Jurnal Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara, Medan
Not a member yet
1164 research outputs found
Sort by
PERAN PENDIDIKAN ISLAM DAPAT MENGATASI SIKAP AGRESI PECANDU NARKOBA DI SMA PABA BINJAI
This research aims to examine the role of Islamic education in overcoming aggressive attitudes in drug addicted students at SMA PABA Binjai. This research is motivated by the high rate of drug abuse among teenagers which causes the emergence of aggressive behavior, both in the school environment and in the community. Islamic education, with its values of self-control, patience and repentance, is believed to play an important role in helping overcome these problems. This research uses a qualitative approach with descriptive methods, using interview, observation and documentation data collection techniques. The research subjects consisted of drug addicted students, Islamic Religious Education (PAI) teachers, Guidance Counseling (BK) teachers, school principals, and students' parents. The results of the research show that Islamic education has a positive impact on reducing students' aggressive attitudes, by implementing religious values in everyday life, both at school and at home. Religion-based programs, such as learning congregational prayers, religious studies, and Islamic-based counseling, are effective in reducing the aggressiveness of drug addicted students. Even though there are challenges in implementation, such as limited resources and time, Islamic education at SMA PABA Binjai is proven to have a significant role in helping students overcome drug problems and aggressive behavior. This research suggests the need to strengthen religious-based character education programs and parental support in the student rehabilitation process
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS BERBASIS GAYA BELAJAR DI SD IT TAHFIZHIL QUR’AN YAYASAN ISLAMIC CENTRE SUMATERA UTARA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari gaya belajar. Gaya belajar siswa diklasifikasikan menjadi dua kelompok, yaitu gaya belajar teoritis (divergen dan asimilasi) dan gaya belajar praktis (konvergen dan akomodasi). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuasi eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diberi pembelajaran model kooperatif tipe Think Pair Share (TPS), dan kelas kontrol yang diberi pembelajaran Biasa. Instrumen yang digunakan terdiri dari angket gaya belajar, pretest, dan posttest kemampuan pemecahan masalah matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) siswa yang belajar dengan model kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang lebih baik dibandingkan siswa yang diberi pembelajaran biasa; (2) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa dengan gaya belajar teoritis dan praktis, di mana siswa bergaya belajar praktis menunjukkan peningkatan yang lebih baik; dan (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran dan gaya belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Interaksi ini menunjukkan bahwa model kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah siswa. Temuan ini menekankan pentingnya penyesuaian model pembelajaran dengan karakteristik gaya belajar siswa untuk meningkatkan hasil belajar matematika
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN FLASHCARD UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui efektivitas penggunaan flashcard dalam meningkatkan minat peserta didik dalam pembelajaran IPS di SDN 11 Panai Hulu. Sekolah ini memiliki jumlah siswa sebesar 23 orang. Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan naratif. Metode penelitian kualitatif ialah jenis penelitian yang lebih bersifat metode deskriptif dan analisis yang lebih mendalam. Penulis menemukan bahwa penggunaan materi ajar dalam kegiatan belajar mengajar peserta didik kelas tiga pada Sekolah Dasar Negeri 11 Panai Hulu masih sangat minim. Proses pembelajaran lebih berorientasi di pendidikan tradisional dan masih berlangsung secara tertentu melalui media pembelajaran. Flashcard adalah salah satu alat yang digunakan guru sebagai alat komunikasi untuk menyampaikan pesan pada siswa selama proses pembelajaran di kelas. Dengan bantuan alat ajar ini, peserta didik sempurna dapat mempertahankan perhatian dan minatnya selama pembelajaran IPS. Dengan bantuan metode pembelajaran ini, penulis bertujuan untuk membarui kerangka berpikir pembelajaran dari kerangka berpikir mengajar menjadi kerangka berpikir belajar. Untuk itu, penulis memakai metode pembelajaran yang praktis diakses serta dapat mempertahankan perhatian siswa selama proses pembelajaran. Kata Kunci : Media Flashcard, Minat Belajar Siswa, Pelajaran IPS,Sekolah Dasa
KONTRIBUSI FILSAFAT ILMU DALAM PENGEMBANGAN METODOLOGI PENELITIAN PENDIDIKAN ISLAM MENURUT SYED NAQUIB AL-ATTAS
Penelitian ini membahas kontribusi filsafat ilmu menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas dalam pengembangan metodologi penelitian pendidikan Islam. Tujuan utamanya adalah menjembatani kesenjangan antara idealisme teori pendidikan Islam dan realitas implementasi di lapangan melalui pendekatan integratif berbasis adab. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis, penelitian ini menganalisis konsep-konsep kunci seperti Islamisasi ilmu, epistemologi tauhid, dan kritik terhadap sekularisme ilmu pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metodologi berbasis filsafat Al-Attas dapat memperkaya pendekatan ilmiah dengan mengintegrasikan wahyu, akal, dan pengalaman empiris. Kontribusi utama penelitian ini adalah menawarkan kerangka konseptual baru yang relevan untuk pendidikan Islam, meskipun terbatas pada studi pustaka dan membutuhkan validasi lebih lanjut secara empiris.
