajaran Bahasa Indonesia sebelum menggunakan model CIRC, 2) untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman pada pelajaran Bahasa Indonesia sesudah menggunakan model CIRC, dan 3) untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman siswa meningkat dengan penerapan model CIRC pada pelajaran Bahasa Indonesia. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menggunakan beberapa tahapan siklus, yaitu  siklus I dan siklus II. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 112331 Aek Kota Batu Labura dengan jumlah 30 siswa yang terdiri dari 17 siswa perempuan dan 13 siswa laki-laki. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Kemampuan membaca pemahaman siswa sebelum menggunakan model pembelajaran CIRC yaitu 9 siswa yang tuntas atau dengan persentase 30%. 2) Kemampuan membaca pemahaman siswa setelah menggunakan model pembelajaran CIRC, yaitu pada siklus I siswa yang tuntas berjumlah 14 orang dengan persentase 53,33%. Selanjutnya, pada siklus II siswa yang tuntas berjumlah 26 orang dengan persentase 86,66%. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa dengan menggunakan model pembelajaran CIRC telah mencapai tingkat ketuntasan belajar klasikal 86,66% dan dapat dinyatakan tuntas

    PERAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN, KARAKTER, DAN KEAGAMAAN BAGI SISWA PADA BULAN RAMADHAN DI SMP NEGERI 2 SILAU LAUT

    Get PDF
    Kualitas keagamaan seseorang tidak dapat dinilai dari sekadar kuantitas ibadah yang dilakukannya di masjid atau musola. Kualitas keagamaan seseorang dapat dinilai dari bagaimana keikhlasan dalam bersosialisasi dengan masyarakat dan terhadap alam. Tulisan ini berupaya mendeskripsikan peran pembelajaran pendidikan agama Islam dalam meningkatkan kualitas keagamaan siswa (remaja) pada bulan Ramadhan di SMP Negeri 2 Silau Laut. Metode yang digunakan dalam tulisan ini ialah kualitatif dengan metode studi deskriptif. Pengumpulan data berdasarkan laporan yang peneliti kumpulkan dalam kegiatan khusus bulan ramadhan di SMP Negeri 2 Silau Laut, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran pendidikan agama Islam memiliki peran sentral dalam peningkatan kualitas pendidikan, karakter serta keagamaan bagi siswa (remaja) di SMP Negeri 2 Silau Laut. Hal ini disebabkan peran pembelajaran PAI yang menganjurkan siswa untuk memakmurkan masjid, membuat kegiatan positif selama ramadhan dan pasca bulan ramadhan, serta mengisi kegiatan ramadhan dengan ritual ibadah dan ceramah “siraman rohani”.Kata Kunci: Kegiatan Ramadhan, Kualitas Keagamaan, Pembelajaran PAI

    1,130

    full texts

    1,164

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara, Medan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