Jurnal Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara, Medan
Not a member yet
1164 research outputs found
Sort by
Literasi Sehat Untuk Menjaga Kesehatan Mental Anak di Era Digital
Kemahiran membaca dan menulis tentu diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi seluruh golongan masyarakat, terutama di zaman digital ini di mana segala sesuatu dilakukan secara elektronik dan pengguna teknologi digital tidak hanya terbatas pada individu dewasa atau remaja saja, tetapi juga melibatkan anak-anak kecil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami pentingnya kemahiran membaca dan menulis yang lancar dalam menjaga kesejahteraan psikologi anak di zaman digital. Metodologi penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengenalan literasi pada anak usia dini perlu dilakukan karena kemahiran literasi yang kuat sangat penting dan dapat meningkatkan manfaat positif dari penggunaan internet sekaligus mengurangi dampak negatifnya. Untuk mencapai tujuan tersebut, peran orang tua, guru, dan lingkungan sekitar sangatlah penting. Ketika kesejahteraan psikologi anak dalam kondisi optimal dan penggunaan layar minimal, kemungkinan pelecehan online dapat dikurangi.Kata Kunci: Literasi sehat; anak; DigitalReading and writing skills are certainly expected to provide benefits to all groups of people, especially in this digital age where everything is done electronically and users of digital technology are not only limited to adults or teenagers, but also involve young children. This research aims to understand the importance of fluent reading and writing skills in maintaining the psychological well-being of children in the digital age. The research methodology used is a literature review with a qualitative approach. The results of this study indicate that the introduction of literacy in early childhood needs to be done because strong literacy skills are very important and can increase the positive benefits of using the internet while reducing the negative impacts. To achieve this goal, the role of parents, teachers and the surrounding environment is very important. When a child's psychological well-being is optimal and screen use is minimal, the likelihood of online harassment can be reduced.Keywords: Healthy Literacy; children; digita
Basic Knowledge of Middle School English Teachers in Indonesia in Assessing Students ' Writing Ability
The capacity to plan lessons and assess students’ learning defines junior high school teachers’ professionalism. Because it significantly affects how they evaluate students’ writing learning outcomes, junior high school English teacher must have a solid foundation in assessing writing. 87 Junior high school teachers from the district and 38 junior high school teachers from the municipality were asked to participate in this quantitatively descriptive study by completing questionnaires regarding their fundamental writing assessment knowledge. Only 16.09% of district teachers and 26.32% of municipal teachers received scores above 60 as a result. These teachers still have significant difficulties planning, implementing, and evaluating writing even though they are all credentialed and routinely report significant professional activities. All stakeholders, particularly schools and the ministry of education
TUJUAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Pembelajaran pendidikan kewarganegaraan merupakan pembelajaran wajib yang harus diberikan di tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional di dalam batang tubuhnya menjelaskan bahwa pendidikan kewarganegaraan merupakan mata pelajaran atau mata kuliah wajib, sehingga di perguruan tinggi khususnya di setiap program studi, mata kuliah pendidikan kewarganegaraan harus diberikan kepada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan memberikan informasi mengenai tujuan penting dilaksanakannya Pendidikan kewarganegaraan sebagai salah satu Langkah untuk mempertahankan sikap pancasilais bangsa Indonesia. Penulisan penelitian ini menggunakan metode kajian studi analisis pustaka yakni pendekatan ilmiah dengan sumber rujukan berupa buku dan jurnal ilmiah. Hasil yang diperoleh yaitu (1) Pendidikan Kewarganegaraan (citizenship) merupakan pembelajaran yang memfokuskan pada pembentukan diri yang beragam dari segi agama, sosiokultural, bahasa, usia dan suku bangsa untuk menjadi warga negara yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945, (2) Hakekat Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan bertujuan untuk membentuk warga Negara yang baik, warganegara yang Pancasilais atau menciptakan manusia pembangunan yang Pancasilai
