e-Journal of Hamzanwadi University
Not a member yet
5606 research outputs found
Sort by
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Open Ended Untuk Meningkatkan Kreatifitas Siswa Dalam Memecahkan Masalah Matematika
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis Open Ended untuk meningkatkan kreatifitas peserta didik dalam memecahkan masalah matematika yang valid, praktis, dan efektif. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari:(1) lembar validasi RPP, (2) lembar validasi LKPD, (3) lembar validasi THB, (4) lembar kepraktisan LKPD, (5) lembar observasi aktivitas guru dan peserta didik, dan (7) tes hasil belajar (THB). Melalui proses pengembangan telah dihasilkan: (1) Perangkat pembelajaran berbasis Open Ended untuk meningkatkan kreatifitas peserta didik dan (2) instrumen penelitian. Uji coba produk dilakukan pada siswa Kelas XI SMAN 2 Selong. Berdasarkan analisis uji coba menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis Open Ended untuk meningkatkan kreatifitas siswa dalam memecahkan masalah matematika pada pokok pembahasan turunan fungsi Trigonometri memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Kriteria kevalidan terlihat dari hasil analisis RPP yang memenuhi kriteria sangat valid dan dari hasil analisis LKPD yang memenuhi kriteria valid. Kriteria kepraktisan terlihat dari hasil analisis penilaian guru dan hasil analisis respon peserta didik yang memenuhi kriteria praktis. Kriteria keefektifan terlihat dari analisis tes hasil belajar peserta didik dengan menentukan skor gain ternormalisasi yang memenuhi kriteria tinggi dengan perolehan skor 0,71
Pengaruh Penggunaan Media Pop-Up Book Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V di SD Negeri 108 Palembang
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pop-up book terhadap hasil belajar siswa kelas V di SD Negeri 108 Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, Quasi experimental design dengan teknik desain yaitu nonequivalent control group design. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan (pretest dan posttest). Data dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan media pop-up book terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Dimana rata-rata nilai tes akhir (posttest) ke$las kontrol yaitu sebesar 60 sedangkan kelas eksperimen nilai rata-rata sebesar 73,4. Adapun nilai tuntas pretest kelas eksperimen sebesar 17,3 % dan nilai posttest tuntas kelas eksperimen sebesar 72,5 %. , maka terdapat peningkatan hasil belajar siswa sebesar 55,2 %. Dengan demikian, media pop-up book dapat berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar.
 
Pengaruh Model Pembelajaran PBL dan Keterampilan Sosial terhadap Hasil Belajar PKn SDN 1 Sembalun Lombok Timur
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaranproblem based learning (PBL) dan keterampilan sosial terhadap hasil belajar pknsiswa kelas IV SD Negeri 1 Sembalun. Metode penelitian yang digunakan adalahpenelitian expost facto dengan desain penelitian one grup desain pre-test, post-testdan untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan pre-test, perlakuan, danpost-test. Partisipan penelitian terdiri dari 20 siswa sebagai sampel di SD Negeri 1Sembalun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kontribusi signifikan darimodel pembelajaran problem based learning (PBL) dan keterampilan sosialterhadap hasil belajar PKn siswa. Data menunjukkan bahwa skor rata-rata pada pre-test adalah 43.00 dengan deviasi standar 11.286. Pada post-test, skor rata-ratameningkat menjadi 81.0500, dan deviasi standar menurun menjadi 10.26222.Berdasarkan hasil ini, nilai signifikansi adalah <0.05, yang menunjukkan bahwahipotesis peneliti diterima, yang berarti model pembelajaran problem basedlearning (PBL) dan keterampilan sosial efektif untuk meningkatkan hasil belajarPKn siswa kelas I
Penilaian Siswa Terhadap Penilaian Guru
