e-Journal of Hamzanwadi University
Not a member yet
5606 research outputs found
Sort by
Pelatihan Canva Untuk Meningkatkan Kreativitas Pembuatan Media Pembelajaran Guru di SD Negeri 1 Kalijaga Tengah
Dalam melaksanakan tugas sebagai seorang pendidik, guru hendaknya mampu menyiapkan perangkat pembelajaran dengan pemanfaatan teknologi yang relevan dengan gaya belajar siswa agar proses pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan bagi siswa. Salahsatu upaya yang bisa dilakukan yaitu mengadakan Pelatihan Canva untuk untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas guru dalam memanfaatkan teknologi desain grafis untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Dalam era digital ini, penggunaan media visual yang menarik sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan minat siswa terhadap materi pelajaran. Canva, sebagai salahsatu platform desain grafis berbasis web yang mudah digunakan, memungkinkan guru untuk membuat berbagai macam media pembelajaran, seperti poster, presentasi, infografis, dan materi visual lainnya. Pelatihan ini mencakup pengenalan dasar-dasar
Canva, teknik desain grafis, serta aplikasi Canva dalam pembuatan materi ajar yang interaktif dan menarik. Melalui pelatihan ini, diharapkan guru dapat memanfaatkan Canva sebagai alat yang efektif untuk menciptakan media pembelajaran yang inovatif, memperkaya pengalaman belajar siswa, serta meningkatkan kualitas proses pembelajaran di kelas.
Kata kunci: Pelatihan, Canva, Media Pembelajaran
KONSELING QUR’ANI TERAPHY FITRAH UNTUK MENINGKATKAN SELF ESTEEM ANAK YANG MENOLAK MASUK PONDOK PESANTREN
Self esteem (muru’ah) atau harga diri pada dasarnya merupakan suatu penilain diri yang berkaitan tentang diri yang dipengaruhi oleh sikap, intraksi, penghargaan,serta kelayakan dirinya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimen. Dalam penelitian ini menggunakan model penelitian Single Subjeck Quantitatif Desaign (SSQD) dengan menggunakan model desan A-B-A. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMP Islam Pringgabya Utara sebanyak tujuh siswa. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket dan observasi. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa data fase awal intervensi (A1) sebelum diberikan layanan (pre-test) konseling Qur’ani dengan terapi fitrah memperoleh skor 34 dengan mean rata-rata 20,4 yang menunjukkan self esteem konseli dalam kategori sangat rendah. Pada fase baseline (B) skornya meningkat menjadi 39 dengan mean rata-rata 23,4, menunjukkan kategori sedikit rendah. Kemudian setelah diberikan baseline (B) berupa konseling Qur’ani dengan terapi fitrah skornya meningkat menjadi 43, dengan mean rata-rata 25,8, yang menunjukkan self esteem koneli menjadi baik
Implementasi Discovery Learning untuk Meningkatkan Kecerdasan Digital Mahasiswa
The digital era demands students to have comprehensive digital intelligence, including students' ability to access, manage, analyze, and present digital information, alongside a grasp of digital ethics and safety. This research seeks to examine how the Discovery Learning approach influences the enhancement of students' digital intelligence. The study employed a pre-experimental design utilizing a one group pretest-posttest, which included 31 students in their fifth semester from the Faculty of Teacher Training and Education. The results showed a significant increase in students' digital intelligence. Statistical analysis produced a significance probability of p = 0.0000 (p <0.05), an average increase of 25.01%. Through the stages in this model, students are given the opportunity to not be passive in the learning process, so they can have critical thinking skills, problem solving, and digital skills needed in today's digital era. Further research should explore other elements, including lecturer readiness, availability of digital learning resources, and supportive institutional policie
Implementasi Aplikasi Mobile untuk Meningkatkan Keselamatan Turis di Tujuan Wisata Berisiko Tinggi
The competitiveness of smart tourism destinations depends on the natural and cultural attractions, infrastructure, and quality of services offered, including security and safety as the main factors in choosing a tourist destination by tourists. The purpose of this study is to determine mobile applications to improve tourist safety in high-risk tourist destinations. This research is a systematic review (Systematic Literature Review). Data is processed and presented in the form of a description. The study results show that a mobile application can be an alternative to improve tourist safety, especially in high-risk tourist destinations. A mobile application can be developed to improve tourist safety, especially in high-risk tourist destinations so that they feel satisfactory service. Satisfactory service can certainly provide a positive experience for tourists. The application can also be developed with the application of artificial intelligence and various features to improve user experience. These services can be in the form of safe transportation route features for tourist destinations such as medical tourism. Mobile applications with real-time features can also make it easier for tourism managers to monitor tourists so that they continue to carry out activities safely. Therefore, the application can also be made specifically to overcome disasters and can be a tool to provide information to tourists, increase their awareness of risks, and improve their preparedness for disaster
Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Aplikasi Smartphone untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memberikan dampak yang sangat besar terhadap dunia pendidikan. Di era pendidikan saat ini mulai banyak bermunculan inovasi-inovasi baru dalam pembelajaran, khususnya penggunaan media pembelajaran yang interaktif dan kreatif. Ada banyak jenis media pembelajaran seperti e-module, lab virtual, augmented dan virtual reality, serta berbagai media pembelajaran lainnya. Bahkan media pembelajaran berbasis smartphone sudah bermunculan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis smartphone yang layak digunakan dalam pembelajaran dan mampu meningkatkan kreativitas siswa dalam pembelajaran fisika pada materi pembelajaran momentum dan impuls. Jenis penelitian yang digunakan adalah R&D (Research & Development) dengan desain yang diadopsi dari tipe ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implementation, & Evaluation). Lokasi penelitian ini adalah MA NW Ridhol Walidain, Lombok Timur, NTB. Sampel penelitiannya adalah 3 orang ahli sebagai validator dan 20 orang siswa sebagai subjek penelitian. Analisis data penelitian menggunakan simpangan baku ideal (Sbi) untuk analisis kelayakan dan analisis percentage of agreement untuk analisis reliabilitas instrumen dan analisis N-gain untuk mengetahui peningkatan kreativitas siswa setelah pembelajaran menggunakan media smartphone. Hasil analisis menunjukkan bahwa media pembelajaran tergolong sangat layak (valid) dan instrumennya juga reliabel. Hasil analisis N-Gain Menunjukkan, terdapat peningkatan kreativitas verbal dan figural pada kategori sedang dan tinggi setelah siswa melaksanakan pembelajaran berbantuan media pembelajaran berbasis smartphone
Students' misconceptions in algebraic concepts: A four-tier diagnostic test approach
Misconceptions in algebraic thinking refer to misunderstandings in grasping and manipulating abstract concepts such as variables and mathematical relations. These misconceptions are often consistently applied by students in certain situations even though they deviate from the correct concept. This qualitative study used a case study approach focused on analyzing students' misconceptions in understanding algebra, specifically in the topic system of linear equations in two variables (SLETV). This study utilized a four-tier diagnostic test combined with the Certainty of Response Index (CRI) to identify students' misconceptions. The test consisted of 12 questions covering four aspects of algebraic thinking: problem-solving, mathematical modeling, generalization, and analytical thinking. The subjects were 118 junior high school students in Ponorogo who had studied SLETV materials. The results showed that students experienced misconceptions, such as errors in interpreting mathematical statements, simplifying concepts, and organizing ideas. Although their understanding was incorrect, the students exhibited a high level of confidence in their answers. Teachers should use more explicit approaches to convey abstract concepts and provide appropriate feedback. Diagnostic tools such as the CRI can help teachers identify students' misconceptions and offer more effective remedial teaching, thereby significantly enhancing students' understanding of algebra
Desain Instrumen Assesmen Metakognisi Untuk Mahasiswa Calon Guru Fisika Pada Materi Optika Geometri
Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan seperangkat instrumen assesmen yang dapat mengukur seberapa besar kemampuan metakognisi mahasiswa calon guru fisika pada materi optika geometri. Tujuan penelitian ini mengembangkan asesmen metakognisi dalam pembelajaran sains agar kemampuan siswa dalam pembelajaran sains lebih menjadi bermakna. Metode yang digunakan adalah tahapan penelitian pengembangan model ADDIE. Instrument diberikan kepada mahasiwa yang mengambil mata kuliah Fisika Dasar II di Universitas PGRI Pontianak. Penyusuanan instrument assesmen metakognisi dilakukan setelah penyusunan Metacognitive Awareness Inventory (MAI) untuk mengetahui pengetahuan kognitif (pengetahuan deklaratif, pengetahuan procedural dan pengetahuan kondisional) dan regulasi kognitif mahasiswa calon guru tersebut. Hasil yang diperoleh adalah instrument assesmen metakognisi yang akan dilakukan proses peneltian selanjutnya
