Jurnal Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara, Medan
Not a member yet
1164 research outputs found
Sort by
PENDEKATAN REBT (RASIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPHY) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA
Pendekatan Rational Emotif Behaviour Therapy (REBT) merupakan suatu pandangan yang menyatakan bahwa setiap manusia memiliki kecenderungan berfikir secara irasional yang bisa diperoleh melalui belajar sosial. Rational Emotif Behaviour Therapy (REBT) memiliki tujuan menghilangkan suatu gangguan emosional yang berdampak merusak diri seseorang karena dapat menimbulkan perasaan misalnya cemas, benci, takut, rasa bermasalah, marah, dan sebagainya. Motivasi menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi prestasi siswa/peserta didik. Tingkatan motivasi yang didapatkan oleh siswa/peserta didik akan mendorong mereka untuk belajar lebih keras, ulet, tekun serta berkonsentrasi yang penuh dalam suatu proses pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kepustakaan. Dimana dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendekatan REBT (Rasional Emotive Behavior Theraphy) dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian kepustakaan ini adalah dengan metode dokumentasi, yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, buku, makalah atau artikel. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu Metode analisis isi (content analysis) dimana dalam analisis isi peneliti akan melakukan proses memilih, membandingkan, menggabungkan, memilah berbagai pengertian, hingga ditemukan yang relevan. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa “Pendekatan REBT (Rasional Emotive Behavior Therapy) dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa sehingga mendorong motivasi belajar ketika peserta didik memiliki motivasi belajar yang rendah
Minat Belajar Siswa Terhadap Pelajaran Bahasa Indonesia
Penelitian ini membahas tentang minat belajar siswa terhadap pelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar minat belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini, yaitu siswa SMP. Proses pengumpulan data diperoleh melalui pengisian angket dan wawancara mendalam terhadap informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 59,2% siswa senang mengikuti pelajaran bahasa Indonesia. Sedangkan sebanyak 40,8 siswa tidak senang mengikuti pelajaran bahasa Indonesia dan berdasarkan hasil wawancara diketahui siswa kurang memiliki minat terhadap mata pelajaran bahasa Indonesi
Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Peserta Didik Menggunakan Metode Problem Based Learning Pada Pelajaran Bahasa Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan hasil belajar belajar peserta didik dengan penerapan metode Problem Based Learning (PBL). Guru menyampaikan tujuan, pokok-pokok pembelajaran, melaksanakan diskusi kelompok, latihan soal, memberikan motivasi belajar dan kesimpulan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kepada siswa kelas X MIPA 1 SMA Nurul Amal Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus dilakukan dua kali pertemuan dimulai dengan tahapan perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan metode Problem Based Learning (PBL) dan refleksi. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi atau pengamatan. Analisis data dilakukan dengan perbandingan antara hasil tes pada siklus 1 dan siklus 2 dengan teknik deskriptif. Artinya dari data yang diperoleh dalam penelitian ini disajikan apa adanya kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mendapatkan gambaran mengenai fakta yang ada dan mendeskripsikan sesuai dengan fenomena. Sedangkan untuk mengukur prestasi belajar siswa menggunakan sistem rata-rata kelas pada hasil evaluasi tiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil dan aktivitas belajar peserta didik kelas X MIPA 1 SMA Nurul Amal Palembang dalam pembelajaran Bahasa Indonesia mengalami peningkatan, hal ini ditunjukkan hasil observasi dan hasil tes hasil belajar Bahasa Indonesia. Dengan hasil tersebut maka disimpulkan penerapan metode problem based learning dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik pada pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas X MIPA 1 SMA Nurul Amal Palembang
Hubungan Motivasi Belajar terhadap Pembelajaran Daring Pada Mata Kuliah Bahasa Indonesia Mahasiswa PGSD Universitas Quality
Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia, telah menganggu aktivitas manusia di berbagai sektor kehidupan. Seluruh mahasiswa dan dosen diharuskan belajar dan bekerja dari rumah. Pembelajaran dialihkan dari luring menjadi daring. Tentunya, motivasi dan semangat sangat dibutuhkan oleh mahasiswa pada saat keadaan seperti ini supaya kemauan dan hasil belajar tetap stabil. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan sifat penelitiannya bersifat korelasi atau hubungan. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa PGSD semester IV dengan jumlah 89 siswa. Anggota sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 mahasiswa yang dipilih dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Teknik pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data, menunjukkan ada hubungan positif dan signifikan antara motivasi belajar pada pembelajaran daring mahasiswa PGSD Universitas Quality. Hal tersebut ditunjukkan dengan harga rhitung = 0,712 yang kemudian dibandingkan dengan rtabel product moment dengan derajat kebebasan (dk) = N – 1 =27 – 1 =26, dengan taraf signifikasi 5% diperoleh rtabel sebesar 0,388. Dengan demikian, rhitung > rtabel atau 0,712 > 0,388. Besarnya motivasi belajar yang mempengaruhi hasil belajar pada pembelajaran pembelajaran daring mahasiswa PGSD Universitas Quality adalah 50,72%. Sedangkan 49,28% hasil belajar dipengaruhi oleh faktor lain.Kata Kunci : Motivasi, belajar Darin
PROFIL KEMAMPUAN CALON GURU MATEMATIKA DALAM MENGEMBANGKAN PERANGKAT PEMBELAJARAN SELAMA MELAKSANAKAN MICRO TEACHING
This study aims to describe the ability of prospective mathematics teachers in developing lesson plans during micro teaching activities. This study is a qualitative descriptive research equipped with quantitative data used to explain the findings that exist before the results of the study concluded in qualitative form. To obtain the data, the researchers conducted observations and assessments using assessment instrument sheets based on Permendikbud number 22 of 2016 against the lesson plan prepared by 34 prospective mathematics teachers UIN North Sumatra Medan during micro teaching activities and interviews. Assessment of the lesson plan is done by giving a score on each aspect of the component with a scale assessment of 3 that is fully appropriate, partially appropriate, and not appropriate. The assessment score of each RPP component is processed by descriptive statistics and then categorized according to quantitative data classification and converted into qualitative data of three categories, namely high, medium, and low categories. The results of this study indicate that the ability of prospective teachers of mathematics in preparing all components of the lesson plan reached a high category except on one component
THE ROLE OF A PRINCIPAL IN DEVELOPING THE PROFESSIONALITY OF TEACHERS AT SMP NEGERI 10 IN TANJUNGBALAI
This study aims to describe the planning, supervision, role, and actions of a school principal in developing teacher professionalism at SMP Negeri 10 in Tanjung Balai. This research follows qualitative research methods, and the triangulation technique is used to obtain the data through observation, interviews, and document studies. The results of this study indicate that the planning carried out by the principal is to create criteria for the acceptance of new staff, to create a teacher work program per quarter, and to save school funds. The supervision carried out is formative and summative model supervision, which is carried out periodically every week in the classroom by paying attention to the way the teacher teaches. Extrinsic motivation carried out by school principals in motivating their teachers is by praising the teachers, being respectful to teachers, listening to teacher complaints, following up on teacher complaints, and providing training in the IT field. Meanwhile, the intrinsic motivation is that when teachers cannot attend the training, the teachers can learn from their colleagues so that the teacher can continue to improve their abilities
KESULITAN MAHASISWA MENGIKUTI PERKULIAHAN DARING SELAMA COVID-19 (Studi Kasus Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini IAIN Padangsidimpuan Sumatera Utara)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala perkuliahan daring terhadap mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan. Penelitian ini berlangsung pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebar angket melalui google form, wawancara, dan observasi. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil penelitian bahwa mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan banyak mengalami kesulitan selama perkuliahan daring. Kesulitan perkuliahan daring di antaranya adalah permasalahan sinyal, jaringan, dan kuota data untuk mengakeses Google Meet atau Zoom. Akibat sinyal internet kurang bagus, banyak mahasiswa sibuk mencari tempat yang jaringannya kuat agar dapat mengakses informasi saat perkuliahan daring. Karena banyaknya mahasiswa mengeluh akibat sinyal internet tidak bagus, maka dosen memilih membagikan materi hanya melalui aplikasi whatsapp. Atas dasar masalah tersebut, penjelasan materi dari dosen terkadang tidak tersampaikan dengan efektif dan efisien
Implementasi pada Aspek Nilai Agama dan Moral dalam Penerapan Shalat Dhuha di KB Faturrahman
