Jurnal Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara, Medan
Not a member yet
    1164 research outputs found

    PAI MENGAJAR; SEBUAH UPAYA MEMBERANTAS BUTA AKSARA AL QUR AN PADA MASYARAKAT LEBONG PROVINSI BENGKULU

    Get PDF
    Membaca al Quran merupakan sebuah kewajiban bagi setiap Muslim, untuk itu sudah menjadi sebuah tradisi dari dahulu hingga saat ini. Namun, jika dilihat secara nyata di lapangan masih banyak masalah yang terjadi di lapangan terkait dengan ketidakmampuan dalam membaca al Quran. Ketidakmapuan dalam membaca al Quran merupakan bagian dari penyakit masyarakat yang harus disikapi secara serius dan menjadi tugas dan tanggungjawab bersama. PAI Mengajar merupakan salah satu program kegiatan Prodi Pendidikan Agama Islam yang bergerak dalam bidang pengabdian sebagai perwujudan dari Tri Darma Perguruan Tinggi. PAI Mengajar ini difokuskan pada kegiatan pembelajaran al Quran dalam rangka memberantas buta aksara al Quran pada masyarakat Kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Tubei Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu. Pengabdian ini menggunakan pendekatan proses pembelajaran al Quran dengan menerapkan metode Utsmani dan metode Tilawati. Kegiatan ini dilakukan pada dua tempat dan dua kalangan yaitu rumah warga bagi kalangan anak-anak dan Masjid Jihat bagi kalangan Ibu-ibu rumah tangga. Pengabdian dilakukan selama 1 bulan, terhitung mulai dari tanggal 1 Agustus sampai 1 September 2022. Berdasarkan hasil pengabdian, dari segi kemampuan,  sudah adanya peningkatan kemampuan peserta dalam membaca al Quran serta berdirinya dua TPA (Taman Pendidikan al Quran) yang ditempatkan pada rumah warga sedangkan pada kalangan ibu-ibu rumah tangga kualitas bacaan al Qurannya sudah banyak mengalami peningkatan walaupun dalam waktu yang sangat terbatas.Kata kunci; PAI Mengajar, Buta Aksara al Quran dan Masyaraka

    PELAKSANAAN RATIONAL EMOTIVE BEHEVIOR THERAPY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH SISWA INTROVERT DI MTS SWASTA AL-WASLIYAH TEMBUNG

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah 1) Bagaimana proses pelaksanaanRational Emotive Behaviour untuk Meningkatkan kemampuan memecahkan masalah Siswa Introvert di Mts Swasta AlWashliyah Tembung? 2) bagaimana langakah-langkah pemecahan masalah Introvert di Mts Swasta Al-Washliyah Tembung? 3) Faktor Penyebab siswa berkepribadiaan Introvert di Mts Swasta Al-Washliyah Tembung? penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasidan dokumentasi yang disajikan dalam bab penyajian data .Hasil penelitian ini adalah 1 ) prosespelaksanaan Rational Emotive Behevior untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalahsiswa Introvert yang di lakukan peneliti adalah seperti apa yang ada dalam teori pada proseskonseling yaitu, identifikasi masalah, diagnosis, prognosis, terapi (Treatmen), serta evaluasi dan follow up. 2) langkah-langkah yang harus dilakukan dalam pemecahan suatu masalah adalahmemahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana dan melihat kembali, kesalahandan kekeliruan dalam penyelesaian masalah. 3) faktor penyebab anak memiliki kepribadianintrovert adalah faktor keluarga faktor lingkungan dimana karena adanya tekanan-tekanan darilingkungan yang membuat anak itu menjadi introvert serta adanya rasa tidak percaya diri,ketidakpercayaan akan kemampuan memechkan masalah dalam bergaul dengan orang lain yangmenyebabkan sesesorang akhirnya benar-benar menyebabkan seseorang sulit bergaul.Kata Kunci: Rasional Emotive Behevior Therapy