AN ECOLINGUISTIC ANALYSIS OF EBIET G. ADE’S SONG “BERITA KEPADA KAWAN”: REPRESENTATION OF HARMONY BETWEEN HUMANS AND NATURE
This study aims to explore the ecological narratives embedded in the lyrics of “Berita Kepada Kawan” by Ebiet G. Ade through the lens of ecolinguistics. Using a qualitative descriptive-interpretative approach, the research analyzes how the song represents the relationship between humans and nature, and how it conveys ecological values through language. The data were drawn from the lyrics of the song and analyzed using Arran Stibbe’s (2015) framework of constructive and destructive ecological discourse. The findings reveal that the song contains strong constructive narratives that promote empathy, spiritual reflection, and environmental responsibility. Nature is not merely portrayed as a backdrop to human suffering, but as an entity deeply intertwined with human emotions and ethical choices. Metaphorical language and symbolic imagery reinforce the urgency of ecological awareness. This study concludes that artistic texts such as songs can serve as powerful mediums for ecological discourse and should be integrated into broader environmental communication strategies. The research contributes to expanding the scope of ecolinguistics by emphasizing the role of music as a tool for environmental education and public awareness
The potential of pineapple peel waste fermentation as antibacterial and antioxidant agents
The fermentation of pineapple peel waste can yield a product in bioactive compounds, including an eco-enzyme that serves as both an antibacterial and antioxidant agent. By utilizing the fermentation process, the extraction of phenolic compounds is enhanced through the action of degrading enzymes produced by microorganisms. This study aims to explore the potential of fermenting pineapple peel waste from with varying fermentation durations of one month (designated as EE-1) and three months (designated as EE-3) to assess their antibacterial and antioxidant properties. The method research is purely experimental methodology with several testing phases: the preparation of the eco-enzyme, a disc diffusion test for antibacterial activity, the determination of the minimum inhibitory concentration (MIC) using the resazurin microtiter assay (REMA), and the assessment of antioxidant activity through the DPPH test. The result showed that the eco-enzyme fermentation has a dark brown color for EE-1 and a light brown color for EE-3, with a pH range of 3 to 3.2 and a sour pineapple aroma. EE-3 exhibited the highest antibacterial and antioxidant activity. It demonstrated strong inhibition against Propionibacterium acnes at concentrations of 100and 102, with MIC values of 3.13 mg/mL for Staphylococcus aureus, 12.5 mg/mL for Staphylococcus epidermidis, and 6.25 mg/mL for P. acnes. The minimum bactericidal concentration (MBC) was found to be 25 mg/mL for all tested bacteria, while the antioxidant activity of EE-3 was indicated by an IC50 value of 1.95 mg/mL
Exploring the implementation of the merdeka curriculum in biology education: A qualitative study at an Indonesian upper secondary school
This study aims to describe the implementation of the Merdeka Curriculum in Biology learning at SMA Negeri 1 Sibolga and to analyze its supporting and inhibiting factors. The study was conducted in the odd semester of the 2024-2025 academic year using a descriptive qualitative approach. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The results show that the implementation of the Merdeka Curriculum in Biology was carried out gradually. Teachers showed strong enthusiasm and initiative in understanding and applying curriculum principles such as differentiated learning and project-based learning. The school supported this effort by providing a Biology laboratory, digital learning resources, and internal training. However, several challenges emerged, including unequal teacher understanding of the curriculum, difficulties in preparing teaching materials aligned with the learning outcome, and limited practical training. Learning evaluation was conducted regularly through formative assessments and classroom observations. Routine reflection served as a crucial means of improving instruction. The study concludes that the success of curriculum implementation is strongly influenced by teacher readiness, school support, and active student engagement. Strengthening teacher capacity and inter-teacher collaboration is recommended as a strategic step to optimize curriculum implementation