Siswa adalah penerima manfaat utama pembelajaran yang potensial menjadi sumber informasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Sayangnya, perspektif siswa terhadap penyelenggaraan pembelajaran, termasuk kegiatan penilaian, seringkali terabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan siswa terhadap praktik asesmen, terutama yang berkaitan dengan proses pengumpulan informasi tentang kemampuan siswa, kememadaian umpan balik berdasarkan hasil asesmen, serta tindak lanjut hasil asesmen. Data penelitian ini dikumpulkan melalui dokumentasi dan wawancara semi-terstruktur terhadap 29 orang siswa kelas 3, 4, dan 5 di 2 SD di Kota Mataram. Data kemudian dianalisis dengan model constant comparative. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa siswa menilai ada banyak keterbatasan dalam praktik asesmen guru, terutama kepekaan guru terhadap kesulitan siswa memahami petunjuk pengerjaan dan maksud soal, ketidakmemadaian informasi yang terkandung di dalam umpan balik hasil asesmen, serta kurangnya tindak lanjut asesmen dalam bentuk perbaikan strategi pembelajaran yang diterapkan guru dan metode belajar yang digunakan siswa. Temuan penting penelitian ini adalah keterbatasan dampak asesmen sebagai cara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan agar dilakukan peningkatan literasi asesmen melalui berbagai wadah pengembangan professional guru dengan memanfaatkan paradigma yang akomodatif terhadap realitas keseharian yang dialami guru. Penelitian ini menganjurkan kepada peneliti selanjutnya untuk mengkaji dampak keterbatasan praktik asesmen yang dilakukan guru terhadap capaian belajar siswa
Pengaruh Modifikasi Latihan Passing dengan Mengunakan Cone dalam Peningkatan Keterampilan Mengolah Bola SSB Sinar Muda Mappedeceng
This study aims to determine the effect of modifying passing training using cones in improving the skills of managing SBB Sinar Muda Mappadeceng bolas. The research method used is experimental. The population in this study was 55 people with a sample size of 20 people. Data collected from pretest and posttest, data management using IBM SPSS Statistic 22 software. The results showed that the normality test with Shapiro-Wilk can be known that this data is normally distributed because the posttest value (933) > from 0.05, so the data is normally distributed. Furthermore, the results of the homogeneity test can be seen that sig. is .168, because the value of .168 > 0.05 it can be concluded that the data variance is homogeneous. Finally, the hypothesis test shows the Asymp.Sig (2-tailed) t value (0.000 < 0.05). students in the good enough category only numbered 4 students (20%), 6 students (30%) were sufficient, and 10 students (50%) were not good enough. Whereas in the posttest students in the very good category amounted to 3 students (15%), 10 students (50%) were good, and 7 students (35%) were quite good. So it can be said that the modification of passing training using cones has an effect in improving the skills of managing the ball SSB Sinar Muda Mappadeceng.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari modifikasi latihan passing dengan menggunakan cone dalam peningkatan keterampilan mengelola bolas SBB Sinar Muda Mappadeceng. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen, dengan jumlah sampel yaitu 20 orang, data dikumpulkan dari pretest dan posttest, pengelolaan data menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistic 22. Hasil penelitian menunjukan menunjukan uji normalitas dengan Shapiro-Wilk dapat diketahui bahwa data ini berdistribusi normal karena nilai posttest (933) >dari 0,05 maka data berdistribusi normal. Selanjutnya hasil uji homogenitas dapat diketahui bahwa sig. adalah sebesar .168, karena nilai .168> 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa varians data adalah homogen. Terakhir uji hipotesis menunjukan Asymp.Sig (2-tailed) nilai t hitung (0.000 <0.05) maka dapat dikatakan bahwa modifikasi latihan passing dengan menggunakan cone berpengaruh dalam peningkatanketerampilan mengelola bola SSB Sinar Muda Mappadeceng
Motivasi Berolahraga Terhadap Kebugaran Jasmani Siswa Kelas Viii Smpn 3 Bajo