    MENTORING ISLAMIC RELIGIOUS VALUES FOR DROPOUT STUDENTS IN KALIBARU MANIS VILLAGE BANYUWANGI

    Get PDF
    Islamic religious values become a barometer of character education for students. Dropping out of school has a negative impact on a child's development, and has a social impact on society. This study aims to describe the mentoring of Islamic religious values to dropout students, analyze the method of mentoring Islamic religious values, and provide an overview of the inhibiting factors for mentoring Islamic religious values to dropout students. The researchers use a qualitative method with a case study approach. Researchers used in-depth interviews, participant observation, and document study techniques. The results of the study provide an overview of students dropping out of school through non-formal education study groups getting assistance with Islamic religious values ranging from the values of wisdom, honesty, faith, morals, and basic values. Islamic religious values are implemented through mentoring methods including: habituation methods, exemplary, and mau'izah hasanah (good advice). Obstacles during the process of mentoring Islamic religious values to dropout students include: (1) the economic condition of the community below the poverty line; (2) laggard community culture; (3) lack of parental attention to children's education; (4) the unavailability of learning facilities at the junior high school level; and (5) the location of the school which is far from the community's house. So, parents and students dropping out of school have to spend more money, time, and energy to travel to the nearest school. However, the implication that occurs when education access is not available is that more dropout students do not get the 12 year compulsory education service as announced by the government

    UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AHLAK MATERI IMAN KEPADA HARI AKHIR DAN ALAM GAIB YANG BERHUBUNGAN DENGAN HARI AKHIR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DISKUSI

    Get PDF
    Masalah penelitian ini adalah apakah dengan menggunakan metode diskusi dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pelajaran Akidah Ahlak Materi Iman Kepada Hari Akhir dan Alam Gaib yang Berhubungan dengan Hari Akhir Dengan Menggunakan Metode Diskusi di MTsN 7 Aceh Tengah. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menggunakan metode diskusi pada Iman Kepada Hari Akhir dan Alam Gaib yang Berhubungan dengan Hari Akhir Dengan Menggunakan Metode Diskusi di MTsN 7 Aceh Tengah. Subjek dalam penelitian ini melibatkan seluruh peserta didik MTsN 7 Aceh Tengah yang berjumlah 34 orang. Hasil penelitian berdasarkan angket pada kondisi awal mencapai rata-rata 51,35 sebanyak 7 orang siswa (20%) yang termotivasi dalam belajar. Pada siklus I mencapai rata-rata 62,55 sebanyak 17 orang siswa (50%) yang termotivasi dalam belajar. Dan pada siklus II mencapai rata-rata 67,94 sebanyak 29 orang siswa (85%) yang termotivasi dalam belajar. Hal ini diketahui bahwa tingkat motivasi belajar siswa mengalami peningkatan. Hasil observasi yang diperoleh pada saat dilakukan tindakan kepada siswa dengan diterapkannya metode diskusi bahwa motivasi belajar siswa pada siklus I pertemuan I  sebanyak 16 orang siswa (48%) yang tergolong cukup, dan 18 orang siswa (52%) yang tergolong kurang atau memiliki rata-rata 2,04. Sedangkan pada siklus I pertemuan ke II sebanyak 15 orang siswa (44%) yang tergolong baik, 15 orang siswa (44%) yang tergolong cukup, dan 4 orang siswa (12%) yang tergolong kurang atau memiliki rata-rata 2,77. Pada siklus II pertemuan ke I sebanyak 21 orang siswa (61%) yang tergolong baik, dan 13 orang siswa (39%) yang tergolong cukup atau memiliki rata-rata 3,12. Sedangkan siklus II pertemuan ke II sebanyak 16 orang siswa (48%) yang tergolong sangat baik, 17 orang siswa (50%) yang tergolong baik, dan 1 orang siswa (2%) yang tergolong cukup atau memiliki rata-rata 3,82. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode diskusi dapat meningkatkan terhadap motivasi belajar siswa pada pelajaran Akidah Ahlak Materi Iman Kepada Hari Akhir dan Alam Gaib yang Berhubungan dengan Hari Akhir Dengan Menggunakan Metode Diskusi di MTsN 7 Aceh Tengah

