Jurnal Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara, Medan
Not a member yet
1164 research outputs found
Sort by
KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MENERAPKAN KEGIATAN P5 PPRA PADA KURIKULUM MERDEKA DI MTsN 2 ACEH BARAT
MTsN 2 Aceh Barat merupakan madrasah Tsanawiyah yang menggunakan kurikulum merdeka di kabupaten Aceh Barat. Persiapan dan pelaksanaan dimulai pada tahun ajaran baru 2022/2023. Dewan guru dan waka kurikulum masih bingung dan belum paham benar bagaimana menerapkan pembelajaran projek P5 PPRA, perencanaan yang kurang matang dari pimpinan madrasah, dan pelaksanaan yang tidak berjalan sebagaimana mestinya, bahkan pada akhirnya kegiatan P5 PPRA ini pun mandeg dengan sendirinya. Penelitian yang dilakukan oleh penulis merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pengambilan sampel yang disesuaikan dengan tujuan penelitian. Metode pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan analisis data. Kepala Madrasah dalam penyusunan rencana kegiatan P5 PPRA belum maksimal, masih terdapat kekurangan fasilitas tong sampah sebagai sarana kegiatan projek yang akan dilaksanakan sesuai tema yang telah dipilih. Perencanaan yang disusun Kepala Madrasah tidak mengakomodir seluruh keberagaman siswa sehingga penetapan tema-tema projek yang direncanakan tidak sepenuhnya efektif diterapkan, SDM Madrasah belum memiliki pengetahuan cukup tentang kegiatan P5 PPRA. Pelaksanaan kegiatan P5 PPRA di Madrasah tidak berjalan baik, hanya berlangsung selama waktu enam bulan sejak diterapkan, dan mandeg karena tidak ada instruksi yang jelas dari pimpinan madrasah. Kendala Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam menerapkan P5 PPRA berasal dari Siswa, Lingkungan, dan Madrasah itu sendiri. Dapat digambarkan secara singkat bahwa siswa kurang motivasi belajarnya, lingkungan keluarga siswa kurang mendukung perkembangan belajar siswa, dan selain itu lemahnya SDM Madrasah terhadap pemahaman tentang P5 PPRA serta tidak menguasai digital learning
MOTIVASI BELAJAR DITINJAU DARI KONFORMITAS TEMAN SEBAYA PADA SISWA
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara konformitas teman sebaya dan motivasi belajar siswa. Metode yang dilakukan menggunakan metode kuantitatif. Motivasi belajar digunakan sebagai variabel terikat dan konformitas teman sebaya digunakan sebagai variabel bebas. Objek yang menjadi Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X, XI, XII MAS Alwasliyah Gedung Johor Medan yang berjumlah 266 orang dengan 153 orang sampel. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik disproportionate stratified random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif antara variabel motivasi belajar dengan variabel konformitas teman sebaya dengan nilai Pearson Correlation sebesar 0.191 dan Sig. sebesar 0.018 (p < 0.05). Hasil ini memperlihatkan bahwa hipotesis penelitian diterima. Dari hasil yang diperoleh menyatakan bahwa semakin tinggi motivasi belajar siswa maka semakin tinggi pula konformitas teman sebayanya dan begitu sebaliknya. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian sebelumnya yang pernah dilakukan pada siswa SMA Muhammadiyah Kudus. Hasil penelitian ini menjawab hipotesis yang diajukan bahwa ada hubungan positif signifikan antara konformitas teman sebaya dengan motivasi belajar siswa
PERADABAN ISLAM PADA MASA NABI MUHAMMAD SAW
Peradaban Islam dalam prosesnya melewati tahapan yang sangat panjang. Selain upaya, Nabi Muhammad saw. selaku pembawa risalahnya telah mengalami berbagai peristiwa demi tersebarnya ajaran Islam. Nabi Muhammad Saw. dalam menjalani misi dakwahnya menjumpai berbagai rintangan, bahkan dari seorang pamannya; Abu Lahab. Meski demikian berkat pertolongan Allah beliau selalu saja menemukan jalan keluar agar misi dakwah tetap berjalan dengan baik, di antaranya jaminan dari pamannya yang lain; Abu Thalib. Secara garis besar peradaban Islam pada masa Nabi Muhammad Saw. meliputi dua periode; Mekkah dan Madinah. Di dua kota tersebut di tengah kecaman dan ancaman beliau melakukan berbagai strategi sehingga dakwah bisa tetap terlaksana. Pada periode Mekkah dakwah secara sembunyi- sembunyi—mula-mula islam dipeluk oleh istri dan keluarga terdekat yang kemudian disebut dengan istilah assabiyqulnal awwalun-- dan dakwah secara terang-terangan yang ditempuh berhasil meski tidak jarang ancaman dan siksaan tidak terhindarkan diterima oleh para sahabatnya. Adapun ketika periode Madinah fokus dakwah Rasulullah Saw. sudah mulai berbeda, di antaranya; 1) Pembentukan sistem sosial masyarakat, 2) Politik, 3) Membangun masjid, 4) Ekonomi, 5) Rasulullah Presiden Madinah
