Jurnal Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara, Medan
Not a member yet
1164 research outputs found
Sort by
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB PERILAKU SELF HARM PADA SISWA
Self-harm is a form of behavior carried out by individuals to overcome emotional pain by injuring themselves, carried out intentionally and consciously but charged with suicidal intent. This research aims to determine the factors that cause self-harm behavior in students. This research uses a qualitative method with a case study type. The collection techniques used were interviews and documentation (voice recordings). The respondents in this study consisted of two 8th grade teenage girls from MTs schools. Muallimin UNIVA Medan who uses the pseudonyms Sari and Lina. One of them is that Lina has engaged in self-harm behavior. The research results show that the factors that cause self-harm are self-harm such as coping with stress, emotional dysregulation, loneliness, social support, parenting patterns and family problems. A comparison between the two respondents showed that respondent Lina showed significantly negative experiences with the factors causing self-harm compared to respondent Sari. Meanwhile, Sari respondents viewed the factors that cause self-harm more positively, this was based on the high level of attention and social support they received from their families
Implementasi Program Jemput Murid di Pintu Gerbang Setiap Pagi untuk Meningkatkan Kedisiplinan Murid Pada TK Kuncup Mekar
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kedisiplinan murid sebelum diterapkannya program jemput murid di pintu gerbang setiap pagi dan setelah mengimplementasikan program jemput murid di pintu gerbang setiap pagi pada TK Kuncup Mekar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di TK Kuncup Mekar Desa Banjareja Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap. Subjek yang digunakan yaitu semua murid di TK Kuncup Mekar yang berjumlah 30 anak, guru dan orangtua murid. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, mendisplay data dan menarik simpulan. Sedangkan untuk memastikan keabsahan data penelitian menggunakan triangulasi sumber dengan membandingkan hasil wawancara guru dan orang tua murid serta observasi langsung, trigulasi teknik yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dan diskusi dengan guru di TK Kuncup Mekar. Hasil penelitian ini yaitu kedisiplinan murid meningkat setelah program jemput murid di pintu gerbang setiap pagi dilaksanakan, program ini membantu murid lebih mandiri, terjadi interaksi setiap pagi saat guru menyambut murid di gerbang membuat murid merasa lebih nyaman dan aman, suasana sekolah menjadi lebih kondusif, dan dukungan orang tua murid sangat dibutukan dalam pelaksanaan program jemput murid di pintu gerbang setiap pagi pada TK Kuncup Mekar
KECEMASAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH SWASTA NURUL JADID KABUPATEN BATANG HARI JAMBI
Kondisi kecemasan siswa dikelas kususnya di kelas III dan V MIS Nurul Jadid ini teridentifikasi adanya kecemasan belajarpada pelajaran matematika yang ditandai dengan anak-anak itu ketika belajar merasa tegang, merasa was-was, merasa gugup, takut, tanganya gemetas dan sulit untuk konsentrasi siswa merasa bosan dan mengantuk didalam kelas saat pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk 1). Mendeskripsikan kondisi kecemasan belajar matematika siswa kelas III Dan V di MIS Nurul Jadid Desa Rambutan Masam Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batanghari.2). Mendeskripsikan faktor yang menyebabkan kecemasan belajar siswa dalam pembelajaran matematika. 3). Mendeskripsikan upaya yang dilakukan guru untuk mengurangi kecemasan siswa belajar dalam pembelajaran matematika. Penelitan ini menggunakan penelitian kualitatif fenomenologi yang mana penelitian ini melihat secara langsung fenomena atau kejadian yang terjadi disuatu tempat. Penelitan ini dilakukan di MIS Nurul Jadid Desa Rambutan Masam. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun sumber data dalam penelitian ini langsung diperoleh dari siswa kelas III dan V, guru kelas III dan V, kepala Madasah dan orang tua siswa kelas III dan V MIS Nurul Jadid Desa Rambutan Masam Dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitan yaitu kondisi kecemasan belajar matematika siswa kelas III dan V berada pada kondisi kecemasan Realistis, kecemasan neurotik dan kecemasan moral. Faktor yang mempengaruhi kecemasan belajar siswa dalam pembelajaran matematika adalah faktor kepribadian, faktor intelektual, dan faktor eksternal. Sedangkan upaya guru untuk mengurangi kecemasan belajar siswa dalam pembelajaran matematika yaitu guru harus menciptakan suasanan kelas yang kondusif, memberikan motivasi, serta menanamkan kesan positif pada diri siswa.Kata Kunci: Kecemasan Belajar, Pembelajaran Matematika, Madrasah Ibtidaiya