    ENGLISH LEARNING STRATEGIES IN THE IMPLEMENTATION OF THE 2013 CURRICULUM FOR CLASS VII AT SMP NEGERI 2 MUNTHE

    Get PDF
    The aim of this research is to see how English learning strategies are implemented in the implementation of the 2013 class VII curriculum at SMP Negeri 2 Munthe. This research uses qualitative research with a descriptive approach, this research uses qualitative research. Referring to Strauss and Corbin. The subject of this research was carried out at SMP N 2 Munthe in class VII. Where it was found that the learning strategies applied by English teachers were implementing contextual and scientific learning strategies. There are several obstacles in implementing the 2013 curriculum

    PENGEMBANGAN STRATEGI PAROCS UNTUK MENGUBAH KONSEPSI ALTERNATIF SISWA PADA KONSEP KELEMBAMAN

    Get PDF
    The aim of this study was to develop a Prediction, Alternative conceptions, Refutation, Observation, Comparison and Scientific explanation (PAROCS) strategy to change students’ alternative concepts on inertia concept. The research method used is the 4D model (Define, Design, Develop and Disseminate). Participants were 30 students (15 boys and 15 girls, their average age were 15-16) in class X of a public high school in Sukabumi, West Java. The instrument used is a four-tier diagnostic test. Data were analyzed based on a 4D model and conceptual category. At the disseminate stage, it shows an increase in scientific concepts and a decrease in alternative concepts after the application of the PAROCS strategy. From this, it can conclude that PAROCS strategy can be developed to change students’ alternative concepts into scientific concepts. Further studies could not only use the PAROCS strategy, but also develop this strategy for different physics concepts

    PERAN ORANG TUA DAN GURU PADA MINAT BELAJAR DALAM KEMAMPUAN MEMBACA SISWA DI SD NEGERI 107403 CINTA RAKYAT KECAMATAN PERCUT SEI TUAN (Studi Kasus Pada Kemampuan Membaca Siswa)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Kemampuan membaca siswa, (2) Peran guru dan orang tua pada minat belajar dalam kemampuan membaca siswa, (3) Faktor pendukung dan penghambat guru dan orang tua pada minat belajar dalam kemampuan membaca siswa. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif  dengan metode atau pendekatan studi kasus Berdasarkan hasil penelitian ini yaitu: (1) Kemampuan membaca siswa tergantung dari kemauan siswa untuk belajar membaca. Hal ini disebabkan karena adanya faktor orang tua, keluarga dan kesadaran siswa masih rendah dalam belajar membaca. (2) Peran guru pada minat belajar dalam kemampuan membaca siswa yaitu yaitu guru sebagai organisator, guru sebagai fasilitator, guru sebagai pengajar, guru sebagai pembimbing dan guru sebagai motivasi, sedangakan Peran orang tua pada minat belajar dalam kemampuan membaca siswa yaitu orang tua sebagai pendidik bagi anak, orang tua sebagai guru dan orang tua sebagai fasilitator, (3) Faktor pendukung dan penghambat guru dan orang tua pada minat belajar dalam kemampuan membaca siswa yaitu: a). Faktor pendukung guru pada minat belajar dalam kemampuan membaca siswa yakni sarana dan prasarana, waktu khusus sebelum masuk jam pelajaran dan keluarga. b). Faktor penghambat  guru  pada minat belajar dalam  kemampuan membaca siswa yakni keluarga, siswa dan lingkungan. sedangkan yaitu: a). Faktor pendukung orang tua pada minat belajar dalam kemampuan membaca siswa yakni adanya peran guru wali kelas disekolah yang meluangkan waktu khusus untuk mengajar kan siswa yang tidak bisa membaca. b). Faktor penghambat orang pada minat belajar dalamkemampuan membaca siswa yakni faktor pendidikan orang tua masih rendah, kurangnya kesadaran anak dalam belajar membaca, dan lingkungan keluarga yang belum mencontohkan kebiasaan membaca, padahal jika  orang tua dan keluarga memberikan contoh yang baik anak akan meniru apa yang dicontohkan orang tua dan keluargaKata Kunci: Peran Orang Tua dan Guru, Minat Belajar, Kemampuan   Membac

