Jurnal Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara, Medan
Not a member yet
1164 research outputs found
Sort by
MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI PENERAPAN TEORI PEMROSESAN INFORMASI
Tujuan penelitian ini adalah mengkaji teori pemrosesan informasi untuk meningkatkan berpikir kritis pada siswa sehingga kemampuan berpikir kritis pada siswa dapat dioptimalkan dengan baik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tinjauan literatur integratif. Analisis yang digunakan yaitu content analisys yang merupakan sebuah metode yang digunakan untuk menarik kesimpulan dengan menemukan ciri-ciri pesan yang sistematis dan objektif dari berbagi sumber bahan yang terkait dengan topik pengkajian. Hasil kajian yaitu pemahaman yang tepat akan teori pemrosesan informasi membantu guru maupun pendidik untuk memberikan stimulus ataupun rangsangan yang menarik dalam proses pembelajaran sehingga siswa terstimulus untuk berpikir yang mana hal ini merupakan awal dari terbentuknya berpikir kritis
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL SISWA KELAS VIII-4 DI SMP ISTIQLAL DELITUA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Kecerdasan Emosianal siwa kelas VIII-4 di SMP Istiqlal Deli Tua. Penelitian ini dilakukan di Istiqlal Delitua. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Istiqlal Delitua yang berjumlah sebanyak 120 Siswa dan menggunakan sampel 25 siswa untuk kelas kontrol dan 25 siswa untuk kelas Eksperimen. Berdasarkan hasil dari penelitian yang sudah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa bimbingan kelompok terhadaap kecerdasan Kecerdasan Emosional siswa. Hal ini dapat dilihat uji statistik dari aspek-aspek pada kecerdasan emosional. Pada awalnya emosional siswa dengan aspek Layanan Bimbingan Kelompok berada pada ketegori rendah, setelah dilakukan treatment dengan Layanan Bimbingan Kelompok, Kecerdasan Emosional siswa pada aspek tersebut mulai berubah dan meningkat ke kategori sedang. dapat diketahui bahawa, sebuah item dinyatakan valid apabila hasil hitung pearson correlation > rtabel (sig. 0.05). untuk menentukan nilai dari rtabel (sig. 0.05) dapat dilihat pada bagian rtabel product moment dengan jumlah data (n) = 25 maka sebesar 0.890 sehingga item dari skala setiap pernyataan dinyatakan valid.Kata Kunci: Bimbingan konseling, Kecerdasan emosional, Bimbingan Kelompok
ESKALASI PROGRAM ALUR MERDEKA MATERI ETNOSAINS PEMBUATAN KLEPON DALAM ESKALASI LITERASI SAINS PADA MATA KULIAH PRAKTIKUM IPA PGSD FKIP UMSU
The background of this program evaluation is the urgent of learning loss due to Covid-19 which calls for learning to be carried out online. By this Alur Merdeka Program, it is hoped that it will be an escalation/improvement of scientific literacy in natural science practicum courses for PGSD FKIP UMSU students. The evaluation method for the Merdeka flow program in scientific literacy escalation and the evaluation results of the implementation of the Merdeka flow evaluation program in scientific literacy escalation in the Science practicum course at PGSD FKIP UMSU in terms of context, input, process, and product. The results of this study are that at the content evaluation stage an analysis of the needs of students, lecturers and learning outcomes is carried out. In the input evaluation step, the validation stage was carried out which resulted in 96.7% of the material being declared valid, 89.3% of the design being declared valid, and 84% of the language being declared valid in the development of learning tools. In the process evaluation step it was stated that in the application of the independent groove there was a change in each of the students' scientific literacy indicators in using the independent groove. students' scientific literacy in channel 1 has increased compared to pre-stream. Where in explaining the phenomenon there is an increase from an average of 75.4 to 89.23. The indicators evaluating and designing scientific investigations increased from 78.6 to 90 and the indicators interpreting data increased from an average of 75 to 91. In the final stage, namely product evaluation, it was stated that the learning tools use
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN STAD GUNA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PKN SISWA KELAS II SDN KETEGUHAN
