Jurnal Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara, Medan
Not a member yet
1164 research outputs found
Sort by
Peran Model Project Based Learning (PJBL) dalam Meningkatkan Keterampilam Menulis Cerita Fantasi Kelas VII MTsN 2 Deli Serdang
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita fantasi siswa kelas VII di MTsN 2 Deli Serdang melalui penerapan Model Project Based Learning (PJBL). Berdasarkan pengamatan awal, keterampilan menulis siswa masih tergolong rendah, disebabkan oleh kurangnya motivasi, pemahaman struktur cerita, dan metode pembelajaran yang monoton. PJBL diusulkan sebagai solusi inovatif yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran melalui proyek yang bermakna. Metode ini tidak hanya fokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses pembelajaran yang mendorong kreativitas, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif,dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PJBL secara signifikan meningkatkan keterampilan menulis siswa, memungkinkan mereka untuk menuangkan ide dan gagasan dalam bentuk cerita fantasi yang terstruktur dan kreatif. Dengan demikian, PJBL terbukti efektif dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi siswa dalam menulis cerita fantasi
ONLINE LEARNING BASED ON HIGHER ORDER THINKING SKILLS IN ELEMENTARY SCHOOL: A CASE STUDY
21st century learning is ideally designed with learning categorized as higher order thinking skills (HOTS). This study specifically aims to describe the implementation of online learning in the HOTS category in elementary schools. This research will be conducted on fifth grade students in elementary school in Surakarta. This research uses a qualitative approach with a case study method. Analysis of learning implementation is carried out at the stages of learning planning, learning implementation, and learning assessment. The results showed that at the planning stage, the teacher analyzed the syllabus and content as well as selecting materials, developing teaching materials. At the implementation stage, the teacher uses a whatsapp group and google meet. The technique used is a mixture of synchronous and asynchronous. Students document learning activities such as presentations or simple experiments and upload them via the google classroom link with the design referring to levels C4, C5, and C6. The teacher's analysis and responses are given after the students have collected their exam answers. The results of this study are expected to be a reference source for teachers to make adjustments to the implementation of online learning that allows for stimulating HOTS of students in elementary schools.21st century learning is ideally designed with learning categorized as higher order thinking skills (HOTS). This study specifically aims to describe the implementation of online learning in the HOTS category in elementary schools. This research will be conducted on fifth grade students in elementary school in Surakarta. This research uses a qualitative approach with a case study method. Analysis of learning implementation is carried out at the stages of learning planning, learning implementation, and learning assessment. The results showed that at the planning stage, the teacher analyzed the syllabus and content as well as selecting materials, developing teaching materials. At the implementation stage, the teacher uses a whatsapp group and google meet. The technique used is a mixture of synchronous and asynchronous. Students document learning activities such as presentations or simple experiments and upload them via the google classroom link with the design referring to levels C4, C5, and C6. The teacher's analysis and responses are given after the students have collected their exam answers. The results of this study are expected to be a reference source for teachers to make adjustments to the implementation of online learning that allows for stimulating HOTS of students in elementary schools
Kaulinan Barudak Sunda dalam Membangun Karakter Cinta Tanah Air