Implementasi Instrumen Penilaian Pembelajaran pada Anak Usia Dini di RA Sholahiyah Bae Kudus
Early childhood learning assessment is something that must be done by educators in every institution to determine children's development. This research focuses on assessing children aged 4-5 years in group A which refers to the independent curriculum implemented in one of the PAUD institutions, namely RA Sholahiyah Bae Kudus. This research aims to find out how learning assessment is implemented for children aged 4-5 years, the instruments used, and the obstacles and supporting factors at RA Sholahiyah Bae Kudus. This research uses qualitative methods using data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. The subjects of this research were the principal, class A1 and A2 teachers, employees and students aged 4-5 years at RA Sholahiyah Bae Kudus. This research uses the Miles and Huberman model where data analysis consists of data collection, data reduction, data presentation, and data withdrawal. The results of the research show that RA Sholahiyah Bae Kudus in implementing it used the independent curriculum as a reference using three assessment instruments including: anecdotal notes, checklists, and work results. The assessment process carried out by educators is by observing and analyzing each child according to learning activities, student needs and learning achievements. In this case there are also obstacles in the assessment process, but for every obstacle there is a way out through solutions or suggestions
The Implementation of Project Based Learning Method in Building Creativity, Encouraging Learning Motivation and Improving Language Skills
This study is aimed to elaborate how the implementation of Project-Based Learning Methodology in the classroom benefits the students in building their creativity, encouraging their learning motivation and improving their language skills. The study is qualitative research with experiential approach. The study described the teachers and students point of view on the implementation of Project-Based Learning in their classroom. he implementation is not restricted to language/English subject but other subjects as well. In terms of language skills, the Project-Based Learning method has opened new ways to improve students’ speaking, writing, listening and reading skills. In creativity, Project-Based Learning encourages students to be creative, sharpens the critical thinking skill and interpersonal skill since the projects are mostly conducted in groups. PBL assist the poor academic students to have motivation to improve their academic achievements
THE CORRELATION BETWEEN STUDENT READING HABIT AND THEIR ABILITY OF WRITING NARRATIVE TEXT
The objective of this study was to examine the reading behaviors of individuals learning the English language and see whether these behaviors are correlated with enhanced writing abilities. The study was conducted at 22 Tembung, MAS Al-Wasliyah. A total of 34 students were chosen randomly. In this research through random sampling technique. A questionnaire was used to measure how good the students’ reading habit and guided writing test to measure students’ ability of writing narrative text. After conducting the research, it was found that the average score of the students’ reading habit was 61.1%, that was in good level and the average score of the ability of writing narrative text was 72.4 that was categorized good as well. Moreover, the result of data analysis using SPSS shows that the correlation coefficient between the two variables (reading habit and writing ability) is 0.629, while the critical value for 34 students with 95% confidence is 0.339. Since the correlation coefficient obtained (0.629) is higher than the table value (0.339). It was concluded that there was a positive correlation between students‟ reading habit and their ability of writing narrative text
THE INFLUENCE OF GROUP GUIDANCE SERVICES WITH ASSERTIVITY CONTENT ON BULLYING BEHAVIOR IN CLASS X STUDENTS AT SMK NEGERI 3 PANYABUNGAN