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan shalat dhuha dan perkembangan aspek nilai agama dan moral di Kelompok Bermain Fathurrahman. Penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran aspek nilai agama dan moral di KB Fathurrahman. Penelitian yang dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, setting penelitian ini yaitu di Kelompok Bermain Fathurrahman Kecamatan Bojongsari Kota Depok Jawa Barat. Pada umumnya pembelajaran masih difokuskan pada peningkatan kemampuan baca tulis hitung terutama dalam mengenalkan agama yang pada prosesnya mengabaikan perkembangan anak dalam penggunaan media yang diberikan guru. Informan dalam penelitian ini adalah guru yang mengajar di Kelompok Bermain Fathurrahman. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa kegiatan shalat dhuha di Kelompok Bermain Fathurrahman sudah sesuai dengan perkembangan anak serta membiasakan anak dalam sholat sunnah. Peneliti juga memperoleh hasil yaitu pelaksanaan shalat dhuha di Kelompok Bermain untuk mencapai perkembangan agama dan moral anak secara optimal. Di KB Fathurrahman melakukan upaya dari berbagai macam metode, seperti metode keteladanan, pembiasaan, nasehat, motivasi dan sebagainya. Dalam upaya melalui pelaksanaan shalat dhuha ini peserta didik telah mengalami perubahan yang cukup baik. Dengan demikian dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan shalat dhuha di KB Fathurrahman mengajarkan anak untuk mengenal agama lebih mendalam dengan membiasakan untuk shalat sunnah.Kata Kunci: Pengembangan Nilai Agama Moral, Shalat Dhuha, Pendidikan Anak Usia DiniThis study also aims to describe learning aspects of religious and moral values in Fathurrahman Family Planning. The research was carried out using a descriptive qualitative approach, the setting of this research was in the Fathurrahman Playgroup, Bojongsari District, Depok City, West Java. In general, learning is still focused on improving the ability to read and write arithmetic, especially in introducing religion which in the process ignores the development of children in the use of media provided by the teacher. Informants in this study are teachers who teach in the Fathurrahman Playgroup. Research data obtained through observation, interviews, and documentation. The data obtained were analyzed descriptively qualitatively. Based on the research conducted, it was found that the dhuha prayer activities in the Fathurrahman Play Group were in accordance with the child's development and biased the child in sunnah prayers. Researchers also obtained results, namely the implementation of Duha prayer in Playgroups to achieve optimal religious and moral development of children. At KB Fathurrahman made efforts from various methods, such as exemplary methods, habituation, advice, motivation and so on. In an effort through the implementation of the Duha prayer, students have experienced quite good changes. Thus from the results of the study it can be concluded that the dhuha prayer activity in Fathurrahman Family teaches children to get to know religion more deeply by getting used to sunnah prayers.Keywords : Development of Moral Religious Values, Dhuha Prayer, Early Childhood Educatio
INVENTARISASI ANGGREK DI HUTAN BUKIT LAWANG DESA TIMBANG JAYA KECAMATAN BAHOROK KABUPATEN LANGKAT
Indonesia has 25% of the world's flowering plant species. One of the largest flowering plants in Indonesia is the Orchidaceae family. There are 4,000 – 5,000 species of orchids scattered in various provinces, one of which is in North Sumatra. There is still little information about the Family Orchidaceae found in the Bukit Lawang Forest, the purpose of this research is to determine the types of orchids found in the Bukit Lawang Forest, Timbang Jaya Village, Bahorok District. This research was conducted from December 2020 to January 2021. The research method is exploratory by making an inventory of the types of orchids found along the exploration path. The results found 9 species of orchids (7 genera) consisting of 7 epiphytes and 2 terrestrial, namely Bulbophyllum sp., Bromheadia sp., Plocoglottis sp., Epidendrum sp., Pinalia sp., Dendrobium sp. and Dendrobium lobolatum
ASPEK REPRODUKSI UDANG MANTIS Harpiosquilla raphidea DI EKOSISTEM MANGROVE KABUPATEN LABUHANBATU, SUMATERA UTARA
This study aims to inform about the gonadal maturity level, gonadal maturity index, the first body size of maturity (L50), and the fecundity of Harpiosquilla raphidea in Labuhanbatu regency waters, North Sumatera. The study was conducted for three months from December 2021 to February 2022 with samplings were conducted twice a month. The purposive random sampling method used to determine of three stations of this research. Samples of H. raphidea were caught with shrimp trawl nets. The results describe that population of mantis shrimp H. raphidea in Labuhanbatu regency were dominate in first gonad maturity stage. The Gonad Somatic Index (GSI) value of male H. raphidea mantis ranged from 6.00 – 11.87 and the female ranged from 5.12 – 12.75. The first maturity size of male were 19.88 cmBL and female H. raphidea were 18.75 cmBL. The fecundity of this mantis shrimp H. raphidea in station research ranged from 130,088 to 970,658