Jurnal-el Badan Bahasa (e-Jurnal Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)
Not a member yet
    1538 research outputs found

    PANDANGAN LIMA TOKOH PEREMPUAN TERHADAP PERNIKAHAN DALAM NOVEL MENIKAH KARYA JANE MARYAM

    Get PDF
    AbstrakPernikahan adalah sebuah perbuatan  sakral yang dilakukan oleh dua insan berlainan jenis kelamin untuk hidup bersama secara sah dalam sebuah ikatan batin yang sesuai dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat. Namun, pada kenyataan banyak diantara kita yang berpandangan bahwa pernikahan dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa harus berlawanan jenis kelamin. Penelitian ini akan membahas pandangan lima tokoh perempuan dalam menyikapi dan memaknai sebuah pernikahan dalam novel “menikah” karya Jane Maryam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pandangan lima tokoh utama perempuan terhadap arti sebuah pernikahan. Penelitian ini menggunakan teori feminisme radikal untuk mengungkapkan pandangan lima tokoh perempuan melalui identifikasi dan interprestasi watak dan karakter lima tokoh perempuan. Metoda yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan studi pustaka dan teknik baca catat sebagai metode pengumpulan datanya. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan teknik interpretatif. Hasil intertpretasi menunjukkan bahwa ada perbedaan yang mendasar tentang arti dan makna sebuah pernikahan dari kelima tokoh perempuan, antara lain pandangan seorang tokoh utama perempuan yang menyatakan bahwa pernikahan itu sebuah hubungan dua insan yang dilakukan dalam sebuah ikatan yang sah tetapi tidak harus berlainan jenis.Kata kunci:pernikahan;pandangan;kritik femini

    Inovasi Leksikal Bahasa Wotu

    Get PDF
    The purpose of this study is to describe the lexical innovation of Wotu dialect, namely describing a list of words that experience innovation by using qualitative methods or a direct approach to linguistic phenomena that occur in Wotu District, East Luwu District through an observation, interview, note taking technique and data reduction. The data obtained includes phonetic innovations consisting of substitution of vowel and consonant sounds, addition of vowel and consonant sounds, vowel sounds and consonants and consonant groups in the right position, meaning innovation, morphological innovations consisting of prefixes, suffixes, affixes and reduplications and lexical innovation consisting of lexical innovation, partial lexical innovation and full lexical innovation. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan inovasi leksikal bahasa Wotu, yaitu mendeskripsikan daftar kata yang mengalami inovasi dengan menggunakan metode kualitatif atau pendekatan secara langsung terhadap fenomena kebahasaan yang terjadi di Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur melalui proses observasi, wawancara, teknik catat, dan reduksi data. Data yang diperoleh mencakup inovasi fonetis yang terdiri atas penggantian bunyi vokal dan konsonan, penambahan bunyi vokal dan konsonan, penghilangan bunyi vokal dan konsonan serta gugus konsonan pada posisi kanan, inovasi makna, inovasi morfologi yang terdiri atas prefiks, sufiks, afiks dan reduplikasi, serta inovasi leksikal yang terdiri atas inovasi leksikal, inovasi leksikal parsial, dan inovasi leksikal penuh

    LOA, Volume 14, Nomor 2, Desember 2019

    No full text

    LEKSIKON KEKERABATAN ETNIK MELAYU BANGKA DI KOTA PANGKALPINANG

    Get PDF
    This is research aims to identity and classify the kinship lexicon then explain the role and meaning in Bangkanese Malay greetings. The research used descriptive method. The technique used was ethnographical interview. Bangkanese Malay ethnic in communicating either in nuclear family based on matchmaking or bloodline (offspring). That research result showed that the role and meaning of lexicon kinship dislayed that the people considered as close  relatitive are family. Family relation is both consanguine and afinal. It is categorized into ego aligned, over ego, and below ego

    THE NEUTRALITY OF MAINSTREAM MEDIA IN REPORTING REJECTION OF #2019GANTIPRESIDEN (Kenetralan Media Arus Utama dalam Memberitakan Penolakan #2019Gantipresiden)