This research aims to determine the effect of group tutoring services with assertive content on bullying behavior in class X students at SMK Negeri 3 Panyabungan. The type of research used in this research is experimental research by providing activities to the guidance of the experimental group. The researcher used 10 students as samples in this research. This research uses IBM SPSS Statistics 26. Based on the results of the t test, it can be seen that the significance level is 0.05 with a probability of 1-α and degrees of freedom dk = n-k= 10-1=9, so from the t table we get t = 2.262. Thus tcount>ttable (10.713 > 2.262) or Sig .000 < 0.05. Where the sig (2-tailed) value is smaller than 0.05 so it can be concluded that Ha is accepted and Ho is rejected. Ha was accepted because of the differences between the two tests
Penerapan Metode Tutor Sebaya Berbantuan Media Kahoot dalam Pembelajaran Menganalisis Struktur Teks Anekdot Peserta Didik SMA
Hasil observasi yang penulis dapatkan di SMA Negeri 5 Semarang menunjukkan bahwa kemampuan menganalisis struktur teks anekdot pada peserta didik kelas X-12 belum optimal dan masih ada beberapa yang mengalami kesulitan menganalisis struktur teks anekdot. Tujuan dilakukannya riset ini untuk memberikan pemahaman tentang manfaat penggunaan metode tutor sebaya dalam pembelajaran menganalisis struktur teks anekdot pada khususnya dan manfaat pengintegrasian teknologi ke dalam pembelajaran salah satunya dengan Kahoot. Langkah kerja dalam riset ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Proses pengambilan data penelitian melalui observasi kelas, dokumentasi, dan tes tertulis. Penelitian ini berlokasi di sekolah PPL 1 SMA Negeri 5 Semarang dengan objek penelitian peserta didik kelas X-12 berjumlah 36 peserta didik. Hasil dari penelitian ini penggunaan metode tutor sebaya bantuan media Kahoot dalam pembelajaran menganalisis struktur teks anekdot bagi peserta didik SMA menghasilkan temuan yang menarik. Hal tersebut dibuktikan dari hasil tes dengan nilai rata-rata kemampuan peserta didik dalam menganalisis struktur teks anekdot sebesar 86. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan metode tutor sebaya dengan media Kahoot dapat menjadi solusi efektif dalam mengoptimalkan pembelajaran menganalisis struktur teks anekdot kelas X
Bahan Ajar Scrapbook Digital Pada Materi Kalimat Transitif dan Intransitif untuk Siswa Sekolah Dasar
Kalimat transitif dan intransitif merupakan materi pelajaran bahasa Indonesia di kelas IV tingkat sekolah dasar. Namun observasi di sekolah menunjukkan berbagai masalah terkait keseulitan siswa memahami kalimat transitif dan instransitif, dan belum pernah menggunakan bahan ajar digital. Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan bahan ajar scrapbook digital pada materi kalimat transitif dan intransitif yang layak digunakan untuk siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan model 4D sehingga terdapat empat langkah, yaitu: define, design, develop, disseminate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar scrapbook digital memperoleh kategori valid. Penelitian ini sangat merekomendasikan kepada guru maupun peneliti untuk melakukan inovasi pembelajaran dengan mengintegrasikan alat teknologi digital maupun pelaksanaan pembelajaran melalui proses digitalisas
PENGEMBANGAN DESAIN KEGIATAN PEMBELAJARAN DI RUMAH QURAN ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ BERBASIS GENDER DAN FAHAM ALIRAN KEAGAMAAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang pengembangan desain kegiatan pembelajaran di Rumah Quran Abu Bakar Ash-Shiddiq berbasis gender dan faham aliran keagamaan. Metode penelitian yang adalah metode kualitatif dengan sumber data melalui wawancara dan observasi. Sedangkan analisis data yang digunakan yaitu analisis Miles dan Huberman yang merupakan teknik analisis yang dilakukan dengan mendasarkan diri pada penelitian lapangan. Dalam menggunakan metode penelitian tersebut, peneliti dapat mengetahui pengembangan desain kegiatan pembelajaran di Rumah Quran Abu Bakar Ash-Shiddiq berbasis gender dan faham aliran keagamaan bahwasannya Rumah Quran Abu Bakar Ash-Shiddiq merupakan lembaga pendidikan al-Quran yang menggunakan metode tajdied sebagai metode utama dalam pembelajaran, yang mengedepankan kerukunan, toleransi dan saling menghargai sebuah perbedaan yang ada. Adapun strategi pembelajaran yang diterapkan meliputi pertama, posisi duduk membentuk “letter U” atau melingkar sehingga guru dapat mengamati pergerakan setiap santri. Kedua, pembelajaran diawali dengan guru memberikan salam dan berdoa bersama. Ketiga, mengulang sedikit materi yang dibahas pada pertemuan sebelumnya. Keempat, ustadz/ah mulai menyampaikan materi yang akan diajarkan. Kelima, ustadz/ah meminta santri untuk membaca secara indidivu