Jurnal-el Badan Bahasa (e-Jurnal Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)
Not a member yet
    1538 research outputs found

    KARAKTER SUTI DAN NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL SUTI KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterkaiatan unsur intrinsik serta konflik kejiwaan tokoh Suti dan menjelaskan nilai pendidikan dalam novel Suti karya Sapardi Djoko Damono. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan analisis isi. Sumber data yang digunakan berupa dokumen. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterkaitan antarunsur dalam novel Suti karya Sapardi Djoko Damono dapat membangun sebuah jalinan cerita yang penuh dengan konflik dan memiliki penguatan pada tema (1) tokoh Suti sebagai tokoh sentral memiliki karakter dan kepribadian yang kuat. (2) nilai yang terkandung di dalamnya pelestarian hasil kebudayaan bangsa, nilai pendidikan moral berupa sikap saling menghormati terhadap sesama, nilai pendidikan sosial berupa pentingnya berinterkasi sesama manusia di lingkungan sekitar (3) novel Suti karya Sapardi Djoko Damono dapat dijadikan bahan ajar pada pembelajaran sasrta

    NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA TOKOH BONAR SI PENJAGA SUNGAI KARYA YULHASNI

    Get PDF
    Karya sastra yang baik hendaknya dapat memberikan nilai-nilai pendidikan kepada pembacanya selain sifatnya yang menghibur. Untuk menemukan nilai-nilai pendidikan di dalam karya sastra, diperlukan pula keterampilan membaca, terutama karya sastra yang diperuntukkan untuk usia anak-anak. Hendaknya pengarang juga memerhatikan kosakata dan unsur pembentuk karya sastra (unsur intrinsik dan ekstrinsik) yang akan disuguhkan kepada anak-anak dengan konflik cerita yang disesuaikan dengan tingkatan pekembangan dan daya nalarnya juga. Oleh karena itu, dalam usaha mengadakan buku sastra untuk anak, Balai Bahasa Sumatera Utara telah mengadakan sayembara menulis cerita anak dan pada tahun 2017 lalu diperoleh 5 pemenang. Dari kelima karya itu, penulis menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat pada cerita anak yang berjudul Bonar Si Penjaga Sungai karya Yulhasni. Hal ini dilakukan sebagai usaha mengapresiasi hasil karya sastra yang dihasilkan oleh pengarang lokal, khususnya yang berasal dari Sumatera Utara. Analisis ini menggunakan metode deskriptif analitik, yaitu menelaah nilai-nilai pendidikan karakter dari karakterstik tokoh utamanya melalui pembacaan heuristik dan hermeneutik. Dari kedelapan belas nilai-nilai pendidikan karakter yang diacu berdasarkan Kemdiknas tahun 2010, penulis menemukan sembilan nilai-nilai pendidikan karakter dari karakteristik tokoh utama cerita tersebut. Hasil yang diperoleh yaitu nilai-nilai pendidikan karakter: religius, toleransi, disiplin, mandiri, rasa ingin tahu, bersahabat/komunikatif, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab

    JAGAD ALUS MISTIS JAWA DALAM CERPEN-CERPEN DANARTO DAN FANTASI MAGIS TERNATE DALAM NOVEL CALA IBI KARYA NUKILA AMAL

    No full text
    Artikel ini mengkaji kumpulan cerpen Godlob karya Danarto dan novel Cala Ibi karya Nukila Amal dari sudut pandang realisme magis. Realisme magis dipahami sebagai gaya estetetik yang mengandung unsur-unsur magis bercampur aduk dengan realitas. Dalam realisme magis wilayah mistis dan realitas empiris diperlakukan sejajar karena yang fantasi dan supranatural mengakar pada realitas kultural dan historis. Kajian dalam tulisan ini berdasarkan pandangan bahwa teks sastra pasti akan terpengaruh oleh kultur masyarakat dan pengarangnya. Muatan makna yang terdapat di dalam karya sastra akan dipengaruhi dan ditentukan oleh kosmologi budaya, nila-nilai, norma, konvensi sosial budaya atau bahkan ideologi pengarangnya. Metode dalam tulisan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yakni prosedur penelitian yang menghasilkan data-data deskriptif berupa kata-kata atau kalimat tertulis yang menunjukkan kadar realisme magis dalam cerpen-cerpen Danarto yang terkumpul dalam kumpulan cerpen Godlob dan dalam novel Cala Ibi karya Nukila Amal. Dalam kumpulan crpen Godlob karya Danarto maupun novel Cala Ibi Nukila Amal dapat ditemukan ciri-ciri realisme magis, yakni elemen yang tidak dapat direduksi, dunia fenomenal, keraguan-keraguan yang menggoyahkan, penggabuangan antara yang magis fantasi dengan realitas dan rusaknya batas, ruang, waktu dan identitas. Dalam cerpen-cerpen Danarto, realisme magis berlandaskan mistisisme Jawa berupa konsep-konsep sangkan paraning dumadi, mulih-mulanira, dan manunggaling kawula-gusti, sedangkan dalam novel Cala Ibi, realisme magis berdasarkan  mitos-mitos historis Ternate, dan sufisme Islam dengan konsep wahdatul wujud.Abstract: These article investigate the short story collections of Godlob by danarto and novel Cala Ibi by Nukila Amal from from point of view magical realism. Magical realism is being understood as an aesthetic style which is consist of magical elements that mixed by reality. In magical realism, the mistic and empirical reality treated parallely because of the fantasy and supranatural which is rooted to cultural and historical reality. The study of these writing based on a view that literature writing will be affected and determined cultural cosmology, values, norm, cultural social converence or even the writer ideology. The metode in these writing using descriptive qualitative metode, that is research procedure which is produced descriptive datas contain word`s or `written sentences pointed Godlob and the novel Cala Ibi by Nukila Amal can be found in the magical realism: elements that cannot be reducted, fenomenal world, faltering doubts, merging between magical fantasy with reality and the damage limit, space, time and identity. In Danarto’s short story, magical realism based on Javanese mistism such as concept sangkan paraning dumadi,mulih mulanira and manunggaling kawula gusti. While in the novel Cala Ibi, magical realism based on Ternate historical myths and Islamic sufism with wihdatul wujud comcept

    MAGICAL REALISM-LIKE IN SHAKESPEARE'S A MIDSUMMER NIGHT'S DREAM

    Get PDF
    This article uses concepts of magical realism by Wendy B. Faris to analyze Shakespeare's A Midsummer Night's Dream. We analyze elements of magical realism of the work in mapping discourses between the text and the real life. The chosen material object that published earlier than the theory we chose make this work contributes to describe the trace of the civilization development; event of in-betweeness of human consciousness. However, we have found that A Midsummer Night’s Dream is only a magical realism-like mode, since realism is dominant in the text as the trace of modernity. Meanwhile, the characteristics of Magical Realism that is postulated by Faris is in-between realism and fantasy as a trace of transition era; modern to postmodern.Abstrak: Artikel ini menggunakan konsep-konsep realism magis oleh Wendy B. Faris untuk menganalisis “A Midsummer Night’s Dream” karya Shakespeare.  Kami menganalisis elemen-elemen realism magis yang ada dalam karya untuk memetakan wacana-wacana yang ada antara teks dan kenyataan. Pemilihan objek materi yang telah dipublikasi lebih awal dari kelahiran teori yangkami pilih ini berkontribusi untuk menjelaskan jejak perkembanan peradaban Kebudayaan; peristiwa keberantaraan pada kesadaran manusia. Namun demikian, kami menemukan bahwa “A Midsummer Night’s Dream” hanyalah moda tulisan Serupa Realisme Magis, karena dominan teks lebih pada realisme yang merupakan jejak dari modernitas. Sementara syarat realism magis yang ditawarkan Faris adalah keberantaraan realisme dan fantasi sebagai jejak era transisi modern menuju postmodern