    Get PDF
    The #2019gantipresiden movement was a new agenda of the opposition to win the 2019 presidential election. There were many rejections of these movements. The media reported these rejections with different language style so as to articulate their ideologies. The goal of this research is to explain the attitude of mainstream media toward the rejections of #2019gantipresiden and how ideology plays a role in discourse production. This research used CDA with the appraisal system approach to analyze linguistic features. The data in this research were taken from three different online news media, CNN Indonesia, Detik, and Kompas. The data of this research were collected by selected purposive sampling: three tops of news report were chosen in ‘Google search engine’ of each media. The data analysis was done through referential, substitutional and abductive inference method. The result shows that CNN and Kompas marginalize the #2019gantipresiden movement in reporting the rejection while Detik more neutral. CNN was more focused on describing the #2019gantipresiden movement by negative evaluation while others more focused on reporting the rejection. Furthermore, CNN used explicit, provocative, sharp and straightforward language styles; Detik used neutral, emphatic, careful, and objective language styles; Kompas used deep and clear analysis and more delicate language styles in reporting the rejection of the #2019gantipresiden movement.(Gerakan #2019gantipresiden adalah agenda baru pihak oposisi untuk memenangkan pemilihan presiden 2019. Ada banyak penolakan terhadap gerakan ini. Media memberitakan penolakan ini dengan gaya bahasa yang berbeda-beda mewakili ideologi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan sikap media online arus utama dalam memberitakan penolakan ini dan bagaimana ideologi berperan dalam praktik wacana. Penelitian ini menggunakan AWK dengan pendekatan sistem appraisal untuk menganalisis fitur-fitur linguistik. Data dalam penelitian ini diambil dari tiga media berita online (daring) yang berbeda, CNN Indonesia, Detik, dan Kompas. Data penelitian ini dikumpulkan dengan purposive sampling: tiga artikel teratas dipilih pada 'mesin pencari Google' dari masing-masing media. Data dianalisis menggunakan metode referensial, substitusi, dan abduktif inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CNN dan Kompas cenderung memarginalkan gerakan #2019gantipresiden dalam memberitakan penolakan sementara Detik lebih netral. CNN fokus dalam menggambarkan gerakan #2019gantipresiden dengan evaluasi negatif sementara yang lain lebih fokus pada pemberitaan penolakan. Selain itu, CNN menggunakan bahasa yang eksplisit, provokatif, tajam dan langsung; sementara Detik menggunakan bahasa yang lebih netral, empati, hati-hati, dan objektif; Kompas menggunakan analisis yang mendalam, jelas, dan lebih halus dalam memberitakan penolakan terhadap gerakan # 2019gantipresiden.

    Undas: Volume 15, Nomor 2

    No full text

    Pembelajaran teks Ande-Ande Lumut dengan teknik sosiodrama di Escola Tecnica Informatica, Dili sebagai kegiatan ekstrakurikuler

    Get PDF
    Learning Indonesian language in Timor-Leste Vocational High Schools is intended to make students communicate Indonesian language effectively. Indonesian language as a foreign language as stipulated in Timor-Leste constitution plays a strategic role in education. Moreover, vocational education such as the Escola Tecnica Informatica (ETI), Dili, prepares graduates ready to work. Basic communication competencies are developed based on mastery of Indonesian language and literature. This paper aims to describe the results of the study of narrative text learning of Ande-Ande Lumut  using sociodrama technique in class XI ETI, Dili as an extracurricular activity. The method used in this research is descriptive-qualitative method with case study technique. The research findings show that there are three benefits of integrating narrative text learning of Andeande Lumut with sociodrama technique, namely: (1) enhancing student attention through scenes; (2) make students understand psychosocial problems through the characters; and (3) make students emphathize to other peopl

    Medan Makna Aktivitas Tangan dalam Bahasa Sasak Dialek Ngeno-Ngene

    Get PDF
    This research aims to describe the components of the meaning of hand activities in the village of Labuhan Haji East Lombok district. The research method used in this research is a descriptive method with a qualitative form. The data in this study was obtained from 60 samples of native Sasak language ngeno-ngene dialect from two different hamlets in one village, meanwhile, the data in this study is oral data. The data technique in this study use proficient methods and see. The rseults of this study showed that the meaning of the activity field in Sasak dialect has fifty four lexemes and grouped based on the meaning of component that is in it to nineteen subterrain meaning hand activity in Sasak dialect ngeno-ngene. ABSTRAKPenelitian ini bertujan untuk mendeskripsikan komponen medan makna aktivitas tangan dalam bahasa Sasak dialek ngeno-ngene di Desa Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitiaan ini ialah metode deskriptif dengan bentuk kualitiatif. Data dalam penelitian ini didapatkan dari 30 sampel penutur asli bahasa Sasak dialek ngeno-ngene dari dua dusun yang berbeda dalam satu desa, sementara itu data dalam penelitian ini berupa data lisan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode cakap dan simak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa medan makna aktivitas tangan dalam bahasa Sasak dialek ngeno-ngene memiliki lima puluh empat leksem dan dikelompokkan berdasarkan komponen makna yang ada di dalamnya menjadi sembilan belas submedan makna aktivitas tangan dalam bahasa Sasak dialek ngeno-ngene

    PEMEROLEHAN BAHASA PADA ANAK USIA TIGA TAHUN

    Get PDF
    The first three years of a child‟s life is the golden age for a child‟s growth and development. Therefore, this age range became interesting to research the stage of achievement of what works performed by three years old child in terms of language acquisition. The subject of observation, Azra 3 years old with focus on the subject of language development in terms of phonological, syntax, semantics. The reserach found the children three years old mastering the overall sound of the vocal but some sounds diphtongs. In the consonant sounds there are still barries to the sound /r/ and /s/. In terms of syntax, the achievement of children in forming a sentence like: declarative, imperative, interrogative, and complex sentences have resembled an adult sentence, although there are some mistakes that are generally still acceptable. Finally , in terms of semantics subject still have difficulty in understanding the description of time

    Daftar Isi dan Kumpulan Abstrak

    No full text

    1,167

    full texts

    1,538

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal-el Badan Bahasa (e-Jurnal Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