PENERAPAN KONSELING KELOMPOK TEKNIK SEFT UNTUK MEREDUKSI STRES AKADEMIK SISWA
The aim of this research was to find out whether class XII students at PAB 8 Saentis Private High School experienced less academic stress when group counseling was applied using the SEFT technique. This research uses a quantitative methodology that will test the numerical results of the instrument. In a pre-experimental research design like this, researchers will compare students' academic stress levels before and after receiving treatment in order to provide an application of the SEFT counseling approach. One group pretest-posttest was used as the research design. Twenty students of PAB 8 Saentis Private High School participated in this research as respondents. Based on the research, it is known that class Findings from pre- and post-tests bear this out; they show that there are only small variations, not many large variations, that can help students cope with the stress they face in their learning
KEUNIKAN PENDIDIKAN ISLAM DAN RELEVANSINYA TERHADAP FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER
The uniqueness of Islamic education from the perspective of contemporary Islamic educational philosophy seeks to reconstruct Islamic education to be relevant to the challenges of the times. This study uses a qualitative method with a literature analysis approach. Data were collected from various sources, including books, journal articles, and official documents related to Islamic education and educational philosophy. The analysis was carried out by identifying the main themes that emerged in the literature, and linking them to the context of contemporary education. In this way, it is hoped that a deeper understanding of the uniqueness and excellence of Islamic education can be obtained. Islamic education has a uniqueness that distinguishes it from other education systems, especially in terms of approach and objectives. One of the main aspects of Islamic education is not only aimed at producing individuals who are intellectually intelligent, but also have character and noble morals. The excellence of Islamic education can be seen from various aspects, including curriculum, teaching methods, and social impacts. With the uniqueness and excellence of Islamic education from the perspective of contemporary Islamic educational philosophy, it offers a comprehensive and relevant perspective in understanding the uniqueness and excellence of Islamic education. Islamic education with a strong moral and spiritual foundation, and a focus on character development and relevance to the challenges of the times, has the potential to produce generations who are knowledgeable, have noble morals, and are able to make positive contributions to societ
STRATEGI PENINGKATAN MUTU UNIVERSITAS: STUDI KASUS PADA UNIVERSITAS DHARMAWANGSA
This research arises from the current low quality of education. Therefore, these studies are strategically focused on improving the quality of higher education institutions. The research method used is qualitative with a case study approach based at Dharmawangsa University. Data collection includes research planning, data collection, data analysis, interpretation and case development, case selection, report preparation, validation, and application of findings. The research findings show that at Dharmawangsa University, improving the university’s quality requires planning that emphasizes aspects such as the university's vision, mission, and goals articulated in the university's milestones, and determining the direction and policies of the university itself. Its implementation requires the establishment of Standard Operating Procedures, Terms of Reference, Budget Plans, and Activity Plans that prioritize the principles of participation, transparency, and accountability. In addition, both internal and external quality assurance of higher education is also very important, encompassing strategies, goals, quality standards, procedures, mechanisms, human resources, activities, information systems, and evaluations. The presence of the Quality Assurance Body is intended to support the creation of an effective internal control system within the university environment
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Pada Pelajaran IPS Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa di SMP Negeri 2 Rantau Selatan