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Kaulinan Barudak Sunda dalam membangun karakter cinta tanah air pada anak usia dini di TK Islam Al-Muhajir. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru kelas B, dan peserta didik kelompok B di TK Islam Al-Muhajir, Buah Batu, Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kaulinan Barudak Sunda dapat menjadi sarana efektif dalam menanamkan karakter cinta tanah air pada anak dengan cara yang menyenangkan. Melalui permainan tradisional ini, anak-anak dapat mengenal budaya lokalnya sendiri, meningkatkan keterampilan berbahasa Sunda, serta mengaktualisasikan nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Selain itu, Kaulinan Barudak Sunda juga memberikan berbagai manfaat bagi perkembangan anak, terutama dalam aspek fisik motorik, kognitif, sosial-emosional, serta seni dan kreativitas. Dengan demikian, implementasi permainan tradisional dalam pembelajaran di TK menjadi strategi yang relevan untuk menanamkan nilai-nilai karakter sekaligus mendukung tumbuh kembang anak secara holisti
ANALISIS PROGRAM MIS HIDAYATUSSALAM DALAM MENJAWAB TANTANGAN 5.0 BAGI ANAK USIA DASAR
AbstrakPenelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas program unggulan di MIS Hidayatussalam Kabupaten Deli Serdang dalam menghadapi tantangan era Revolusi Industri 5.0 pada anak usia dasar. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa program seperti Outing Class, Market Day, dan Pengembangan Diri mampu menumbuhkan karakter dan keterampilan abad 21. Namun, integrasi teknologi masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan penguatan infrastruktur digital dan pelatihan guru guna mewujudkan pendidikan berbasis nilai keislaman yang adaptif terhadap era digital. Kata Kunci: Pendidikan 5.0, MIS Hidayatussalam, Anak Usia Dasar, Outing Class, Market Day, Pengembangan Diri
ANALISIS PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)
This research is motivated by the many phenomena regarding curriculum problems in Indonesia which are currently changing, but are not balanced by increasing changes in the world of education. The purpose of this study is to analyze the implementation of the Independent Curriculum in Islamic Religious Education learning at SMPN 6, South Tangerang City. The method used is descriptive qualitative research. Data collection techniques are carried out through observation, interview and documentation methods. Informants in this study were taken from people who understand the implementation of the Independent Curriculum such as: principals, curriculum representatives, Islamic Religious Education teachers, and class VII students. The data analysis technique in this study uses the Miles & Huberman data analysis technique, namely data collection, data presentation, reduction and conclusions. The findings in this study indicate that the implementation of the Independent Curriculum in Islamic Religious Education learning at SMPN 6, South Tangerang City shows an increase in creativity and love for the country for students even though there are obstacles and challenges. Teachers apply a structured approach with differentiated, project-based, and cooperative learning, as well as the use of varied learning models, such as Cooperative Learning and Project-Based Learning, supported by interactive teaching media. Meanwhile, the obstacles in its implementation are the large amount of time spent by teachers and students, and students feel burdened by the cost of making the project
Optimalisasi Kemampuan Pemecahan Masalah Dengan Kegiatan Coding Pada Anak Usia 5-6 Tahun
Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi rendahnya kemampuan pemecahan masalah pada anak usia dini, yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang kurang tepat. Fokus utama penelitian adalah meningkatkan kemampuan pemecahan masalah tersebut melalui kegiatan coding tanpa komputer, dengan pendekatan berbasis bentuk dan warna sebagai kode. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart, yang dilaksanakan di TK Sun Jaya. Subjek penelitian terdiri dari 13 anak kelompok B, yang terdiri dari 7 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Instrumen yang digunakan mencakup tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase ketercapaian dan refleksi setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan pemecahan masalah dari 41% pada pra-siklus menjadi 86% pada siklus I, dan 91% pada siklus II, yang membuktikan efektivitas aktivitas coding dalam meningkatkan keterampilan tersebut
Analisis Literatur tentang Pengembangan Modul Ajar Qur’an Hadis Kelas X dalam Konteks MAN 1 Padang Pariaman