    JEJAK PUISI RENDRA DALAM NASKAH DRAMA: KAJIAN RESEPSI SASTRA DAN INTERTEKTUALITAS

    No full text
    Penelitian ini bertujuan menemukan hubungan antara naskah drama Suto Mencari Bapak karya M. Ulil Albab dan Nasrudin Yusuf Reza dengan puisi karya W.S. Rendra “Mencari Bapak” dan bagaimana bentuk hubungannya. Masalah penelitian ini terkait dengan reaksi pembaca setelah membaca sebuah karya yang mengkonkretkan tanggapan mereka dalam bentuk sebuah karya baru. Melalui pendekatan resepsi sastra dan intertektualitas, penelitian ini berusaha menemukan hubungan dan bentuk hubungan antara kedua karya sastra dengan membandingkan elemen-elemennya. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pembacaan dan pencatatan yang kemudian dianalisis dengan teknik komparatif-induktif, kategorisasi, dan inferensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskah drama Suto Mencari Bapak merupakan teks konkretisasi hasil resepsi pembaca puisi “Mencari Bapak”. Dalam prosesnya, elemen-elemen yang diresepsi mengalami pengolahan sedemikian rupa berdasarkan horison harapan dan gudang pengalaman pembaca dengan memanfaatkan ruang-ruang terbuka yang terdapat dalam teks puisi. Resepsi produktif elemen-elemen puisi di dalam naskah drama meliputi aspek person, aspek peristiwa, aspek latar, dan aspek tematik. Adapun model resepsi yang ditemukan ada dua. Pertama, model afirmatif dengan varian peminjaman pada sebagian aspek person, peristiwa, dan latar. Kedua, model ekspansi dengan varian penggantian pada sebagian aspek person, peristiwa, dan latar. Varian penggeseran pada sebagian aspek person, peristiwa, latar, dan tematik. Varian penggabungan pada sebagian aspek person. Varian pemadatan pada sebagian aspek person dan peristiwa. Abstract: This study aims to find the relationship between the drama script of Suto Mencari Bapak  creating by M. Ulil Albab and nasrudin Yusuf Reza with W.S. Rendra’s poem Mencari Bapak  and how it relates. This research problem is related about the reader's reaction after reading a work that concretizes their response in the form of a new work. Through the approach of literary receptions and intertextuality research attempts to find the relationship and form of relationship between the two works of literature by comparing its elements. The data were collected by reading and recording which were then analyzed by comparative-inductive, categorization, and inference techniques. The results show that the play script is a concrete text of the receptive reader results of poetry Mencari Bapak. In the process the perceived elements undergo processing in such a way based on the horizon of expectation and the repertoire of the reader's by utilizing the Indeterminate Sections in the poem. The productive receptions of the poetry elements in the drama include personality aspects, event aspects, background aspects, and thematic aspects. While the recipe model found there are two. First, the affirmative model with the borrowing variant on some aspects of person, event, and background. Second, the expansion model with replacement variants on some aspects of person, event, and background. Variants shift in some aspects of person, event, background, and thematic. Variant of combining on some aspects of person. Variant compaction on some aspects of person and event

    Dampak Ekologis Penggunaan Kalimat Indikatif pada Media Massa Online Papua: Tinjauan Ekolinguistik Kritis

    Get PDF
    The texts on Papuan online mass media mostly focused on environmental issues. The texts influence mode and thinking patterns of the readers. The aim of this research is to describe the destructive and constructive impacts of indicative sentences for the readers. The approach used in this research is critical discourse approach with descriptive method. The result shows that the ecological damage of indicative sentences usages are divided into two, namely constructive and destructive impacts. In the constructive impacts, contents, meanings or messages usually influence readers’ thinking pattern and attitude to preserve environment. The positive discourses can change negative ethics into positive ethics. The destructive impacts are sentence usages in environmental discourses in the form of too explicit, vulgar, excessive and detailed texts. The texts influence the attitude and thinking pattern that damage the environment.AbstrakEkosintasis merupakan kajian terapan linguistik yang membahas kalimat-kalimat yang berdampak pada pelestarian dan kebertahanan lingkungan. Jubi Papua merupakan surat kabar yang menarik karena berisi berbagai macam informasi seputar Papua. Masalah ekosintaksis penting dilakukan karena dapat membantu pemerintah dan pemerhati lingkungan untuk ikut menyerukan pemertahanan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah mengkritisi dampak teks dari segi positif dan negatif bagi lingkungan ekologi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan wacana kritis dengan metode deskriptif. Berkaitan dengan teknik, teknik penelitian dibagi dua yaitu teknik pengumpulan data dan teknik analisis data. Teknik pengumpulan data digunakan teknik wawancara dan kajian pustaka, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif. Berdasarkan pembahasan, kalimat indikatif berdampak positif yang sifaknya konstruktif bagi lingkungan, serta yang sifatnya negatif berdampak destruktif bagi ekologi itu sendiri