The purpose of this study was to identify the relationship between exercise motivation and physical behavior of students in class VIII SMPN 3 Bajo. By using quantitative descriptive methodology. The population in this study were all 8th grade students of SMP Negeri 3 Bajo totaling 209 students divided into 8 classes. This study used purposive random sampling technique and totaled 45 students. The methods used for data collection are questionnaires and measurement tests. Descriptive analysis resulted in an average exercise motivation of 59.64 and physical fitness of 14.31. Data normality shows that both variables have a normal distribution. Regression analysis showed a positive and significant relationship between exercise motivation (variable X) and physical fitness motivation (variable Y) with a correlation coefficient (R) of about 0.762. Variable X has a significant influence on variable Y with a p-value of 0.000. The very high category includes 8 students (18%), high category includes 14 students (31%), medium category includes 18 students (40%), low category includes 5 students (11%), and very low category includes 0 students (0%).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara motivasi berolahraga dan perilaku jasmani siswa di kelas VIII SMPN 3 Bajo. Dengan menggunakan metodologi deskriptif kuantitatif, sampel terdiri dari empat puluh lima siswa. Analisis deskriptif menghasilkan rata-rata motivasi berolahraga sebesar 59,64 dan kebugaran jasmani sebesar 14,31. Normalitas data menunjukkan bahwa kedua variabel memiliki distribusi yang normal. Analisis regresi menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi berolahraga (variabel X) dan motivasi kebugaran jasmani (variabel Y) dengan koefisien korelasi (R) sekitar 0,762. Variabel X memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel Y dengan nilai p-value sebesar 0,000
PENGARUH MODEL PENDEKATAN TAKTIS TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN BOLA VOLI PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 6 KARAWANG BARAT
This study aims to determine the effect of the tactical approach model on volleyball playing skills. This research uses quantitative descriptive method with pre-experimental design method with one group pretest-postest. The population of this study consisted of class XI students of SMA Negeri 6 Karawang, totaling 250 people with research sampling using random sampling techniques totaling 38 people. Data collection techniques using the volleyball game performance assessment instrument skills test. The data analysis process uses the IBM SPSS Statistics version 26 application, and includes descriptive statistical tests, normality tests, homogeneity tests, and hypothesis testing. The results of the study were described using descriptive statistical data analysis with pretest values average mean = 40.58, median = 40.00, mode 38, standard deviation 3.500, variance 6.250, minimum 36, maximum 45. While the results of descriptive statistical analysis with posttest values average mean = 42.68, median = 42.00, mode 40, standard deviation 3.264, variance 10.654, minimum 38, maximum 50. Based on paired sample t-test obtained significance value = 0.003 sig value. (2-tailed) < 0.05, then H₀ is rejected and Hₐ is accepted, because the calculated t value is 3.218 > 2.026. The conclusion of this study is that learning by using a tactical approach model can affect volleyball skills.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model pendekatan taktis terhadap keterampilan bermain bola voli pada siswa kelas XI SMA Negeri 6 Karawang Barat.. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan metode eksperimen Pre-Experimental Design dengan one grup pretest-postest . Waktu pelaksanaan penelitian ini adalah pada agustus 2024 dan bertempat di SMAN 6 Karawang Barat. Populasi dalam penelitian ini ialah siswa kelas XI, dengan pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes keterampilan GPAI (Game Performance Assesment Instrument) bola voli. Proses analisis data menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistics version 26, dan mencakup uji statistic deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretest 40.58 dan postest 42.68. Berdasarkan tabel paired sample t-test diperoleh nilai signifikansi = 0,003 nilai sig. (2-tailed) < 0,05, maka H₀ ditolak dan Hₐ diterima, karena nilai t hitung 3.218 > 2.026. Kesimpulan penelitian ini bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pendekatan taktis dapat berpengaruh terhadap keteraampilan bola voli pada siswa kelas XI SMA N 6 Karawang Barat
Analisis Kondisi Fisik dan Psikis Terhadap Kemampuan Smash Kedeng Sepak Takraw