Karakteristik Ukuran Butir Sedimen di Kepesisiran Parangtritis Yogyakarta
Kepesisiran Parangtritis memiliki karakteristik yang unik karena adanya kombinasi proses geomorfologi yang kompleks antara proses vulkanik, fluvial, aeolian dan marin. Oleh karena itu, informasi spasial ukuran butir sedimen sangat diperlukan untuk memberikan gambaran asal sedimen, proses transportasi, deposisi sedimen, serta menganalisis faktor-faktor yang berperan dalam distribusi sedimen di kepesisiran Parangtritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara multivariat komposisi sedimen di wilayah kepesisiran Parangtritis. Sebanyak 20 sampel diambil secara purposive di sepanjang kepesisiran Parangtritis. Data dari setiap lokasi pengambilan sampel kemudian dianalisis di laboratorium menggunakan sieve shaker untuk mengetahui kondisi fisik sedimen dan material yang terlibat dalam pengendapan sedimen. Analisis granulometri dilakukan menggunakan metode statistik dengan perangkat lunak Gradistat untuk mendapatkan nilai mean, sortasi, skewness, dan kurtosis. Metode statistik untuk menganalisis sedimen sangat membantu untuk memahami dan mengetahui perubahan faktor energi dan fluiditas, yang berhubungan erat dengan berbagai proses sedimentasi dan tatanan pengendapan. Secara umum, karakteristik ukuran butir di kepesisiran Parangtritis didominasi oleh pasir medium (medium sand) dan pasir halus (fine sand), tersortasi sedang (moderately sorted) hingga tersortasi dengan sangat baik (very well sorted), kemencengan condong sangat halus (very fine skewed) hingga condong sangat kasar (very coarse skewed), dan platykurtic hingga very leptokurtic. Proses sedimen dan pengaturan pengendapan di lokasi kajian didominasi oleh lingkungan gisik dan endapan gisik serta endapan laut dangkal disertai proses turbiditas yang lebih dominan dibandingkan proses fluvial
Implementasi Model Belajar Project Based Learning Guna Meningkatkan Keterampilan Belajar Pada Anak Usia Dini
This study aims to see and examine the effectiveness of the Project Based Learning model in improving learning skills in early childhood in the 5 to 6 year age group at Al-Ma'arif Mujur Kindergarten. Through specially designed projects with a series of prepared projects, children are invited to actively explore, collaborate, and solve problems and children are given the opportunity to express their ideas. The research method used this time is a descriptive qualitative research method with the research subject being early childhood age group 5 - 6 years. Data collection techniques used in this study are observation, documentation and interview techniques. The results of this study showed a significant increase in almost all aspects of children's learning skills involved in Project Based Learning projects. The conclusion is that the project based learning model can improve early childhood learning skills, especially the 5 to 6 age group
Profil Farmakologi Binahong (Anredera cordifolia) Sebagai Kandidat Modern Medicine: Tinjauan Sistematis
The pharmacological activity of Binahong has been studied for various therapeutic effects, and the plant is thought to have several bioactive compounds that contribute to its pharmacological activity. This article discusses the pharmacological profile of Anredera cordifolia as a modern medicine candidate. The use of traditional medicine utilizing this plant species has been ongoing since ancient times in Indonesia, a region blessed with abundant flora diversity. This study was examined various medical benefits of the Anredera cordifolia, particularly regarding its antioxidant, antihyperglycemic, antibacterial properties, and wound healing capabilities. The method of this systematic review used the PRISMA framework by searching scientific publications in 2020-2024 through the Crossref database. The research revealed that secondary metabolite compounds in Anredera cordifolia leaf extract include flavonoids, saponins, and phenols, which provide pharmacological effects. Antioxidant capacity measurements using the 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) technique yielded various IC50 values, indicated its potential as an antioxidant. Additionally, Anredera cordifolia demonstrated significant antihyperglycemic effects in animal experimental models. Its antibacterial activity against various pathogens, along with its ability to accelerate wound healing, further confirms Anredera cordifolia potential as a modern herbal medicine. The conclusion is Anredera cordifolia shows great potential for development as an effective herbal medicine in modern treatment, supporting the trend toward more natural and environmentally friendly alternative medicine