    Konstruksi Pemberitaan Isu Terorisme pada Media Massa: Tinjauan Imagologi dan Linguistik Kritis dan Kontribusinya dalam Pembentukan Karakter Siswa SMA

    No full text
    The issue of terrorism is one of the issues that have become public consumption for free at some time. Such issues have been dispersed in such a way, that berkitan with the issue of terrorism to global terrorism issues nationwide. It has started to have an impact on the formation of the mindset and character of the community, one of them against students at the level of theupper menangah school (HIGH SCHOOL). The character and mindset was formed and acquired through the contents of mass media news coverage of related issues of terrorism by means of construction in such a way by each of the mass media (especially print media) with differing goals and methods. This becomes something interesting when further related how the form of the construction of the mass media (print) contemporary form of terrorism through the preview imagologi and critical linguistics has deemed contributions towards the formation of character of the community, particularly high school students. In this case, the collection of data is carried out by an examination of the literature and advanced observation then analyzed using the theory of imagologi and critical Linguistics, then research results presented in narrative form (informal methods).Research results are obtained, namely the occurrence of construction news coverage by various mass media print of terrorism in Indonesia and in the world. The construction was done through analogy, transfer of facts, and discrimination against particular groups are considered a trigger action terrorism AbstrakIsu terorisme merupakan salah satu isu yang telah menjadi konsumsi umum secara bebas pada beberapa waktu terakhir. Isu tersebut telah tersebar sedemikian rupa, baik yang berkitan dengan isu terorisme nasional hingga isu terorisme global. Hal tersebut pun telah mulai berdampakpada pembentukan pola pikir dan karakter masyarakat, yang salah satunya terhadap siswa pada tingkat sekolah menangah atas (SMA). Pola pikir dan karakter tersebut dibentuk dan diperoleh melalui isi pemberitaan media massa terkait isu terorisme dengan cara konstruksi yang sedemikian rupa pula oleh masing-masing media massa (khususnya media cetak) dengan metode dan tujuan yang berbeda-beda. Hal inimenjadi sesuatu yang menarik untuk ditelaah lebih jauh terkait dengan bagaimana bentuk konstruksi media massa (cetak) terhadap isu kontemporer berupa terorisme melalui tinjauan imagologi dan linguistik kritis yang dianggapmemiliki kontribusi terhadap pembentukan karakter masyarakat, khususnya siswa sekolah menengah atas. Dalam hal ini, pengumpulan data dilakukan dengan telaah pustaka dan observasi lanjutan yang kemudian dianalisis menggunakan teori imagologi dan linguistik kritis, kemudian hasil penelitian disajikan dalam bentuk naratif (metode informal).Hasilpenelitian yang diperoleh yaitu terjadinya konstruksi pemberitaan oleh berbagai media massa cetak terhadap isu terorisme, baikdi Indonesia maupun di dunia. Konstruksi tersebut dilakukan melalui analogi, pengalihan fakta, dan diskriminasi terhadap golongan tertentu yang dianggap sebagai pemicu aksi terorisme

    Halaman Pendahuluan

    No full text

    PERAN SEMANTIS VERBA BAHASA ABUN

    Get PDF
    Bahasa Abun merupakan salah satu bahasa di Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat, yang jumlah penuturnya termasuk kategori sedang. Penelitian ini menjelaskan dan mendeskripsikan peran semantis verba bahasa Abun (BA), yakni peran semantis verba keadaan dalam BA, peran semantis verba tindakan dalam BA, dan peran semantis verba proses dalam BA. Data penelitian ini dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa peran semantis verba keadaan dalam BA memiliki kecenderungan menonjolkan keadaan fisik, keadaan pikiran. Peran semantis verba tindakan dalam BA merupakan representasi makna alamiah perbuatan, terjadi, dan perpindahan/pergerakan. Peran semantis verba proses dalam BA memiliki keteraturan pergerakan maupun keteraturan peristiwa. Peran semantis verba keadaan, verba tindakan, dan verba proses memperlihatkan implikasi yang menarik yaitu adanya korelasi antara valensi verba keadaan, tindakan, dan proses yang inheren terutama pada eksponen pertama.

    Lembar Abstrak Bahasa Indonesia

    No full text

    1,167

    full texts

    1,538

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal-el Badan Bahasa (e-Jurnal Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