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan strategi pengembangan modul ajar Qur’an Hadis kelas X yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik di MAN 1 Padang Pariaman. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kepustakaan, kajian ini menghimpun dan menganalisis literatur terkait pengembangan bahan ajar, desain pembelajaran, serta hasil belajar dalam konteks pendidikan agama Islam. Temuan menunjukkan bahwa modul ajar yang dirancang secara kontekstual, interaktif, dan memanfaatkan teknologi digital memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa, baik dalam aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Selain itu, integrasi nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal dalam isi modul mampu memperkuat karakter religius peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelatihan guru dalam menyusun modul yang adaptif terhadap konteks sosial budaya dan dinamika perkembangan peserta didik. Hasil kajian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis terhadap upaya peningkatan kualitas pembelajaran Qur’an Hadis di Madrasah Aliyah melalui inovasi bahan ajar yang aplikatif dan berdayaguna
PELATIHAN PERSIAPAN UJI KOMPETENSI BIDANG KEAHLIAN AKUNTANSI KEUANGAN LEMBAGA DI SMK DWI WARNA
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesiapan siswa kelas XII Program Keahlian Akuntansi Keuangan Lembaga di SMK Dwi Warna dalam menghadapi Uji Kompetensi Keahlian (UKK). Berdasarkan hasil observasi awal, ditemukan bahwa sebagian besar siswa masih kurang percaya diri dan belum sepenuhnya memahami materi ujian, khususnya dalam praktik penyusunan laporan keuangan dan penggunaan software akuntansi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu: koordinasi dengan pihak sekolah, penyusunan modul pembekalan, pelaksanaan pelatihan dan simulasi UKK, serta evaluasi kegiatan. Metode pelaksanaan mencakup pemberian materi teori dan praktik, simulasi UKK berbasis studi kasus, serta pendampingan secara langsung oleh dosen dan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap pemahaman siswa, yang terlihat dari peningkatan nilai post-test dibandingkan pre-test. Selain itu, siswa menjadi lebih percaya diri dan terampil dalam menyelesaikan soal UKK. Kegiatan ini juga mendorong terjalinnya kerja sama antara pendidikan tinggi dan pendidikan menengah kejuruan dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan SMK
PELATIHAN TATA CARA PENYELENGGARAAN JENAZAH
Kegiatan ini merupakan pelatihan tata cara penyelenggaran jenazah yang diadakan dengan tujuan menyatukan pendapat sehingga tidak ada lagi perselisihan yang terjadi di tengah-tengah Masyarakat. Penyelenggaraan jenazah hukumnya fardhu kifayah yang merupakan kewajiban bagi kaum muslimin yang apabila dilakukan oleh Sebagian kecil muslimin itu sudah menyelamatkan kaum muslimin yang lainnya. Banyak Masyarakat yang meragukan tata cara penyelenggaraan jenazah terutama pada bagian memandikan. Kenagarian Panampuang mengadakan pelatihan tata cara penyelenggaraan jenazah untuk menyatukan pendapat tersebut. Kegiatan ini merupakan kegiatan pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen STIT Ahlussunnah Bukittinggi yang bertempat di Aula Wali Nagari Panampuang Kecamatan Ampek Angkek. Pelatihan ini diawali dengan pembukaan dari wali nagari dan pemuka Masyarakat, kemudian penjelasan dari narasumber secara teori dan praktek. Setelah penjelasan secara teori, saat sesi tanya jawab banyak bermunculan pertanyaan yang berkaitan dengan memandikan jenazah. Setelah memberikan penjelasan secara teori, lanjut dengan mempraktekkan cara mengafani jenazah yang diselingi oleh pertanyaan peserta. Peserta yang hadir merupakan Ibu-ibu majlis ta’lim yang masih aktif di tengah-tengah Masyarakat Nagari Panampuang. Setelah pelatihan tata cara penyelenggaraan jenazah ini, para peserta menyadari bahwa perbedaan selama ini tidak melanggar syari’at. Selanjutnya setiap menyelenggarakan jenazah sudah bisa memaklumi hal-hal yang berkaitan dengan adat budaya yang tidak mempengaruhi aturan syari’at dalam pelaksanaannya
Textual Metafunction in Students’ IELTS Writing Task 2
This research is aimed to analyze the textual metafunction in students’ IELTS Writing Task 2 and the factors underlying the way the subjects used themee and rheme in the descriptive text. This study was conducted using a descriptive-qualitative method. The subjects of the research are 10 high school students who pursue Academic IELTS at Batari School. The technique for collecting data was document analysis and interview. The result of this research showed that the students used three types of thematic progression patterns in combination. The analysis of thematic progression and the interview results showed that the reasons underlying the use of theme and rheme in IELTS task 2 writing were a lack of linguistic skill and lack of argumentative knowledg