ABSTRAK: Pelaksanaan Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan hasil belajar pada mata pelajaran PKn melalui model pembelajaran STAD pada siswa kelas II SDN Keteguhan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), dengan subjek penelitian yang berjumlah 22 siswa. Objek penelitian ini adalah hasil belajar siswa yang diperoleh dari penerapan model STAD.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran melalui model STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SDN Keteguhan. Peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model STAD dari pra siklus siswa yang tuntas mencapai 8 siswa dengan persentase 36%, pada siklus I meningkat menjadi 14 siswa yang tuntas dengan persentase 64%, dan pada siklus II meningkat kembali menjadi 19 siswa yang tuntas dengan persentase mencapai 86%. Terkait dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa ini peneliti bersama kolaborator menyampaikan pendapat bahwasannya model pembelajaran STAD ini sangat cocok diterapkan dalam proses pembelajaran, hal ini sebabkan banyaknya perubahan peningkatan hasil belajar di setiap tahapan yang dilaksanakan oleh peneliti.Kata kunci : STAD, PKn, dan hasil belajarABSTRACT: The implementation of this research aims to improve learning outcomes in Civics subjects through the STAD learning model for class II students at SDN Keteguhan. This type of research is Classroom Action Research, with research subjects totaling 22 students. The object of this research is student learning outcomes obtained from implementing the STAD model.The results of the research show that implementing learning through the STAD model can improve the learning outcomes of class II students at SDN Keteguhan. The increase in student learning outcomes using the STAD model from the pre-cycle of students who completed it reached 8 students with a percentage of 36%, in the first cycle it increased to 14 students who completed it with a percentage of 64%, and in the second cycle it increased again to 19 students who completed it with a percentage of 64%. 86%. Regarding the increase in student learning outcomes, the researcher and collaborators expressed the opinion that the STAD learning model is very suitable to be applied in the learning process, this has resulted in many changes in improving learning outcomes at each stage carried out by the researcher.Keywords: STAD, Civics, and Learning Outcome
AN ANALYSIS ON STUDENTS’ ERRORS IN USING PREPOSITION AT THIRD GRADE OF SMP NEGERI 1 PANYABUNGAN UTARA MANDAILING NATAL SUMATERA UTARA
The study aims to realize students’ understanding and ability in using the prepositions of time and place. The research was conducted using both qualitative and quantitative methods. The subjects of this study were students of class 3A of SMP Negeri 1 Panyabungan Utara Mandailing Natal for the 2020/2021 academic year. In this study, researcher used qualitative and quantitative descriptive approach, the researcher recognized the errors and explained them. The qualitative data were taken from interviews, observation, documentation while the quantitative data were taken from a test containing the use of the prepositions of time and place from 20 students. The second step is identifying the errors based on the outside of the test range tested, and the third step is describing the errors made by students. The results showed that there were 212 students who get errors from 400 questions in using time and place preposition. Researchers found that some errors that occur due to misinformation. Another finding is that the source of the error is divided in two categories, namely overgeneralization (the effect of the previous rules/formulas) and ignorance of role limitations (the effect of failure to apply the rule formula). And based on the interviews, observations, sheets and documentation, it showed that students’ responses in using prepositions are not good enough
Pengaruh Media Flashcard Terhadap Keterampilan Membaca Siswa Kelas V SDN 104231 Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang T.A 2018/2019
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh media Flashcard terhadap keterampilan membaca siswa kelas V SDN 104231 Batang Kuis Tahun Ajaran 2018/2019. Populasi dalam Penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN 104231 Batang Kuis yang berjumlah 67 siswa dan sampelnya adalah kelas V-A dan kelas V-B yang berjumlah 20 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling dengan jenis sampling purposive. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon dengan bantuan SPSS versi 16. Hasil Temuan ini menunjukkan : 1) Kemampuan membaca siswa yang sudah diberikan perlakuan dengan menggunakan media Flashcard meningkat dari sebelumnya. 2) Nilai rata-rata siswa yang diperoleh lebih baik yakni mencapai 69% kategori baik dari nilai sebelum mendapat perlakuan dengan menggunakan media Flashcard yaitu 39,8% (kurang baik) 3) Terdapat pengaruh media Flashcard terhadap keterampilan membaca siswa kelas V SDN 104231 Batang Kuis T.A 2017/2018. Yakni penggunaan media Flashcard lebih meningkatkan kemampuan membaca siswa dibandingkan dengan model Konvensional. Penelitian ini memberikan kesimpulan: Baik buruknya meningkatkan kemampuan membaca siswa yang mengalami keterlambatan membaca tergantung pada baik buruknya pelaksanaan prosedur media Flashcard yang diaplikasikan oleh guru.Kata Kunci: Keterampilan Membaca, Media Flashcard, Sekolah Dasa
PENGABDIAN MASYARAKAT NASIONAL MAGISTER MPI FITK UINSU MEDAN DAN FTK UIN AR RANIRY DI DAYAH SIDIQ