TINJAUAN PUSTAKA SISTEMATIS: PROGRAM EKTRAKURIKULER PRAMUKA UNTUK MELATIH KEMANDIRIAN SISWA SEKOLAH DASAR
This study aims to analyze the activities carried out during the scout extracurricular activities in elementary schools and the elements of independence contained in each activity. The method used in this writing issystematic literature review. The information used contains the character of independence. Processliterature review This is done by searching for relevant articles, evaluating by means of data extraction and then comparing the results of the literature. The database used isgoogle scholar. The results of this study indicate that (1) the weekly activities carried out during the Scout extracurricular take place can train students' self-reliance in stages and are well embedded, (2) the elements contained in each scouting activity form a pattern of student character well too. The implications of this research are: First, the teacher is able to provide training for instilling the character of independence for students through scout extracurricular activities. Second, parents can provide full support for their children to participate in various extracurricular activities. Third, students can get used to doing things independently, without bothering other people, so that students have a tough nature and don't depend on others. Furthermore, in this study the authors explain the various kinds of extracurricular activities that have been carried out in various elementary schools to train the independence of their students, and other elements that are instilled in each activity carried out
IMPLEMENTATION OF INDIVIDUAL COUNSELING SERVICES TO BUILD STUDENTS' CONFIDENCE CLASS XI AT MAN 3 LANGKAT
This study aims to find out how the condition of student self-confidence, the implementation of individual counseling is given in building student self-confidence and how the planning is carried out by individual counseling teachers in building student self-confidence at MAN 3 Langkat.This study uses a type of qualitative research, with a case study design. The participants in this study were guidance and counseling teachers and 11 students. Data collection was carried out using observation, documentation and interview techniques. The data analysis technique uses data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study revealed that the condition of the students' self-confidence at MAN 3 Langkat was quite good, but even so there were still some students who were not confident in their abilities, felt pessimistic that the goals they wanted would not be achieved, and lacked motivation. people around.The implementation of individual counseling in schools in building students' self-confidence at school is considered successful, the counseling teacher uses several stages including, which allows students to be more flexible in conveying the feelings they want to convey. Obstacles faced in the implementation of individual counseling services include obstacles in terms of determining the schedule for the implementation of services, then in terms of places that make the implementation of services carried out quite well but are still less effective because there is no special place provided
PARADIGMA PEMBELAJARAN IPS DAN PERMASALAHANNYA
Sebuah program IPS membutuhkan Pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap, serta kemampuan berpikir kritis dan kreatif untuk mengambil keputusan. Pengajaran ilmu sosial di sekolah memerlukan pengetahuan dan pemahaman konsep dasar ilmu sosial dan humaniora, kepekaan dan kesadaran terhadap masalah sosial dan lingkungan, serta kemampuan memecahkan masalah sosial dengan baik agar peserta didik ilmu sosial berkembang menjadi warga negara yang baik dan bertanggung jawab
EFEKTIVITAS KONSELING INDIVIDU MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONSELING SELF UNTUK MENURUNKAN KEBIASAAN SIKAP PROKRASTINASI PADA SISWA DI MTS YPI AL-HASANAH TANJUNG LEIDONG
Layanan individu adalah merupakan layanan bimbingan dan konseling yang memungkinkan peserta didik yang mendapatkan layanan langsung secara tatap muka dengan guru pembimbing (Konselor) dalam rangka pembahasan dan pengentasan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan kebiasaan sikap prokrastinasi siswa MTs YPI Al-Hasanah Tanjung Leidong. Objek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs YPI Al-Hasanah Tanjung Leidong Tahun Ajaran 2022/2023 yang ingin diatasi menurunkan kebiasaan sikap prokrastinasi yang berjumlah 3 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Efektivitas Konseling Individu Menggunakan Pendekatan Konseling Self Untuk Menurunkan Kebiasaan Sikap Prokrastinasi Pada Siswa Di MTs YPI Al-Hasanah Tanjung Leidong