    PELAYANAN AKADEMIK DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PAI SISWA DI SMA NEGERI 1 SOSORGADONG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pelayanan akademik dalam meningkatkan hasil belajar PAI siswa di SMA Negeri 1 Sosorgadong. Fokus pembahasan dalam penelitian ini adalah implikasi pelayanan akademik tersebut pada hasil belajar siswa. Adapun jenis penelitian ini ialah kategori penelitian kualitatif dengan metode studi deskriptif analitis. Pemerolehan data dilakukan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan teknik reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Akhirnya, data dinyatakan absah/valid apabila telah melalui triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa layanan akademik sebagai upaya meningkatkan hasil belajar PAI siswa di SMA Negeri 1 Sosorgadong belum terlaksana dengan baik. Hal ini disebabkan beberapa faktor penghambatnya, yaitu: fasilitas perpustakaan yang belum maksimal, biaya operasional masih minim, pengelola atau SDM masih rendah, rendahnya motivasi dari dalam diri siswa itu sendiri, dan kesenangan siswa masih dalam dunia permainan.Kata Kunci: Hasil Belajar PAI, Pelayanan Akademik, Siswa

    UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 TALAWI

    Get PDF
    Artikel ini bertujuan untuk menganalisa upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar pendidikan agama Islam bagi siswa. Latar penelitian bertempat di SMP Negeri 2 Talawi, tepatnya pada siswa kelas VIII. Fokus penelitian ini selain membahas upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, juga ditujukan untuk menganalisa berbagai kendala atau hambatan yang dialami siswa selama mengikuti proses pembelajaran pendidikan agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif analitis. Instrumen pengumpulan data penelitian menggunakan teknik wawancara dan observasi. Kemudian data dianalisis melalui teknik reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya guru pendidikan agama Islam (PAI) dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI kelas VIII SMP Negeri 2 Talawi cukup baik, hal ini dilihat dari berbagai upaya yang dilakukan guru, seperti: menggunakan Metode Ceramah, Tanya Jawab dan Diskusi saat mengajar pembelajaran pendidikan agama Islam. Kemudian, memberi tugas kepada siswa secara perorangan, memberi pujian (apresiasi) kepada siswa yang menjawab pertanyaan dengan benar, dan memberikan nilai pada setiap latihan pembelajaran pendidikan agama Islam. Kendala yang dihadapi guru adalah ketidaksiapan siswa dalam menerima materi pelajaran, dan terdapat beberapa siswa yang kurang memperhatikan materi pembelajaran saat guru menjelaskan materi, serta ada juga yang tidur saat pembelajaran berlangsung. Upaya yang dilakukan oleh guru dalam menanggulangi permasalahan tersebut adalah dengan mengaktifkan suasana kelas melalui pemberian tugas serta pertanyaan langsung mengenai materi pembelajaran pendidikan agama Islam.Kata Kunci: Motivasi Belajar, Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, Strategi Belajar

    TEKNIK BELAJAR MATEMATIKA YANG MENYENANGKAN BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA)

    Get PDF
    Pelajaran matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang kurang diminati. Karena pelajaran ini sering dianggap sulit dalam menyelesaikan pelajaran tersebut membutuhkan rumus dan penyelesaian yang panjang. Beberapa ,etode dikembangkan untuk meingkatkan rasa senang dalam belajar matematika terutama bagi siswa sekolah menengah atas (SMA) diantaranya metode kumon, gasing, jarimatika,sempoa, mathmatic dan beberapa metode lainnya. Beberapa metode tersebut mampi meningkatkan minat siswa dalam belajar matematika. Selain itu ada juga metode gaming edukatif yang mampu mengajak siswa menyelesaikan soal matematika dengan cara bermain game. Siswa yang senang belajar matematika akan melatih untuk meningkatkan kemampuannya dalam berpikir kritis, logis dan rasional

    1,130

    full texts

    1,164

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara, Medan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