Pengabdian masyarakat menjadi bagian penting dalam kegiatan wajib para akademisi dan tidak dapat dipisahkan dari tugas-tugas lainya. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang pelaksanaan pengabdian masyarakat nasional magister MPI di Dayah Sidiq, pelaksanaan manajemen perencanaan karier di Dayah Sidiq dan respon pendidik dan kependidikan terhadap kegiatan pengabdian masyarakat nasional di Dayah Sidiq. Metode penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan data dalam penelitian adalah kualitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak tujuh orang dan dipilih berdasarkan purposive random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, studi dokumentasi dan observasi. Data dianalisis dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pelaksanaan pengabdian masyarakat nasional magister MPI di Dayah Sidiq berlangsung sesuai dengan rencana secara efektif dan efisien, pelaksanaan manajemen perencanaan karier di Dayah Sidiq masih dalam tahap perencanaan untuk mendapatkan pola karier yang sesuai dengan sistem pendidikan di Dayah dan respon pendidik dan kependidikan terhadap kegiatan pengabdian masyarakat nasional di Dayah Sidiq sangat antusias dan berharap akan diadakan pengabdian lanjutan
PENINGKATAN EKSISTENSI BIMBINGAN KONSELING DISEKOLAH MELALUI DIGITALISASI MEDIA BIMBINGAN DAN KONSELING SISWA KELAS X DI MAN 1 MEDAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan eksistensi bimbingan konseling disekolah melalui digitalisasi media bimbingan dan konseling di MAN 1 Medan. peneliti menggunakan penelitian komparatif adalah karena masalah dalam penelitian ini adalah masalah perbandingan atau perbedaan antara dua sampel yaitu kelompok bimbingan konseling dengan tatap muka atau yang melakukan bimbingan konseling dengan media digital. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang positif dan signifikan tentang eksistensi bimbingan dan konseling pada kelompok eksperimen sebelum dan setelah diberikan digitalisasi media bimbingan dan konseling. Terdapat perbedaan yang positif dan signifikan tentang eksistensi bimbingan dan konseling pada kelompok kontrol sebelum dan sesudah diberikan digitalisasi media bimbingan dan konseling. Terdapat perbedaan yang positif dan signifikan eksistensi bimbingan dan konseling pada kelompok eksperimen setelah diberikan perlakuan digitalisasi bimbingan dan konseling, dengan kelompok kontrol setelah diberikan perlakuan bimbingan dan konseling
ANALISIS PERMASALAHAN SISWA BERDASARKAN HASIL ALAT UNGKAP MASALAH (AUM) UMUM DALAM PENERAPAN KONSELING KELOMPOK PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 37 MEDAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Guru BK dalam melaksanakan Layanan Konseling Kelompok dan menyebarkan alat instrumen berupa Alat Ungkap Masalah atau AUM Umum. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa yang bermasalah pada kelas VII di SMP Negeri 37 Medan. Permasalahan siswa pada saat ini tidak lagi berputar pada masalah yang sederhana. Banyak permasalahan-permasalahan rumit terkait pribadi, pembelajaran, sosial, serta karir yang dihadapi oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Layanan Konseling Kelompok yang diberikan Guru BK terhadap siswa dengan menggunakan metode kualitatif, sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa SMP Negeri 37 Medan pada dasarnya telah menerapkan pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling dengan baik. Layanan-layanan telah diberikan secara maksimal kepada peserta didik
MEASURING ANXIETY TOWARDS RESEARCH AND THESIS WRITING AMONG ISLAMIC COLLEGE STUDENTS: A MIXED-METHODS STUDY
It is unquestionable that research and thesis writing anxiety has negative impacts on academic success. Such academic anxiety needs a serious concern by measuring it as a beginning step to determine appropriate research and thesis writing strategies. Therefore, this study aimed at measuring the types and levels concerning anxiety towards research and undergraduate thesis writing among students in an Islamic college. Through a mixed-methods design, 450 students from various majors at a state-owned college were asked to complete a questionnaire and 10 students were involved in a semi-structured interview. The quantitative data were analyzed by determining means, SD, and frequency levels and a content analysis was applied to analyze qualitative data. The results revealed perceived utility and competence as the most common type experienced by students during a field research and thesis writing. On the other hand, the students are able to work with library-related practice as it has the lowest mean score. Regarding qualitative result, it is stated that there are problem that emerge during the field research and thesis writing, including fear of writing, library, statistics, and field research. Fortunately, the students are able to cope with the problems by undertaking several related strategies, including conducting regular practice, comprehending online resources, and utilizing online application. In short, it is implied that such academic anxiety can be avoided by the students and it is recommended that future research has to focus on determining research and thesis writing strategies