Implementasi Ekstrakurikuler Jurnalistik Dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Dan Berpikir Kritis Siswa Madrasah Darussalam Internasional Boarding School Samarinda
Budaya literasi yang rendah mendorong lembaga pendidikan untuk bergerak dalam meningkatkannya melalui kegiatan menulis. Hal ini merespon Madrasah Darussalam International Boarding School Samarinda untuk menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan ekstrakurikuler jurnalistik dalam meningkatkan keterampilan menulis dan berpikir kritis siswa, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambatnya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Kepala Madrasah, Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Pembina, dan siswa yang mengikuti ekstrakurikuler jurnalistik menjadi sumber data primer, sedangkan penelitian sebelumnya digunakan sebagai data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan ekstrakurikuler jurnalistik dilakukan dalam tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peningkatan keterampilan menulis yang dirasakan siswa selama mengikuti kegiatan jurnalistik meliputi penggunaan Ejaan yang Disempurnakan (EYD), kesesuaian isi dan topik, penyusunan kerangka tulisan, penggunaan kosakata yang tepat, serta memiliki ide dan informasi yang jelas. Sementara itu, peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa terlihat dari kemampuan mengambil informasi yang dapat dipercaya, mempertimbangkan berbagai sudut pandang, mampu memecahkan masalah, dan melakukan evaluasi diri. Penelitian ini bisa menjadi topik yang lebih luas untuk para peneliti selanjutnya
Efektivitas Penggabungan Model Problem Based Learning dan Think Pair Share Terhadap Hasil Belajar PAI
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggabungan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Think Pair Share (TPS) terhadap peningkatan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe pretest-posttest control group, penelitian ini melibatkan siswa kelas VII SMP Negeri 25 Padang. Kelas VII.2 sebagai kelompok eksperimen dan VII.1 sebagai kelompok kontrol, masing-masing terdiri dari 30 siswa. Instrumen berupa tes pilihan ganda sebanyak 20 butir soal yang telah divalidasi oleh ahli. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, dan uji-t independen menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor posttest kedua kelompok (p < 0,001), dengan selisih rata-rata sebesar 7,83 poin. Hal ini menunjukkan bahwa integrasi model PBL dan TPS efektif meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan
DEVELOPMENT OF ENVIRONMENTALLY CONCERNED ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION AT SMPS GENERASI BANGSA MEDAN LABUHAN
The aim of this research is to analyze the development of Islamic Religious Education with an environmental perspective that is appropriate, practical and effective for use as teaching material. The research method used is development research with the 4-D (Define, Design, Develop dan Dessimination). The subjects in this research were class IX students at SMPS Generasi Bangsa Medan. Data collection instruments are observation, interviews, questionnaires, tests and documentation. The results of the research show: (1) the development of teaching materials is first carried out by performance analysis and needs analysis, then carrying out the design stage, (2) the feasibility of teaching materials is carried out by validation with an average score the overall percentage is 78.7%, valid category, (3) the practicality of the module obtained an overall average percentage score of 85.2%, very practical category, and (4) the effectiveness of teaching materials in improving student learning outcomes obtained a normalized gain score ( N-Gain) 0.55, which is in the effective category