This study aims to examine the relationship between physical and psychological conditions on the ability to smash kedeng sepak takraw. This method uses descriptive quantitative. The population of this study was sepak takraw extracurricular students of SMAN 5 Palopo, a sample of 12 students. Research instruments and data collection techniques using leg muscle strength tests, leg explosive power tests, flexibility tests, motivation tests, self-confidence tests, kedeng smash accuracy tests. Data processing using SPSS. The results of the research F value of physical condition of smash kedeng 48.132, a significant value of 0.000 then H1 is accepted which shows X1 has a significant influence on Y, the R value of 0.910 indicates that the ability of the dependent variable is strong. The F value of psychic smash kedeng 25.424 and a significant value of 0.001 then H2 is accepted which shows X2 has a significant effect on Y, the R value of 0.847 indicates that the ability of the dependent variable is strong. While the F value of physical and psychological conditions for kedeng smash is 39.852 and a significant value of 0.000, H3 is accepted which shows X1-X2 have a significant effect on variable Y, the R value of 0.948 indicates that the ability of the dependent variable is strong. It is concluded that the regression test shows a positive relationship between physical and psychological conditions with the ability to smash kedeng.This study aims to examine the relationship between physical and psychological conditions on the ability to smash kedeng sepak takraw. This method uses descriptive quantitative. The population of this study was sepak takraw extracurricular students of SMAN 5 Palopo, a sample of 12 students. Research instruments and data collection techniques using leg muscle strength tests, leg explosive power tests, flexibility tests, motivation tests, self-confidence tests, kedeng smash accuracy tests. Data processing using SPSS. The results of the research F value of physical condition of smash kedeng 48.132, a significant value of 0.000 then H1 is accepted which shows X1 has a significant influence on Y, the R value of 0.910 indicates that the ability of the dependent variable is strong. The F value of psychic smash kedeng 25.424 and a significant value of 0.001 then H2 is accepted which shows X2 has a significant effect on Y, the R value of 0.847 indicates that the ability of the dependent variable is strong. While the F value of physical and psychological conditions for kedeng smash is 39.852 and a significant value of 0.000, H3 is accepted which shows X1-X2 have a significant effect on variable Y, the R value of 0.948 indicates that the ability of the dependent variable is strong. It is concluded that the regression test shows a positive relationship between physical and psychological conditions with the ability to smash kedeng
EFEK AKTIFITAS FISIK TERHADAP TEKANAN DARAH DAN GLUKOSA DARAH PADA LANSIA
The study was designed to assess whether there is a relationship between physical activity and blood pressure and blood glucose in the elderly at Posyandu Bangsalsari. This research is a type of non-experimental research with a cross-sectional study design and uses a descriptive quantitative approach based on correlation. The population in this study were elderly people who were in the Bansalsari Posyandu Lansia with a total of 20 elderly people aged 60 to 75 years, 5 men and 15 women. Data analysis techniques include descriptive analysis, namely numerical data that can be categorized and categorical will be presented frequency distribution using percentage values. The result is that the average blood pressure is in the normal category with mean systolic and diastolic values of 137.75 mmHg and 85.8 mmHg respectively. While the average blood glucose was in the moderate category at 156 mg/dl. Physical activity was identified to have a significant relationship with blood pressure, both systolic and diastolic and blood glucose (sig. < 0.05). The negative correlation with r values = - 0.594, -0.592, - 0.663 implies that the higher the physical activity, the lower the blood pressure and blood glucose. Therefore, it is recommended that the elderly of Posyandu Bangsalsari have regularity in physical activity that can help stabilize and reduce blood pressure