Jurnal-el Badan Bahasa (e-Jurnal Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)
Not a member yet
    1538 research outputs found

    DOMINASI GENDER DALAM BUKU BUNGA RAMPAI CERITA RAKYAT TAPANULI TENGAH TERBITAN BALAI BAHASA SUMATERA UTARA

    Get PDF
    Kajian dalam penelitian ini adalah dominasi gender yang muncul dalam penokohan di tiap cerita rakyat yang ada dalam buku Bunga Rampai Cerita Rakyat Tapanuli Tengah (The Anthology of Central Tapanuli Folktales) yang diterbitkan oleh Balai Bahasa Sumatera Utara tahun 2016. Metode  yang  digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah 8 (delapan) cerita rakyat yang terdapat dalam Buku Rampai Cerita Rakyat Tapanuli Tengah (The Anthology of Central Tapanuli Folktales), yaitu: (1) Putri Lopian, (2) Putri Runduk, (3) Putri Andam Dewi, (4) Legenda Bukit Batara, (5) Legenda Ujung Sibolga, (6) Legenda Raja dan Burung Dendang Buto, (7) Sonar Paku Bugis, dan (8) Asal Usul Makam Mahligai. Dari semua cerita rakyat, terdapat 10 tokoh utama, dimana tokoh laki-laki sebanyak 5 (lima) dan tokoh perempuan juga sebanyak 5 (lima) juga. Hasil dari kajian menemukan bahwa tidak ada dominasi pada salah satu gender dalam cerita rakyat Tapanuli Tengah. Gender laki-laki muncul dalam tokoh seperti raja, pangeran, saudagar, nakhoda, serta guru dan murid yang belajar ilmu Islam. Sementara gender perempuan muncul dalam cerita sebagai tokoh putri raja dan istri tokoh utama. Penokohan dan gender tersebut muncul karena adanya unsur seperti: (1) letak geografi Tapanuli Tengah adalah berada di pinggir laut; (2) sistem pemerintahan masa lalu berbentuk kerajaan; dan (3) faktor agama Islam yang banyak dianut.

    NILAI EDUKASI DALAM FABELSENTANI

    Get PDF
    Keragaman fabel yang terdapat pada suku Sentani dapat dijadikan sebagai sarana membangun karakter anak. Sebagai bagian dari sastra lisan yang dianggap penting oleh masyarakat pendukungnya, nilai-nilai edukasi apa saja yang terdapat dalam fabel Sentani. Permasalahan yang menjadi fokus penelitian ini adalah nilai edukasi yang terdapat di dalam fabel Sentani. Dengan pendekatan deskriptif objektif, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai edukasi yang terdapat dalam fabel Sentani. Dari hasil analisis diketahui bahwa terdapat beberapa karakter universal yang dapat diambil dari fabel Sentani, di antaranya cinta terhadap Tuhan dan cinta makhluk ciptaanNya, kerja keras, kejujuran, dan rendah hati

    HASRAT NANO RIANTIARNO DALAM CERMIN MERAH: KAJIAN PSIKOANALISIS LACANIAN

    Get PDF
    Karya sastra merupakan manifestasi hasrat pengarang. Dalam sejarahnya, hasrat terbentuk dari rasa kekurangan subjek. Menulis karya sastra merupakan upaya untuk menutupi kekurangan tersebut. Upaya itu dapat dilihat dalam pandangan pengarang akan ego-ego ideal di dalam karya-karyanya. Novel Cermin Merah adalah sample untuk melihat apa dan bagaimana hasrat Nano Riantiarno. Tujuannya adalah menemukan apa yang menjadi pembayangan ego-ego ideal bagi Nano. Telisik hasrat ini akan menggunakan kajian Psikoanalisis Lacanian (PL). Melalui PL ini akan digunakan metode metafora dan metonimia dalam melihat penanda-penanda hasrat Nano dalam Cermin Merah. Kajian ini menemukan bahwa hasrat Nano akan seorang yang jujur, berani, bertanggung jawab, loyal, ulet, konsisten, pekerja keras, setia, dan demokratis diidentifikasi dari citraan ayahnya. Sedangkan pandangannya tentang stigmatisasi PKI dan LGBT merupakan hasratnya akan orang yang menghargai keberadaan orang lain. Menjadi seniman dan penulis merupakan anchoring point Nano dalam menyudahi keambiguitasan dan ketidakmenentuan dirinya

    MEMANG JODOH: PEMBERONTAKAN MARAH RUSLI TERHADAP TRADISI MINANGKABAU

    Get PDF
    Tulisan ini membahas novel terakhir Marah Rusli yang berjudul Memang Jodoh. Memang Jodoh adalah novel yang menceritakan kehidupan perkawinan sang pengarang sendiri. Sebagian besar peristiwa yang terjalin di dalam cerita adalah hal yang dialami oleh Marah Rusli di kehidupan nyatanya. Dalam kaitan itu, bukan sebuah anomali jika novel Memang Jodoh  merupakan suatu bentuk pemberontakan Marah Rusli terhadap tradisi yang membelenggunya. Pemberontakan itu  diamati dari rangkaian peristiwa yang terjalin di dalam cerita. Oleh sebab itu, penelitian ini membahas pemberontakan Marah Rusli terhadap tradisi Minangkabau  di dalam Memang Jodoh. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan  bentuk pemberontakan Marah Rusli berkenaan  tradisi Minangkabau yang tertuang di dalam Memang Jodoh. Sumber data berasal dari novel Memang Jodoh. Data berupa kalimat-kalimat di dalam novel yang dianalisis menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan teknik kajian pustaka. Data ini dianalisis menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Hasil analisis menunjukkan Marah Rusli melakukan pemberontakan terhadap tradisi Minangkabau yang berkenaan dengan sistem matrilineal, sistem waris, perjodohan, dan poligami