PENGEMBANGAN (LKPD) BERBASIS SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATEMATIKA PESERTA DIDIK PADA MATERI PERKALIAN
Penguasaan konsep akan memudahkan siswa dalam mempelajari suatu materi perkalian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan LKPD dalam meningkatkan pemahaman peserta didik di kelas 3 SD Negeri 058250 Perdamaian pada tahun ajaran 2022/2023. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Research and Development (R&D) model ADDIE sugiyono diadopsi melalui Robert Maribe Branch. Sampel yang digunakan berjumlah 22 peserta didik. Instrumen penelitian berupa lembar validasi, angket, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji kevalidan, uji kelayakan dan nilai n-gain. Temuan penelitian ini bahwa pengembangan LKPD berbasis saintifik pada materi perkalian berdasarkan nilai yang diberikan oleh validator ahli media dan ahli materi dinyatakan valid memperoleh nilai materi sebesar 4,53 dan ahli media 4,2. Maka dapat dikatakan bahwa keduanya masuk dalam kategori sangat valid. Media pengembangan LKPD berbasis saintifik pada materi perkalian dinyataka praktis, diperoleh dari 22 peserta didik dan guru setelah menggunakan produk memperoleh 65,53 dalam kategori sangat praktis. Media pengembangan LKPD berbasis saintifik pada materi perkalian dinyataka efektif, dilihat dari nilai n-gain memperoleh perbedaan hasil sebelum dan sesudah menggunakan produk terjadi peningkatan rata-rata dari 61,59 menjadi 88,86. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan LKPD berbasis saintifik untuk meningkatkan pemahaman pada materi perkalian sekolah dasar dinyatakan valid, praktis, dan efektif. Media LKPD ini memiliki kekurangan dan kelebihan, maka perlu dilakukan penelitian lanjutan. Kata Kunci : LKPD, Pemahaman Matematika, Saintifik, Perkalia
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING BERBASIS APLIKASI CANVA PADA MATA PELAJARAN SKI
Penelitian ini dibuat bertujuan untuk mengidentifikasi peningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran mind map berbasis aplikasi Canva pada siswa kelas VII. 3 MTs Negeri 1 Pemalang Tahun Ajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini didesain menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2021/2022, yaitu pada bulan Mei. Siswa kelas VII. 3 MTs Negeri 1 Pemalang yang terdiri dari 32 siswa menjadi subjek penelitian ini. Objek penelitian adalah hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan tes. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa, yaitu pada siklus I sebesar 34,37 %, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 25 %. Hal ini berarti terjadi peningkatan sebesar 59,37 %. Dengan demikian penggunaan model pembelajaran mind map dalam mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII. 3 MTs Negeri 1 Pemalang
TERMINOLOGI TARBIYAH, TA'LIM, DAN TA'DIB DALAM PERSPEKTIF NAQUIB AL-ATTAS
Tujuan dari penelitian ini adalah memaparkan konsep ta’dib dalam pandangan Naquib al-Attas yang dikomparasikan dengan istilah tarbiyah dan ta’lim. Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian kepustakaan (library research), dimana penulis mengunakan metode penelitian deskriptif dengan lebih menekankan pada kekuatan analisis data pada sumber-sumber data yang ada. Selain itu penulis juga menggunakan studi teks. Untuk menganalisa data, penulis menggunakan metode content analysis. Adapun kesimpulannnya; Pertama, tarbiyah dalam pandangan al-Attas terlalu umum mengingat penggunaan term terbiyah dalam medan semantiknya telah mengalami perluasan pada spesies-spesies lain seperti hewan, tanaman bahkan sampai pada benda-benda mikro organik seperti mineral. Kedua, istilah ta’lim dalam pandangan al-Attas masih terlalu umum dimana penggunaannya tidak hanya terbatas pada manusia, tetapi juga selain manusia. Ketiga, bagi Naquib al-Attas istilah ta’dib lebih tepat untuk menjelaskan istilah pendidikan Islam karena adab adalah pengetahuan yang berujung pada pemahaman yang menghindarkan manusia dari kesalahan-kesalahan. Adab adalah pengetahuan yang mendisiplinkan diri manusia dalam segala aktivitas intelektual dan tingkah lakunya