and blood glucose.Lansia dapat menjaga dan meningkatkan kesehatan dengan melakukan aktivitas fisik. Aktivitas fisik berperan dalam mencegah penurunan fungsi tubuh dan juga dapat berpengaruh terhadap tinggi rendahnya tekanan darah sekaligus glukosa darah. Penelitian dirancang untuk mengkaji adakah hubungan antara aktivitas fisik dengan tekanan darah serta glukosa darah pada lansia di Posyandu Bangsalsari dengan melibatkan 20 sampel yang dipilih melalui metode purposive sampling dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson. Responden memiliki rata-rata usia 64 tahun dengan mayoritas beraktivitas sedang. Rata-rata tekanan darah berada pada kategori normal dengan nilai rerata sistolik dan diastolik berturut-turut yaitu 137,75 mmHg dan 85,8 mmHg. Sementara rata-rata glukosa darah berada pada kategori sedang yaitu 156 mg/dl. Aktivitas fisik diidentifikasi memiliki hubungan yang signifikan dengan tekanan darah, baik sistolik maupun diastolik dan glukosa darah pada lansia di posyandu Bangsalsari (sig. <0,05). Korelasi negatif dengan nilai r=-0,594,-0,592,-0,663 mengimplikasikan bahwa semakin tinggi aktivitas fisik, maka tekanan darah dan glukosa darah semakin rendah. Selain aktivitas fisik, terdapat faktor lain yang mempengaruhi tekanan darah dan glukosa darah yang dibuktikan dengan aktivitas fisik berkontribusi sebesar 35,3% terhadap tekanan darah sistolik, berkontribusi sebesar 35% terhadap tekanan darah diastolik, dan berkontribusi sebesar 43,9% terhadap glukosa darah. Oleh karena itu, disarankan agar lansia Posyandu Bangsalsari memiliki keteraturan dalam beraktivitas fisik yang dapat membantu menstabilkan dan menurunkan tekanan darah dan glukosa darah
ANALISIS KEMAMPUAN DRIBBLING SEPAK BOLA (SURVEI PADA SEKOLAH SEPAK BOLA LABONSA)
The purpose of this study was to determine the level of dribbling ability of Labonsa Wonoharjo soccer school students. The method used in this research is quantitative method, survey method and data collection in this study using slalom dribble test instrument. The population of this study was 30 people from Labonsa soccer school and the sampling technique was total sampling. The results of this study based on the results of descriptive analysis of the frequency of dribbling ability research data at SSB Labonsa, the category that has the greatest frequency and percentage of samples is the high category with 15 students (50%), and the smallest is the very high category with 0 students (0.01%), for the medium category there are 7 students (23.33%), for the low category 4 students (13.33%), and for the very low category 4 students (23.33%). The mean value of 19.56 lies in the interval 18.90-20.24. This research data is divided into five categories with intervals, namely for very high categories ( < 17.55), high (17.56-18.89), medium (18.90-20.24), low (20.25-21.58), very low ( > 21.58). So the conclusion is that the level of dribbling ability of SSB Labonsa students is in the moderate category.Tujuan utama sekolah sepakbola adalah untuk menampung peserta didik dan memberikan kesempatan untuk pengembangan bakat. Seorang pemain harus menguasai teknik dasar yaitu menendang bola, menggiring bola, menyundul bola, mengontrol bola, merebut bola, lemparan ke dalam, teknik menjaga gawang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan dribbling siswa sekolah sepakbola Labonsa Wonoharjo. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode survei dan pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen tes yang dibuat oleh Bobby Charlton yaitu slalom dribble . Hasil dari penelitian ini berdasarkan hasil analisis deskriptif frekuensi data penelitian kemampuan dribbling di SSB Labonsa Wonoharjo dapat diuraikan didalam pembahasan bahwasanya dari 30 sampel yang diteiliti, kategori yng memiliki frekuensi dan persentase sampel yang paling besar adalah kategori tinggi dengan 15 siswa (50%), dan yang paling kecil adalah kategori tinggi sekali dengan 0 siwa (0,01%), untuk kategori sedang terdapat 7 siswa (23,33%), untuk kategori rendah 4 siswa (13,33%), dan untuk kategori rendah sekali 4 siswa (23,33%). Nilai rerata sebesar 19,56 terletak pada interval 18,90 - 20,24, maka tingkat kemampuan dribbling siswa SSB Labonsa Wonoharjo berada pada kategori cukup