Minat belajar siswa pada pelajaran IPS masih rendah dikarenakan beberapa factor diantaranya model pembelajaran yang kurang menarik, dan kurangnya kerukunan antar siswa menyebabkan rendahnya minat belajar. Sistuasi ini menuntut inovasi dalam metode pengajaran.Salah satu pendekatan yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut adalah model pembelajaran cooperative learning Tipe STAD.Tujuan penelitian ini adalah untuk : (1) mengetahui bagaimana proses pembelajaran mata pelajaran IPS dikelas VII-1 di SMP Negeri 2 Rantau Selatan; (2) mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran cooperative learning tipe STAD pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 2 Rantau Selatan; dan (3) mengetahui apa saja tantangan yang dihadapi guru saat menerapkan model pembelajaran cooperative learning tipe STAD pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 2 Rantau Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : proses pembelajaran IPS dikelas VII-1 menggunakan ceramah dan model cooperative learning tipe STAD, meskipun penerapan nya sedikit berbeda dengan yang semestinya. Akan tetapi model pembelajaran STAD ini tetap berhasil menarik minat belajar siswa karena berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan karena siswa terlihat lebih senang, aktif dan tidak mengantuk mengikuti pelajaran IPS. Tantangan utama adalah waktu yang dibutuhkan untuk pembentukan kelompok dan presentasi kelompok
Efektivitas iSpring Suite dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas 10 MA. Annida Al-Islamy Jakarta pada Materi Teks Negosiasi
Penelitian ini mengevaluasi efektivitas iSpring Suite dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas 10 MA. Annida Al-Islamy Jakarta pada materi teks negosiasi. Metode penelitian yang digunakan adalah partisipatif dengan kuesioner dan penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan iSpring Suite berdampak positif terhadap motivasi dan minat belajar siswa. Mayoritas responden merasa nyaman dan terbantu dalam memahami materi teks negosiasi dengan aplikasi ini
PENERAPAN DAN PERBANDINGAN METODE SAW DAN AHP DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN SISWA BERPRESTASI DI ZAHIRA SCHOOL
AbstrakPrestasi pada siswa merupakan suatu kebanggaan dari suatu sekolah. Prestasi pada anak patut dikembangkan dan diberikan apresiasi dari setiap hasil yang didapatkannya. Pada Zahira School Medan, siswa selalu diberi apresiasi tiap tahunnya terkait pencapaian pada setiap anak didiknya. Namun, untuk pemilihan siswa terbaik masih menjadi tanda tanya bagi pihak guru ataupun Zahira School sendiri. Sistem Pendukung Keputusan merupakan solusi yang baik dalam menilai siapa siswa terbaik pada sekolah. Sistem Pendukung Keputusan dengan metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) merupakan metode yang akan dipilih dalam menanggapi masalah tersebut. Penerapan metode SAW dan AHP sudah banyak dilakukan dan merupakan metode yang terbilang efektif untuk mengatasi permasalahan terkait pengambilan keputusan. Kata Kunci: Prestasi, Siswa, Sistem Pendukung Keputusan, AHP, SA
Insect pollinators on Ananas comosus Linn. in pineapple cultivation hub at Tangkit Baru Village, Jambi Province: A preliminary study
The flowers of Ananas comosus, pineapple, are generally self-sterile which means seeds will only develop if cross-pollination occurs. Therefore, insect pollinators play a crucial role in fostering and preserving genetic diversity in pineapple plants. Our research aimed as a preliminary study to gain insight into the key pollinators that play a significant role in the pollination of A. comosus in Tangkit Baru village, a prominent pineapple cultivation hub in Jambi Province. Sampling was done in 20 sampling points, five times at five-day intervals. Sampling was carried out using yellow sticky traps, sweep net, and direct observation. All the collected insects were identified to species level, then species diversity and evenness were assessed using Shannon’s diversity index (H’) and Pielou’s evenness index (J’). A total of 1167 individuals, representing 31 distinct species of insect pollinators belonging to 14 families were found in our sampling sites. We found four dominant species that could potentially serve as the key pollinators of A. comosus in our sampling site, i.e. Dolichoderus thoracicus, Pygophora enigma, Pygophora respondens, and Anoplolepis gracilipes. The diversity and evenness of insect pollinators in the sampling site were at a moderate level, with Shannon’s diversity index (H’) value of 2.0785 and pielou’s evenness index (J’) value of 0.6053. Habitat enhancement measures are needed to preserve and improve the existing pollinator diversity and evenness in the agroecosystem