    PANDANGAN EMPAT TOKOH PEREMPUAN TERHADAP VIRGINITAS DALAM NOVEL GARIS PEREMPUAN KARYA SANIE B. KUNCORO: PERSPEKTIF FEMINIS RADIKAL

    Get PDF
    In a patriarchal society, virginity is a symbol of personality for a woman. If a woman is able to keep herself virgin and serve it later to her husband after marriage, then she is valued as a “good” woman. On the other side, if a woman lost her virginity before marriage she will be labeled as “bad” woman. Furthermore how the opinions about virginity be seen through the four female characters glasses contained in the novel by Sanie B. Kuncoro? This article will discuss women’s point of view interpreted from four female characters in Garis Perempuan novel by Sanie B. Kuncoro. This research is a descriptive research. Therefore, this article is aimed to describe the different views of four female characters regarding virginity issue. Radical feminist theory is being applied to interpret the views of four female characters as identifying the character as the first step. The result shows that the virginity is a negotiable commodity to pull out women from the issue of life. Virginity is also seen as a dignity which is priceless. Virginity is a born treasure. Therefore, a woman has a right to give her virginity to whoever she wants without any interferences from patriarchal society. 

    PERGESERAN RIMA DALAM PUISI TERJEMAHAN TAUFIQ ISMAIL (Rhyme Shift in Poems Translated by Taufiq Ismail)

    No full text
    One of indications of the success in poetry translation is source language (SL) rhyme and meaning can be transferred into target language (TL) simultaneously. However, sometimes rhyme translation shift cannot be avoided to keep the meaning of SL. This is a qualitative descriptive research that aims to explore rhyme shift and its effect toward translation meaning accuracy. The data were SL-TL rhymes pairs found in eight poems translated by Taufiq Ismail. The analysis result showed that there were various rhyme shifts, including fixed rhymes, partial shift rhymes, and full shift rhymes. Accurate rhyme shifts (without any type rhyme shift) happens on more than a half of entire data. The shifts found were not influence the accuracy of poem meaning. Basically, those were developed as an effort to preserve poems message as a part of universal literature piece

    PENGARUH LATAR BUDAYA TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA DALAM ANTOLOGI CERPEN KOLECER DAN HARI RAYA HANTU

    Get PDF
    It was interesting to study literary works containing local language vocabulary because it showed its community life. The goal of this study was to describe the influence of cultural background on the use of languages in short stories of Antara Bali and Balige by Cesillia Ces, Pastu karya Oka Rusmini, Baminantu by Sastri Yunizarti Bakry, dan Lali Panggora by Saut Poltak Tambunan. This research used sociolinguistic approach. The researcher collected the data by documenting the local language in Antara Bali and Balige by Cesillia Ces, Pastu karya Oka Rusmini, Baminantu by Sastri Yunizarti Bakry, dan Lali Panggora by Saut Poltak Tambunan. The data collection had a correlation with the social cultural concept in the stories. It revealed that cultural backgrounds influenced the use of language, such as vocabulary and terms of address

    EKSISTENSI CERITA RAKYAT DI DESA BEJIHARJO, GUNUNGKIDUL DAN FAKTOR DETERMINAN YANG MEMENGARUHINYA

    No full text
    The purpose of this study is to determine the existence of folktales and the determinant factors that affect it. This research uses a qualitative method of an ethnography type . The method of the data collection is done by observations and interview techniques; moreover, the data were analyzed by a qualitative technique . The validity of data is done by source, method, and theory triangulation techniques . The results of this research indicate that there are several folktales owning high-existence in the society of Bejiharjo Village, Karangmojo, Gunungkidul . The folktales which thrive in this village are a legend and a myth as Tradisi Bersih Kali, Legenda Goa Pindul, Tragedi Kali Semilih, Asal-usul Goa Sriti, Legenda Telaga Wilis, dan Sejarah Padukuhan Grogol. The existence can be seen as the clean ritual of the river which in its implementation refers to the folktales’ values of clean river tradition . Additionally, the folktales are also stated in the inscription on the t-shirts that are sold around the tourist attractions in Goa Pindul. The existence is influenced by internal and external factors. The internal factors are (1) the belief system of the society and (2) the presence of the elders and the traditional authorities in the Bejiharjo Village, while the external factors are (1) the historical relationship between the Sultan Palace of Yogyakarta and the Bejiharjo communities and (2) the high interest of tourists in Bejiharjo Village

    PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MEMBACA TEKS NEGOSIASI SISWA KELAS X JURUSAN GEOLOGI PERTAMBANGAN SMK NEGERI 6 SAMARINDA TAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017

    No full text
    This study aimed to improve negotiation text reading skill so that students’ learning achievement and reading skill of negotiation text in Indonesian language and literature can reach the minimum mastery standard . It used (1) observation, (2) questionnaire, and (3) test in collecting the data . It was qualitative research that applied descriptive statistics . This analysis was only an accumulation of basic data in the form of descriptions that did not seek or explain any mutual relationships, did not test any hypotheses, and did not make any predictions or conclusions

    LOA: Volume 12, Nomor 1, Juni 2017

    No full text

    1,167

    full texts

    1,538

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal-el Badan Bahasa (e-Jurnal Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